Bab 9 > Saya Bukan Alessa!

Tin! Tin!

Terdengar suara klakson mobil dari luar rumah. Pak Arman yang masih berdiri di sekitar meja makan pun segera menghampiri tuannya. Yup, pria paruh baya itu tahu jika itu adalah Tuan Akandra.

"Saya akan menemui Tuan Akandra, jika Nona sudah selesai, Nona bisa kembali ke kamar," ucap Pak Arman pada Audrey sebelum ia pergi.

Audrey yang baru saja menghabiskan makanannya pun hanya mengangguk. 'Ternyata makanan ini aman. Aku baik-baik aja setelah makan makanan ini, tapi ... aku heran, kenapa mereka semua baik sekali padaku?' batin Audrey bertanya-tanya sekaligus kebingungan dengan apa yang dia alami ini.

Selesai makan, Audrey beranjak dari duduknya. Dia membersihkan meja makan serta mengambil piring-piring yang kotor untuk dia cuci di wastafel. Namun, baru beberapa ia melangkahkan kakinya, kepala pelayan melarangnya untuk melakukan itu.

"Sebaiknya Nona tidur, biarkan kami yang melakukan ini. Ini tugas kami," ujar pelayan itu.

"Tapi, ini bekas makan saya. Biarkan saya saja yang mencucinya. Lagi pula ini tidak terlalu banyak," timpal Audrey dengan ramah.

"Jangan, jika Tuan Akandra tahu kami bisa kena hukuman. Tolong mengertilah, Nona." Kepala pelayan itu menatap Audrey dengan tatapan yang serius.

"Baiklah, kalau begitu saya akan kembali ke kamar. Terima kasih sudah menyiapkan makanan mewah dan sangat enak," Audrey berterima kasih disertai dengan senyuman yang manis.

Kepala pelayan itu hanya mengangguk dan tersenyum. Setelah itu, Audrey berjalan meninggalkan meja makan. Setelah melewati ruang tengah, dia mulai menaiki anak tangga untuk menuju kamarnya.

Bersamaan dengan itu, pintu utama terbuka lebar dan terdengar suara Tuan Akandra yang sedang meracau. Audrey yang mendengar itu, sontak menghentikan langkahnya di tengah-tengah tangga dan membalikkan badannya. Pada saat dia membalikkan badan, kedua pasang mata kembali bertemu dan saling menatap satu sama lain.

Dengan matanya yang teler, Tuan Akandra berjalan sempoyongan menghampiri Audrey sembari menunjukkan seringaian yang sedikit menyeramkan. Melihat itu, Audrey menelan salivanya dan secara tiba-tiba, tubuhnya kaku. Dalam hitungan beberapa detik, kini Tuan Akandra sudah berada di hadapannya.

Sementara itu, Affandra, sang adik dari Akandra hanya tercengang melihat wajah Audrey. Bagaimana tidak, wajah wanita itu benar-benar sangat mirip dengan mantan tunangan kakaknya. Bukan hanya wajahnya saja yang cantik, akan tetapi bentuk tubuhnya yang benar-benar mirip.

Affandra tidak bisa mengendalikan pandangannya sebab dia tidak habis pikir, kok ada wanita yang semirip itu dengan Alessa. Sehingga sang adik Akandra itu pun saling bertatapan dengan Pak Arman. Seakan tahu apa yang ada di dalam benak Affandra, Pak Arman pun menganggukkan kepalanya.

"Alessa, kamu masih hidup?" Akandra tiba-tiba menangkup kedua pipi Audrey.

Audrey membelalakkan matanya pada saat telapak tangan sang pria asing menyentuh kedua pipinya. "Alessa? Siapa dia?" tanya Audrey dengan tatapan yang bingung.

"Apa kamu sedang bercanda, Sayang? Kamu Alessa! Aku yakin kamu Alessa, apa kamu sengaja melupakanku?" Akandra menatap Audrey dengan mata yang sendu.

"Apa yang Tuan katakan? Saya Audrey! Saya bukan Alessa. Menjauhlah, Tuan tidak berhak menyentuh saya seperti ini! Saya sudah memiliki suami!" timpal Audrey dengan menepis kedua tangan Akandra.

Affandra dengan cepat menarik kakaknya dari wanita yang mirip dengan Alessa itu. "Kak, sadarlah! Dia bukan Kak Alessa! Dia wanita yang beda!" bisik Affandra di telinga kakaknya.

"Lepaskan aku, Fan! Dia itu Alessa, dia tunanganku! Apa kau buta? Lihat dia baik-baik! Dia itu ALESSA DEANA!" bentak Akandra dengan tatapan matanya yang tajam.

"Tapi, saya bukan Alessa, Tuan Akandra! Saya AUDREY ELFRIDA!" timpal Audrey dengan nada yang tegas.

"Saya tidak akan tertipu lagi! Ikut aku!" Akandra menarik lengan Audrey dan membawanya ke kamar utama.

