Rencana Licik Cho

Anezaki masih menimang-nimang parfum ajaib miliknya dengan wajah berseri. Namun dia mulai mengingat jika dia masih memiliki sebuah status sistem yang harus diperiksa.

"Angela, bisakah aku melihat status terbaruku lagi? Seharusnya aku memiliki penambahan beberapa poin sistem bukan?" tanya Anezaki mulai ingin tau.

[ Benar, Nona. Baik. Sistem akan segera menampilkan starus terbaru milik nona. Menampilkan starus dimulai ... ]

DING ...

Sahut Angela diikuti dengan suara notifikasi sistem. Beberapa berkas cahaya violet lembut menyilaukan mulai terlihat di hadapan Anezaki, hingga akhirnya mulai membentuk sebuah layar hologram dengan dasar violet lembut.

《《《《《 Beauty And Candy System 》》》》

Nama : Anezaki Mamori

Usia : 17 Tahun

Ras : Human

Kecantikan : 50

Kepintaran : 55

Kelincahan : 10

Spesial skill : -

Kharisma : 45

Poin sistem : 13

Poin kemampuan : 15

Kemampuan spesial : -

Dana : 1000 yen ( kira-kira 115.000 rupiah )

Misi : 3 ( belum dibuka )

Hadiah misi 2 : 1 parfum ajaib, 1 permen sistem dan beberapa penambahan poin sistem

Baterai kehidupan : 68 %

Sistem pemandu : Angela

《《《《 Beauty And Candy System 》》》》

Wajah Anezaki berbinar saat menyaksikan layar hologram tersebut.

"Baru saja menyesaikan 2 misi sistem, namun beberapa poinku meningkat. Bahkan poin kecantikanku sekarang sudah cukup meningkat. Padahal aku tidak banyak mengenakan make up, hanya menghunakan pelembab bibir dan sedikit bedak saja. Uhm ... Angela, bagaimana menurutmu jika aku mulai belajar dan memakai make up? Pasti poin kecantikanku juga akan semakin meningkat bukan?" ucap Anezaki antusias.

[ Benar, Nona. Tidak ada salahnya nona juga bekerja keras seperti belajar make up, belajar dan olahraga rutin untuk menjaga kebugaran, otak, dan tubuh nona. Dengan begitu semua akan memiliki hasil akhir yang lebih maksimal. ]

Sahut Angela.

"Baiklah. Aku juga akan bekerja keras dan tidak akan sepenuhnya bergantung padamu, Angela. Karena salep ajaibmu saja sudah sangat berarti untukku. Terima kasih, Angela!" sahut Anezaki berbinar.

Sementara itu dari kejauhan terlihat Cho yang juga baru saja memasuki ruang perpustakaan bersama kedua temannya, tak sengaja melihat Anezaki. Mereka menatap Anezaki dari kejauhan dengan tatapan aneh dan penuh kebencian.

"Ckk ... lihatlah! Dia sudah gila! Karena terbiasa tidak memiliki teman, dia malah berbicara sendiri dengan teman khayalannya. Dasar bodoh!"

Dengus Cho mencebik dan sangat terlihat jika dia sangat membenci Anezaki, terutama sejak Anezaki mulai berubah menjadi lebih cantik.

"Cho, bagaimana jika kita beri dia pelajaran?" celutuk Nagisa, teman satu server Cho.

"Benar, dia harus diberi pelajaran! Dia bahkan bisa membuat senior Shozo mendekatinya! Bukankah selama ini senior Shozo selalu mendekatimu? Itu artinya dia juga sudah mempermalukanmu, Cho!" imbuh Aimi.

Cho terdiam selama beberapa saat dan masih mengamati Anezaki dari kejauhan, hingga akhirnya Cho mulai menarik salah satu sudut bibirnya dan tersenyum misterius.

"Aku punya ide! Kemari kalian ..." ucap Cho memberikan sebuah isyarat agar Aimi dan Nagisa mendekat.

Cho membisiki mereka sesuatu dan membuat kedua teman-temannya tersenyum misterius.

...🍁🍁🍁...

Keesokan harinya ...

Kelas kimia telah dimulai. Dan seperti yang telah dijadwalkan sebelumnya, kali ini kelas 2 seni akan mengadakan tugas kelompok pratikum di ruang labolatorium.

