Kapten Morris tiba tiba berkata " Ini sangat tudak masuk akal. Tuduhan palsu.."
Victoria menyela " Siapa si Smith ini. Tidak ada yang mengenalnya ? "
Tuan Andy memgatakan dengan suara yang penuh wibawa " Kita harus menyelidiki dengan hati hati sekali. Brown aku sarankah bawa istrimu ke kamar , setelah itu kembalilah ke sini. "
Brown segera membopong tubuh istrinya meninggalkan ruang tamu. Ketika mereka sudah pergi Ian Castella berkata
"Apakah ada yang mau minum ? "
Kapten Morris berkata
"Boleh."
Ian berkata " Aku akan mengambilnya. Sebentar."
Dia segera keluar dari ruangan. Dengan cepat dia sudah kembali membawa minuman. Dia meletakan nya dengan hati hati di atas meja. Semua orang maju dan mengambil minuman. Rebbeca mengambil segelas. Dave minum dengan cepat dan menambahkan lagi ke minuman nya. Kemudian Brown sudah kembali.
Tuan Andy berkata
"Baiklah Brown. Aku akan menanyakan lagi dari awal. Siapakah Tuan Smith ? "
Brown menggelengkan kepalanya
"Saya dan istri saya tidak pernah bertemu dengan Tuan Smith atau keluarganya."
Kapten Morris berkata " Apa maksudnya kau belum pernah bertemu dengan nya ? "
" Saya dan istri saya sekitar 4 hari yang lalu kami di hubungi melalui surat lewat agensi pelayan rumah tangga. "
Collin mengangguk
"Agensi penyalur pelayanan untuk rumah tangga ."
Tuan Hart bertanya
"Apakah surat nya masih ada apadamu Brown ? "
"Maaf saya tidak membawa surat dari agensi tersebut. Saya meninggalkan nya di rumah." Kata Brown
"Teruskan cerita mu Brown."
"Kami di hubungi melalui surat. Dan tertulis jelas bahwa kami harus berangkat ke sini hari itu juga. Kami berdua naik kereta api dari Exeter ke sini. Begitu tiba kami di harusksn membersihkan seluruh ruangan. Menyiapkan kamar. Dan memasak. Semua persedian makanan sudah di siapkan sebelumnya. Kami hanya tinggal memasaknya saja."
"Apa lagi ? "
"Tidak ada lagi tuan. Hanya itu saja. Kami selalu menerima surat berisi instruksi setiap harinya. Hati ini kami mendapatkan surat yang mengatakan bahwa para tamu tiba dan harus melayani dengan baik. Juga mereka akan terlambat datang sehingga saya harus menyiapkan kejutan nya. Kejutan itu adalah harus memasang kaset pada speaker tersebut tuan. "
Tuan Andy berkata dengan tajam
"Tentunya surat yang itu masih ada padamu kan Brown."
" Ya tuan. "
Brown mengeluarkan sebuah amplop berwarna biru dengan stempel merah dari kantong celananya. Tuan Hart mengambilnya dan mengamatinya.
"Kertas surat nya kualitas yang sangat bagus. Dan ini di ketik juga. "
Collin Fraster berkata " Bolehkah aku melihatnya ? "
Diambilnya surat tersebut . Lalu di amati nya. Dia bergumam
" Diketik dengan komputer. Kertas suratnya juga kualitas bagus. Saya rasa sidik jari pun tidak akan ada. "
Andy Hart memandangnya penuh perhatian.
"Kertas itu di tanda tangani atas nama Robert James Smith."
Dave memandang berkeliling dan berkata
"Mungkin sudah saat kita saling memberikan informasi tentang pemilik rumah ini. Apa pun yang kita ketahui. "
Suasana menjadi hening. Akhirnya Victoria Barren berbicara
" Saya menerima sebuah surat dan ini di rekomendasikan oleh pengacara saya. Dan juga katanya pemilik tempat ini menginginkan agar saya menjadi tamu dan menginap di tempat mereka selama beberapa hari. Sejujurnya saya tidak mengenal atau bahkan bertemu dengan orang bernama Smith ini."
Tuan Andy Hart berkata
"Apakah anda menyimpan surat tersebut nyonya ? "
"Oh ya tentu. Saya juga membawanya. Akan saya ambilkan surat tersebut ada di kamar. "
Dia segera keluar dan naik ke lantai dua. Tidak lama kemudian dia kembali dan membawa sebuah amplop. Dia memberikannya kepada Tuan Andy Hart.
Tuan Hart membacanya dan berkata
" Saya mengerti. Selanjutnya nona Cluster.. "
Rebbeca Cluster kemudian menerangkan bahwa dia ke sini atas panggilan kerja sebagai sekertaris Tuan Smith.
