Wajah Baru

"Akkkhhhh ..."

Anezaki memekik kuat ketika melihat pantulan seorang gadis dari cermin rias tersebut. Sangat beruntung saat ini dia berada di rumah seorang diri, karena sang ayah baru saja mengirimkan sebuah pesan jika selama beberapa waktu ini dia sedang ditugaskan di perusahaan cabang di luar kota.

Sepasang mata beningnya membulat sempurna ketika dia melihat seorang gadis dengan wajah cantik alami dengan kulit yang begitu sehat, mulus, dan putih, tanpa ada luka bakar lagi.

Jemari Anezaki perlahan mulai meraih dan meraba-raba wajahnya yang kini memiliki kulit sangat sehat dan cantik.

"Be-benarkah ini adalah aku? Salep ajaib itu ternyata benar-benar sangat ampuh dan berkhasiat." gumamnya mulai terlihat berbinar dan masih merabaraba kulit wajahnya yang kini terasa lembut dan halus.

Dia juga memeriksa kedua jemarinya yang sebelumnya juga mengalami beberapa luka bakar dan membolak-balikkannua. Nanun kini tangannya juga sudah mulus dan cantik.

Tak puas ketika melihat wajah dan tangannya saja. Karena masih penasaran dengan hasil lainnya, kini Anezaki segera membuka beberapa kancing pakaian tidurnya untuk melihat tubuhnya. Dan betapa terkejutnya dia ketika melihat tubuhnya sendiri yang kini ternyata juga sudah mulus tanpa memiliki bekas luka bakar lagi.

Wajahnya semakin berbinar saat melihat tubuhnya. Anezaki berjingkrak bahagia karena ternyata salep ajaib itu benar-benar sangat ampuh dan berkhasiat hingga membuatnya memiliki kulit yang sehat.

"Angela!! Luka bakarku hilang!! Kini kulitku menjadi sangag sehat dan cantik!!" ucapnya penuh kegirangan.

[ Selamat, Nona Anezaki. Ini adalah permulaan dari lembaran baru kehidupan nona Anezaki. Kini nona tak perlu merasa takut dan tidak percaya diri lagi. Berubahlah menjadi semakin lebih baik dan buktikan kepada dunia jika nona bukanlah seorang pembawa sial dan layak untuk memiliki kehidupan normal. Semoga beruntung! ]

Sahut Angela semakin membuat Anezaki berbinar dan memiki semangat untuk tetap melanjutkan hidupnya kembali.

"Kamu benar, Angela! Aku akan berubah dan menjadi lebih baik! Dan kini mereka tak akan meremehkanku dan memandangku jijik lagi hanya karena luka bakarku! Dan aku akan membuktikan jika diriku bukanlah pembawa sial!! Selama ini merekalah yang selalu berpikiran buruk tentangku atas apa yang tak pernah aku lakukan."

Ucap Anezaki menatap serius dirinya sendiri melalui pantulan cermin di hadapannya, seakan dia tak pernah merasa bosan untuk memandangi wajah barunya. Bahkan sudah lebih dari 30 menit dia menghabiskan waktunya hanya untuk memandangi wajah barunya dengan angan konyolnya sendiri.

[ Bukankah nona harus segera bersiap untuk pergi ke sekolahan? ]

Ucapan dari Angela sukses membuyarkan angan Anezaki dan membuatnya kembali terburu-buru.

"Gawat!! Gawat!! Aku bisa terlambat untuk pergi ke sekolahan! Aku harus segera mandi dan bersiap!" ucap Anezaki histeris dan segera berlari ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.

...🍁🍁🍁...

Anezaki tiba di gerbang utama SMU Gakkuen tepat sebelum 5 detik penjaga gerbang menutup gerbang itu. Dan sebenarnya masih ada beberapa murid di belakangnya yang berlarian untuk memasuki sekolahan. Namun pada akhirnya mereka tak diijinkan masuk oleh penjaga gerbang karena sudah terlambat.

"Huft ... aku masih beruntung. Untung saja aku sampai 5 detik sebelum jam 8 pagi." gumam Anezaki kembali mengatur nafasnya dan berhenti untuk beberapa saat.

