Tamu Undangan

Dave Hudson hanya sekilas melirik wanita di hadapan nya. Menurut nya wanita ini sangat aneh hanya dia dan berpikir seolah olah dunia sangat berat untuknya.

Secepat nya dia menepis pikiranya tersebut. Dia hanya kesini untuk urusan pekerjaan.

"Tolong jelaskan apa maksudnya ini "

"Anda yang memutuskan Tuan Hudson apakah anda menerima atau tidak menerima pekerjaan ini ? Semua keputusan di tangan anda "

Dan dia berpikir sangat dalam sebelum mengatakan

"Baiklah. Dan anda tidak bisa mengatakan kepada saya siapa orang ini ? "

Steven Wong hanya tersenyum kecil dan menggelengkan kepalanya

" Maaf Tuan Hudson. Saya harus menjaga kepercayaan dari klien saya. Akan tetapi klien saya sangat yakin dengan kemampuan yang anda miliki Tuan Hudson. Anda di minta datang ke Pulau Duyung pada tanggal 10 Mei. Dan anda akan bertemu sendiri dengan beliau di sana. "

"Berapa lama aku harus tinggal di sana ? "

" Hanya sekitar seminggu "

" Baiklah aku terima pekerjaan ini tapi dengan satu syarat aku akan langsung mundur jika ternyata ini adalah pekerjaan berbahaya"

"Silahkan Tuan Hudson, anda di perbolehkan mundur apabila ternyata ini adalah pekerjaan berbahaya. "

Steven mundur diri dan segera pergi dari tempat tersebut. Sementara Dave Hudson tengah mempertimbangkan langkah langkah apa saja. Bukan karena dia takut. Dia sudah pernah menghadapi bahaya yang lebih parah . Bahkan 3 x dia hampir mati tapi dia selalu kembali hidup.

Di gerbong sebelah nyonya Victoria Barren duduk sambil merapikan make up nya yang terlihat mencolok. Dia berumur 25 tahun. Sangat cantik tinggi dan ramping. Dia di besarkan di desa yang kolot. Ayahnya adalah seorang pastor di gereja dan sangat melarang Victoria kecil untuk berdandan apalagi memakai dress yabg menperlihatkan tubuh ramping nya.

Karena tidak tahan dengan aturan ayahnyalah itu , dia kabur dari rumah pada saat berumur 14 tahun. Pergi ke kota dan bekerja sebagai penyanyi di sebuah klub malam.

Dia bertemu dengan belahan jiwa nya Tuan Barren pada umur 17 tahun dan menikah. Sayang kebahagian tidak berlangsung lama. Suami nya mengalami kecelakaan pesawat saat akan pergi ke Paris. Dan yang lebih membuat nya terkejut dia mengetahui kalau suami nya pergi dengan selingkuhan nya dan mati bersama.

Bibir Victoria terkatup rapat. Matanya berkilat penuh amarah jika mengingat apa yang sudah di lakukan suami nya selama ini. Belum lagi rasa malu yang harus di tanggung nya dan para reporter yang mengejarnya. Dia membutuhkan tempat untuk menyendiri dan menyembuhkan sakit hati nya.

Lalu datanglah surat itu melalui rekomendasi dari pengacara nya yang isinya sudah dia baca berkali kali

"Nyonya Victoria Barren yang terhormat,

Sebelumnya saya ingin menyatakan bahwa saya turut berduka cita atas apa yang terjadi pada suami anda. Saya mengerti bagaimana rasanya di tinggalkan dan saya tahu betul anda membutuhkan tempat untuk menenangkan diri jauh dari hiruk pikuk kota. Untuk itulah saya ingin sekali mengundang anda untuk datang dan tinggal bersama saya selama beberapa hari di Pulau Duyung.

Saya harap anda akan mau mempertimbangkan tawaran saya untuk menginap di Pulau Duyung selama beberapa hari. Saya sangat mengharapkan kedatangan anda pada tanggal 10 Mei

Dengan penuh harap

L.S "

Victoria Barren berpikir keras dan mengingat siapa orang yang mengundang nya untuk tinggal di Pulau Duyung. Akan tetapi dia tidak bisa mengingat nya. Terlalu banyak orang yang mengenalnya karen skandal suami pada saat kecelakaan tersebut di siarkan. Biarlah untuk sekarang aku bisa beristirahat sejenak dengan tenang , batin Victoria.

