"Luar biasa! Kalian melakukannya dengan sangat baik! Wajah, make up serta style rambut kalian sangat cocok dengan pakaian desain terbaru milikku! Aku sangat menyukainya! Namun ... mengapa aku merasa sangat asing dengan wajah kalian berdua? Apakah kalian model baru?"
Seorang wanita paruh baya dengan penampilan super rapi dan anggun menelisik Anezaki dan Cho secara bergantian. Wanita paruh baya yang terkenal galak, dingin, dan suka berbicara blak-blakan itu terlihat sangat menyukai Cho dan Anezaki.
"Nyonya Yu, sebenarnya mereka adalah trainee baru. Dan ini adalah pertama kalinya mereka bergabung bersama Moon Entertaiment. Dan ini adalah pertama kalinya mereka melakukan semua pekerjaan itu secara langsung." ucap seorang staff menanggapi dengan raut wajah penuh khawatir.
"Apa?!! Jadi kalian berani bermain-main denganku dan memberikan model amatiran seperti para gadis kecil ini?!" ucap nyonya Yu terkejut bukan main dan tak habis pikir. "Panggil bos besar kalian Yuji! Dia harus tau tentang semua ini!"
"Nyonya Yu. Maafkan kami jika nekat melakukan semua ini. Kami tidak punya pilihan lain karena 2 model kami yang seharusnya melakukan pemotretan saat ini, tiba-tiba mengalami kecelakaan dan tidak bisa datang. Jika ingin menyalahkan, salahkan saja aku. Karena ini semua adalah ideku. Jangan sampai staff lain juga akan dihukum oleh tuan Yuji." ucap Jia mulai berkata.
"Jia, rupanya kamu dibalik semua ini ya." ucap nyonya Yu mendekati Jia dengan tatapan tajam.
"Benar, Nyonya Yu." sahut Jia dengan nada rendah dan menunduk karena merasa takut untuk menghadapi wanita paruh baya itu.
PUKKK ...
Nyonya Yu menepuk bahu Jia dan berkata, "Penglihatanmu sungguh sangat bagus dan luar biasa! Meskipun mereka berdua masih sangat baru, namun mereka bisa melakukannya dengan sangat baik! Kamu telah menemukan bongkahan berlian yang akan bersinar di masa depan!"
Ucapan nyonya Yu tentu saja sukses membuat semua orang yang berada di dalam ruangan itu tercengang. Bahkan Cho dan Anezaki yang sempat merasa khawatir beberapa saat yang lalu, kini mulai bernafas lega.
...🍁🍁🍁...
Beberapa hari telah berlalu, kini Cho, Nagisa dan Aimi sudah kembali ke sekolahan setelah menjalani masa skorsing.
Cho yang sebenarnya sudah cukup lama memendam perasaannya untuk Yuru, sebenarnya juga cukup merasa bersalah karena membuat Yuru terluka saat itu. Namun dia sama sekali belum menemui Yuru setelah kecelakaan itu terjadi.
Dan kini dia memutuskan untuk meminta maaf dan mendatangi Yuru yang saat itu sedang menghabiskan waktu makan siangnya di dalam kelas saja.
"Yuru, aku ingin meminta maaf kepadamu. Saat itu aku tidak bermaksud untuk mencelakaimu. Aku ..." ucap Cho ragu-ragu.
"Kamu tidak bermaksud untuk mencelakaiku. Namun kamu bermaksud untuk mencelakai Anezaki? Benar begitu? Aku sungguh tidak menyangka kamu bisa melakukan hal jahat seperti itu, Cho. Padahal selama ini dia tidak pernah berbuat jahat padamu. Untung saja tidak banyak yang terluka parah karena kecelakaan itu."
Sahut Yuru hanya menatap Cho yang berdiri di dekat mejanya dengan ekor matanya. Setelah itu dia kembali fokus untuk mengerjakan sesuatu dengan mini computer miliknya.
"It-itu sebenarnya ... aku hanya ..."
"Lupakan saja! Aku tak pernah mempermasalahkan apa yang menimpaku saat itu. Namun jika ingin minta maaf, sebaiknya kamu minta maaf padanya Anezaki." sahut Yuru mematikan mini computer itu dan bergegas meninggalkan kelasnya.
Cho kehabisan kata dan tidak habis pikir jika Yuru juga membela Anezaki. Bahkan Yuru juga meminta dirinya untuk meminta maaf kepada Anezaki. Tanpa sadar, Cho mulai mengepalkan kedua tangannya menatap kepergian Yuru.
"Bahkan Yuru juga membelamu setelah kecelakaan yang terjadi di labolatorium saat itu! Padahal dia sampai terluka parah karena melindungi kamu!! Cihh ... aku tidak akan pernah meminta maaf kepada sampah itu! Kita lihat saja, Anezaki Mamori! Seberapa jauh kamu bisa menghadapiku! Aku akan membuatmu kembali mengingat siapa dirimu yang sebenarnya! Kamu tidak layak disukai! Kamu tidak layak untuk menjadi model Moon Entertaiment! Aku akan membuatmu kembali menunduk hingga tak punya keberanian kembali untuk memandangku dan menatap dunia!!"
