Bab 7

Kanaya langsung sibuk merapikan semua barang bawaan nya.semua baju-baju dan perlengkapan lain nya sudah dia tata rapi di dalam lemari besar dan juga masih baru.

Kasur yang terdapat di dalam kamar ini jauh berbeda sekali dengan ukuran dan bentuk kasur yang di sediakan di rumah mertua nya.

" Ya Allah Mas,kenapa tidur di sini?" Kanaya terkejut ketika hendak menuju dapur dia melihat sang suami tidur terlentang dengan kaki yang terbuka lebar.

Kanaya menggeleng kan kepala nya lalu meninggal kan begitu saja Bayu yang masih terlelap damai.

" Masak apa ya?" gumam Kanaya sambil mengetuk meja makan.lemari pendingin nya masih kosong melompong belum ada penghuni nya sama sekali.rasa nya tidak mungkin dia memasak dengan bahan yang serba kekurangan.rumah ini sudah terlalu lama kosong dan tidak pernah di isi oleh bahan makanan.

" Apa Aku belanja dulu aja ya?" pikir Kanaya sambil menimbang jalan terbaik yang harus dia ambil.

Setelah menentukan pilihan nya,Naya keluar menuju ruang tamu dan mengambil kunci mobil dan juga tas yang ada di dalam kamar.kali ini Kanaya memilih pergi berbelanja seorang diri tanpa ada niat mengajak sang suami yang sedang tidur, Kanaya tidak ingin menghabiskan waktu nya percuma hanya untuk membangun kan Bayu yang memang susah sekali untuk di bangun kan.

Dengan kemahiran nya dalam mengendarai mobil,Kanaya melajukan mobil nya menuju sebuah minimarket terdekat.

Tidak butuh waktu lama Kanaya sudah sampai di sebuah minimarket dan bergegas memarkir kan mobil nya di lahan kosong yang terdapat di samping minimarket.

Semua bahan makan sudah masuk ke dalam troli belanjaan nya, mulai dari cabe,bawang , sayur-sayuran,minyak goreng dan semua kebutuhan lain nya sudah memenuhi troli yang dia dorong.

" Loh.. Kanaya!" seru seseorang dari belakang memanggil dan menepuk pundak Kanaya yang tengah sibuk memilih buah-buahan.

Kanaya sontak menoleh kan wajah nya dan melihat siapa pemilik suara itu.

" Aji!" balas Kanaya kaget dan langsung menampilkan senyum termanis nya.

Pria itu pun langsung mengangguk kan kepala nya setelah mendengar Kanaya memanggil nama nya.

" Kamu apa kabar Nay?" tanya Tio menatap penuh rindu wanita yang ada di depan mata nya.

" Ba-baik Tio ." jawab Naya singkat.dia masih merasa berdosa dan sangat bersalah telah menyakiti Tio yang begitu tulus mencintai nya akibat termakan bujuk rayu Bayu yang begitu manis dan terdengar sangat menjanjikan.setelah pernikahan nya memasuki bulan ke dua barulah Naya mengetahui bagaimana sifat asli sang suami.Bayu bahkan rela memfitnah Tio dengan bukti foto hasil editan tangan laknat nya.Kanaya yang sedang di landa emosi langsung memutuskan hubungan nya bersama Aji lalu menerima pernyataan cinta yang di ucapkan oleh Bayu.

Rasa nya sungguh malu sekali menampakkan batang hidung nya di hadapan Tio yang tidak memiliki dosa kepada dia.waktu itu Naya merasa dia adalah manusia paling bodoh yang ada di muka bumi karena terlalu percaya dengan hasutan Bayu.namun apa boleh buat nasi sudah menjadi bubur dan pernikahan yang sudah berlangsung terpaksa Naya jalani sekuat hati nya.

" Kamu sendirian datang ke sini? " tanya Tio lagi membuka obrolan agar tidak terkesan canggung.

" Iya." jawab Naya singkat.dada wanita ini masih bergetar ketika berdekatan dengan Tio.sulit untuk Naya jelaskan dengan kata-kata tetapi ini lah kenyataan nya.

" Mau Aku bantuin ngga dorong troli nya,ini sudah penuh loh Nay,pasti sangat berat sekali." ujar Tio menawarkan bala bantuan agar bisa lebih dekat lagi dengan wanita masa lalu yang nama nya masih tersimpan rapi di dalam hati nya.