Beberapa siswa dan siswi terlihat sudah berkumpul dengan kelompoknya masing-masing. Kali ini pembagian kelompok secara acak. Dan Anezaki mendapatkan kelompok bersama Yuru, Cho, Nagisa, Serika, dan Ozaki.

Kegiatan pratikum berjalan dengan begitu lancar, tidak ada masalah sama sekali. Namun tiba-tiba saja Nagisa yang sedang membawa sebuah beaker glass yang sudah berisi sebuah larutan bening asam klorida meminta Ozaki untuk memindahkan ke tabung reaksi dengan pipet tetes.

"Ozaki, tolong pindahkan ini dulu. Aku akan mengambil gelas arloji dan juga batang pengaduk dulu di ruang penyimpanan." ucap Nagisa sambil mengedipkan salah satu matanya kepada Ozaki yang selama ini mengagumi Nagisa, Cho maupun Aimi.

Nagisa juga segera menyerahkan beaker glass yang sudah berisi dengan cairan bening itu kepada Ozaki yang sudah berbunga-bunga karena kedipan Nagisa.

"Ahh, iya. Baiklah." sahut Ozaki tanpa rasa curiga sedikitpun, justru dia merasa bahagia karena perlakuan Nagisa yang tiba-tiba begitu manis kepadanya.

"Pastikan suhu destilasi 100 derajat celcius ya. Setelah itu matikan api." bisik Nagisa kepada Ozaki tepat di dekat telinga Ozaki.

Anezaki, Yuru, dan Serika tak menghiraukan mereka berdua karena sibuk dengan tugasnya masing-masing.

Namun mendengarkan ucapan Nagisa membuat Ozaki mengkerutkan keningnya. Dan dia menatap Nagisa kebingungan karena merasa ada yang sedikit janggal.

"Uhm, tapi Nagisa ... bukankah suhu destilasi hanya boleh mencapai 60 hingga 70 derajat celcius saja?"

"Tidak, Ozaki! Apa kamu tidak mendengarkan penjelasan dari pak guru Shogo dengan baik? Suhu destilasi bisa kita naikkan agar hasilnya lebih maksimal loh." bisik Nagisa memasang wajah imutnya.

"Benarkah itu?"

"Hhm. Tentu saja benar." Nagisa mengangguk dengan tegas memperlihatkan wajah manisnya.

"Maka dari itu kalau sedang berada di dalam kelas perhatikan guru baik-baik dong." imbuhnya sambil menyenggol lengan Ozaki, hingga membuat pemuda itu salah tingkah dan mengusap tengkuknya.

"Baiklah kalau begitu."

"Okay. Lakukan dengan baik, Ozaki. Aku akan pergi ke ruang sebelah sebentar!" ucap Nagisa melempar senyum manisnya dan segera menghampiri Cho.

"Cho, ayo bantu aku untuk mengambil beberapa folumetric flask di ruang sebelah. Kita akan memerlukannya untuk mengencerkan beberapa larutan hingga volume tertentu bukan?" ajak Nagisa.

"Oh baiklah. Ayo!" Cho menyauti dan segera melenggang bersama Nagisa ke ruangan sebelah untuk mengambil beberapa benda itu.

Sementara Aimi yang berada di kelompok lain juga segera meminta ijin untuk pergi ke kamar mandi. Setelah beberapa saat Nagisa, Cho dan Aimi masih belum juga kembali.

"Yuru, tolong bawakan termometer ..." ucap Ozaki yang masih terlihat sibuk di depan sebuah alat penyulingan yang sudah dirakit.

Yuru hanya mendengus tidak terlalu mengindahkan ucapan Ozaki, karena dia tidak suka disuruh-suruh oleh orang lain. Dan Yuru juga masih terlihat sibuk dengan beberapa alat di hadapannya.

"Ini, Ozaki. Sepertinya Yuru sedang sibuk." tiba-tiba saja datang seorang gadis dengan senyum lebar melirik Yuru, lalu segera menyerahkan sebuah termometer untuk Ozaki. Dia adalah Serika.

Namun bukanya membalas dengan senyuman ramah atau ucapan apapun, Yuru malah menatapnya dengan malas. Namun tidak sengaja pandangan malah tertuju dan mengamati alat penyulingan di hadapan Ozaki.

Seketika sepasang alis tegasnya mulai berkerut, sepasang manik-maniknya juga membulat sempurna setelah menatap sebuah angka di dalam alat penyulingan itu.

"Ozaki! Cepat matikan apinya!" tandasnya dengan tegas dan penuh rasa khawatir.

