Memilih Gadis

Tercengang, itulah reaksi yang ditunjukan pemuda itu saat ini. Bagaimana mungkin Rico tidak tercengang, Tuan kepala kampung pulang dengan menggandeng wanita. Bukan hanya satu tapi sepuluh wanita yang usianya hampir sama dengan usia Rico saat ini. Mana semua wanita yang dibawa kepala kampung cantik cantik, membuat Rico bingung harus menentukan yang mana.

"Gimana? Cocok nggak dengan pilihan saya?" tanya kepala kampung dengan bangganya. "Mereka semua masih segel dan rela menyerahkan dirinya sama kamu, Rico."

Rico hanya mengangguk saja tanpa mengeluarkan suaranya. Dia masih cukup syok dengan apa yang sedang dia hadapi. Satu persatu para wanita itu mengenalkan dirinya masing masing. Dengan khas wanita genit, mereka menaruh harapan besar supaya mereka terpilih untuk menemani Rico tidur.

"Terus terang, saya sendiri bingung untuk menentukan pilihan. Kalian begitu sangat cantik dan aku tidak ingin membuat kalian kecewa," Rico akhirnya mengeluarkan suaranya.

"Ya sudah Rico, kita bisa main bersama sama kok. Aku rela menunggu antrian," salah satu wanita malah memberikan usulan yang membuat Rico semakin tercengang. Bukan hanya satu wanita saja. Para wanita yang lain juga mengeluarkan suara yang sama dengan wanita itu.

"Untuk saat ini maaf, saya tidak bisa. Saya hanya mau, malam ini main dengan satu wanita saja yang memenuh syarat," ucap Rico. Matanya memandang semua wajah wanita yang menunjukan raut kecewa.

"Syaratnya apa, Ric?" tanya salah satu wanita. Rico pun menoleh ke arah kepala kampung yang saat ini sudah memiliki wanita untuk menemaninya tidur.

"Maaf, Ric, aku tidak memberi tahu kepada mereka mengenai syarat yang kamu inginkan," ucap kepala kampung sambil cengengesan.

Rico sudah menduganya, lalu dia melepas baju yang melekat ditubuhnya dan mengangkat salah satu tangannya, memamerkan bulu ketiak miliknya yang agak lebat, membuat mata para wanita, terpana dibuatnya. "Jika ada yang sangat menyukai bau badanku saat ini. Maka wanita itu yang akan aku pilih untuk menemani tidurku malam ini, bagaimana?"

Mendengar syarat yang diajukan Rico, membuat senyum semua wanita yang ada di sana langsung terkembang. Awalnya mereka berebut ingin menghirup aroma tubuh Rico melalui ketiak yang dipamerkan, tapi Rico mengentikannuya dan meminta maju satu persatu.

"Kok asem banget!" pekik salah satu wanita yang mendapat giliran pertama untuk menghirup aroma tubuh Rico. Wanita itu bahkan sampai menutup hidungnya rapat rapat.

"Kenapa? Nggak suka?" tanya Rico dengan tersenyum remeh. "Itulah syaratnya. Jika ada yang menyukai bau badan aku yang sangat asam ini. Aku akan memilih wanita itu. Para wanita itu saling tatap dan Rico tahu tidak ada satupun yang menyukai bau asam tubuhnya.

Namun beberapa saat kemudian. "Apakah saya boleh mencobanya?" salah satu dari wanita itu ada yang mengajukan diri. Sedangkan yang lain nampak terkejut dan bersiap untuk mundur. Baru satu wanita yang mencobanya, tapi yang lain terpengaruh oleh ucapan celek dari wanita yang sudah menghirup aroma tubuh Rico.

"Yakin, mau mencobanya?" dengan santai Rico menanggapi ucapan wanita itu.

"Kalau tidak yakin, ngapain saya mengajukan diri?" wanita dengan rambut bergelombang itu malah seperti menantang Rico.

Rico sontak saja menyeringai. "Baiklah, silakan coba." Rico langsung mengangkat salah satu tangannya, lalu wanita itu maju mendekat.

"Enak, kok baunya, dan ini sangat menyegarkan," ucap wanita itu dengan santai setelah menghirup aroma tubuh Rico selama satu menit. Tentu saja reaksi yang ditunjukan wanita itu mengundang rasa terkejut wanita yang lainnya. Sedangka Rico malah terlihat senang karena menemukan wanita yang dia cari.

"Yakin enak?" salah satu wanita mencoba memastikan kepada rekannya yang baru saja merasakan aroma tubuh Rico. Rekannya itu mengangguk dengan antusias. "Coba, aku penasaran." Wanita berambut pendek langsung mengarahkan lubang hidungnya ke bulu ketiak Rico.