Prasetio Anugrah Dirgantara adalah lelaki masa lalu Kanaya , mereka menjalin hubungan asmara selama 3 tahun lebih, hubungan mereka kandas begitu saja di tengah jalan ketika bayangan tentang sebuah pernikahan sudah mulai mereka rencanakan.Tio merupakan anak dari sahabat Papa Ridwan.sekaligus seorang pebisnis handal di kota ini dan juga mancanegara.Ayah Tio yang bernama Prayuda Dirgantara merupakan sahabat karib Papa Ridwan adalah seorang pengacara handal sekaligus pengusaha paling kaya raya di kawasan asia dan juga mancanegara.

Ketika Naya hendak membuka suara tiba- tiba dari arah belakang ada seorang wanita paruh baya datang menghampiri mereka berdua.

" Tio..Naya.." Panggil wanita ini dengan wajah terkejut.

" Tante." sapa Kanaya lalu mengulurkan tangan hendak mencium punggung wanita paruh baya yang ada di depan.

" Halo sayang,Tante kangen sekali sama Kamu loh." ucap Wanita ini penuh rasa bahagia.ternyata kandas nya hubungan di antara mereka berdua tidak membuat Naya di benci dan di musuhi oleh orang tua Tio.

" Kamu apa kabar sayang?" tanya beliau sambil memeluk tubuh kurus Kanaya.

" Kanaya baik Tante." jawab Kanaya membalas pelukan hangat dari wanita paruh baya ini.

" Tante sendiri bagaimana kabar nya?" sambung nya Naya lagi.

" Alhamdulillah Tante juga baik, tetapi hati Tante sedang tidak baik-baik saja melihat Tio yang selalu gagal move on dari Kamu."

Kanaya langsung salah tingkah mendengar ucapan Mama Tio yang bernama Sari Dirgantara.

" Ma! Jangan mulai deh." seru Tio yang merasa malu aib pribadi nya di sebar luaskan oleh sang Mama.

Mama Sari langsung tertawa melihat wajah pias sang putra,wanita paruh baya ini sangat tahu betul bagaimana perasaan sang putra setelah satu tahun ditinggal menikah oleh Kanaya yang merupakan mantan kekasih terindah nya.Mama Sari juga tahu alasan di balik kandas nya hubungan yang sudah lama mereka jalin.Mama Sari tidak pernah menyalahkan Kanaya dalam hal ini tetapi dia juga tidak membenarkan sikap Kanaya yang terlalu mudah percaya dengan orang baru ketimbang kekasih hati nya sendiri.

" Kalian kok bisa ketemu di sini?" tanya Mama Sari merasa penasaran.

" Tadi Kita ngga sengaja ketemu Tante." jawab Kanaya ramah.

" Oh..Lain kali kita harus makan bersama untuk merayakan pertemuan mendadak ini."

" Terserah Tante saja,tapi untuk hari ini Naya sedang tidak bisa Tante." jawab Naya yang teringat jika dia sudah meninggal kan sang suami sendirian di rumah dalam waktu yang lama.

" Iya nggak papa sayang,Tante mengerti kok.

Tante lihat Kamu lebih kurusan sekarang sayang?"

" Masa sih Tan?" tanya Kanaya balik.

" Iya...Pipi Kamu saja sudah semakin tirus,apa Kamu baik-baik saja sayang." tanya Mama Sari yang entah kenapa merasa ada sesuatu yang sedang di tutupi oleh Naya kepada mereka.

Tio yang berdiri di samping kedua wanita ini hanya diam menyimak pembicaraan yang terjadi.satu tangan nya sengaja di masuk kan ke dalam celana kantor nya.

Sedangkan di dalam rumah berwarna abu-abu ini.Bayu tengah kelimpungan mencari keberadaan sang istri.sudah berkeringat seluruh badan nya gara -gara mencari Naya,bahkan suara nya sudah habis untuk berteriak memanggil nama Naya.

" Kemana sih pergi wanita itu?" ucap Bayu sambil berkacak pinggang berdiri di depan jendela yang memakai teralis besi.

" Rumah ini besar juga untuk kami tempati berdua.semua perabotan nya juga bagus - bagus sekali." imbuh nya yang kembali menjatuhkan tubuh berat nya ke atas sofa yang menurut dia sangat nyaman sekali untuk di jadikan tempat nyantai.

Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya guys 🥰🥰🥰

Terpopuler

Comments

Sartini Dimitri Mah

Sartini Dimitri Mah

kamu kena karma kanaya membuang batu berlian demi batu krikil kaya bayu

2023-07-23

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!