Syok

Bisma duduk dengan angkuh di balik meja kerjanya. Matanya terus terfokus pada ponselnya yang menampilkan Video Mesya saat ini. Mesya sudah bukan Mesya yang kaya raya dan berkuasa di antara teman-temannya lagi. Mesya yang saat ini di lihat Bisma adalah Mesya yang tak punya apa-apa. Bahkan kemana-mana pun tak bisa menggunakan mobil pribadi.

Senyum miring sesekali Bisma tunjukkan kala melihat Mesya menyeka keringatnya ketika menunggu taksi di pinggir jalan.

"Ini belum seberapa j*lang!! Masih akan ada babak baru lagi setelah ini"

Bisma meletakkan kembali ponselnya di atas mejanya

"Kalau Tuhan belum memberikan Karma untuk mu, biarkan aku sendiri yang menciptakan Karma itu untukmu"

Bisma bangkit dari kursi kebesarannya, merapihkan kembali jas mahalnya sambil berjalan keluar dari ruangannya.

"Ikut aku Fer!!"

Ucap Bisma tiba-tiba pada sekretarisnya yang baru saja tiba di ruangannya.

"Kemana Bos??"

"Membuat mainan baru semakin tersiksa"

Ferry sudah merinding mendengar ucapan Bos sekaligus sahabatnya itu. Dia merasa ada sesuatu yang akan terjadi setelah ini.

*

*

*

*

Ferry mengikuti langkah Bisma yang panjang di koridor rumah sakit. Kini Ferry mulai paham apa tujuan Bosnya itu datang ke sana.

Apalagi setelah Bisma membuka ruang rawat inap yang di dalamnya terdapat orang yang Ferry kenal.

"Selamat malam Tuan Prabu"

Luna dan Prabu sempat tak percaya jika Bisma si pengusaha muda yang sukses membuat perusahaan orang tuanya berkembang pesat selama lima tahun ini ada di depannya.

"Nak Bisma??" Prabu berusaha duduk sambil memegangi dadanya.

"Tidak perlu repot-repot. Silahkan anda istirahat saja. Saya tidak akan lama di sini, saya hanya ingin melihat bagaimana hancurnya keluarga anda akibat ulah putri anda itu"

"Maksud kamu??" Kini Luna yang menyahut ucapan Bisma. Luna tidak tau apa maksud Bisma kenapa bisa datang ke sana malam-malam dan langsung berbicara seperti itu.

"Semua kekacauan ini di sebabkan karena rekam jejak putri anda yang buruk sejak dulu. Namun itu belum semuanya masih ada yang lebih mengejutkan lagi tentang putri kesayangan anda yang selalu anada manjakan itu"

"Nak Bisma, saya benar-benar tidak mengerti apa maksud kamu"

Bisma membuka ponselnya, menunjukkan video saat dirinya men*****uhi Mesya malam itu. Bisma susah mengedit sedemikian rupa hingga hanya wajah Mesya saja yang terlihat.

"Masih bisa melihat dengan jelas kan?? Bagaimana kalau rekaman ini besok pagi tersebar di media. Pasti perusahaan yang ingin anda selamatkan dari kebangkrutan itu langsung hancur saat itu juga"

"Mesya" Luna membekap mulutnya tak percaya. Walau Mesya susah di atur dan pembangkang, tapi Luna percaya jika Mesya tidak pernah berbuat seperti itu. Tapi keyakinannya itu terpatahkan karena Video itu.

"Akkhhh!!" Prabu memegangi dadanya lagi.

"Mas!!" Panik Luna.

"Se-sebenar-nya a-apa yang kamu ingin-kan sampai ber-buat seperti i-ini kepada sa-ya. A-pa salah sa-ya??" Wajah Prabu memerah dengan nafasnya yang sudah tersengal-sengal.

"Salah anda tidak banyak Tuan Prabu. Salah anda hanya satu, yaitu anda tidak bisa mendidik putri anda dengan benar!!" Bisma masih terlihat santai meski pria di hadapannya tampak kesakitan.

"Gara-gara ulah Mesya, satu nyawa melayang sia-sia. Mesya wanita licik dan kejam itu telah menjebak kekasih saya hingga dia dip****sa oleh empat orang b*adap!! Wanita yang tidak tau apa-apa menjadi korban keserakahan Mesya hingga memilih mengakhiri hidupnya dengan melompat dari atap Rumah sakit ini asal anda tau!!"

"AKKHHH!!" Kali ini Prabu langsung pingsan setelah teriakan kesakitan itu.

"Mas!!"

"DOKTER!!"

"DOKTER TOLONG!!"

Sementara Bisma malah menunjukkan senyumnya yang mengerikan. Dia pergi begitu saja di tengah kepanikan yang Luna alami karena suaminya tak sadarkan diri.