Apaan! bau asem banget kayak gini kok enak," seru wanita yang tadi mencobanya. Tidak sampai tiga puluh detik, wanita itu sudah menyerah untuk mencium bau badan Rico. "Nggak enak, serius. Nggak enak banget! Asem banget. Bau keringatnya menyengat!"

"Ya sudah, berarti sekarang sudah jelas siapa yang akan aku pilih ya?" ucap Rico dengan santainya.

"Apa nggak ada cara lain? Masa syaratnya seperti itu sih, Ric? Aku dan yang lain kan juga pengin tidur bareng kamu?" protes salah satu dari mereka, dan didukung oleh yang lainnya.

"Maaf, untuk malam ini, memang saya membutuhkan wanita yang menyukai bau badan saya. Jadi yang tidak terpilih, silakan kembali dulu, menunggu panggilan dari saya."

Para wanita yang tidak terpilih langsung membubarkan diri dengan rasa kesal dan kecewa. Sekarang hanya tinggal Rico, Kepala kampung dan dua wanita. Selanjutnya dua pria itu masuk ke kamarnya masing masing dengan mengajak wanitanya.

...@@@@@@...

Terpopuler

Comments

Apriyanti

Apriyanti

lanjut thor

2023-06-13

1

lihat semua
Episodes
1 Nasib Malang
2 Rencana Jahat
3 Tak Terduga
4 Keajaiban
5 Tugas Yang Aneh
6 Apakah Ini Candaan?
7 Terperangah
8 Misi Pertama
9 Hadiah Misterius
10 Perayaan
11 Masih Banyak Tanda Tanya
12 Kampung Perawan
13 Tak Terduga
14 Kabur Dari Mereka
15 Di Kampung Perawan
16 Memilih Gadis
17 Misi Kedua
18 Kejutan Pagi
19 Menyusun Rencana Secara Bertahap
20 Penyusup
21 Setelah Tamunya Pergi
22 Ingin Ke Kota Besar
23 Obrolan Ringan
24 Mencarikan Wanita
25 Misi Ke Tiga
26 Keluar Rumah
27 Hadiah Istimewa
28 Kejujuran
29 Kecurigaan Rico
30 Mengelabui Wanita itu
31 Saran Tuan Momogi
32 Pergi Ke Kota Besar
33 Sebuah Ajakan
34 Sampai Di Tempat Tujuan
35 Tinggal Bersama
36 Keinginan Yang Aneh
37 Tempat Yang Lain
38 Hari Pertama Di Kota
39 Menggagalkan Rencana Orang
40 Kekuatan Tak Terduga
41 Demi Mendapat Jalan Pulang
42 Rencana Gagal
43 Tiga Tempat Berbeda
44 Setelah Misi Kelima
45 Sebelum Pulang Ke Rumah
46 Pertarungan
47 Menolong Seseorang
48 Dua Rico Satu Rumah
49 Kejutan Yang Tidak Terduga
50 Akal Rico Tak Terduga
51 Bersikap Biasa Saja
52 Saat Menjajakan Roti
53 Mencegah Tragedi
54 Penjahat Tak Berkutik
55 Kesialan Penjahat
56 Memanfaatkan Keadaan
57 Banyak Tingkah
58 Ke Rumah Sakit
59 Wanita Tua Yang Plin Plan
60 Wanita Tua Ketakutan
61 Membuat Pilihan
62 Dua Rico Bertatap Muka
63 Dua Rico Saling Bicara
64 Setelah Pria Kembar Berbicara
65 Bersama Pria Kembar
66 Mulut Wanita Begitu Tajam
67 Dua Rico Pergi Bersama
68 Dua Pria Yang Dipercaya
69 Ruang Rahasia
70 Tempat Pribadi Anak Presiden
71 Kembali Ke Rumah
72 Keterkejutan Rico Palsu
73 Kekompakan Dua Rico
74 Memanfaatkan Keadaan Dengan Baik
75 Setelah Malam Itu
76 Kerja Sama Pria Kembar
77 Rencana Dibalik Sikap Baik
78 Rencana Selanjutnya
79 Frisian Mengetahuinya
80 Ada Yang Datang
81 Para Tamu Tercengang
82 Siaran Langsung
83 Rico Membuat Gempar
84 Mungkinkah?
85 Jahat Dibalas Jahat
86 Diasingkan
87 Ayah Yang Tak Berguna
88 Setelah Kabar Itu
89 Rencana Berbagai Pihak
90 Sudah Lebih Baik
91 Nasib Yang Hampir Sama
92 Melepas Jenuh
93 Kewalahan
94 Musuh Kalang Kabut
95 Mengelak Dari Semua Tuduhan
96 Unjuk Rasa
97 Semakin Memanas
98 Kejutan Lainnya
99 Rehat Sejenak
100 Sebuah Paket
101 Undangan Pertemuan
102 Pertemuan
103 Memanas
104 Kejutan Lainnya
105 Sukses
106 Kembali Pulang
107 Menyusun Rencana
108 Bertanya Kabar
109 Selangkah Demi Selangkah
110 Beraksi
111 Kejutan
112 Menata Masa Depan
Episodes