Namun tiba-tiba saja dia melihat seorang murid yang datang terlambat mulai memanjat dan menaiki gerbang sekolah hingga akhirnya dia mendarat di dalam halaman SMU Gakkuen.

"Bukankah dia Yuru? Murid paling cuek dan masa bodoh tentang hal apapun di kelasku?" gumam Anezaki bukannya segera pergi ke kelasnya, namun malah menatap murid itu dari kejauhan.

"Hoi, Yuru! Kamu sudah datang terlambat dan malah menaiki pagar sekolah!" seorang penjaga gerbang sekolah dengan kumis super tebal itu meneriaki murid bernama Yuru itu.

Namun pemuda dengan gaya berpakaian sedikit tidak rapi itu tidak menghiraukannya dan segera melangkah cepat meninggalkannya. Namun disaat melewati Anezaki dia sempat mengucalkan sesuatu.

"Kamu bisa telambat jika tidak segera bergegas memasuki kelasmu." ucap pemuda itu segera berlalu meninggalkan Anezaki.

"Aahhh, dia benar juga! Aku bisa terlambat! Padahal aku sdah berlari sekuat tenanga agar bisa melewati gerbang utama!" gumam Anezaki segera bergegas untuk pergi ke kelasnya juga.

Dia berlarian menyusuri koridor sekolah hingga akhirnya mulai memasuki sebuah kelas. Namun rupanya di dalam kelas itu sudah ada seorang guru wanita yang juga baru saja tiba dan menyapa murid-muridnya.

"Maaf aku datang terlambat, Bu guru." ucap Anezaki mulai memasuki kelasnya dan berhenti di depan kelas.

Seketika semua orang memandang Anezaki dengan tatapan aneh dan rumit. Bahkan guru Kemasyarakatan itu juga menatap Anezaki dengan tatapan yang sama.

"Siapa kamu? Apakah kamu adalah murid baru? Lalu kenapa malah terlambat?!" ucap sang guru masih menatap rumit Anezaki.

"A-aku adalah Anezaki Mamori, Bu guru. Murid kelas 2 jurusan seni."

Ucap Anezaki seadanya dan sukses membuat semua orang melongo, kecuali Yuru yang bersikap acuh tak acuh dan malah menyibukkan dirinya dengan membaca komiknya. Dan ternyata Yuru sudah sampai lebih dulu sebelum guru memasuki kelas.

"APA?! Dia adalah Anezaki Mamori si buruk rupa dan pembawa sial itu? Tapi bagaimana bisa?" celutuk seorang gadis keheranan seakan tak mempercayai semua ini.

"Tapi jika dilihat baik-baik dia memang sangat mirip dengan Anezaki Mamori. Apakah dia melakukan oprasi plastik? Tapi mengapa begitu instan? Sedangkan beberapa hari yang lalu dia masih buruk rupa." bisik seorang gadis masih mengamati Anezaki dari kejauhan.

"Mungkinkah dia memakai ilmu sihir hitam. Hiyyyy ... serem deh! Jangan dekat-dekat dengan dia? Gimana kalau dia benar-benar memakai ilmu sihir sesat? Bisa-bisa kita yang jadi tumbal nanti!" sahut gadis lainnya lagi yang merupakan teman satu geng Cho.

"Dih, siapa juga yang mau dekat-dengan dia! Gak mau ah!!" sahut gadis lainnya lagi.

Huft ... lagi-lagi mereka berbuat seperti ini kepadaku. Padahal wajahku sudah tidak menakutkan lagi. Sepertinya mereka tidak akan puas jika tidak menindasku, Angela.

Batin Anezaki menghela nafas dan menunduk karena tidak tahan melihat pandangan penuh kebencian dari teman-teman sekelasnya.

[ Bersabarlah, Nona. Ini baru permulaan saja. Semua akan segera berubah. Dan nona akan segera berdiri di puncak. ] sahut Angela.

Sang guru berdehem dan berkata, "Baiklah. Kamu duduklah dan segera siapkan bukumu! Buka bukumu halaman 117!"

