Tidak menyerah begitu saja, akhirnya Anezaki memeriksa kembali beberapa rekaman CCTV di ruangan lainnya disaat detik-detik kecelakaan itu akan terjadi.
Hingga akhirnya Anezaki menemukan Cho, Nagisa dan Aimi yang sedang berada di dalam sebuah ruangan kosong. Mereka terlihat tertawa penuh bahagia. Dan kali ini Anezaki dan penjaga ruangan pemantauan CCTV bisa mendengarkan pembicaraan mereka karena ruangan yang lebih sunyi.
"Kalian lihat saja! Ozaki yang bodoh itu pasti akan mengikuti ucapanku. Dia akan menaikkan suhu destilasi seperti apa yang telah aku katakan padanya." ucap Nagisa penuh percaya diri dan duduk di salah satu meja.
"Lalu bagaimana jika dia berani membuka suara? Kita semua akan dalam bahaya." sahut Aimi khawatir.
"Kamu tenang saja, Aimi! Ozaki tidak akan berani melakukan semua itu. Dia begitu menyukai kita, terutama Nagisa." sahut Cho penuh keyakinan.
"Ahaha ... Cho benar sekali! Dan kalian tenang saja! Aku akan memastikan dia untuk bungkam dan tidak menyalahkan kita!" sahut Nagisa tersenyum misterius.
Semua percakapan itu terekam dan bisa didengarkan oleh Anezaki dan penjaga itu. Anezaki meminta ijin untuk menyalin rekaman tersebut dan berniat untuk melaporkannya kepada kepala sekolah.
...🍁🍁🍁...
Setelah melaporkannya kepada kepala sekolah, akhirnya Cho, Nagisa dan Aimi dihukum. Bahkan pihak sekolahan juga memanggil orang tua mereka. Namun karena orang tua mereka cukup berpengaruh di SMU Gakkuen, akhirnya pihak sekolah hanya memberikan skorsing selama 2 minggu saja.
Pihak keluarga mereka juga secara pribadi menemui keluarga Yuru untuk meminta maaf. Karena akibat perbuatan ketiga putri mereka, Yuru menjadi salah satu korban, dan terluka cukup parah.
...🍁🍁🍁...
Di dalam kamarnya Anezaki termenung di depan meja belajarnya. Dia merasa cukup lelah hari ini. Bahkan dia baru saja bisa pulang dan membersihkan dirinya setelah mengungkap kejahatan Cho, Nagisa dan Aimi.
[ Selamat karena nona sudah berhasil menyelesaikan misi kali ini hanya dalam 2 hari saja. Silakan nona mengambil sebuah permen sistem. ]
Terdengar suara Angela sang pemandu sistem membuyarkan angan Anezaki. Sebuah kepulan cahaya putih bercampur violet tepat di hadapannya juga mulai terlihat. Dan permen-permen dengan bentuk lucu dan manis itu kembali terlihat di dalam cahaya itu.
Anezaki dengan wajah lesunya kini mengambil salah satu permen sistem itu lalu memakan permen sistem itu sedikit tidak bersemangat. Karena meskipun dia sudah berhasil mengungkap masalah itu, dia masih juga belum mengetahui keadaan Yuru saat ini. Dan dia merasa sangat bersalah.
[ Selamat, Nona. Nona mendapatkan sebuah permen sistem yang akan menghilangkan mata panda serta komedo. Permen sistem kali ini akan menjadikan kulit wajah nona semakin sehat dan memberikan vitamin E atau omega-3. Nona juga mendapatkan beberapa hadiah lain dari sistem.]
Ucap Angela dengan suara datar tak memiliki emosi seperti biasanya.
Anezaki menyentuh kedua pipinya dan mengusapnya.
"Terasa kenyal, lembut dan elastis. Kulit wajahku seakan terhidrasi dengan baik, serta lembab. Padahal aku sama sekali tidak memakai skincare apapun. Permen sistem pemberianmu sungguh sangat luar biasa, Angela!" seru Anezaki mulai bersemangat kembali.
[ Tentu saja, Nona. Nona juga akan mendapatkan beberapa hadiah kejutan lainnya setelah menyelesaikan beberapa misi sistem. ] sahut Angela.
"Hhm. Oh ya, tolong tampilkan status terbaruku, Angela! Aku ingin melihat statusku."
[ Baik, Nona. Menampilkan status dimulai ... ]
DING ...
Sahut Angela diikuti dengan suara notifikasi sistem. Beberapa berkas cahaya violet lembut menyilaukan mulai terlihat di hadapan Anezaki, hingga akhirnya mulai membentuk sebuah layar hologram dengan dasar violet lembut.