Dengan jalannya yang sempoyongan, Audrey mencoba untuk melepaskan tangannya dari genggaman Tuan Akandra, akan tetapi genggamannya semakin kuat. Sesampainya di pintu kamar utama, Akandra mengusap layar sensor yang ada pada pintu dan menempelkan jarinya agar bisa pintu bisa terbuka. Yup, pintu itu akan terbuka dengan sidik jari pemiliknya.

Kini di hati Audrey sudah merasakan ketakutan yang luar biasa. Di mana Akandra mendudukkan Audrey secara paksa Audrey di ranjang. Setelah itu, dia berjalan menuju pintu kamar dan menguncinya.

Perlahan dia berbalik badan dan kembali mendekati Audrey yang tengah ketakutan. Dia berdiri dan hendak menghindari Tuan Akandra akan tetapi tidak berhasil karena pria yang sedang mabuk itu pun telah memeluknya dari belakang. Audrey hanya bisa meneteskan air matanya.

"Alessa, aku menyayangimu. Jangan pernah tinggalkan aku lagi, selama ini aku selalu menunggumu. Aku benar-benar tidak bisa hidup tanpamu," ucapan Akandra terdengar lirih dan begitu menyayat hati.

Audrey yang mendengar lirihan itu hanya terdiam. Sehingga mereka dikejutkan dengan suara ketukan pintu yang keras. "Kak, apa yang kau lakukan? Jangan sakiti Nona Audrey!" teriak Affandra dari luar pintu.

Tok! Tok! Tok!

"DIAMLAH! Aku tidak akan menyakitinya lagi! Aku akan menyayanginya mulai saat ini!" bentak Akandra dari dalam kamar.

Deg!

'Menyakitinya lagi? Apa maksudnya? Apa Tuan Akandra pernah menyakiti tunangannya, Nona Alessa?' batin Audrey bertanya-tanya dengan apa yang Akandra lontarkan.

****

Stay tune :)

Terpopuler

Comments

Juan Sastra

Juan Sastra

nah loh alessa mati karena sakit hati kali thorr

2023-10-09

1

Yullia Azahra

Yullia Azahra

klo menikah Audrey dgn Akandra setuju bgt cocok

2023-06-14

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 > Ide Gila
2 Bab 2 > Aku Bukan Pelacur
3 Bab 3 > ATM Berjalan
4 Bab 4 > Perumahan Bryce Wilton
5 Bab 5 > Tinggal Satu Atap
6 Bab 6 > Mantan Tunangan?
7 Bab 7 > Mirip?
8 Bab 8 > Makan Malam
9 Bab 9 > Saya Bukan Alessa!
10 Bab 10 > Flashback
11 Bab 11 > Satu Kamar
12 Bab 12 > Siapa Pria Itu?
13 Bab 13 > Devanka Kembali Berulah
14 Bab 14 > Akandra Turun Tangan
15 Bab 15 > Menikahi Audrey?
16 Bab 16 > Penjelasan Akandra
17 Bab 17 > Firasat Audrey
18 Bab 18 > Mencari Audrey
19 Bab 19 > Audrey Pingsan
20 Bab 20 > Devanka Mengetahui Keberadaan Audrey
21 Bab 21 > Menikahlah Denganku!
22 Bab 22 > Dikira Istri?
23 Bab 23 > Kepekaan Akandra
24 Bab 24 > Audrey Dibuat Penasaran
25 Bab 25 > Meresahkan
26 Bab 26 > Audrey Ketar-ketir
27 Bab 27 > Secret Room
28 Bab 28 > Persiapan Lamaran
29 Bab 29 > Apa Isi Amplop Itu?
30 Bab 30 > Talak Tiga
31 Bab 31 > Waiting For You
32 Bab 32 > Sikap Hangat Akandra
33 Bab 33 > Nasi Kebuli
34 Bab 34 > Akandra Yang Usil
35 Bab 35 > Unit 403
36 Bab 36 > Sang Pembuat Onar
37 Bab 37 > Love Story Akandra
38 Bab 38 > Percekcokan Double A
39 Bab 39 > Tamparan Dari Audrey
40 Bab 40 > Bertemu Alessa Untuk Pertama &Terakhir Kalinya
41 Bab 41 > SALTING
42 Bab 42 > Romantic Morning
43 Bab 43 > Cinta Yang Diragukan
44 Bab 44 > Saudariku Atau Cintaku?
45 Bab 45 > Audrey Bukan Saudariku!
46 Bab 46 > Pertengkaran Si Kembar
47 Bab 47 > Tujuan Alessa
48 Bab 48 > Dia Datang
49 Bab 49 > Telah Terdoktrin Alessa
50 Bab 50 > Kalimat Tamparan Untuk Alessa
51 Bab 51 > Ungkapan Tulus
52 Bab 52 > Aneh?
53 Bab 53 > Menjalin Kerja Sama
54 Bab 54 > Misi Dimulai
55 Bab 55 > Pengantin Yang Digantikan
56 Bab 56 > Kecurigaan Daniel
57 Bab 57 > Permainan Akandra
58 Bab 58 > Akandra Beraksi
59 Bab 59 > Akandra Terluka
60 Bab 60 > Pertengkaran Rumah Tangga
61 Bab 61 > Apa Kamu Siap Dimadu?
62 Bab 62 > Langkah Akandra
63 Bab 63 > Audrey Pergi
64 Bab 64 > Keputusan Akhir
65 Bab 65 > Kabar Buruk?
66 Bab 66 > Sandiwara?
67 Bab 67 > Aku Siap Mengandung Anakmu, Mas.
68 Bab 68 > Permintaan Audrey
69 Bab 69 > Tercyduk Suami
70 Bab 70 > Cara Licik Alessa
71 Bab 71 > Perihal Singa
72 Bab 72 > Bucinnya Seorang Akandra
73 Bab 73 > Melarikan Diri?
74 Bab 74 > Rencana Alessa
75 Bab 75 > Who Is The Masked Man?
76 Bab 76 > Daniel & Black Killer
77 Bab 77 > Alessa Hamil?
Episodes

