Keesokan harinya ...
Beberapa murid SMU terlihat heboh dan mengerumuni sesuatu di halaman sekolah. Hal itu sempat membuat Anezaki, Minzy dan Jun yang baru saja kembali dari kantin keheranan.
Mereka mengira jika mereka pasti hanyalah sedang mengerumuni kakak kelas, Pangeran atau Dewi SMU Gakkuen yang populer saja. Hingga akhirnya mereka memutuskan untuk mengabaikannya saja dan kembali ke kelas.
Namun disaat mereka berniat untuk mengabaikan kerumunan itu dan kembali ke kelasnya, tiba-tiba saja seorang wanita cantik dengan pakaian formal yang terkesan stylish dan fashionable malah menghampiri mereka. Dia menatap Anezaki penuh binar dari ujung kaki hingga ujung kepala.
"Halo! Perkenalkan, aku adalah Jia. Salah satu tim pencari bakat dari Moon Entertaiment." ucap wanita itu memlerkenalkan diri dengan ramah.
"Moon Entertaiment? Bukankah itu salah satu agensi besar yang dulunya bernama Y Entertaiment? " ucap Minzy terkejut. ( Hayo siapa yang masih ingat Y Entertaiment agensi besar milik siapa? )
Sepanjang senja hingga malam kemarin, aku bahkan masih berkeliaran di sekitar rumah hanya untuk menunggu mereka. Tidak taunya mereka malah datang ke sekolahanku.
Batin Anezaki masih berbinar menatap wanita cantik yang terlihat ramah itu.
"Benar. Ada sedikit hal yang membuat Bos besar kami merubah nama agensi. Maksud kedatangan kami hari ini adalah untuk mencari remaja berbakat yang memiliki potensi yang bisa dikembangkan. Dan aku lihat kamu adalah salah satunya, karena pengamatan serta prediksiku tidak akan salah. Dengan parasmu yang seperti ini, kamu pasti akan bisa melakukan sesuatu yang luar biasa. Jadi apakah kamu bersedia untuk menjadi salah satu anak didik kami?"
Ucap Jia penuh harap menatap Anezaki
Tidak berfikir lama, Anezaki segera menjawabnya, "Aku bersedia! Aku mau, Kak Jia!"
Jia tersentum lebar dan memberikan kartu namanya, "Kamu mengambil pilihan yang tepat! Kamu tidak akan menyesal! Hubungi aku jika kamu sudah tiba di agensi kami. Mulai besok sore semua trainee baru akan berkumpul. Baiklah, aku haus segera pergi. Sampai jumpa!"
Ucap Jia menepuk bahu Anezaki dan segera berlalu bersama beberapa timnya.
"Keren!! Kamu akan jadi bintang di masa depan yang sangat keren!!" seru Minzy dan Jun bersemangat.
Anezaki tersenyum kikuk. Dan sebenarnya dia merasa malu karena dia tidak memiliki talenta apapun saat ini. Dia hanya mempercayakan semuanya kepada Angela.
...🍁🍁🍁...
Seperti biasa, Anezaki menghabiskan sisa waktunya setelah pulang sekolah untuk membaca berbagai buku di perpustakaan. Atau terkadang dia juga mengerjakan PR di tempat itu. Dia bertekad untuk berubah dari segi penampilan serta otaknya. Dan dia ingin membuktikan kepada ayahnya, jika dia bisa membanggakan ayahnya dan bukanlah anak yang selalu membawa petaka.
[ Selamat karena nona sudah berhasil menyelesaikan misi kali ini. Silakan nona mengambil sebuah permen sistem. ]
Ucapan Angela sempat mengejutkannya karena suasana perpustakaan yang begitu hening. Namun akhirnya dia mulai bersemangat karena mengingat jika dia akan segera mendapatkan beberapa hadiah yang tentunya akan sangat luar biasa.
"Baiklah. Kali ini apa khasiat dari permen sistem ini, Angela?"
Tanya Anezaki sembari mengambil sebuah permen sistem dari kepulan cahaya putih bercampur violet di hadapannya, lalu mulai menikmatinya.
[ Selamat, Nona. Nona mendapatkan sebuah permen sistem yang akan memberikan nona beberapa skill baru. Nona juga mendapatkan beberapa hadiah lain dari sistem. Silakan memeriksa status terbaru milik nona. ]
Ucap Angela dengan suara datar tak memiliki emosi seperti biasanya.
"Baiklah. Tolong tampilkan status terbaruku, Angela!" titah Anezaki.
[ Baik, Nona. Menampilkan status dimulai ... ]
DING ...
Sahut Angela diikuti dengan suara notifikasi sistem. Beberapa berkas cahaya violet lembut menyilaukan mulai terlihat di hadapan Anezaki, hingga akhirnya mulai membentuk sebuah layar hologram dengan dasar violet lembut.