"Bos, apa ini tidak terlalu kejam?? Bagaimana kalau dia benar-benar meninggal?? Dia tidak bersalah dalam hal ini seharusnya"

"Kau tidak peduli. Di dalam sana hatiku hanya berfungsi memproduksi cairan empedu untuk membantu proses pencernaan makanan. Tidak ada lagi ruang untuk mengasihani orang lain!!"

Ferry hanya mampu mengusap dadanya di belakang Bisma. Dia merasa kasihan dengan Bosnya yang menjadi antipati seperti itu setelah kehilangan kekasihnya.

*

*

*

Mesya berlari menuju ruang ICU setelah dia mendapat panggilan dari Luna jika Papanya sedang kritis kali ini.

Tadi saat dari rumah Sonya dia sempat susah mendapatkan taksi sehingga larut malam begini baru tiba di rumah sakit.

"Bagaimana keadaan Papa??"

Mesya mendekati Luna yang menangis sendirian di depan ruang ICU.

PLAKKK...

Luka di bibir dan juga lebam bekas tamparan Bisma dan Papanya baru saja menghilang beberapa hari yang lalu. Kini Luna justru mendaratkan tamparan di tempat yang sama.

"Berani sekali kau menamparku!!" Mesya tidak pernah takut menghadapi Luna.

"Tentu saja aku berani. Memangnya siapa kau?? Kau hanya anak kecil yang selalu bertindak di luar batas!! Sudah aku peringatkan jika sesuatu terjadi dengan suamiku, kau adalah orang pertama yang aku salahkan!!" Mereka berdua saking beradu tatapan tajam. Seolah terdapat pedang dalam mata masing-masing yang siap untuk saling menebas lawannya.

"Apa yang sudah kau perbuat benar-benar tidak mencerminkan keturunan dari suamiku. Kaku liar, kau j*lang!!" Untung saja lorong itu sepi saat ini. Jadi Luna Bebas mencaci maki Mesya.

"Atas dasar apa kau menyebut aku j*lang?? Bukankah kau yang j*lang karena rela membuka lebar kakimu demi menarik Papa ke dalam perangkap mu!!" Balas Mesya.

"Lalu ala bedanya dengan mu?? Aku kira kau tidak akan pernah berbuat seperti itu. Tapi nyatanya?? Video itu sudah membuktikan betapa murahannya dirimu!! Papamu sampai tidak sadarkan diri karena melihat putrinya yang rela di j*mah pria di hidung belang di luar sana!!"

Mesya semakin tak mengerti dengan apa yang Luna maksud. Dari tadi dia terus saja mengatainya j*lang.

"Apa maksud mu?? Video apa??"

Luna tertawa sini di saat matanya basah karena air mata.

"Tidak udah pura-pura polos seperti itu. Tadi Tuan Bisma sudah menunjukkan Video saat kau berhubungan badan dengan seorang laki-laki kepada Papamu. Ditambah lagi saat dia menceritakan perbuatan buruk mu yang membuat kekasihnya meninggal dunia. Papamu manjadi syok seperti ini, dan itu semua gara-gara dirimu anak kurang ajar!!"

Mesya langsung limbung ke belakang. Jadi ini kejutan-kejutan yang di maksud Bisma. Pria itu benar-benar membuktikan omongannya untuk membuatnya hancur. Bahkan Bisma tega menunjukkan Video yang Mesya yakin di ambil saat Bisma memaksa mengambil kesuciannya saat itu.

"Kak Bisma, apa yang harus aku lakukan agar kamu berhenti melakukan semua ini kepadaku??"

Terpopuler

Comments

Mak e Tongblung

Mak e Tongblung

saya suka kata - kata ini 😍

2024-11-25

1

💜🌷halunya jimin n suga🌷💜

💜🌷halunya jimin n suga🌷💜

meysa kl ngak kuat lambaikan tangan aja

2025-02-06

0

karissa 🧘🧘😑ditama

karissa 🧘🧘😑ditama

mantap bisma,nyawa dibayar nyawa
dikira sinetron ikan terbang tersakiti hanya bisa merintih trus maafin aja,weekk

