Bab 14 : Aku mencintaimu

Melihat suaminya berteriak kesakitan, Putri pun ikut panik dan tidak tega melihat kondisi sang suami yang sedang terluka karena dirinya. Putri melihat cakaran kukunya cukup dalam mengenai lengan Rama dan terlihat goresan kuku itu membuat lengan Rama berdarah.

"Maaf, Pak! Sa-saya nggak sengaja!" ucap Putri yang merasa sangat bersalah. Rama pun masih diam dan ia segera membersihkan darah itu dengan kapas. Karena tidak tega melihat sang suami yang kesusahan mengobati luka akibat cakarannya. Putri pun segera meraih tangan Rama dan ia yang akan mengobati lukanya.

Rama pun hanya menatap sang istri yang sedang mengobati lukanya dengan memberinya obat antiseptik.

"Awwww ...." Sesekali Rama meringis kesakitan saat luka itu terasa begitu perih saat Putri memberinya obat. Secara tidak sengaja, mereka berdua pun saling menatap satu sama lain, Putri tampak salah tingkah sebenarnya ia merasa sangat bersalah karena sudah melukai tangan suaminya.

Setelah Putri membersihkan dan mengobati luka cakaran itu. Ia pun meminta maaf kepada sang suami karena dirinya sedang emosi.

"Saya minta maaf, Pak! Saya tidak bermaksud melukai Bapak. Semua ini karena saya, saya sedang kesal sama bapak. Kenapa sih Pak Rama tuh datang ke lapangan itu? Bapak nggak perlu datang, saya sudah tahu jawaban apa yang harus saya katakan kepada Alex. Saya tidak akan menerima cinta dia, Pak." Putri berhenti sejenak, mengatur nafasnya agar dirinya bisa tenang mengutarakan isi hatinya sambil terus mengobati luka pada lengan Rama.

Bagaimana dengan sikap Rama? Tentu saja pria itu mas masih terdiam dan hanya menatap wajah polos sang istri. Entah kenapa, ia merasa jika menatap wajah Putri membuatnya lebih tenang dan tentram.

Sejenak, ada lengkungan senyuman dari bibir Rama. Namun dengan cepat ia menghilangkan senyuman itu saat Putri menatapnya.

Sambil menutup luka cakaran itu, Putri pun berkata mengeluarkan segala isi hatinya dan kekecewaannya kepada Rama.

"Saya itu marah sama bapak bukan karena saya ini benci sama Bapak beneran. Tapi, saya benci dengan sikap Bapak yang terlalu mencampuri urusan pribadi saya. Toh Pak Rama tahu sendiri kalau pernikahan kita ini cuma terpaksa, kan? Bukannya bapak tidak menginginkan menikah dengan saya. Bapak sangat mencintai Kak Dinda dan saya bisa fahami itu. Tapi, saya juga mohon sama Bapak. Pak Rama juga harus bisa fahami perasaan saya. Saya ini masih muda, Pak. Saya masih ingin bermain bersama teman-teman, masih ingin pergi ngemall, nongkrong bareng mereka. Tapi, Pak Rama selalu melarang saya. Seakan-akan saya ini harus menjadi istri yang benar-benar seorang istri."

Putri telah menyelesaikan memberi obat pada luka di lengan suaminya. Ia pun beranjak untuk mengembalikan kontak obat di tempatnya. Rama terus memperhatikan pola tingkah istrinya sambil duduk di kursinya.

Sepertinya, amarah Putri sudah mereda. Gadis itu duduk kembali di depan Rama dengan lemas dengan kedua tangannya berada di atas meja sedang menumpu kepalanya yang ia letakkan di atas tangan. Kemudian Rama mencoba meraih tangan Putri dan menggenggamnya.

Seketika Putri mengangkat wajahnya dan ia sangat terkejut saat tangan Rama sedang menyentuh bahkan menggenggam tangannya dengan erat.