《《《《《 Beauty And Candy System 》》》》
Nama : Anezaki Mamori
Usia : 17 Tahun
Ras : Human
Kecantikan : 68
Kepintaran : 67
Kelincahan : 30
Spesial skill :
☆ Mendeteksi kebohongan orang lain hanya dengan menatap wajahnya
☆ Professional photo model
☆ Teknik bela diri Aikido
☆ Teknik bela diri judo
Kharisma : 58
Kekuatan : 50
Poin sistem : 28
Poin kemampuan : 27
Dana : 200.000 yen ( kira-kira 21.000.000 rupiah )
Misi : 5 ( belum dibuka )
Hadiah misi 4 : 3 skill baru, 1 permen sistem, dana, beberapa penambahan poin sistem
Baterai kehidupan : 65 %
Sistem pemandu : Angela
《《《《 Beauty And Candy System 》》》》
Anezaki mengamati dan membaca statusnya dengan sangat teliti dengan wajah berbinar.
"Mendapatkan skill bela diri aikido, judo dan kemampuan professional photo model? Keren sekali! Kebetulan sekali aku juga membutuhkan skill itu untuk menjadi basic sebagai salah satu trainee baru Moon Entertaiment!" guman Anezaki penuh binar.
"Ah! Sebaiknya aku pergi ke toko make up dan membeli beberapa pakaian deh! Tidak mungkin aku berpenampilan biasa saat mendatangi Moon Entertaiment besok!" gumam Anezaki mulai mengemasi bukunya.
...🍁🍁🍁...
Setelah membeli beberapa alat make up dan pakaian, akhirnya Anezaki memutuskan untuk pulang. Dia segera mandi dan memasak untuk dirinya sendiri.
"Terpaksa hanya bisa memasak Yasai itame, karena di kulkas hanya ada sayuran saja. Huft ... biasanya ibu akan memasak yasai itame dan curry rice disaat aku masih kecil karena ayah sangat menyukainya. Terkadang aku sangat merindukan masa-masa itu ..."
Gumam Anezaki menatap nanar tumis sayuran yasai itame di hadapannya. Dengan hati yang kembali bersedih dia mulai menikmati masakannya dengan lahap.
CEKLEKK ...
Tiba-tiba saja pintu utama terbuka dan diikuti oleh derap langkah sepatu loafer memasuki rumah. Anezaki segera berdiri untuk menyambut sosok itu.
Namun belum sempat Anezaki melakukannya, sosok pria paruh baya itu malah memasang wajah waspada dan meraih sebuah payung yang berada tak jauh dari dirinya lalu mengacungkannya ke depan.
"Siapa kau?! Dan apa yang kau lakukan di rumahku?!" ucap pria paruh baya itu bersiap untuk mengayunkan payung itu ke arah Anezaki.
"A-ayah! Tunggu dulu! Jangan pukul aku! Ini aku, Ayah ... putrimu Anezaki Mamori." ucap Anezaki dengan cepat.
Pria paruh baya itu segera menghentikan serangannya kembali, namun masih menatap gadis remaja di hadapannya itu penuh selidik.
"Putriku sangat jelek! Mana mungkin kamu adalah putriku! Kamu pasti maling yang mau mengincar benda-benda berharga di rumah ini! Dasar maling kecil! Aku tak akan melepaskanmu! Rasakan ini!" pria paruh baya itu kembali mengayunkan payung itu ke arah Anezaki, sedangkan Anezaki berlari untuk menghindarinya
"Ayah, lihatlah wajahku dengan baik dan teliti. Aku adalah putrimu ..." ucap Anezaki berusaha untuk meyakinkan ayahnya.
Pria paruh baya itu menatap lekat Anezaki dan menelisiknya dengam kening berkerut.
"Benar, kamu adalah putriku. Tapi ... bagaimana kamu bisa berubah menjadi seperti ini? Darimana kamu mendapatkan uang untuk melakukan oprasi plastik?" gumam pria paruh baya itu mencurigai Anezaki.
"Atau jangan-jangan kamu mencuri uang ayah?!! Beraninya kamu melakukan hal seperti itu! Anak tak tau diri! Ayah akan menghukummu!!" pria paruh baya itu berniat untuk memukul Anezaki, namun Anezaki berhasil menghindarinya.
"Ayah, aku akan menceritakan semuanya. Mari kita duduk dan makan malam bersama ..." pinta Anezaki memohon.
Hingga akhirnya pria paruh baya yang sudah merasa lelah setelah kembali dari luar kota itu segera duduk di meja makan, setelah memberikan tatapan tajamnya untuk Anezaki.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 79 Episodes
Comments
Quen
Ah sama ajah sifat nya kaga berubah lemah ngampang di tindas masih ngarepin ayah nya yang udah siksa dia abis abisan terus ajah ngemis sanah sampe di siksa sampe mati sekalian
2024-11-19
0
𝐩𝐫𝐚𝐬𝐬𝐞𝐭𝐲𝐨 𝟏
oh ada yuji juga dong kak berarti di sini yak🤔🤔 lah itu ayah nya ogeb amat, masa ngak ngenalin anak nya🤦♂️ makanya jadi orang tua yg perhatian dikit sama anaknya
2023-08-01
1
+4!?15y4
bisa aku tenggelemin di segitiga kolor ijo eh salah segitiga bermuda ga si ayahnya anezaki thorr??
2023-07-19
1