2024-09-25

0

lihat semua
Episodes
1 Awal kehancuran
2 Janjiku
3 Jebakan Mesya
4 sebelum kejadian
5 Menemui Bisma
6 Ancaman demi ancaman
7 Mencari bantuan
8 Syok
9 Dua pria misterius
10 Serpihan dari dirinya
11 Masalah lagi
12 Jadi gelandangan
13 Petunjuk
14 Rumah kumuh
15 Di pecat
16 Usaha menyambung hidup
17 Masalah baru
18 Status palsu
19 Masalah belum berakhir
20 Tanpa sengaja bertemu
21 Permintaan maaf
22 Meminta maaf pada Alya
23 Mulai sadar
24 Profesi baru
25 Wanita bodoh
26 Mulai peduli
27 Menyadari kehadiranmu
28 Luka berbalut luka
29 Mencari kepastian
30 Terimakasih Kak Bisma
31 Bagian dari dirimu
32 Anakku
33 Calon orang tua yang gagal
34 Sangat mengenal dirimu
35 Asal kamu bahagia
36 Datang terlalu cepat
37 Kalian tanggung jawabku
38 Maafkan Papa
39 Mencintai wanita lain
40 Bumi dan langit
41 Tidak harus menikah
42 Kamu pemilik hatiku
43 Akhirnya
44 Belum berakhir
45 Ingin melindungi mu
46 Pergi dari sini!!
47 Mencari Mesya
48 Menemukanmu
49 Aku juga mencintaimu
50 Tidur seranjang
51 Menukar Mesya
52 Selamat tinggal
53 Hanya mimpi
54 Dejavu
55 Wanita bodoh
56 Menjauh
57 Semakin yakin
58 Kebohongan
59 Bukti
60 Satu syarat
61 Lamaran yang menghancurkan
62 Bimbang
63 Mencari tau kebenaran
64 Aku tidak mau orang lain
65 Kembali ke pemiliknya
66 Keputusan Mesya
67 Pergi
68 Wanita jahat
69 Tempat persembunyian
70 Pilihanmu sendiri
71 Kesempatan ke dua
72 Mencari kenangan
73 Pria lajang
74 Sama-sama tersakiti
75 Membawa seseorang
76 Aku merindukannya
77 Kekhawatiran yang tiada artinya
78 Peluk aku
79 Marah
80 SEBATAS PENGHANGAT RANJANG
81 Karya baru SEBATAS PENGHANGAT RANJANG
82 Selesai
83 Ekstra part 1 terbangun dari mimpi
84 Ekstra part 2 terbangun dari mimpi
85 Ekstra part 3 Kebahagiaan milik semuanya
Episodes

Updated 85 Episodes

1
Awal kehancuran
2
Janjiku
3
Jebakan Mesya
4
sebelum kejadian
5
Menemui Bisma
6
Ancaman demi ancaman
7
Mencari bantuan
8
Syok
9
Dua pria misterius
10
Serpihan dari dirinya
11
Masalah lagi
12
Jadi gelandangan
13
Petunjuk
14
Rumah kumuh
15
Di pecat
16
Usaha menyambung hidup
17
Masalah baru
18
Status palsu
19
Masalah belum berakhir
20
Tanpa sengaja bertemu
21
Permintaan maaf
22
Meminta maaf pada Alya
23
Mulai sadar
24
Profesi baru
25
Wanita bodoh
26
Mulai peduli
27
Menyadari kehadiranmu
28
Luka berbalut luka
29
Mencari kepastian
30
Terimakasih Kak Bisma
31
Bagian dari dirimu
32
Anakku
33
Calon orang tua yang gagal
34
Sangat mengenal dirimu
35
Asal kamu bahagia
36
Datang terlalu cepat
37
Kalian tanggung jawabku
38
Maafkan Papa
39
Mencintai wanita lain
40
Bumi dan langit
41
Tidak harus menikah
42
Kamu pemilik hatiku
43
Akhirnya
44
Belum berakhir
45
Ingin melindungi mu
46
Pergi dari sini!!
47
Mencari Mesya
48
Menemukanmu
49
Aku juga mencintaimu
50
Tidur seranjang
51
Menukar Mesya
52
Selamat tinggal
53
Hanya mimpi
54
Dejavu
55
Wanita bodoh
56
Menjauh
57
Semakin yakin
58
Kebohongan
59
Bukti
60
Satu syarat
61
Lamaran yang menghancurkan
62
Bimbang
63
Mencari tau kebenaran
64
Aku tidak mau orang lain
65
Kembali ke pemiliknya
66
Keputusan Mesya
67
Pergi
68
Wanita jahat
69
Tempat persembunyian
70
Pilihanmu sendiri
71
Kesempatan ke dua
72
Mencari kenangan
73
Pria lajang
74
Sama-sama tersakiti
75
Membawa seseorang
76
Aku merindukannya
77
Kekhawatiran yang tiada artinya
78
Peluk aku
79
Marah
80
SEBATAS PENGHANGAT RANJANG
81
Karya baru SEBATAS PENGHANGAT RANJANG
82
Selesai
83
Ekstra part 1 terbangun dari mimpi
84
Ekstra part 2 terbangun dari mimpi
85
Ekstra part 3 Kebahagiaan milik semuanya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!