Putri pun mencoba menarik tangannya tapi tidak mungkin dibiarkan lepas begitu saja dari tangan Rama.

"Pak Rama, apa yang bapak inginkan? Lepaskan tangan saya!" seru Putri yang terlihat begitu gugup apalagi Rama mulai mendekatkan tangan sang istri pada wajahnya dan akhirnya sang guru mencium tangan sang murid dengan lembut.

Putri membulatkan matanya saat Rama mengecup tangannya itu. Tentu saja Putri merasa sangat canggung ketika bibir Rama menempel pada punggung tangannya.

Setelah Rama mengecup tangan sang istri, ia pun mengucapkan sebuah kalimat yang keluar dari bibirnya. Sebuah kalimat yang benar-benar membuat Putri tercengang dan tidak bisa berkata apa-apa.

"Aku mencintaimu, Putri!" kalimat itu terlontar dari mulut Rama dengan sangat jelas.

...BERSAMBUNG...

Terpopuler

Comments

🍒⃞⃟•§¢•🎀CantikaSaviraᴳᴿ🐅

🍒⃞⃟•§¢•🎀CantikaSaviraᴳᴿ🐅

ku berikan sekuntum mawar thorrr..semangat nulisnya

2023-09-08

1

Tati Hartati

Tati Hartati

heleh takluk jg si killer sm bocil...😂😂😂😂😂😂😂😂😂🙈🙈🙈🙈

2023-08-26

0

Widya Wati

Widya Wati

uwaaaaaa

2023-08-08

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1: Pengantin Pengganti
2 Bab 2 : Menikah ulang
3 Bab 3 : Pisang Tanduk
4 VISUAL + PENGUMUMAN GIVEAWAY
5 Bab 4 : Bapak sudah menodai saya
6 Bab 5 : Tertidur
7 Bab 6 : Siswa baru
8 Bab 7 : Putri pingsan
9 Bab 8 : Kecupan lembut
10 Bab 9 : Pak Rama menciumku?
11 Bab 10: Rasa susu kurang manis
12 Bab 11: Mulai nafsu?
13 Bab 12: Kehujanan
14 Bab 13 : Cakaran kuku
15 Bab 14 : Aku mencintaimu
16 Bab 15 : Aku tidak akan menceraikanmu
17 Bab 16 : Tentu saja boleh
18 Bab 17 : Tidak berdarah
19 Bab 18 : Hukuman 3 ronde
20 Bab 19 : Ikut Raker
21 Bab 20 : Dilaporkan ke kepala sekolah
22 Menikah Dadakan
23 I love you
24 Kanker otak
25 Kue donat
26 Tertusuk jarum
27 Terhimpit
28 Ganteng-ganteng Serigala Berbulu Ketek
29 Bersedia menikahi Dinda
30 Pernikahan Dinda
31 Harum tubuhmu
32 Aku cemburu
33 Menguji Iman
34 Hanya ingin membantumu
35 Mencuri hatiku
36 Aku juga sedang memikirkanmu.
37 Gara-gara Tausiyah
38 Lakukanlah, Mas!
39 Suami istri dunia akhirat
40 Pengakuan Bi Surti
41 Temani aku tidur
42 Murid yang pintar
43 Teler
44 Gemess!
45 Menghirup angin surga
46 Satu kelas gempar
47 Pewangi terbagus
48 Berusaha semaksimal mungkin
49 Berita Viral
50 Sepanjang itu, kah?
51 Nempel banget
52 Ciuman pagi
53 Ternyata oh ternyata
54 Bertemu Joice
55 Lewat di depan Rama
56 Menu daging-dagingan
57 Sate bakso bakar
58 Obrolan Rama dan pak Imam
59 Murid Kesayangan
60 Langsung mempraktikkannya di rumah
61 Kedatangan Zora
62 Mengusir Zora
63 Dinda pergi
64 Menyusul Dinda
65 Dinda terkejut
66 Kangen berat
67 Ada yang mengeras!
68 Iming-iming
69 Si nyamuk nakal
70 Sukses menanam benih
71 Pura-pura digigit serangga
72 Tatap mataku!
73 kekonyolan pak Dedi dan Bu Lili
74 Hamil??
75 Bayi kembar
76 Bertemu Nanang dan Ririn
77 Masih kecil
78 Les privat plus-plus
79 Sabun colek
80 Tukang cukur rambut
81 Bau mulut
82 Sambal terong
83 Pertemuan Putri dan Dinda
84 Sayang mesum banget
85 Makan daging mentah
86 Jangan bangun sekarang!
87 Bisikan nakal setan-setan baik
88 Ujian terbesar
89 Baby twins
Episodes