Updated 77 Episodes

1
Bab 1 > Ide Gila
2
Bab 2 > Aku Bukan Pelacur
3
Bab 3 > ATM Berjalan
4
Bab 4 > Perumahan Bryce Wilton
5
Bab 5 > Tinggal Satu Atap
6
Bab 6 > Mantan Tunangan?
7
Bab 7 > Mirip?
8
Bab 8 > Makan Malam
9
Bab 9 > Saya Bukan Alessa!
10
Bab 10 > Flashback
11
Bab 11 > Satu Kamar
12
Bab 12 > Siapa Pria Itu?
13
Bab 13 > Devanka Kembali Berulah
14
Bab 14 > Akandra Turun Tangan
15
Bab 15 > Menikahi Audrey?
16
Bab 16 > Penjelasan Akandra
17
Bab 17 > Firasat Audrey
18
Bab 18 > Mencari Audrey
19
Bab 19 > Audrey Pingsan
20
Bab 20 > Devanka Mengetahui Keberadaan Audrey
21
Bab 21 > Menikahlah Denganku!
22
Bab 22 > Dikira Istri?
23
Bab 23 > Kepekaan Akandra
24
Bab 24 > Audrey Dibuat Penasaran
25
Bab 25 > Meresahkan
26
Bab 26 > Audrey Ketar-ketir
27
Bab 27 > Secret Room
28
Bab 28 > Persiapan Lamaran
29
Bab 29 > Apa Isi Amplop Itu?
30
Bab 30 > Talak Tiga
31
Bab 31 > Waiting For You
32
Bab 32 > Sikap Hangat Akandra
33
Bab 33 > Nasi Kebuli
34
Bab 34 > Akandra Yang Usil
35
Bab 35 > Unit 403
36
Bab 36 > Sang Pembuat Onar
37
Bab 37 > Love Story Akandra
38
Bab 38 > Percekcokan Double A
39
Bab 39 > Tamparan Dari Audrey
40
Bab 40 > Bertemu Alessa Untuk Pertama &Terakhir Kalinya
41
Bab 41 > SALTING
42
Bab 42 > Romantic Morning
43
Bab 43 > Cinta Yang Diragukan
44
Bab 44 > Saudariku Atau Cintaku?
45
Bab 45 > Audrey Bukan Saudariku!
46
Bab 46 > Pertengkaran Si Kembar
47
Bab 47 > Tujuan Alessa
48
Bab 48 > Dia Datang
49
Bab 49 > Telah Terdoktrin Alessa
50
Bab 50 > Kalimat Tamparan Untuk Alessa
51
Bab 51 > Ungkapan Tulus
52
Bab 52 > Aneh?
53
Bab 53 > Menjalin Kerja Sama
54
Bab 54 > Misi Dimulai
55
Bab 55 > Pengantin Yang Digantikan
56
Bab 56 > Kecurigaan Daniel
57
Bab 57 > Permainan Akandra
58
Bab 58 > Akandra Beraksi
59
Bab 59 > Akandra Terluka
60
Bab 60 > Pertengkaran Rumah Tangga
61
Bab 61 > Apa Kamu Siap Dimadu?
62
Bab 62 > Langkah Akandra
63
Bab 63 > Audrey Pergi
64
Bab 64 > Keputusan Akhir
65
Bab 65 > Kabar Buruk?
66
Bab 66 > Sandiwara?
67
Bab 67 > Aku Siap Mengandung Anakmu, Mas.
68
Bab 68 > Permintaan Audrey
69
Bab 69 > Tercyduk Suami
70
Bab 70 > Cara Licik Alessa
71
Bab 71 > Perihal Singa
72
Bab 72 > Bucinnya Seorang Akandra
73
Bab 73 > Melarikan Diri?
74
Bab 74 > Rencana Alessa
75
Bab 75 > Who Is The Masked Man?
76
Bab 76 > Daniel & Black Killer
77
Bab 77 > Alessa Hamil?

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!