Kapten Morris

Begitu tubuh sang kapten di bawa masukke dalam. Badai datang.

Yang lain menunggu di ruangan.

Hujan angin tiba tiba turun dan menderu dengan keras . Petir berkejar kejaran.

Ketika Fraster dan Dave mengangkat tubuh sang kapten ke atas. Rebbeca Cluster tiba tiba berbalik dan menuju ke ruang makan.

Ruang makan itu seperti mereka tinggalkan tadi. Semua piring sudah di atur rapi . Hidangannya belum tersentuh sama sekali.

Rebbeca berjalan mendekati lemari kaca tersebut. Beberapa saat kemudian Brown datang dan berkata

"Oh nona maaf saya hanya ingin melihat."

Dengan suara lirih Rebbeca berkata

"Kau benar Brown sekarang tinggal tujuh boneka."

Tubuh Kapten Morris di letakan di atas tempat tidurnya.

Setelah melalukan pemeriksaan pada tubuh sang kapten Dr Greece pun keluar dari kamar dan turun ke lantai satu. Yang lain berkumpuldi ruang tamu.

Victoria Barren sedang duduk di sofa sambil minum. Rebbeca Cluster sedang berada dekat jendela sambil memperhatikan hujan. Fraster duduk santai di kursi sambil menghisap rokoknya. Dave berjalan mondar mandi tidak sabaran. Di sofa besar Tuan Andy Hart sedang duduk sambil berpikir.

Ketika Dr Helen Greece masuk ke ruang tamu. Tuan Andy Hart berkata

"Bagaimana dokter?"

Dengan wajah yang madih agak sedikit pucat. Dia berkata

"Kapten Morris di tikam. "

Terdengar seruan seruan kaget. Tiba tiba Tuan Andy Hart berkata

"Apakah anda menemukan senjata pembunuh nya?"

"Tidak."

"Tapi anda yakin jika Kapten Morris meninggal karena di tikam."

"Ya."

Pagi tadi Tuan Hart tidak melakukan apa apa. Tapi sekarang dia seerti sedang memimpin sidang. Sambil berdeham . Dia melanjutkan

"Pagi tadi saya yakin sekali tuan tuan sekali berkeliling pulau ini untuk mencari pembunuhnya kan."

Dave berkata

"Benar."

"Tentunya kita berpendapat sama bahwa Gladys Brown dan Ian Castella tidak bunuh diri. Dan juga mengapa si Smith ini mengumpulkan kita di sini."

Fraster berkata dengan suara parau

"Dia adalah orang gila."

Tuan Andy sedikit terbatuk dan melanjutkannya

"Itu memang benar dan sekarang yang terpenting adalah bagaimana cara menyelamatkan hidup kita."

Helen berkata dengan nada gemetar

"Tidak ada seorangpun di pulau ini. Kecuali kita."

Tuan Andy Hart menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Dua berkata dengan nada pelan

"Memang sepertinya tidak ada seorang pun di sini selain kita. Tetapi saya yakin Tuan Smith ini ada di sini. Dengan maksud menegakkan keadilan kepada orang orang yang tidak bisa di adili oleh hukum. Tuan Smith itu adalah salah satu di antara kita.

"Oh tidak"

Vera berkata sambil menutup mulutnya.

Tuan Andy Hart memandangnya. Dia berkata

"Nona ini bukan waktunya untuk menolak sebuah kenyataan. Kita berada dalam bahaya besar. Jelas salah satu dari kita adalah si Smith. Dari sepuluh orang yang datang ke pulau ini tiga di antaranya bisa di coret. Gladys Brown , Ian Castella dan Kapten Morris. Jadi sisa tujuh orang . Dian antara tujuh orang ini lah ada si Smith."

Dia berhenti dan memandang semua orang. Dia berkata

"Apakah anda semua sependapat dengan saya?"

Helen Greece berkata

"Itu sangat luar biasa, tapi.."

Fraster

"Tidak di ragukan lagi. Saya setuju."

Tuan Andy Hart berkata dengan nada pelan.

"Jadi apakah semua orang menyetujuinya ?"

Victoria menoleh dengan wajah manis nya. Sambil tersenyum dia berkata

"Saya setuju, jika salah satu di antara kita adalah pembunuh itu."

Rebbeca berkata dengan suara lirih

" Saya tidak dapat mempercayai nya."

Tuan Andy Hart berkata

"Hudson ?"

"Saya setuju."