《《《《《 Beauty And Candy System 》》》》
Nama : Anezaki Mamori
Usia : 17 Tahun
Ras : Human
Kecantikan : 60
Kepintaran : 61
Kelincahan : 25
Spesial skill : Mendeteksi kebohongan orang lain hanya dengan menatap wajahnya
Kharisma : 51
Poin sistem : 20
Poin kemampuan : 23
Dana : 100.000 yen ( kira-kira 10.500.000 rupiah )
Misi : 4 ( belum dibuka )
Hadiah misi 3 : Ponsel terbaru Cherry, 1 permen sistem, dana, beberapa penambahan poin sistem
Baterai kehidupan : 32 %
Sistem pemandu : Angela
《《《《 Beauty And Candy System 》》》》
Anezaki mengamati dan membaca statusnya dengan sangat teliti.
"Mendapatkan skill untuk mendeteksi kebohongan orang lain hanya dengan menatap matanya? Wah, ini keren sekali!" seru Anezaki sangat takjub.
"Beberapa poin sistemku juga meningkat. Aku juga mendapatkan beberapa uang. Lalu bagaimana aku memakai uang itu, Angela?" tanya Anezaki.
[ Nona bisa mengambilnya di ATM milik nona. Semua dana akan secara otomatis dikirimkan ke rekening nona. ]
Anezaki manggut-manggut dan kembali memeriksa statusnya.
"Aku juga mendapatkan ponsel terbaru dari Cherry? Ponsel canggih dan super mahal serta impian dari semua orang?" ucap Anezaki hampir tidak mempercayai semuai itu.
[ Benar sekali, Nona. Semua hadiah ini belum seberapa. Masih akan ada banyak hadiah yang jauh lebih fantastis yang akan nona dapatkan. Semangat! ] ucap Angela.
Segerumul cahaya violet lembut mulai terlihat kembali di hadapannya. Dan kini di dalamnya ada sebuah ponsel berwarna putih kombinasi violet dengan sebuah simbol buah Cherry.
Anezaki segera meraihnya dan menimang-nimangnya penuh binar. Selama ini dia tak pernah mendapatkan hadiah dan menikmati barang-barang mewah dari ayahnya. Untuk bisa terus hidup dan sekolah hingga saat ini saja, rasanya sudah sangat beruntung.
Anezaki memutuskan untuk segera tidur dan beristirahat karena baterai kehidupannya juga sudah semakin menipis.
...🍁🍁🍁...
Keesokan harinya Anezaki sudah kembali masuk sekolah. Ozaki dan Serika juga sudah kembali masuk sekolah. Namun Anezaki masih tak melihat Yuru yang mendatangi sekolah.
Namun tak sengaja Anezaki mendengarkan percakapan dari beberapa teman sekelasnya disaat jam pelajaran terakhir berakhir.
"Aku dengar Yuru sudah kembali ke Tokyo siang ini. Semoga saja keadaannya sudah semakin membaik." ucap seoranga gadis.
"Bagaimana jika kita menjenguknya? Biar bagaimanapun dia adalah teman sekelas kita." ucap sang ketua kelas Near Iwamatsu.
"Boleh! Aku ikut!"
"Aku juga ikut!"
Jadi mereka akan menjenguk Yuru? Sebaiknya aku juga menjenguknya. Aku akan mengikuti mereka untuk mengetahui dimana Yuru tinggal. Aku harus meminta maaf dan juga berterima kasih kepada Yuru.
Batin Anezaki mulai memasukkan beberapa bukunya ke dalam ransel sekolahnya.
Ketua kelas dan beberapa murid lainnya mulai meninggalkan kelas. Namun disaat Anezaki berniat untuk mengikuti mereka, tiba-tiba saja seorang pemuda menahan dan menguncinya di dinding.
"Anezaki Mamori! Semenjak penampilanmu berubah, kamu jadi lebih berani untuk bertindak dan mengambil keputusan ya? Apa kamu pikir dengan wajah barumu kamu bisa merubah segalanya? Apa kamu berniat untuk menyingkirkan Cho, Nagisa dan Aimi untuk mendapatkan posisi Dewi di sekolahan kita? Cihh ... jangan mimpi!! Aku akan membalas apa yang telah kamu lakukan terhadap Nagisa dan teman-temannya!" tandas pemuda itu menatap tajam Anezaki.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 79 Episodes
Comments
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
itu lah karna uang bisa bikin apa aja, anak udah melakukan kesalahan fatal masih aja hukumannya segitu aja, dasar org2 kaya seenaknya aja ya.siapa sih ngancam2 anez itu.
2024-05-01
1
𝐩𝐫𝐚𝐬𝐬𝐞𝐭𝐲𝐨 𝟏
wah siapa yang ngancem anezaki 🤔🤔 dan apa hubungannya mereka sama anezaki coba. lagi an apaan di sebut dewi tapi hati busuk🤣🤣
2023-08-01
2
+4!?15y4
kusumpahin kesedak cabe karolina se ton tu mulut cowok,,heran padahal cowok mulut lemes amat,,,ku laporin othor baru tau rasa lo💅💅
2023-07-19
3