"Baik, Bu guru." sahut Anezaki merasa sangat beruntung karena sang guru tidak memberika hukuman untuknya yang sudah datang terlambat.

Anezaki segera melenggang dan duduk di tempat duduknya yang tepatnya berada di sebelah bangku Cho.

"Jangan mengira karena sudah cantik, maka dia merasa di atas awan dan bisa merubah semuanya! Dia tetaplah dia dan bukan siapa-siapa!! Jangan bermimpi terlalu jauh!" ucap Cho sengaja mengeraskan suaranya ketika Anezaki sudah duduk di bangku sebelahnya, agar Anezaki mendengarkan semua itu.

Anezaki yang mendengarkan semua ucapan Cho hanya menghela nafas dan mulai membuka buku Kemasyarakatannya.

Kita lihat saja! Apa yang bisa kamu lakukan dengan wajah palsu barumu itu! Kamu tak akan merubah apapun! Kamu tetaplah kamu yang menjijikkan dan pembawa sial!

Batin Cho menarik salah satu sudut sudut bibirnya dan melirik Anezaki dengan ekor matanya.

...🍁🍁🍁...

Bonus visual Anezaki Mamori dengan kulit wajah cantiknya.

Terpopuler

Comments

EL CASANDRA

EL CASANDRA

Emang bener kata orang 'membenci dan mencintai itu tidak perlu alasan'
Perasaan itu muncul tiba-tiba dan sulit dihilangkan

2024-11-23

0

𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️

𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️

walau udah berubah cantik tetap aja mereka membenci anezaki, dasar hati busuk si cho, lawan dong anezaki jgn diem aja ntar malah diinjak2.

2024-05-01

1

amanda

amanda

anezaki di lawan dong jangan diam aja udah ada sistem juga masih aja pasrah heran deh😒

2023-10-13

2

lihat semua
Episodes
1 Gadis Pembawa Sial
2 Mendapatkan Beauty And Candy System
3 Mendapatkan Salep Ajaib
4 Wajah Baru
5 Mendapatkan Parfum Ajaib
6 Rencana Licik Cho
7 Sang Penyelamat
8 Mengungkap Kecelakaan Di Labolatorium
9 Sang Pelaku
10 Menjenguk Yuru
11 Menerima Tawaran Dari Moon Entertaiment
12 Kehadiran Cho Yang Tidak Terduga
13 Dua Calon Bintang Yang Akan Bersinar
14 Menghadapi Berandalan
15 Teknik Mematikan Anezaki
16 Ajakan Bertemu
17 Meja Culun Dipenuhi Anak Populer
18 Jam Tangan Yang Hilang
19 Impian Dari Mendiang Ibu
20 Si Penyamar ?
21 Kembali Ke Sekolah Bersama Yuru
22 Menjungkir Balikkan Keadaan
23 Kejutan Untuk Cho
24 Tantangan Dari Mitzuru
25 Pria Panggilan Untuk Anezaki
26 Menghadiri Pesta Perayaan
27 Seorang Idol Besar ?
28 Kegeraman Mitzuru
29 Mereka Sangat Mirip
30 Hancurnya Hati Mitzuru
31 Pelangi Setelah Hujan
32 Kemurkaan Sang Ayah
33 Mendapatkan Aset Baru
34 Menemui Sang Bos ?
35 Prasangka Yuru
36 Misi Menyelamatkan Seorang Gadis
37 Harapan Anezaki
38 Ayah Yang Berubah
39 Mengunjungi SMU Nada
40 Menyelamatkan Yuru ?
41 Kehangatan Dan Kebahagiaan Yang Lama Dirindukan
42 Bersiap Untuk Makan Malam Bersama
43 Kenyataan Yang Mengejutkan
44 Kekecewaan Anezaki
45 Mitzuru Yang Berbeda
46 Hot News
47 Menyingkap Sang Pelaku
48 Yuru, Terima Kasih
49 Sebuah Dendam
50 Masalah Di Star Make Up
51 Ternyata Berguna
52 Mitzuru Yang Aneh
53 Makan Malam Bersama
54 Menghadiri Pesta Ulang Tahun
55 Pengakuan Mitzuru Dan Keputusan Anezaki
56 Saling Melindungi
57 Es Krim Lucu
58 Membalas Seseorang Yang Tulus
59 Sang Malaikat ?
60 Gantungan Kunci ?
61 Pengakuan Yuru
62 Kamu Cantik
63 Mencari Rumah Baru
64 Mitzuru Dalam Bahaya
65 Suzu Yang Ketakutan
66 Pengakuan Suzu
67 Memaafkan
68 Tidak Pernah Akur
69 Gejolak Hati Mitzuru
70 Bersama Formula Kecantikan Ajaib
71 Kabar Buruk
72 Tiba Di London
73 Perpisahan Abadi
74 Sebuah Rencana Jahat ?
75 Dibalik Kematian Ishikawa
76 Kejutan Besar
77 Berkumpul Kembali
78 Pernyataan Yuru
79 Sebuah Akhir
Episodes

