BAB 1 (Part 1)

None of it was real, it was all an illusion...

*******

Cerita dimulai dengan adegan dua orang berdiri di tepi jurang masing-masing, seolah satu gunung telah terbelah. Akar dari dua pohon di atasnya saling terputus, rusak dengan sendirinya. Mereka saling berhadapan, menodongkan pistol ke arah kepala masing-masing.

"Hnh..." suara tawa kecil disertai senyum tipis yang mengerikan. "Kau yang memulai ini, dasar psychopath!" katanya dengan nada biasa, namun terasa mengintimidasi.

"Hahahaha..." tawa khasnya bergema di ruang hampa jurang tersebut. Ia tersenyum tipis sebelum menjawab, "Hmm, bukankah semua ini salahmu? Jangan berpura-pura lagi. Aku tahu semuanya."

Semenit berlalu dalam keheningan. Orang di tepi jurang itu tersenyum tipis mendengar ucapan lawannya.

"Hmm..." Wajahnya terlihat seolah sedang berpikir, meski jelas itu dibuat-buat. Dengan ekspresi pura-pura, ia sedikit memainkan bibirnya sebelum berkata, "Apa kau tidak melihat cermin di wajahku ini?"

"Hn..." Mereka tertawa kecil bersama, tetapi tawa itu penuh ketegangan.

...*Pengenalan oleh Cara Callista*...

Namaku Cara Callista. Yap, namaku berarti humoris, cantik, dan mempesona, sesuai dengan karakterku. Aku memiliki seorang sahabat bernama Freya Valerie Greysie. Namanya berarti perempuan yang dihormati, banyak disukai, serta memiliki kekuatan dan keindahan yang menawan.

Kami sudah bersahabat sejak kelas tiga SMP hingga sekarang, di SMA. Greysie lebih cantik dariku. Dia juga sangat populer di kalangan siswa dan siswi sekolah kami. Selain itu, orang tuanya kaya raya dan menjadi penyumbang dana terbesar di sekolah. Dibandingkan denganku yang berasal dari keluarga biasa saja, Greysie terlihat seperti bintang di langit. Tapi aku senang berteman dengannya. Dia selalu membantu saat aku kesulitan dan sangat royal.

Namun, di balik semua itu, ada sisi gelap dalam hidup Greysie yang tidak diketahui orang lain.

Kedua orang tuanya selalu bertengkar. Ayahnya berselingkuh, sementara ibunya, yang tak tahan dengan perilaku suaminya, memilih minum-minum bersama pria di klub malam. Greysie sering menjadi sasaran amarah ayahnya. Hanya karena nilai sekolahnya menurun, ia dipukul tanpa ampun. Ayahnya menuntut kesempurnaan darinya.

Tekanan itu membuat Greysie beberapa kali mencoba bunuh diri. Lima kali aku melihatnya mencoba mengakhiri hidupnya. Untung saja aku selalu ada untuk menghentikannya. Orang tuanya tidak pernah tahu hal ini.

Aku pernah membujuk Greysie untuk pergi ke psikolog. Aku menemaninya, dan hasilnya dia didiagnosis mengalami trauma, kecemasan berlebih, kontrol impuls yang buruk, psikosomatis, dan hampir depresi.

...***Tiga Bulan Lalu***...

Senin pagi, seperti biasa, seluruh siswa berbaris di halaman sekolah. Mataku mencari-cari di antara kerumunan.

"Di mana dia? Apa terlambat?" pikirku cemas.

Jantungku mulai berdetak cepat. Pikiran-pikiran buruk bermunculan. "Gak mungkin. Aku tahu dia gak pernah terlambat," gumamku, mencoba meyakinkan diri sendiri.

Namun, semakin lama aku tidak melihatnya, kecemasanku semakin menjadi. Nafasku tersengal, tubuhku gemetar, dan keringat dingin mulai mengalir.

"Apa mungkin... itu terjadi lagi?" batinku gemetar.

Aku segera mengeluarkan ponsel dan mencoba meneleponnya.

"Greysie, tolong angkat... Angkat, plis..."

Namun, tidak ada jawaban. Kekhawatiranku semakin memuncak. Tanpa sadar, aku keluar dari barisan dan berlari. Guru-guru memanggilku, tapi aku tidak peduli.

---

Beberapa saat kemudian, aku sampai di depan gerbang rumah Greysie. Besi hitam menjulang tinggi, tampak dingin dan sunyi. Dengan napas tersengal, aku memukul-mukul gerbang itu.

"Greysie! Tolong buka pintunya! Greysie!"

Sepuluh menit berlalu, dan akhirnya seorang penjaga membukakan pintu. Aku langsung berlari masuk, memanggil-manggil namanya. Rumah itu terasa kosong, hampa.

Aku menaiki tangga dengan napas memburu. Sampai di ujung tangga, aku melihat pintu kamar Greysie yang berwarna cokelat gelap. Aku mengetuknya dengan keras, berteriak memanggilnya.