Tuan Andy Hart mengangguk puas. Dia berkata

"Sekarang mari kita periksa bukti bukti yang ada. Apakah ada seseorang yang anda curigai ? Tadi sepertinya Tuan Fraster ingin mengatakan sesuatu. "

Fraster menarik napas dalam dalam dan berkata

"Dave membawa pistol. Dia juga tidak mengatakan yang sebenarnya semalam."

Dave Hudson tersenyum masam.

Dia berkata

"Baiklah akan saya jelaskan lagi."

Dan dia menjelaskan kembali seperti yang sudah dia ceritakan pada Dr Greece dan Tuan Fraster.

Tuan Fraster berkata dengan nada tajam

"Apa buktinya?"

Tuan Hart berdeham

"Sayangnya kita semua di posisi yang sama. Hanya kata kata saja yang bisa kita pegang.

Dia memajukan badannya ke depan dan berkata

"Selanjutnya apakah ada seseorang yang tidak perlu kita curigai ?"

Dr Greece berkata dengan cepat

"Saya seorang tenaga medis profesional. Saya...."

Tuan Andy Hart mengibaskan tanganya . Dia berkata

"Saya juga seorang hakim yang terkenal. Tapi itu tidak menjamin apa apa."

Dave berkata

"Saya kira ada pengecualian buat wanita."

Alis mata Tuan Hart terangkat sebelah. Dia berkata dengan tajam.

"Apakah menurut anda wanita tidak bisa menjadi pembunuh?"

Dave Hudson dengan jengkel menjawab.

"Bukan seperti itu. Tapi saya rasa."

Tuan Andy Hart berkata

"Dr Greece saya rasa seorang wanita akan mampu menikam Kapten Morris dari belakang."

Helen menjawab

"Mungkin sekali."

"Membutuhkan tenaga yang sangat kuat."

Helen menggelengkan kepalanya

"Tentu saja tidak. "

Tuan Andy Hart berkata dengan nada tajam

"Dua kematian dengan menggunakan obat. Dan tidak ada seorang pu yang menyangkal bahwa itu bisa di lakukan oleh seseorang dengan fisik yang lemah."

Rebbeca berteriak histeris

"Anda sudah gila."

Mata pria tua itu menoleh padanya. Pandangannya dingin membuat Rebbeca menggigil. Dia berpikir

"Dia sedang menimbang diriku. Seperti sebuah mainan. Dan dia tidak menyukaiku. "

Dengan nada pelan Tuan Andy Hart berkata

"Nona tolonglah kendalikan emosi anda. Saya tidak menuduh anda."

Dia menatap Victoria Barren yang tenang dan berkata

"Maaf nyonya saya harap anda tidak tersinggung bdengan perkataan saya."

Dengan wajah dingin tanpa perasaan. Victoria Barren tersenyum. Dia berkata

"Tidak apa apa. Saya mengerti dengan kondisi ini. Dan memang benar seperti yang anda katakan. Bahwa wanita juga bisa menjadi seorang pembunuh."

Tuan Andy Hart berkata

"Kalau begitu kita semua setuju."

Hudson berkata

"Bagaimana dengan Brown?"

Tuan Hart bertanya dengan nada heran.

"Ada apa dengan dia ?"

Hudson berkata

"Menurut saya Brown bisa di kecualikan."

Tuan Andy Hart berkata

"Apa alasan nya ?"

Dave berkata

"Satu istrinya menjadi korban. Kedua dia bukan orang yang cukup cerdas."

Alis mata Tuan Hart terangkat

"Tuan Hudson sepanjang saya menjabat sebagai hakim. Saya sudah melihat kasus suami membunuh istri. Dari sepuluh kasus , sembilan di pastikan bersalah."

"Saya setuju jika seandainya Brown membunuh istrinya karena takut istri nya berbicara dan membocorkan rahasia mereka. Tapi saya sulit untuk percaya apabila Brown adalah si Tuan Smith yang sedang mengadili kita ."

Tuan Hart berkata

"Jadi anda menganggap cerita sebagai bukti. Kita tidak tahu apakah Brown dan istri nya benar benar melakukan hal yang di tuduhkan tersebut. Kita juga tidak tahu apakah Gladys Brown itu adalah benar istrinya. Bisa saja mereka berdua berkomplot dan terjadi perselisihan sehingga Brown membunuhnya. "

Dave menghela napas dengan kasar. Dia berkata

"Baiklah. Anggap Smith itu adalah salah satu dari kita. Kita semua."