Sebelum berangkat dia sudah mencari tahu tentang Pulau Duyung. Kabar burung mengatakan pulau tersebut di beli oleh jutawan Argentina atau tentang keluarga bangsawan yang akan tinggal di sana. Siapun yang mengundang nya tidaklah penting, setidaknya dia bisa menjauh sementara waktu dari para reporter itu.

Kapten Morris melihat keluar jendela gerbong nya. Kereta tersebut melaju dengan sangat lambat menurutnya. Dia merasa tidak sabar untuk segera sampai ke Pulau Duyung. Harry Morris adalah seorang veteran tentara angkatan udara. Dia sudah pergi ke banyak tempat dan mengalami banyak hal. Dia berusaha mengingat siapa orang yang bernama Smith. Mungkin teman dari para sahabat nya yang sesama tentara yang senang membicarakan masa lalu.

Dia cukup senang untuk membicarakan masa lalu tentang apa yang mereka lakukan dulu semasa perang di Vietnam atau di Afrika. Setelah pensiun dia memutuskan untuk tinggal di desa kecil dengan pemandangan gunung yang luar biasa indahnya. Dia berteman akrab dengan para tetangga nya. Setiap malam pasti akan mengunjungi salah satu rumah tetangga nya bermain kartu , menceritakan pengalaman berperang nya atau berburu bersama. Akan tetapi, sejak datang nya surat kaleng itu semua berubah. Kapten Morris merasa sepertinya dia di jauhi oleh para tetangga nya. Dan dari pengantar koran dia tau kalau ada yang menulis surat kaleng tentang diri nya.

Lupakan saja itu semua untuk sekarang, dia yakin dia akan cukup bersenang senang selama seminggu ke depan di Pulau Duyung.

Pulau Duyung menurut desas desus ada yang mengatakan bahwa pemerintah melakukan percobaan rahasia dan menangkutkan di sana. Atau Angkatan Udara menyembunyikan torpedo di pulau tersebut pada saat Perang Dunia 2. Atau seorang bangsawan membangun vila yang indah di pulau tersebut untuk di persembahkan kepada kekakishnya. Yang mana juga , dia akan segera sampai di Pulau Duyung.

Dr Helen Greece sedang melajukan mobil Ford nya dengan kecepatan sedang. Melintasi pegunungan dan bukit bukit. Wajahnya tampak lelah, sebelum pergi tadi dia sedang mengoperasi seorang pasien yang memiliki penyakit jantung. Dan untunglah pasirn tersebut berhasil lolos dari kematian. Beruntung , ya itulah kata yang tepat untuk nya sekarang ini dia sangat beruntung. Beruntung tapi lelah.

Masih segar dalam ingatan nya dulu ketika dia baru saja mulai bekerja sebagai dokter magang di rumah sakit. Betapa capeknya harus menghadapi pasien gawat darurat setiap hari. Tetapi hari keberuntungan nya tiba , hari itu dia menyelamatkan seorang anak kecil. Keluarga anak itu sangat berterima kasih padanya, mereka kemudian memberikan uang yang tidak sedikit sehingga mampu baginya untuk membuka praktek di kawasan elit.

Sekarang tempat praktek nya selalu dalam keadaan sibuk dan penuh janji. Dia senang dengan begitu dia tidak perlu bekerja lagi sebagai dokter magang. Dia juga menjadi dokter jantung di rumah sakit besar. Tapi sayang dia terlalu sibuk sampai tidak punya waktu untuk berlibur. Untung nya saja ada pasien nya yang mengatakan bahwa temen nya membutuhkan seorang dokter wanita untuk merawat ayahnya yang mengalami sakit jantung kronis. Dengan senang hati dia menerima tawaran pasien nya.

Ini merupakan hal biasa bagi Dr Greece . Obat paling mujarab untuk mereka adalah perhatian dan cinta. Dia akan memastikan memberikan obat yang cukup untuk pasien nya nanti.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!