"Greysie! Plis jawab!"

Tidak ada jawaban. Tanganku mulai gemetar, air mataku mengalir deras. "Grey jangan kek gini lagi..."

Keheningan begitu mencekam hingga aku mendengar suara langkah kaki.

Tak... tek... tak... tek...

Aku menoleh ke arah suara itu, tubuhku membeku.

"Grey...?"

Langkah kaki itu mendekat, tetapi tiba-tiba ada sesuatu yang memegang lenganku. Tubuhku gemetar, mataku perlahan menoleh ke belakang. Sebuah noda merah mencolok terlihat di ujung pandanganku.

"Itu... darah?" pikirku dengan napas tertahan.

"Gr-ey...?" panggilku dengan suara bergetar.

Bersambung...

Terpopuler

Comments

Humairah Ira

Humairah Ira

wow

2023-09-01

1

CatForD

CatForD

astagaa... kasihan bngt, semoga lekas pulih!

2023-08-05

3

Iyan

Iyan

Tolong bilang kalo ini bukan horor

2023-07-18

1

lihat semua
Episodes
1 Cast Introduction
2 BAB 1 (Part 1)
3 BAB 1 (Part 2)
4 BAB 1 (Part 3)
5 BAB 2 (Part 1)
6 BAB 2 (Part 2)
7 BAB 2 (Part 3)
8 BAB 3 (Part 1)
9 BAB 3 (Part 2)
10 BAB 3 (Part 3)
11 BAB 4 (Part 1)
12 BAB 4 (Part 2)
13 BAB 4 (Part 3)
14 BAB 5 (Part 1)
15 BAB 5 (Part 2)
16 BAB 5 (Part 3)
17 BAB 6 (Part 1)
18 BAB 6 (Part 2)
19 BAB 6 (Part 3)
20 BAB 7 (Part 1)
21 BAB 7 (Part 2)
22 BAB 7 (Part 3)
23 BAB 8 (Part 1)
24 BAB 8 (Part 2)
25 BAB 8 (Part 3)
26 BAB 9 (Part 1)
27 BAB 9 (Part 2)
28 BAB 9 (Part 3)
29 BAB 10 (Part 1)
30 BAB 10 (Part 2)
31 BAB 10 (Part 3)
32 BAB 11 (Part 1)
33 BAB 11 (Part 2)
34 BAB 11 (Part 3)
35 BAB 12 (Part 1)
36 BAB 12 (Part 2)
37 BAB 12 (Part 3)
38 BAB 13 (Part 1)
39 BAB 13 (Part 2)
40 BAB 13 (Part 3)
41 BAB 14 (Part 1)
42 BAB 14 (Part 2)
43 BAB 14 (Part 3)
44 BAB 15 (Part 1)
45 BAB 15 (Part 2)
46 BAB 15 (Part 3)
47 BAB 16 (Part 1)
48 BAB 16 (Part 2)
49 BAB 16 (Part 3)
50 BAB 17 (Part 1)
51 BAB 17 (Part 2)
52 BAB 17 (Part 3)
53 BAB 18 (Part 1)
54 BAB 18 (Part 2)
55 BAB 18 (Part 3)
56 BAB 19 (Part 1)
57 BAB 19 (Part 2)
58 BAB 19 (Part 3)
59 BAB 20 (Part 1)
60 BAB 20 (Part 2)
61 BAB 20 (Part 3)
62 BAB 21 (Part 1)
63 BAB 21 (Part 2)
64 BAB 21 (Part 3)
65 BAB 22 (Part 1)
66 BAB 22 (Part 2)
67 BAB 22 (Part 3)
68 BAB 23 (Part 1)
69 BAB 23 (Part 2)
70 BAB 23 (Part 3)
71 BAB 24 (Part 1)
72 BAB 24 (Part 2)
73 BAB 24 (Part 3)
74 BAB 25 (Part 1)
75 BAB 25 (Part 2)
76 BAB 25 (Part 3)
77 BAB 26 (Part 1)
78 BAB 26 (Part 2)
79 BAB 26 (Part 3)
80 BAB 27 (Part 1)
81 BAB 27 (Part 2)
82 BAB 27 (Part 3)
83 BAB 28 (Part 1)
84 BAB 28 (Part 2)
85 BAB 28 (Part 3)
86 BAB 29 (Part 1)
87 BAB 29 (Part 2)
88 BAB 29 (Part 3)
89 BAB 30 (Part 1)
90 BAB 30 (Part 2)
91 BAB 30 (Part 3)
92 BAB 31 (Part 1)
93 BAB 31 (Part 2)
94 BAB 31 (Part 3)
95 BAB 32 (Part 1)
96 BAB 31 (Part 2)
97 BAB 31 (Part 3)
98 BAB 32 (Part 1)
99 BAB 32 (Part 2)
100 BAB 32 (Part 3)
101 BAB 33 (Part 1)
102 BAB 33 (Part 2)
103 BAB 33 (Part 3)
104 BAB 34 (Part 1)
105 BAB 34 (Part 2)
106 BAB 34 (Part 3)
107 BAB 35 (Part 1)
108 BAB 35 (Part 2)
109 BAB 35 (Part 3)
110 BAB 36 (Part 1)
111 BAB 36 (Part 2)
112 BAB 36 (Part 3)
113 BAB 37 (Part 1)
114 BAB 37 (Part 2)
115 BAB 37 (Part 3)
116 ~END~
Episodes

