BAB 17 RENCANA

"Nah selesai, hayu kita masuk ke ruangan khusus buatan ku."

"Wah beda yah Bu bos kita ini punya ruangan sendiri kalau mau makan," ucap Arsyi.

"Alhamdulillah gak ada usaha yang mengkhianati hasil," ucapku tersenyum.

Kami pun masuk ke ruangan ku dan langsung saja memesan makanan yang ada di buku menu, setelah semua memesan kami pun menunggu makanan datang, saat sedang menunggu makanan, aku pun mengeluarkan kertas akta perceraian ku yang tadi siang aku terima.

"Taraaaaaaa....... Kejutan!" ucapku sambil menyerahkan surat akta perceraian ku di hadapan ke tiga sahabat ku.

"Akhhhhhhhhh, selamat Nisaa... Gue ikut bahagia...... Hiks hiks.... Akhirnya lu pisah juga sama si da'jul itu.... Akhirnya lu terbebas dari benalu itu hiks...hiks... " ucap Sera terharu dan sampai menangis.

"Cup... cup... Sera....... Selamat ya Nis perjuangan lu sekarang gak sia sia, dan gue lihat si Herman sedang mendulang karmanya" ucap Arsy.

"Ia gue seneng banget akhirnya hari ini datang....... Tapi kesenangan gue ternodai saat gue tahu si Herman kerja di tempat kita," ucapku mencebik.

"Jadi dia tadi ngejar lu di kantor, emang kerja, kirain gue sengaja buat nemuin lu," ucap Arsyi menimpali.

"Kagak dan yang lebih parahnya, tadi siang dia ngehina gue di bawah, katanya gue yang cuma OB lah gak bisa hidup tanpa nafkah dia lah, jijik gue dengernya gue tinggalin aja, ekh malah habis itu dia nyamperin ke ruangan gue buat lanjut nyiyirin gue," ucapku dongkol.

"EK...ekh... ekh... entar kita lanjut makanannya sudah datang tuh,"

"Wah enak-enak banget nih Bu bos, sering- sering saja traktir kita" ucap Diana.

"Ia doain aja ya na, biar rezeki saya nambah banyak dan restoran ini tambah rame." ucapku.

"Tentu saja Bu," ucap Diana sambil menunjukan jempol nya. kita berempat pun makan dalam kebahagiaan yang terpancar di wajah masing-masing, aku melihat bahagia begitu bersyukur karena meskipun aku di kecewakan oleh keluarga dan saudara ku sendiri, ternyata aku masih mempunyai sahabat yang sangat memperdulikan aku melebihi saudaraku sendiri, mereka adalah saudara ku yang sebenarnya, yang selalu menemani dan mensupport aku di saat aku berada di titik terbawah ku, saat ku tau suami ku sendiri selingkuh dengan sepupuku di rumah ku sendiri. Dan itu adalah hal yang paling mengerikan dalam hidupku.

"Eh, lanjut aja pesen dessertnya ya, entar gue panggil waiters nya, sekalian gue mau ke toilet," ucapku sambil melangkah keluar.

"Bu maaf ya, tanpa mengurangi rasa hormat kami, ibu harus tanggung jawab Karena memecahkan set makanan ini." Ucap salah seorang pelayan yang berada di meja salah satu pengunjung restoran yang tempatnya berserakan pecahan piring milik restoran.

"Ia, nanti saya pasti bayar, berapa sih alat makannya? palingan juga beli di pasar tradisional," ucap pengunjung meja tersebut.

"Peralatan set makan ini yang ibu pecahkan ada 2 piring dan 1 gelas totalnya 1 juta setengah," ucap pelayan tersebut.

"Ngarang kamu ya, tempat makan kaya gini doang sampai sejuta lebih, kamu mau meras saya?" ucap pengunjung itu, yang tak lain adalah Fina yang memecahkan piring dan sendok karena tangannya yang tidak bisa diam, selalu mencoba untuk merayu pria tua yang ada di sebelahnya.

"Itu memang benar Bu, karena restoran kami ini restoran kategori menengah ke atas jadi apa pun yang berada disini semuanya premium dan berkelas, maka dari itu kami pun mengutamakan pelayanan," ucap Waitress.

"Mas gimana ini, bisa sekalian kan sayang" ucap Fina merayu Om kekasihnya itu.

"Ya sudah mba sekalian saja sama makanan saya, ini kartunya," ucap kekasih Fina.

"Kamu Fina lain kali gak usah bikin masalah lagi ya"

"Ia sayang aku janji!" ucap Fina kembali.

"Ini pak kartunya dan ini struk pembayaran nya di tunggu kedatangannya kembali," ucap Waitress.

"Semuanya jadi 25 juta, makanan yang saya makan dan pecahan piring itu."

"Ia pak....... Karena makanan yang bapak pesan adalah makanan Best Seller kamu dan yang paling mahal pak," ucap Waitress sambil tersenyum.