Updated 89 Episodes

1
Bab 1: Pengantin Pengganti
2
Bab 2 : Menikah ulang
3
Bab 3 : Pisang Tanduk
4
VISUAL + PENGUMUMAN GIVEAWAY
5
Bab 4 : Bapak sudah menodai saya
6
Bab 5 : Tertidur
7
Bab 6 : Siswa baru
8
Bab 7 : Putri pingsan
9
Bab 8 : Kecupan lembut
10
Bab 9 : Pak Rama menciumku?
11
Bab 10: Rasa susu kurang manis
12
Bab 11: Mulai nafsu?
13
Bab 12: Kehujanan
14
Bab 13 : Cakaran kuku
15
Bab 14 : Aku mencintaimu
16
Bab 15 : Aku tidak akan menceraikanmu
17
Bab 16 : Tentu saja boleh
18
Bab 17 : Tidak berdarah
19
Bab 18 : Hukuman 3 ronde
20
Bab 19 : Ikut Raker
21
Bab 20 : Dilaporkan ke kepala sekolah
22
Menikah Dadakan
23
I love you
24
Kanker otak
25
Kue donat
26
Tertusuk jarum
27
Terhimpit
28
Ganteng-ganteng Serigala Berbulu Ketek
29
Bersedia menikahi Dinda
30
Pernikahan Dinda
31
Harum tubuhmu
32
Aku cemburu
33
Menguji Iman
34
Hanya ingin membantumu
35
Mencuri hatiku
36
Aku juga sedang memikirkanmu.
37
Gara-gara Tausiyah
38
Lakukanlah, Mas!
39
Suami istri dunia akhirat
40
Pengakuan Bi Surti
41
Temani aku tidur
42
Murid yang pintar
43
Teler
44
Gemess!
45
Menghirup angin surga
46
Satu kelas gempar
47
Pewangi terbagus
48
Berusaha semaksimal mungkin
49
Berita Viral
50
Sepanjang itu, kah?
51
Nempel banget
52
Ciuman pagi
53
Ternyata oh ternyata
54
Bertemu Joice
55
Lewat di depan Rama
56
Menu daging-dagingan
57
Sate bakso bakar
58
Obrolan Rama dan pak Imam
59
Murid Kesayangan
60
Langsung mempraktikkannya di rumah
61
Kedatangan Zora
62
Mengusir Zora
63
Dinda pergi
64
Menyusul Dinda
65
Dinda terkejut
66
Kangen berat
67
Ada yang mengeras!
68
Iming-iming
69
Si nyamuk nakal
70
Sukses menanam benih
71
Pura-pura digigit serangga
72
Tatap mataku!
73
kekonyolan pak Dedi dan Bu Lili
74
Hamil??
75
Bayi kembar
76
Bertemu Nanang dan Ririn
77
Masih kecil
78
Les privat plus-plus
79
Sabun colek
80
Tukang cukur rambut
81
Bau mulut
82
Sambal terong
83
Pertemuan Putri dan Dinda
84
Sayang mesum banget
85
Makan daging mentah
86
Jangan bangun sekarang!
87
Bisikan nakal setan-setan baik
88
Ujian terbesar
89
Baby twins

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!