Geram Cho penuh amarah dan dendam.
...🍁🍁🍁...
Malam itu Anezaki yang baru saja melakukan pelatihan sebagai seorang trainee dari Moon Entertaiment memutuskan untuk mendatangi halte untuk menunggu busway. Semua tidak ada yang aneh dan dia hanya menikmati beberapa lagu kesukaannya melalui headset bluetooth.
Namun sesuatu yang aneh dan mencurigakan tiba-tiba saja terjadi setelah Anezaki turun dari busway. Ketika dia menyusuri sebuah gang kecil yang sepi dan gelap, dia merasa jika ada beberapa orang yang sedang mengawasi serta mengikutinya.
DING ...
[ Misi akan segera dimulai, Nona. Misi kali ini adalah mengalahkan para berandalan yang sedang mengincar nona. ]
Sebuah suara notifikasi sistem diikuti dengan suara Angela sukses membuat Anezaki terkejut bukan main, karena situasi saat ini terasa begitu hening, dingin dan mencekam.
Misi? Para berandalan? Jadi benar-benar sedang ada yang mengikutiku ya? Tapi ... siapa mereka dan apa tujuan mereka? Jelas-jelas aku tinggal di daerah sini dan biasanya akan selalu aman ketika aku melewati gang ini. Ini sungguh sangat aneh.
Batin Anezaki mencoba untuk menerka-nerka siapa mereka.
Namun belum sempat Anezaki mendapatkan jawaban yang dia mau, seseorang mulai berlari ke arahnya dari belakang dengan sangat cepat dan gesit. Pria itu membawa sebuah cairan dalam botol kaca kecil bening dan berniat untuk menyiramnya pada wajah Anezaki.
Anezaki yang rupanya sudah bersiap, kini segera menghindarinya ketika pria itu menyirampan cairan asam klorida itu.
Dengan begitu gesit dan tersenyum kelam, Anezaki segera menggunakan Tenchinage, yaitu merupakan salah satu teknik mematikan dalam bela diri Aikido yang biasa disebut dengan melempar surga dan bumi yang akan membuat lawannya tak berdaya.
Setelah menghindari pria berpenutup kepala itu, Anezaki bergerak maju dengan salah satu tanganya memegang tangan berandalan itu untuk merusak keseimbangannya. Setelah berandalan itu kehilangan keseimbangannya, lalu Anezaki segera membanting pria itu dengan menaruh tangan satunya ke bagian kepala pria itu.
Bantingan itu sangat kuat dan mematikan hingga membuat pria itu seketika tak bergerak. Cairan asam klorida yang dipegangnya juga terjatuh dan tumpah begitu saja mengenai wajahnya sendiri hingga melepuh cukup parah.
Kedua pria lainnya sempat terdiam selama beberapa saat menyaksikan semua itu. Namun kini salah satu dari mereka mulai maju dan berniat untuk menyerang Anezaki.
Dan kali ini Anezaki memutuskan untuk menggunakan teknik mematikan dari bela diri Aikido lainnya lagi, yaitu Shihonage. Yaitu merupakan sebuah teknik pelemparan empat arah dalam Aikido.
Anezaki menunduk dan menghindari serangan dari pria dengan penutup kepala itu. Lalu dengan cepat Anezaki segera melipat tangannya di area bahu pria itu, kemudian mengunci dan membanting lawannya dengan sangat keras hingga lagi-lagi membuat pria itu tak sadarkan diri.
BRUUGHHH ...
"Bagaimana mungkin gadis kurus sepertimu bisa sangat kuat dan mengalahkan kedua anak buahku yang bertubuh besar?" ucap seorang pria yang tersisa yang rupanya adalah sang bos.
"Dengan teknik milikku yang mematikan ini, tanpa banyak mengeluarkan tenaga tentu saja bisa membuat lawanku terjatuh dengan bagian punggung atau kepala lawan menghantam lantai terlebih dahulu! Tidak perlu harus kuat atau tidak peduli aku hanyalah seorang gadis kecil! Karena dengan sebuah teknik, siapapun akan bisa melakukannya! Sekarang adalah giliranmu ..."
Ucap Anezaki menyeringai kelam sambil melenggang mendekati pria itu. Padahal sebenarnya dia masih merasa cukup ketakutan untuk menghadapi berandalan itu. Namun karena melihat kekuatannya, dia mulai percaya diri kembali.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 79 Episodes
Comments
𝐩𝐫𝐚𝐬𝐬𝐞𝐭𝐲𝐨 𝟏
tuh kayanya orang suruhan nya cho kolotos ya , karena kan anezaki ngk ada punya masalah sama siapapun 🙄 hanya cho aja yg sering nyari masalah sama dia🤦♂️
2023-08-01
0
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
jangan panggil aku gadis kecil paman aku adalah Anezaki hhh...kalau berani majulah kan tinggal dirimu 😁
2023-07-22
1
ᷡᷧᷡᷧᷤͥᨊᷡᨔᨘᷧᨑᷤ
jiah takut kena marah n alhamdulilah nga dimarahin
2023-07-20
1