Updated 79 Episodes

1
Gadis Pembawa Sial
2
Mendapatkan Beauty And Candy System
3
Mendapatkan Salep Ajaib
4
Wajah Baru
5
Mendapatkan Parfum Ajaib
6
Rencana Licik Cho
7
Sang Penyelamat
8
Mengungkap Kecelakaan Di Labolatorium
9
Sang Pelaku
10
Menjenguk Yuru
11
Menerima Tawaran Dari Moon Entertaiment
12
Kehadiran Cho Yang Tidak Terduga
13
Dua Calon Bintang Yang Akan Bersinar
14
Menghadapi Berandalan
15
Teknik Mematikan Anezaki
16
Ajakan Bertemu
17
Meja Culun Dipenuhi Anak Populer
18
Jam Tangan Yang Hilang
19
Impian Dari Mendiang Ibu
20
Si Penyamar ?
21
Kembali Ke Sekolah Bersama Yuru
22
Menjungkir Balikkan Keadaan
23
Kejutan Untuk Cho
24
Tantangan Dari Mitzuru
25
Pria Panggilan Untuk Anezaki
26
Menghadiri Pesta Perayaan
27
Seorang Idol Besar ?
28
Kegeraman Mitzuru
29
Mereka Sangat Mirip
30
Hancurnya Hati Mitzuru
31
Pelangi Setelah Hujan
32
Kemurkaan Sang Ayah
33
Mendapatkan Aset Baru
34
Menemui Sang Bos ?
35
Prasangka Yuru
36
Misi Menyelamatkan Seorang Gadis
37
Harapan Anezaki
38
Ayah Yang Berubah
39
Mengunjungi SMU Nada
40
Menyelamatkan Yuru ?
41
Kehangatan Dan Kebahagiaan Yang Lama Dirindukan
42
Bersiap Untuk Makan Malam Bersama
43
Kenyataan Yang Mengejutkan
44
Kekecewaan Anezaki
45
Mitzuru Yang Berbeda
46
Hot News
47
Menyingkap Sang Pelaku
48
Yuru, Terima Kasih
49
Sebuah Dendam
50
Masalah Di Star Make Up
51
Ternyata Berguna
52
Mitzuru Yang Aneh
53
Makan Malam Bersama
54
Menghadiri Pesta Ulang Tahun
55
Pengakuan Mitzuru Dan Keputusan Anezaki
56
Saling Melindungi
57
Es Krim Lucu
58
Membalas Seseorang Yang Tulus
59
Sang Malaikat ?
60
Gantungan Kunci ?
61
Pengakuan Yuru
62
Kamu Cantik
63
Mencari Rumah Baru
64
Mitzuru Dalam Bahaya
65
Suzu Yang Ketakutan
66
Pengakuan Suzu
67
Memaafkan
68
Tidak Pernah Akur
69
Gejolak Hati Mitzuru
70
Bersama Formula Kecantikan Ajaib
71
Kabar Buruk
72
Tiba Di London
73
Perpisahan Abadi
74
Sebuah Rencana Jahat ?
75
Dibalik Kematian Ishikawa
76
Kejutan Besar
77
Berkumpul Kembali
78
Pernyataan Yuru
79
Sebuah Akhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!