Sepasang mata bening Anezaki semakin membulat sempurna ketika mendengarkan suara yang terdengar menyerupai seperti suara robot itu. Suara itu terdengar begitu jelas seolah berada di dalam pikirannya sendiri. Namun suara itu tak berwujud sama sekali. Hal itu tentu saja membuat Anezaki cukup bingung dan juga ketakutan.
"Ha-hantuuuuu ..." pekiknya dengan ekspresi ketakutan dan masih mengedarkan pandangannya berharap akan menemukan sang pemilik suara.
[ Sistem bukanlah hantu, Nona. Jangan takut padaku. Sistem tak akan melukai nona Anezaki. Justru sistem akan membantu nona Anezaki dan merubah hidup nona Anezaki. ]
Sahut suara tanpa wujud itu lagi.
"Sistem? Sebenarnya apa yang sudah terjadi? Suara apa itu? Sepertinya aku sudah mulai gila karena malah membayangkan yang tidak-tidak dan tak masuk akal seperti yang terjadi dalam dunia virtual. Ughh ... dan kepalaku terasa pusing dan sakit sekali." gumam Anezaki masih memegangi kepalanya yang masih terasa sakit dan berat.
Anezaki berniat untuk melupakan semua itu dan menuruni brankar, namun pergerakannya tertahan kembali saat sebuah suara yang serupa kembali terdengar olehnya dengan begitu jelas.
[ Nona Anezaki tidak gila. Dan semua ini adalah nyata, Nona. Aku adalah sistem yang dikirimkan oleh sang pencipta dan ditugaskan untuk memandu nona Anezaki untuk melakukan beberapa misi sistem, karena nona telah beruntung dan terpilih oleh sistem saat ini. ]
Sebenarnya Anezaki masih merasa takut, namun dia juga cukup penasaran dengan apa yang telah dijanjikan, yaitu sistem akan memberikan perubahan besar di hidupnya. Hingga akhirnya Anezaki mencoba untuk memberanikan diri dan berinteraksi sengan makhluk yang mengatasnamakan dirinya sebagai sistem itu yang memiliki suara menyerupai suara robot tersebut.
"Apa? Aku adalah orang yang terpilih? Kenapa bisa seperti itu? Dan mengapa harus aku?" tanya Anezaki tidak mengerti. Bahkan hampir semua orang tak ingin melihat wajahnya dan berhubungan dengan dia.
[ Nona Anezaki. Perkenalkan, aku adalah Angela. Pemandu sistem dari nona Anezaki saat ini. Nona Anezaki telah terpilih oleh sistem karena nasib nona yang begitu menyedihkan. Nona Anezaki memiliki wajah yang buruk rupa, memiliki beberapa luka bakar pada wajah dan juga tubuh nona, miskin dan tidak memiliki harta berharga apapun, memiliki standar otak yang pas-pasan, tidak memiliki teman dan keluarga yang pernah mempedulikan nona, tidak pandai bergaul dan berbaur karena selalu diremehkan dan tak pernah diinginkan, dan selalu dipandang rendah oleh semua orang, serta nona yang selalu dianggap sebagai pembawa sial oleh semua orang, bahkan oleh ayah nona sendiri ... ]
Ucap Angela sang pemandu sistem menjelaskan dengan jujur, hingga membuat Anezaki terkejut bukan main. Karena semua hal yang dikatakan oleh Angela adalah benar dan sangat tepat.
"Da-darimana kamu mengetahui semua itu? Apa kamu adalah dukun? Atau paranormal?" tanya Anezaki mengeradarkan pandangannya untuk mencari keberadaan dari makhluk tak kasat mata itu.
Namun Anezaki sama sekali tidak melihat ada siapapun selain dirinya di dalam ruangan ini. Dan sebenarnya ini kembali membuatnya merasa takut, karena sebenarnya dia begitu penakut dan tidak pernah menonton film horor sekalipun.
[ Sudah sistem katakan, sistem bukanlah hantu ataupun paranormal, Nona. Jangan takut. Dan keberadaan dari sistem hanya untuk merubah dan memperbaiki takdir malang nona Anezaki. Sebagai hadiah awal, maka sistem akan memberikan hadiah awal untuk nona. Silakan nona mengambil permen sistem yang berada di hadapan nona. ]
Ucap Angela yang mengatas namakan dirinya sebagai pemandu dari sistem milik Anezaki.
Tiba-tiba saja tepat di hadapan Anezaki terlihat segerumul cahaya putih kombinasi violet lembut, dan di dalamnya ada beberapa manik-manik kecil dan berwarna-warni yang menyerupai bentuk dadu yang lucu dan unik.
Anezaki mengkerutkan keningnya kebingungan menatap manik-manik cantik yang berbentuk menyerupai dadu-dadu lucu itu.