Ozaki yang mendengar ucapan Yuru seketika kebingungan tak mengerti, "Apa maksudmu, Yuru?"

"Cepat matikan api! Dan segera tinggalkan tempat ini!" perintah Yuru dengan begitu serius.

"Semuanya! Cepat tinggalkan ruangan ini sekarang juga!" kini Yuru berteriak untuk memperingatkan para teman-temannya.

Anezaki yang berada tepat di dikat Ozaki juga kebingungan, namun dia tidak segera meninggalkan tempat ini.

"Apa maksudmu, Yuru? Mengapa harus mematikan api?" tanya Ozaki masih tak mengerti.

"Cepat lakukan saja dan jangan banyak bertanya!!" tandas Yuru dengan begitu penuh penekanan "Semua orang, cepat tinggalkan tempat ini!" teriaknya lagi memerintahkan teman-temannya.

Akhirnya mereka semua mulai berlarian untuk meninggalkan ruangan ini, dan hanya menyisakan Yuru, Anezaki, Serika, dan Ozaki.

"Cepat matikan!" teriak Yuru dengan suara yang semakin melengking dan sudah terlihat begitu emosi karena Ozaki yang sangat lambat mematikan api.

"Kalian semua cepatlah keluar!" teriak Yuru lagi.

Kini Ozaki mulai mematikan api dan bertepatan dengan itu, tiba-tiba saja sesuatu terjadi dengan begitu cepat. Sebuah ledakan yang begitu dasyat dan sangat fantastis.

DDUUAARR ...

Terpopuler

Comments

𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️

𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️

dasar cho licik, masa mau ledakin tempat belajar, untung si yuru peka ya. itu sempat apa ngak keluarnya.

2024-05-01

1

🍾⃝ͩᴢᷞᴜᷰɴᷡɪᷧᴀకꫝ 🎸🎻ଓε🅠🅛⒋ⷨ͢⚤

🍾⃝ͩᴢᷞᴜᷰɴᷡɪᷧᴀకꫝ 🎸🎻ଓε🅠🅛⒋ⷨ͢⚤

jujur ja cho kau iri n takut aneh lebih populer kan

2023-09-01

3

✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Asrita Sirnia

✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Asrita Sirnia

Wah pasti karena hasil yang sebelumnya membuatnya sedikit puas dan merasa begitu senang

2023-08-10

2

lihat semua
Episodes
1 Gadis Pembawa Sial
2 Mendapatkan Beauty And Candy System
3 Mendapatkan Salep Ajaib
4 Wajah Baru
5 Mendapatkan Parfum Ajaib
6 Rencana Licik Cho
7 Sang Penyelamat
8 Mengungkap Kecelakaan Di Labolatorium
9 Sang Pelaku
10 Menjenguk Yuru
11 Menerima Tawaran Dari Moon Entertaiment
12 Kehadiran Cho Yang Tidak Terduga
13 Dua Calon Bintang Yang Akan Bersinar
14 Menghadapi Berandalan
15 Teknik Mematikan Anezaki
16 Ajakan Bertemu
17 Meja Culun Dipenuhi Anak Populer
18 Jam Tangan Yang Hilang
19 Impian Dari Mendiang Ibu
20 Si Penyamar ?
21 Kembali Ke Sekolah Bersama Yuru
22 Menjungkir Balikkan Keadaan
23 Kejutan Untuk Cho
24 Tantangan Dari Mitzuru
25 Pria Panggilan Untuk Anezaki
26 Menghadiri Pesta Perayaan
27 Seorang Idol Besar ?
28 Kegeraman Mitzuru
29 Mereka Sangat Mirip
30 Hancurnya Hati Mitzuru
31 Pelangi Setelah Hujan
32 Kemurkaan Sang Ayah
33 Mendapatkan Aset Baru
34 Menemui Sang Bos ?
35 Prasangka Yuru
36 Misi Menyelamatkan Seorang Gadis
37 Harapan Anezaki
38 Ayah Yang Berubah
39 Mengunjungi SMU Nada
40 Menyelamatkan Yuru ?
41 Kehangatan Dan Kebahagiaan Yang Lama Dirindukan
42 Bersiap Untuk Makan Malam Bersama
43 Kenyataan Yang Mengejutkan
44 Kekecewaan Anezaki
45 Mitzuru Yang Berbeda
46 Hot News
47 Menyingkap Sang Pelaku
48 Yuru, Terima Kasih
49 Sebuah Dendam
50 Masalah Di Star Make Up
51 Ternyata Berguna
52 Mitzuru Yang Aneh
53 Makan Malam Bersama
54 Menghadiri Pesta Ulang Tahun
55 Pengakuan Mitzuru Dan Keputusan Anezaki
56 Saling Melindungi
57 Es Krim Lucu
58 Membalas Seseorang Yang Tulus
59 Sang Malaikat ?
60 Gantungan Kunci ?
61 Pengakuan Yuru
62 Kamu Cantik
63 Mencari Rumah Baru
64 Mitzuru Dalam Bahaya
65 Suzu Yang Ketakutan
66 Pengakuan Suzu
67 Memaafkan
68 Tidak Pernah Akur
69 Gejolak Hati Mitzuru
70 Bersama Formula Kecantikan Ajaib
71 Kabar Buruk
72 Tiba Di London
73 Perpisahan Abadi
74 Sebuah Rencana Jahat ?
75 Dibalik Kematian Ishikawa
76 Kejutan Besar
77 Berkumpul Kembali
78 Pernyataan Yuru
79 Sebuah Akhir
Episodes

