Adam Brown

Dave Hudson memiliki kebiasaan bangun pada waktu masih subuh sekali. Dan dia pun melakukan yang sama di pagi ini. Dia duduk di sisi tempat tidur dan mendengarkan bunyi aangin yang mulai mereda. Hujan juga tampak nya sudah berhenti. Pada jam tujuh angin mulai bertiup kencang. Dia tertidur lagi. Pada jam sembilan lewat dia akhirnya bangun dan duduk di sisi tempat tidur nya. Dia mengambil arlojinya. Kemudian dia tersenyum.

Dia berkata pada dirinya sendiri

"Sudah saatnya."

Pada jam setengah sepuluh dia pergi ke kamar tuan Fraster. Dia mengetuk satu dua kali. Fraster membuka pintu dengan mata masih setengah terpejam.

Dave Hudson berkata dengan nada senang.

"Bagaimana dengan tidur anda. Apa menyenangkan ?"

Fraster berkata

"Ada apa ?"

Hudson menjawab

"Apakah tidak ada yang membangunkan anda? Atau tidak ada yang mengantarkan teh ke kamar anda? Jam berapa sekarang ? "

Fraster melihat jam yang ada di tangan nya.

Dia berkata

"Di mana Brown? Kenapa dia tidak membangunkan kita? "

Dave Hudson berkata

"Itu juga yang ingin ku tanyakan."

"Apa maksudnya ? "

"Maksud saya Brown tida ada di mana mana di dalam rumah ini. Saya sudah mencari ke kamarnya. Dapur juga tidak ada. Di ruang makan pun juga tidak ada."

Fraster berkata marah

"Di mana manusia itu. Apa dia keluar pulau. Tunggu aku akan mengganti pakaian dulu. Setelah itu kita cari dia."

Dave berkata

"Aku akan mencoba membangunkan yang lain dan bertanya."

Setelah berkata seperti itu. Dengan cepat dia mengetuk pintu satu persatu. Dia bertemu dengan Dr Greece yang baru akan membuka pintu kamarnya. Nyonya Victoria juga harus di bangunkan seperti tuan Fraster. Rebbeca Cluster baru keluar dari kamarnya. Sedang Tuan Andy Hart tidak ada di kamarnya.

Para tamu mencari di seluruh tempat di vila itu tapi tidak ada sosok Brown. Dave pergi ke kamarnya juga tidak ada. Tempat tidur seperti baru di bereskan. Pisau cukup , silat gigi dalam keadaan basah. Dave berkata

"Brown sudah bangun tadi pagi "

Dengan suara gemetar Rebbeca berkata

"Lalu di mana dia ?"

Dave berkata

"Entahlah. Tapi sebaiknya kita tetap bersama sampai kita bisa menemukan dia."

Helen berkata

"Saya rasa dia sudah keluar dari pulau ini."

Fraster akhirnya selesai dan muncul bersama mereka. Dia berkata

"Di mana Tuan Andy Hart?"

Tetapi ketika mereka tiba di ruang tamu Andy Hart masuk melalui pintu depan. Dia memakai mantel hujan. Dia berkata

"Laut cukup tinggi sekarang. Saya rasa perahu tidak akan datang hari ini."

Fraster berkata

" Apa anda tadi berjalan jalan di pulau seorang diri Tuan Hart? Tahukan anda yang anda lakukan itu sangat berbahaya."

Andy Hart berkata

"Tenanglah. Saya bisa menjaga diri saya sendiri."

Fraser menggerutu . Dia berkata

"Apakah anda melihat Brown pagi ini?"

Tuan Hart menggelengkan kepalanya

"Saya belum melihatnya sejak pagi. Ada apa ?"

Dengan gaun putih pendek Victoria turun ke bawah. Wajahnya di beri make up natural dengan warna pink cerah di bibirnya. Dia tersenyum simpul ketika melihat semua orang. Dia menuju ruang makan.

"Rupanya meja makan telah siap untuk sarapan."

Hudson berkata

"Mungkin semalam Brown memyiapkannya "

Mereka semua masuk dan melihat alat makan sendok dan garpu telas di siapkan. Begitu juga dengan piring dan mangkuk. Bahkan cangkir dan teko pun telah siap.

Rebbeca lah yang pertama kali sadar bahwa boneka porcelain hilang satu dari lemari kaca.

Rebbeca berteriak histeris

"Boneka! Boneka nya hilang satu ."

Hanya ada enam boneka porcelain di dalam lemari kaca sekarang.

Akhirnya mereka menemukan Brown. Dia berada di gudang. Rupanya tadi dia sedang membelah kayu. Kapak kecil itu masih berada di genggamannya. Kapak yang lebih besar tergeletak begitu saja di sebelahnya. Terdapat noda seperti karat disudutnya. Cocok dengan luka yang ada di punggung Brown.

Helen berkata

"Sangat jelas, saya yakin pembunuh itu menyerang Brown dari belakang. Pada saat dia sedang membelah kapak. "

Tuan Fraster memperhatikan pegangan kapak tersebut.

