Setelah beberapa menit lamanya mereka menempuh jarak yang cukup jauh, pasangan suami istri ini telah sampai di salah satu kota B yang terkenal dengan perumahan elite Bryce Wilton. Selain terkenal dengan perumahan elite tersebut, orang yang tinggal di sana tentunya bukan orang sembarangan. Dalam artian, semua orang yang tinggal dan mampu membeli perumahan elite tersebut hanya orang yang memiliki kekuasaan, para penjabat, aktor, atlet dll.
Audrey dan Devanka mulai memasuki gerbang utama untuk memasuki perumahan elite, tempat tinggal Akandra Xaquille. Sebelum mereka masuk, mereka dihampiri salah satu security yang menghadang jalan mereka. Seperti biasa, security tersebut bertanya pada Devanka tentang tujuannya datang dan mau bertemu dengan siapa. Bukan hanya itu, kartu Identitas pun security itu minta.
Karena security kebanyakan bertanya dan pintu gerbang tak dibukakan juga. Devanka akhirnya mematikan mesin motornya dan menghubungi Pak Akandra. Dia berbicara dengan Pak Akandra beberapa menit. Setelah itu, barulah security tersebut membukakan pintu gerbangnya.
Tanpa membuang waktu lebih lama lagi, Devanka langsung tancap gas dengan membonceng sang istri. Mereka hanya membutuhkan waktu 8 menit untuk sampai di rumah Pak Akandra. Audrey melihat ke tiap rumah yang benar-benar mewah dan berkelas dengan desain terbaik.
Dia cukup merasakan takjud dengan kemegahan di tiap rumah yang berada di dalam perumahan elite Bryce Wilton. Sehingga tanpa Audrey sadari, mereka sudah sampai di halaman rumah dengan terpampang jelas nama pemiliknya yaitu Xaquille Home. Nama rumah itu terlihat indah dengan lampu yang terang dan terpampang jelas di sebuah tembok besar yang berada di sebelah kanan.
Devanka tersenyum penuh kemenangan, dia yakin jika sebentar lagi istri kebanggaan sekaligus ATM berjalannya ini akan menghasilkan banyak uang dan memanjakan dirinya. Pria yang memiliki alis tebal ini mematikan mesin motornya dan turun. Kemudian dia menyambar tangan Audrey dan menyeretnya ke pintu utama Xaquille Home.
Audrey kembali ketakutan, jantungnya terus berdegup kencang. Dia tidak tahu apa yang akan terjadi padanya setelah ia tinggal di rumah mewah bak istana ini. Sesampainya mereka menginjakkan kaki di pintu utama, Devanka segera menekan bel yang ada di sebelah kiri.
Devanka membunyikan bel rumah beberapa kali, sehingga dalam hitungan 5 detik password unlock yang terdapat pada pintu utama secara otomatis menekan sendiri dan pintu utama terbuka lebar. Audrey dan suaminya yang melihat kecanggihan itu hanya bisa tertegun. Mereka belum pernah melihat pintu canggih seperti itu.
Pada saat pintu terbuka, mereka kembali dibuat takjub dengan keadaan di dalam rumah yang berwarna gold menyilaukan mata mereka. Dengan langkahnya yang cukup pelan, Devanka kembali menyeret istrinya masuk. Dia tidak melihat sang pemilik rumah, hanya ada beberapa pelayan yang berbaris menatap ke arah mereka berdua.
Audrey menyadari jika pakaian yang dia kenakan cukup seksi, ia segera menutupi dada yang minim itu dengan tangan kirinya. Dia mengikuti suaminya dengan kepala yang tertunduk. "Rupanya kau datang juga! Saya pikir kau akan mengurungkan ide gilamu itu!" ujar seorang pria yang baru saja keluar dari elevator.
Pria itu tidak lain dan tidak bukan adalah Akandra Xaquille, sang pemilik rumah. Dia berjalan dengan gagahnya ke arah tamunya itu. Mendengar suara sepatu sultan yang dipakai sang pemilik rumah membuat Audrey mendongak dan tatapannya tertuju ke arah Akandra, si pria dingin nan mempesona itu.
Dengan cepat, Audrey melangkah mundur sembari menutupi dadanya dengan kedua tangan. Yup, sebelum ia mundur, ia melepaskan tangannya yang tengah digenggam sang suami. Melihat itu, Akandra hanya tersenyum kecut ke arah Audrey. Dan tanpa Audrey duga, Akandra mendekati dirinya serta memajukan bibir ke telinga kanannya.
"Keputusan yang bagus, Nona!" bisik Akandra.
****
Stay tune :)
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 77 Episodes
Comments
Yullia Azahra
seru pokoknya dech
2023-06-11
1