"Audrey!" pekik Akandra setelah melihat tubuh Audrey yang bersimbah darah dan terlihat ada sebuah pisau di samping lengannya.
Tanpa membuang waktu lagi, Akandra langsung menggendong tubuh Audrey dan membawanya ke rumah sakit. Dia berjalan keluar dari kamar dengan menggendong tubuh Audrey. "Bi Lina! Bukakan pintu mobil, cepat!" perintah Akandra pada kepala pelayan dengan sedikit berteriak.
"Siap, Tuan," sahut Bi Lina dengan berlari menuju basement.
Bi Marlina atau yang biasa dipanggil Lina ini adalah seorang kepala pelayan yang sudah bekerja belasan tahun di kediaman Xaquille. Dia berusia sekitar 52 tahun. Wanita paruh baya ini tidak memiliki keluarga, dia hidup sebatang kara. Hal itulah yang membuat dirinya betah bekerja di kediaman Xaquille karena hanya Tuan Akandra dan pelayan-pelayan yang lain yang dia miliki sekarang.
Sesampainya di basement, Bi Lina membukakan pintunya. Dia membantu tuannya untuk memasukkan tubuh Audrey. "Bi Lina temani saya ke rumah sakit. Cepat masuk!" perintah Akandra.
"Baik, Tuan." Bi Lina masuk mobil, di duduk di kursi belakang dan memegang Lengan Audrey.
Setelah melihat Bi Lina masuk, Akandra mengitari mobilnya dan masuk. Tanpa banyak basa-basi lagi, Akandra langsung tancap gas dan melaju dengan kecepatan di atas rata-rata. "Tuan, apa yang terjadi pada Nona Audrey?" tanya Bi Lina sembari tak kuasa melihat kondisi wanita yang berlumuran darah dan tak sadarkan diri di sampingnya itu.
"Tanyakan itu nanti! Kita harus secepat mungkin membawanya ke rumah sakit," timpal Akandra tanpa menoleh karena pandangannya fokus ke jalan.
Mendengar jawaban tuannya, Bi Lina pun terdiam. Sepanjang jalan, suasana di dalam mobil cukup sunyi. Sehingga tak terasa, mereka sudah sampai di salah satu rumah sakit yang terkenal di kotanya.
Akandra keluar dari mobil dan membuka pintu mobil belakang. Kemudian dia menggendong tubuh Audrey dan membawanya masuk ke rumah sakit tersebut. "Dokter, tolong!" teriak Akandra dengan menggendong tubuh Audrey.
Tak lama kemudian, seorang dokter pria dengan beberapa perawat datang membawa tandu. Dengan cepat Akandra menidurkan Audrey di tandu tersebut. Tanpa berlama-lama dokter, perawat dan juga Akandra berlari membawa Audrey ke ruang UGD.
Sementara itu, Bi Lina baru saja masuk setelah memarkirkan mobilnya. Ya, Bi Lina memang bisa menyetir. Dia berlari ke ruang UGD untuk menghampiri tuannya.
Sesampainya di sana, Bi Lina melihat Akandra tengah mondar-mandir dengan wajah yang gelisah. Dia takut sesuatu yang buruk terjadi pada Audrey. Semoga saja luka sayatan itu tidak memutus nadinya.
'Audrey, kamu masih punya tanggungjawab! Suamimu masih punya banyak hutang padaku, jadi kamu harus selamat!' batin Akandra berbicara.
"Tuan, apa yang terjadi? Jangan bilang kalau Nona Audrey--"
"Ya, Audrey bundir! Saya tidak habis pikir, bagaimana hal seperti bisa terlintas dalam pikirannya," potong Akandra.
"Itu mungkin saja, Tuan. Sebab, jika Bibi berada di posisi Nona Audrey, Bibi akan melakukan hal yang sama."
"Apa maksudmu, Bi?" Akandra berhenti mondar-mandir dan menatap serius kepala pelayannya.
"Duduklah, akan Bibi jelaskan." Bi Lina mengajak Akandra duduk di sebuah kursi panjang yang sudah disediakan.
Tanpa basa-basi, Akandra pun duduk. Diikuti Bi Lina yang duduk di sebelah tuannya. "Begini, Tuan ... istri mana yang tahan diperlakukan sekejam itu oleh suaminya sendiri? Nona Audrey bukan hanya mendapatkan KDRT melainkan, suaminya telah menjadikan Nona Audrey sebagai budak dengan menganggapnya sebagai ATM berjalan. Tentu saja hal itu membuat Nona Audrey merasa tidak ada gunanya untuk hidup. Harga dirinya sudah tidak ada lagi, bahkan suaminya lebih memilih uang dari pada istrinya sendiri," jelas Bi Lina.
"Apa Bibi tahu, langkah apa yang harus saya lakukan agar saya dapat mengeluarkan Audrey dari penderitaan dan juga terbebas dari suaminya?" tanya Akandra.
"Hanya ada satu cara, Tuan."
"Katakan!"
"Nikahi Nona Audrey, dengan begitu Tuan bisa melindunginya."
Deg!
****
Stay tune :)
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 77 Episodes
Comments
Juan Sastra
ceraikan dulu bik lina masa poliandri
2023-10-09
1
Yullia Azahra
setuju bgt tuan Akandra nikah dgn Audrey,cung yang setuju
2023-06-14
1