"Lyn.."
"Evelyn!!" Devan berlari namun jelas dia tak akan bisa mengejar Evelyn, mobil Evelyn bahkan sudah melesat jauh.
Tina yang keheranan dengan tingkah bosnya pun menepuk punggung Roger "Ambil mobilnya!"
Asisten Devan itu pun seolah tersadar setelah terpaku melihat tuannya berlari dan memanggil seorang wanita, dengan cepat dia berlari kearah mobilnya.
"Tuan!" Devan menoleh dan mendapati Tina dan Roger pun segera memasuki mobilnya.
"Ikuti mobil itu cepat!" Roger mengangguk dan segera menginjak pedal gas nya untuk melaju cepat.
Mobil yang di naiki Devan dengan cepat melaju dan menyalip semua mobil di depannya, saking cepatnya Tina bahkan harus berpegangan agar tidak terjatuh, siapa sebenarnya orang yang di kejar tuannya itu, sekilas Tina melihat dia seorang perempuan, lalu siapakah perempuan itu?.
Mobil itu sudah melaju sangat cepat bahkan mobil yang tadi di naiki Evelyn sudah terlihat, benar itu Evelyn. Devan tak salah lihat, dia tidak sedang berhalusinasi jelas dia bahkan tidak mabuk sama sekali "Sedikit lagi Ro, cepatlah!" Devan harus memastikan apakah benar itu Evelyn atau bukan.
Lalu jika benar apa?.
Tentu Devan akan menanyakan mengapa Evelyn meninggalkannya lima tahun lalu, tanpa kejelasan.. bahkan hingga sekarang Devan tak bisa melupakan Evelyn.
Sedikit lagi mobil Devan akan bisa mengejar Evelyn, namun tiba-tiba sebuah mobil menyalipnya hingga mobil Evelyn di depannya terhalang "Sial.." Roger kesal sendiri, Dengan cepat Roger menginjak pedal gas hingga mereka berhasil menyalip kembali, namun tiba- tiba Roger memelankan mobilnya, mereka ada di persimpangan dan mobil Evelyn sudah tak terlihat "Jalan mana yang akan kita ambil tuan?."
Devan mengerang mengusap wajahnya kasar, padahal sedikit lagi mereka akan dapat mengejar Evelyn.
Melihat tuannya terdiam akhirnya Roger menghentikan mobilnya di pinggir jalan.
Tina yang ada di sebelah kemudi menghela nafas lega, karena sejak tadi mobil Roger melaju gila- gilaan akhirnya berhenti.
Namun Tina menelan ludahnya saat melihat ke arah tuannya yang nampak sedang menahan amarahnya.
Devan menghela nafasnya berkali- kali "Cari tahu rekaman cctv, lalu cari tahu lebih banyak tentang club itu.." Roger dan Tina mengangguk "Pastikan sedetail mungkin dan jangan ada kesalahan.."
Devan menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi, "Kita kembali ke hotel!."
Dan sang asisten pun menuruti keinginan tuannya, mobil tersebut melanjutkan perjalanan ke hotel tempatnya tinggal.
...
Evelyn baru saja tiba dan membuka pintu rumahnya, rumah yang sederhana namun terlihat nyaman dan bersih, berjalan ke arah kamarnya untuk membersihkan diri, tubuhnya masih lengket bekas percintaannya dengan Willy di club tadi.
Baru saja melepas pakaiannya ponselnya yang dia letakan di atas meja rias berdering, tanpa menghiraukan dirinya yang sudah telan jang sempurna Evelyn berjalan ke arah ponselnya dan menekan tombol hijau.
"Ya..?"
"Aku hanya memastikan ini nomer ponselmu.." Evelyn terkekeh tentu saja dia tahu siapa yang menghubunginya, karena baru saja dia menghabiskan waktu dengan pria tampan itu.. Willy.
"Jika kau mendapatkannya dari Irene, maka itu tak perlu di ragukan.."
"Ya, sekarang aku percaya."
"Kau sudah sampai?."
"Baru saja, dan aku harus segera mandi.." Evelyn mendengus.
Willy terkekeh. "Besok temani aku jalan- jalan.." Evelyn memiringkan wajahnya.
"Jalan- jalan?"
"Ya, bolehkah aku menyewamu bukan untuk urusan ranjang?"
Evelyn tertegun "Baiklah, tentu."
"Persiapkan dirimu, aku sendiri yang akan menjemputmu.."
"Willy?"
"Semua pertanyaamu bisa kau tanyakan besok, mandilah! aku yakin kau bahkan sudah tak mengenakan apapun.."
Evelyn membulatkan wajahnya " Kau..?"
Willy tertawa "Aku bercanda Eve.. selamat malam." Willy merekah kan senyumnya dia sungguh gila, hanya karena wanita panggilan seperti Evelyn dia terus tersenyum.
Apa yang dilakukan Willy tak lepas dari perhatian semua anak buahnya, mereka bahkan merasa Willy terlihat menyeramkan, terbiasa berwajah tanpa ekspresi membuat Willy terlihat aneh saat tertawa, meski tak dapat di pungkiri pria itu terlihat tampan berkali- kali lipat karena senyumnya.
Di sisi lain Evelyn masih bergeming menatap layar ponselnya, tidak dia tak boleh jatuh dalam bujuk rayu Willy, pria itu Evelyn tak tahu seperti apa dia.
Dia mungkin terlihat baik dan lembut, tapi semua itu bisa menipu, setiap pria sama saja memperlakukan wanita dengan baik karena ada maunya, setelah mendapatkan dia akan terbuang, nyatanya dirinya yang sebagai wanita panggilan saja hanya di manfaatkan untuk memuaskan has rat mereka saja.
Evelyn menghela nafasnya lalu tersenyum mengingat sebentar lagi uang tabungannya akan cukup untuk hari tuanya, setelah itu dia tidak akan mau lagi bekerja sebagai wanita panggilan, dia akan menikmati hari tenang tanpa rasa takut kekurangan sedikitpun.
Karena itu Evelyn harus lebih giat bekerja agar bisa segera terlepas dari dunia malamnya.
"Tunggulah sebentar lagi.. Eve, bertahanlah!" Evelyn bahkan tak menyadari setetes air mata baru saja jatuh di pelupuk matanya, ya.. siapa yang menginginkan berada di posisi Evelyn saat ini, tentu tidak ada bukan.?
Seperti apapun Evelyn menjalaninya dia tetaplah wanita biasa yang menginginkan hidup normal seperti wanita pada umumnya.
Bukan menjadi wanita pemuas nafsu para pria hidung belang saja.
Evelyn menengadahkan wajahnya, menelan kembali air matanya, tidak ada gunanya mengasihani diri sendiri.
Evelyn meletakkan ponselnya lalu berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan diri.
....
Karena banyak yang komen disini, (Gak terlalu banyak juga sebenarnya, cuma empat, lima orang🤭 tapi di banding Alamanda disini lebih antusias kayaknya) jadi aku lanjut disini dulu, karena komen kalian membuatku semangat😁.
'Make You Mine' di simpen dulu, tapi akan aku selesaikan tenang saja, karena sudah kontrak juga.
Jadi kalau mau aku Up lagi, komen yang banyak ya..!
Harus yang banyak! kalau tidak aku kabur😜
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments
Memey Chantika
smangat thor aku sll mampir di karyamu cuma baru komen
2024-06-09
1
Ika Wahyuni
q gilir satu2 karyamu Thor 😁
2024-04-12
0
Mengmeng
duh gimana yaa
fokus baca thor
2023-12-02
0