Tiba tiba Victoria bangkit dan berkata

"Maksud saya tidak ada perkecualian terhadap kemungkinan. Sekarang yang harus kita lakukan adalah mulai mempertimbangkan untuk menyisihkan satu demi satu orang berdasarkan bukti bukti yang ada. Contohnya dalam kasus Castella siapa yang paling memiliki kesempatan untuk memasukan sianida ke minumannya atau pemberian obat tidur dengan dosis lebih kepada Gladys Brown. Dan yang tidak punya kesempatan untuk menikam Kapten Morris. "

Fraster berkata

"Mengenai Castella, seperti yang sudah di katakan tadi . Bahwa seseorang dari luar bisa meletakan racun pada gelas nya. Karena gelas itu di letakan dekat jendela. Akan tetapi bisa juga salah seorang dari kita yang berada di ruangan itu melakukanya ."

Dia berhenti kemudian melanjutkannya

"Sekarang giliran Gladys Brown. Pada saat kejadian tersebut hanya dokter dan suami nya saja. Bisa saja mereka melakukan sesuatu."

Helen Greece berteriak marah

"Saya tidak bisa menerima tuduhan tidak berdasar ini. Saya berani bersumpah kalau saya dudah memberikan...."

"Dr Greece. "

Suara dingin itu membuatnya berhenti berbicara. Suara itu melanjutkan

"Kami tahu anda marah. Akan tetapi anda juga harus maklum karena bagaimana pun juga anda dan Brown memiliki kesempatan untuk melakukannyan. Dan sekarang kita beralih kepada yang lain. Tuan Dave Hudson, Tuan Andy Hart , nona Rebbeca Cluster dan Tuan Fraster."

Rebbeca berkata dengan marah.

"Saya tidak dekat dengan wanita malang itu."

Victoria berkata dengan dingin. Tatapan nya aneh

"Baik saya akan mengulang kejadiannya. Gladys Brown diangkat ke sofa oleh Ian Castella dan Dave Hudson. Lalu Dr Greece mendekat dan memeriksa keadaan wanita malang itu. Kemudian kita sibuk mencari asal datangnya suara tersebut."

Suara dingin itu terus melanjutkan

"Saya hanya memberikan fakta fakta yang ada. Brown kemudian masuk dan membawa minuman. Tentu saja dia juga bisa memasukan obat dalam minuman tersebut. Dan kemudian Gladys Brown meminum nya dan Brown serta Dave membawa nya ke atas. Dr Greece mengikutinya dari belakang dan memberikannya obat tidur."

Fraster berkata dengan nada penuh kemenangan.

"Itulah yang persis terjadi. Dan hal itu tidak menyangkut saya, Tuan Andy Hart, Tuan Dave Hudson dan nona Rebbeca Cluster. "

Dengan sorot mata yang dingin dan tajam Victoria memandangnya

"Benarkah? Kita harus menpertimbangkan sekali lagi."

Fraster berkata dengan nada bingung

"Saya tidak mengerti."

Victoria berkata

"Seandainya saja ketika Gladys Brown tertidur di lantai atas . Obat yang di berikan dokter mulsi bekerja. Dan tiba tiba ada ketukan di pintu. Dan seseorang muncul membawa obat dan berkata bahwa ini dari dokter. Mungkinkah akan di tolak ?"

Hening sesaat. Fraster termenung. Dave Hudson berkata

"Saya tidak mempercayai nya sebab tidak lama setelah itu kejadian dengan Castella."

Victoria berkata

"Seseorang bisa saja meninggalkan tempat tidurnya."

Dave menyanggah

"Tetapi Brown ada di sana."

Helen berkata

"Tidak. Brown turun dan membereskan ruang makan. Seseorang bisa saja masuk ke dalam kamarnya tanpa di ketahui."

Andy Hart berkata

"Tentunya wanita malang itu sudah tertidur pulas karena obat anda kan dokter."

"Ya."

Victoria berkata dengan nada tegas

"Kita harus menghadapi fakta. Kemungkinan yang saya sebutkan tadi bisa saja terjadi walau tidak tinggi. Hal ini juga bergantu g pada siapa yang mengunjungi wanita malang itu. Seandainya itu saya atau nona Cluster atau bahkan Dr Greece itu tidaklah aneh. Akan sangat aneh seandainya yang datang adalah tuan Fraster atau tuan Hudson. Dan saya bependapat bahwa kemungkinan itu bisa di terima."

Tuan Fraster berkata

"Dan itu membawa kita kemana ? "

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!