Updated 79 Episodes

1
Gadis Pembawa Sial
2
Mendapatkan Beauty And Candy System
3
Mendapatkan Salep Ajaib
4
Wajah Baru
5
Mendapatkan Parfum Ajaib
6
Rencana Licik Cho
7
Sang Penyelamat
8
Mengungkap Kecelakaan Di Labolatorium
9
Sang Pelaku
10
Menjenguk Yuru
11
Menerima Tawaran Dari Moon Entertaiment
12
Kehadiran Cho Yang Tidak Terduga
13
Dua Calon Bintang Yang Akan Bersinar
14
Menghadapi Berandalan
15
Teknik Mematikan Anezaki
16
Ajakan Bertemu
17
Meja Culun Dipenuhi Anak Populer
18
Jam Tangan Yang Hilang
19
Impian Dari Mendiang Ibu
20
Si Penyamar ?
21
Kembali Ke Sekolah Bersama Yuru
22
Menjungkir Balikkan Keadaan
23
Kejutan Untuk Cho
24
Tantangan Dari Mitzuru
25
Pria Panggilan Untuk Anezaki
26
Menghadiri Pesta Perayaan
27
Seorang Idol Besar ?
28
Kegeraman Mitzuru
29
Mereka Sangat Mirip
30
Hancurnya Hati Mitzuru
31
Pelangi Setelah Hujan
32
Kemurkaan Sang Ayah
33
Mendapatkan Aset Baru
34
Menemui Sang Bos ?
35
Prasangka Yuru
36
Misi Menyelamatkan Seorang Gadis
37
Harapan Anezaki
38
Ayah Yang Berubah
39
Mengunjungi SMU Nada
40
Menyelamatkan Yuru ?
41
Kehangatan Dan Kebahagiaan Yang Lama Dirindukan
42
Bersiap Untuk Makan Malam Bersama
43
Kenyataan Yang Mengejutkan
44
Kekecewaan Anezaki
45
Mitzuru Yang Berbeda
46
Hot News
47
Menyingkap Sang Pelaku
48
Yuru, Terima Kasih
49
Sebuah Dendam
50
Masalah Di Star Make Up
51
Ternyata Berguna
52
Mitzuru Yang Aneh
53
Makan Malam Bersama
54
Menghadiri Pesta Ulang Tahun
55
Pengakuan Mitzuru Dan Keputusan Anezaki
56
Saling Melindungi
57
Es Krim Lucu
58
Membalas Seseorang Yang Tulus
59
Sang Malaikat ?
60
Gantungan Kunci ?
61
Pengakuan Yuru
62
Kamu Cantik
63
Mencari Rumah Baru
64
Mitzuru Dalam Bahaya
65
Suzu Yang Ketakutan
66
Pengakuan Suzu
67
Memaafkan
68
Tidak Pernah Akur
69
Gejolak Hati Mitzuru
70
Bersama Formula Kecantikan Ajaib
71
Kabar Buruk
72
Tiba Di London
73
Perpisahan Abadi
74
Sebuah Rencana Jahat ?
75
Dibalik Kematian Ishikawa
76
Kejutan Besar
77
Berkumpul Kembali
78
Pernyataan Yuru
79
Sebuah Akhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!