[ Silakan memilih satu permen sistem, Nona. Sebagai awal dan hadiah perkenalan, sistem akan memberikan secara cuma-cuma untuk nona. Dan silakan menikmati keampuhan dari permen sistem ini. ]
Ucap Angela lagi.
Akhirnya Anezaki memutuskan untuk mengambil salah satu manik-manik yang melayang di hadapannya dan mulai memasukkan ke dalam mulutnya layaknya sedang menikmati sebuah permen, meskipun sebenarnya dia sangat ragu-ragu dan takut.
Namun baru saja tiga detik permen sistem itu berada di dalam mulutnya, dia mulai merasakan sesuatu yang sangat berbeda. Jika pada awalnya seluruh tubuhnya terasa sakit, kepalanya terasa pusing, maka kali ini dia merasa tubuhnya sangat sehat dan segar. Kepalanya juga terasa lebih ringan.
[ Hadiah pertama yang nona dapatkan dari Beauty And Candy System adalah sebuah kebugaran dan nona telah mendapatkannya saat ini. Setiap nona bisa menjalankan sebuah misi sistem nona akan mendapatkan hadiah dan juga sebuah permen sistem. Untuk mendapatkan hadiah kembali, silakan melakukan sebuah misi sistem, Nona. ]
Karena sudah merasakan sesuatu yang cukup berbeda terhadap tubuhnya, akhirnya Anezaki memutuskan untuk mencoba menjalankan sebuah misi dari sistem.
"Baiklah. Aku ingin menjalankan misi pertama! Apa misi pertama untukku, Angela?" tanya Anezaki mulai bersemangat dan mempercayai keberadaan sistem.
[ Misi pertama adalah menyelamatkan seorang gadis kecil yang terpisah dari mamanya. Gadis kecil itu kini sedang berada di sekitar rumah sakit. Segera cari, temukan dia dan selesaikan misi pertama. Selamat mencoba dan semoga beruntung, Nona Anezaki. ]
Ucap Angela sang pemandu sistem menjelaskan.
"Baiklah! Aku harus segera mencari gadis kecil itu." gumam Anezaki segera bergegas untuk meninggalkan kamarnya untuk mencari gadis kecil itu.
Dia meninggalkan rumah sakit dan menyisiri sekitar rumah sakit. Hingga akhirnya Anezaki melihat seorang gadis kecil yang berusia sekitar 5 tahun berada di ayunan taman seorang diri dan menangis tersedu-sedu.
"Angela, apa gadis kecil itu yang harus aku selamatkan saat ini?" tanya Anezaki menatap gadis kecil itu dari kejauhan.
[ Benar sekali, Nona. ]
Sahut Angela sang pemandu sistem.
Akhirnya Anezaki memutuskan untuk mendekati gadis kecil itu, namun dia memberikan sebuah permen untuk gadis kecil itu untuk perkenalan dan agar dia bisa mendekati gadis kecil itu secara alami.
"Hallo, Adik kecil. Siapa namamu? Mengapa menangis sendirian disini?" tanya Anezaki dengan ramah.
"Namaku Sayaka, Kak. Aku terpisah dari mama, Kak. Hiks ... padahal aku hanya ingin membeli permen saja sebentar. Tapi malah terpisah dari mama. Hiks ..."
"Ya sudah. Kakak akan bantu menemukan mama kamu. Tapi berhenti menangis ya. Dan ini untukmu ..." ucap Anezaki sembari mengulurkan sebuah permen untuk gadis kecil itu.
Seketika gadis kecil itu berhenti menangis dan menerima permen lucu dari Anezaki.
Akhirnya Anezaki menggandeng Sayaka dan mulai mencari mama dari Sayaka di sekitar tempat itu. Setelah berjalan cukup lama dan membuat mereka berdua merasa lelah, namun mereka masih belum menemukan ibu dari gadis kecil itu.
Tiba-tiba saja gadis kecil itu kembali menangis lagi. Dan kali ini dia menangis cukup lama dan membuat Anezaki kebingungan, karena gadis kecil itu tidak segera diam saat dibujuk dengan permen ataupun coklat.
"Hiks ... mama ... aku mau mama ..."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 79 Episodes
Comments
EL CASANDRA
iya sih, tapi terang-terangan banget nih sistem 🗿
2024-11-23
0
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
kemana mama si kecil itu susah banget nyarinya ya.kasian anezaki kebinggungan mau bujuk.
2024-02-17
1
🍾⃝ͩᴢᷞᴜᷰɴᷡɪᷧᴀకꫝ 🎸🎻ଓε🅠🅛⒋ⷨ͢⚤
polos banget dah
2023-09-01
2