Updated 112 Episodes

1
Nasib Malang
2
Rencana Jahat
3
Tak Terduga
4
Keajaiban
5
Tugas Yang Aneh
6
Apakah Ini Candaan?
7
Terperangah
8
Misi Pertama
9
Hadiah Misterius
10
Perayaan
11
Masih Banyak Tanda Tanya
12
Kampung Perawan
13
Tak Terduga
14
Kabur Dari Mereka
15
Di Kampung Perawan
16
Memilih Gadis
17
Misi Kedua
18
Kejutan Pagi
19
Menyusun Rencana Secara Bertahap
20
Penyusup
21
Setelah Tamunya Pergi
22
Ingin Ke Kota Besar
23
Obrolan Ringan
24
Mencarikan Wanita
25
Misi Ke Tiga
26
Keluar Rumah
27
Hadiah Istimewa
28
Kejujuran
29
Kecurigaan Rico
30
Mengelabui Wanita itu
31
Saran Tuan Momogi
32
Pergi Ke Kota Besar
33
Sebuah Ajakan
34
Sampai Di Tempat Tujuan
35
Tinggal Bersama
36
Keinginan Yang Aneh
37
Tempat Yang Lain
38
Hari Pertama Di Kota
39
Menggagalkan Rencana Orang
40
Kekuatan Tak Terduga
41
Demi Mendapat Jalan Pulang
42
Rencana Gagal
43
Tiga Tempat Berbeda
44
Setelah Misi Kelima
45
Sebelum Pulang Ke Rumah
46
Pertarungan
47
Menolong Seseorang
48
Dua Rico Satu Rumah
49
Kejutan Yang Tidak Terduga
50
Akal Rico Tak Terduga
51
Bersikap Biasa Saja
52
Saat Menjajakan Roti
53
Mencegah Tragedi
54
Penjahat Tak Berkutik
55
Kesialan Penjahat
56
Memanfaatkan Keadaan
57
Banyak Tingkah
58
Ke Rumah Sakit
59
Wanita Tua Yang Plin Plan
60
Wanita Tua Ketakutan
61
Membuat Pilihan
62
Dua Rico Bertatap Muka
63
Dua Rico Saling Bicara
64
Setelah Pria Kembar Berbicara
65
Bersama Pria Kembar
66
Mulut Wanita Begitu Tajam
67
Dua Rico Pergi Bersama
68
Dua Pria Yang Dipercaya
69
Ruang Rahasia
70
Tempat Pribadi Anak Presiden
71
Kembali Ke Rumah
72
Keterkejutan Rico Palsu
73
Kekompakan Dua Rico
74
Memanfaatkan Keadaan Dengan Baik
75
Setelah Malam Itu
76
Kerja Sama Pria Kembar
77
Rencana Dibalik Sikap Baik
78
Rencana Selanjutnya
79
Frisian Mengetahuinya
80
Ada Yang Datang
81
Para Tamu Tercengang
82
Siaran Langsung
83
Rico Membuat Gempar
84
Mungkinkah?
85
Jahat Dibalas Jahat
86
Diasingkan
87
Ayah Yang Tak Berguna
88
Setelah Kabar Itu
89
Rencana Berbagai Pihak
90
Sudah Lebih Baik
91
Nasib Yang Hampir Sama
92
Melepas Jenuh
93
Kewalahan
94
Musuh Kalang Kabut
95
Mengelak Dari Semua Tuduhan
96
Unjuk Rasa
97
Semakin Memanas
98
Kejutan Lainnya
99
Rehat Sejenak
100
Sebuah Paket
101
Undangan Pertemuan
102
Pertemuan
103
Memanas
104
Kejutan Lainnya
105
Sukses
106
Kembali Pulang
107
Menyusun Rencana
108
Bertanya Kabar
109
Selangkah Demi Selangkah
110
Beraksi
111
Kejutan
112
Menata Masa Depan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!