Updated 116 Episodes

1
Cast Introduction
2
BAB 1 (Part 1)
3
BAB 1 (Part 2)
4
BAB 1 (Part 3)
5
BAB 2 (Part 1)
6
BAB 2 (Part 2)
7
BAB 2 (Part 3)
8
BAB 3 (Part 1)
9
BAB 3 (Part 2)
10
BAB 3 (Part 3)
11
BAB 4 (Part 1)
12
BAB 4 (Part 2)
13
BAB 4 (Part 3)
14
BAB 5 (Part 1)
15
BAB 5 (Part 2)
16
BAB 5 (Part 3)
17
BAB 6 (Part 1)
18
BAB 6 (Part 2)
19
BAB 6 (Part 3)
20
BAB 7 (Part 1)
21
BAB 7 (Part 2)
22
BAB 7 (Part 3)
23
BAB 8 (Part 1)
24
BAB 8 (Part 2)
25
BAB 8 (Part 3)
26
BAB 9 (Part 1)
27
BAB 9 (Part 2)
28
BAB 9 (Part 3)
29
BAB 10 (Part 1)
30
BAB 10 (Part 2)
31
BAB 10 (Part 3)
32
BAB 11 (Part 1)
33
BAB 11 (Part 2)
34
BAB 11 (Part 3)
35
BAB 12 (Part 1)
36
BAB 12 (Part 2)
37
BAB 12 (Part 3)
38
BAB 13 (Part 1)
39
BAB 13 (Part 2)
40
BAB 13 (Part 3)
41
BAB 14 (Part 1)
42
BAB 14 (Part 2)
43
BAB 14 (Part 3)
44
BAB 15 (Part 1)
45
BAB 15 (Part 2)
46
BAB 15 (Part 3)
47
BAB 16 (Part 1)
48
BAB 16 (Part 2)
49
BAB 16 (Part 3)
50
BAB 17 (Part 1)
51
BAB 17 (Part 2)
52
BAB 17 (Part 3)
53
BAB 18 (Part 1)
54
BAB 18 (Part 2)
55
BAB 18 (Part 3)
56
BAB 19 (Part 1)
57
BAB 19 (Part 2)
58
BAB 19 (Part 3)
59
BAB 20 (Part 1)
60
BAB 20 (Part 2)
61
BAB 20 (Part 3)
62
BAB 21 (Part 1)
63
BAB 21 (Part 2)
64
BAB 21 (Part 3)
65
BAB 22 (Part 1)
66
BAB 22 (Part 2)
67
BAB 22 (Part 3)
68
BAB 23 (Part 1)
69
BAB 23 (Part 2)
70
BAB 23 (Part 3)
71
BAB 24 (Part 1)
72
BAB 24 (Part 2)
73
BAB 24 (Part 3)
74
BAB 25 (Part 1)
75
BAB 25 (Part 2)
76
BAB 25 (Part 3)
77
BAB 26 (Part 1)
78
BAB 26 (Part 2)
79
BAB 26 (Part 3)
80
BAB 27 (Part 1)
81
BAB 27 (Part 2)
82
BAB 27 (Part 3)
83
BAB 28 (Part 1)
84
BAB 28 (Part 2)
85
BAB 28 (Part 3)
86
BAB 29 (Part 1)
87
BAB 29 (Part 2)
88
BAB 29 (Part 3)
89
BAB 30 (Part 1)
90
BAB 30 (Part 2)
91
BAB 30 (Part 3)
92
BAB 31 (Part 1)
93
BAB 31 (Part 2)
94
BAB 31 (Part 3)
95
BAB 32 (Part 1)
96
BAB 31 (Part 2)
97
BAB 31 (Part 3)
98
BAB 32 (Part 1)
99
BAB 32 (Part 2)
100
BAB 32 (Part 3)
101
BAB 33 (Part 1)
102
BAB 33 (Part 2)
103
BAB 33 (Part 3)
104
BAB 34 (Part 1)
105
BAB 34 (Part 2)
106
BAB 34 (Part 3)
107
BAB 35 (Part 1)
108
BAB 35 (Part 2)
109
BAB 35 (Part 3)
110
BAB 36 (Part 1)
111
BAB 36 (Part 2)
112
BAB 36 (Part 3)
113
BAB 37 (Part 1)
114
BAB 37 (Part 2)
115
BAB 37 (Part 3)
116
~END~

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!