Tuan Hart berkata
"Castella ? "
"Saya mendapatkan sebuah kartu pos dengan gambar Pulau Duyung dari seorang teman bernama William Stanford. Sejujurnya aku cukup terkejut menerima kartu pos dari nya. Aku di minta datang ke sini sebagai tamu nya."
Tuan Hart mengangguk tanda mengerti. Dia berkata
"Dr Greece? "
"Saya mendapatkan panggilan profesional untuk merawat ibu dari Tuan Smith."
"Sebelumnya apakah anda mengenal keluarga ini ? "
"Tidak. Jujur saja. Mereka hanya menelpon saya dan mengatakan mendapatkan rekomendasi ini dari seorang teman lama saya."
Tuan Hart berkata
"Dan teman yang di maksud apakah anda mengenalnya ? "
"Well , sejujurnya saya tidak yakin. Saya merasa saya memiliki teman dengan nama itu. Tapi itu sudah lama sekali hadi saya tidak yakin. "
Dave yang memandang Collin sejak tadi tiba tiba menyela pembicaraan
"Saya baru saja berpikir "
"Sebentar Tuan Hudson, sela Tuan Hart
"Tetapi saya kira.... "
"Kita akan membereskan masalah ini satu persatu. Selanjutnya Kapten Morris."
Kapten Morris berdeham untuk memulai ceritanya.
"Hmmm. Saya menerima surat dari si Smith ini. Dia menyebutkan beberapa teman lama saya. Dan mengatakan agar saya datang mengunjunginya. Dia suka membicarakan masa lalu dan bilang bahwa akan datang juga beberapa tamu. Itu saja. Saya tidak menyimpan suratnya."
"Tuan Dave Hudson..
Dave Hudson sedang berpikir apakah sebaiknya dia jujur atau tidak. Akhirnya dia memutuskan
"Sama seperti yang lain. Saya memerima undangan dan membawa nama teman teman lama saya agar saya datang ke sini. Saya juga sudah membuang suratnya."
Tuan Andy Hart mengalihkan perhatiannya pada Tuan Fraster. Jari telunjuknya mengusap bibir atas nya. Dia berkata dengan sopan tapi nada mengancam.
"Bagaimana penjelasan anda ? "
"Baiklah." Fraster mengangguk.
"Nama ku yang sebenarnya bukanlah Collin Fraster."
"Jadi anda adalah Richard Freddy Fraster ." Seru Tuan Hart.
"Ya itu nama saya yang sebenarnya."
"Saya juga ingin mengatakan sesuatu. " Dave berseru "Anda juga merupakan penipu kelas satu. Tadi anda mengatakan anda berasal dari Kuba. Saya sudah tinggal di sana semenjak saya kecil. Saya bisa bersumpah bahwa anda sama sekali tidak pernah memginjakan kaki di Kuba. "
Semua mata beralih ke Fraster. Mata penuh curiga dan waspada. Ian Castella maju kedua tangan nya mengepal erat . Mata nya berkilat penuh amarah. Bahwan wajah nya berubah gelap.
"Jadi apa lagi penjelasan mu ? "Seru Ian penuh amarah.
"Tenang. Saya akan menjelaskan semuanya. " pinta Fraster. " Ini tanda pengenal saya. Saya adalah seorang detektif swasta yang di tugaskan untuk menyelidiki sesuatu di sini ."
Tuan Hart berkata
" Oleh siapa ? "
"Siapa lagi kalau bukan si Tuan misterius kita. Si Smith ini menyertakan sejumlah besar uang sebagai pembayaran awal. Juga memberikan instruksi bahwa saya harus datang ke sini sebagai tamu nya. Dia memberikan semua nama anda dan latar belakang anda semua. Dia juga memerintahkan agar saya mengawasi anda semua."
"Tapi apa alasannya ? " Victoria berkata
"Well.... " Tuan Fraster berhenti berbicara sejenak.
"Dalam surat itu Tuan Smith menyatakan kecurigaan nya bahwa istri nya telah berselingkuh. Dan kekasih gelap nya adalah salah satu di antara kalian . "
Semua orang kaget mendengar perkataan Fraster. Mereka menoleh satu sama lain.
Tuan Hart berkata " Baikah anggap saya mempercayai pernyataan anda."
" Kesimpulan nya adalah orang yang bernama Smith ini yang mengundang kita kemari. Merencanakan sesuatu kepada kita. Dengan kata lain Tuan Smith ini kemungkinan berada di antara kita. Atau bahwa salah satu di antara kita adalah Tuan Smith. "
Rebbeca berteriak " Ini gila."
Dave menganggukan kepalanya. Dia berkata pelan
" Ya memang ini gila. Tapi hamya ini penjelasan yang pali masuk akal. Bahwa kita semua yang di undang kemari termasuk suami istri Brown, telah di undang oleh seorang gila. Bahkan mungkin merupakan pembunuh yg psikopat."
"Mungkin anda benar "
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 30 Episodes
Comments