Victoria bertanya

"Apakah membutuhkan tenaga yang kuat dokter?"

Helen berkata dengan wajah murah.

"Wanita juga mungkin melakukannya."

Dia melihat sekelilingnya dan berkata

"Rebbeca Cluster mungkin bisa melakukan nya. Postur tubuh nya seperti seorang atlet. Dan Tuan Andy Hart juga memiliki kemungkinannya. "

Victoria tersenyum

"Saya dan juga anda juga mungkin melakukannya dokter."

Tiba tiba terdengar suara tawa yang keras sekali. Mereka semua terkejut dan menoleh. Rebbeca Cluster sedang berdiri di halaman sambil tertawa terbahak bahak.

Mereka memandang nya tidak mengerti . Gadis yang tenang dan lembut utu seolah olah berubah menjafi orang gila hanya dalam sekejap.

Dengan suara bergetar Rebbeca berkata

"Jangan memandang saya seperti itu. Boneka itu tersisa enam. Kita semua akan mati. "

Tiba tiba dia tertawa dengan liar. Dr Greece maju dan menampar keras pipi Rebbeca. Gadis itu kaget , sadar. Wajahnya berubah menjadi merah seperti tomat. Dia bangkit dan berkata

"Maaf. Saya sudah tidak apa apa sekarang. "

Suara nya sudah kembali tenang seperti semula.

Dia beranjak menuju dapur sambil berkata

"Saya dan Tuan Andy Hart akan menyiapkan sarapan. "

Ketika dia pergi Fraster berkata

"Dokter anda telah mengatasinya dengan baik."

Helen berkata dengan nada acuh.

"Apa boleh buat."

Dave Hudson berkata

"Dia bukan tipe gadis yang gampang frustasi."

Helen menyetujuinya

"Mungkin karena kejutan dan tekanan beberapa hari ini membuatnya begitu."

Tuan Fraster berkata dengan nada berbisik.

"Tahu apa yang sedang saya pikirkan."

Dave Hudson berkata

"Apa yang ingin katakan ?"

Tuan Fraster berkata

"Ada sebuah kasus . Kalau tidak salah tentang pasangan suami istri yang terbunuh oleh kapak. Di rumah itu tidak ada seorang pun kecuali anak perempuan dan seorang pembantu. Polisi punmelakukan pemeriksaan dan terbukti pemvantu tidak bersalah. Sekarang hanya tersisa anak perempuannya. Setelah di cek mereka membuktikan bahwa anak perempuannya lah yang membunuh kedua orang tuanya.

Dave Hudson berkata

"Lalu ?"

Fraster meneruskan

"Bagaimana dengan nyonya Victoria? Sikapnya terlalu tenang. Dan dia tidak histeis sikapnya santai . Bahkan pada saat kematian Brown dia diam saja. "

Hudson menghembuskan napas panjang dan berkata

"Tapi itu tidak bisa menjadi bukti."

Fraster sama sekali tidak mendengar kata kata Dave. Dia melanjutkan terus

"Bagaimana dengan si Hart. Tadi padi dia memakai mantel hujan dan berjalan jalan seorang diri. Bisa saja pada saat itu, dia membunuh Brown. "

Dave menggelengkan kepalanya

"Brown terbunuh ada saat berada di gudang ketika membelah kayu. Tuan Hart tidak perlu susah susah berjalan jalan beberapa jam kalau memang dia pembunuhnya. Menurut ku justru pembunuhnya sudah enak enak tidur setelah membunuh Brown."

Fraster berkata

"Ada satu hal yang abda lupakan tuan Hudson. Kalau dia bukan pembunuhnya dia pasti sudah ketakutan berjalan jalan seorang diri. Jika dia berani berjalan jalan seorang diri berarti sudah di pastikan dia adalah pembunuh nya "

Dave Hudson berkata

"Itu teori yang cukup bagus. Saya senang anda tidak mencurigai saya."

Fraster berkata

"Memang pertama saya berpikir tentang anda. Cerita anda dan pistol itu. Tapi sekarang setelah saya pikir lagi itu semua cukup jelas. Saya harap anda juga berpikir yang sama tentang saya."

Dave Hudson berkata pelan

"Tentu saja saya mungkin bisa saja salah. Tapi saya merasa anda bukan orang yang cukup cerdas untuk bisa melakukan ini semua. Saya harap anda bisa menjaga diri anda Fraster."

"Maksyd anda saya mungkin akan bernasib sama seperti yang lainnya ? Anda tak perlu khawatir saya bisa menjaga diri saya sendiri."

Hudson berkata

"Anda belum mendapat giliran ."

Dengan wajah merah padan Fraster berkata

"Apa?"

"Seperti kata saya anda mu gkin bisa dengan mudah di dekati oleh si Smith itu."

Fraster bertanya dengan marah

"Bagaimana dengan anda sendiri."

Sebuah senyuman seperti serigala mengembang di wajahnya. Dia berkata

"Saya sudah sering berada dalam kesulitan seerti ini. Saya bisa mengatasinya dengan baik. Saya rasa saya bisa keluar dari pulau ini hidup hidup."

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!