"Kamu Fina! seenaknya saja kamu memesan makanan, lain kali lihat jangan maen pesen saja," ucap kekasih Fina marah.

"Ia sayang, kamu kaya orang susah aja mas, uang kamu kan banyak masa 25 juta aja mas marah-marah, katanya sayang sama aku," ucap Fina merayu.

"Ya sudah kita pulang sekarang."

Saat aku keluar dari toilet, tanpa sengaja aku berpapasan dengan Fina dan Om Om yang ku pastikan ia adalah kekasihnya, karena di lihat dari gerakan badan mereka yang terlewat mesra.

"Oh lihat siapa ini, mba Nissa kerja jadi Waitress disini mbak?" ucap Fina dengan senyum sinis.

"Oh ada ibu Nissa disini," ucap kekasih Fina.

"Kamu kenal dia mas," ucap Fina bertanya.

"Iya tentu saja, Bu Fina adalah Direktur Keuangan di tempat klien ku bekerja," jelas Om kekasih Fina yang tak lain bernama pak Beni.

"Pak Beni, anda dengan siapa ini? setahu saya istri anda tidak semuda ini.... Apa ibu Laila operasi plastik Pak?" ucapku dengan senyum.

"Oh ini keponakan saya Bu, jangan salah paham ya Bu, ibu kenal dengan keponakan saya Fina," ucap pak Beni yang langsung melepaskan rangkulannya Fina dari tangannya.

"Dia...... siapa ya pak? saya tidak kenal, keponakan Bapak ini sangat dekat ya dengan Bapak sampai bisa rangkulan seperti itu, apa Bu Laila tau?" ucapku sambil melihat ke arah Fina yang kaget atas ucapan ku barusan.

"Ia istri saya tau kok, Bu Nissa kalau kami sangat dekat, dan kalau boleh tau Bu Nissa sedang ada acara apa disini?" ucap pak Beni selidik.

"Ia, saya sedang ada acara di restoran ini bersama teman-teman saya."

"Mba makan disini? emang situ mampu makan di tempat mahal kaya gini? ngaku aja,  mba pasti pelayan sini kan?" ucap Fina sinis.

"Fina jaga mulut kamu ya! ini itu restoran punya ibu Nissa, benar kan Bu?" ucap pak Beni dengan suara sedikit tinggi.

"Ia ini restoran saya, Angel kesini sebentar " ucapku sambil mengayunkan tanganku memanggil Angel.

"Ia Bu, maaf Bu, ini laporan keuangan perminggu ini yang tadi ibu minta rekapan nya, untuk salinannya saya sudah kirim ke email ibu ya Bu" ucap Angel seraya menyerahkan sebuah map berisi laporan keuangan yang sebelumnya sudah aku chat sebelum sampai ke restoran ini.

"Oh ia, sekalian tolong kamu suruh pegawai sini, antarkan dessert ke tempat VVIP ya" ucapku ke pada angel yang menjabat menjadi manager di restoran ku ini, walaupun Angel adalah Manager, tapi para pegawai disini tetap menjalankan tugas utama mereka yaitu melayani tamu yang datang ke restoran, kecuali untuk Chef yang di tugaskan hanya memasak di dapur.

"Kalau gitu Bu Nissa saya permisi dulu, masih harus ketemu Client soalnya," ucap pak Beni langsung meninggalkan ku dan menarik tangan Fina menjauh, aku hanya menganggukan kepalaku saja.

"Hmmmm....... Menarik ini, lebih baik saya beritahukan ke Bu Laila kalo suaminya selingkuh..... Kasian Bu Laila dan juga biar Fina sesekali kena getahnya kan Bu Laila lumayan bar-bar," ucapku yang langsung menghampiri Waitress yang menangani masalah si Fina tadi.

"Angel tadi ada masalah apa ya?" tanyaku ke Angel.

"Oh yang tadi Bu..... Begini Bu, mbak-mbak yang tadi memecahkan set alat makan kita...... Tadinya dia tidak mau bertanggung jawab, tapi akhirnya setelah di desak akan di bawa ke jalur hukum, akhirnya pacarnya yang tua itu mau juga ganti rugi," jelas Angel detail.

"Ohh.. begitu, lain kali Kalau dia kesini buat onar atau apa pun ngaku-ngaku tentang saya jangan kamu percaya, kamu hubungi saya dulu."

"Ia baik Bu."

"Ya sudah makasih ya kamu lanjutin aja kerja kamu," ucapku langsung meninggalkan Angel menuju tempat di mana teman-teman ku berada.

"Guys sorry ya gue agak lama........ Ada kejadian tadi," ucapku pas masuk ke ruanganku tadi.

"Kejadian apa?" ucap Sera si ratu kepo.

"Biasalah si ulet keket cari mangsa baru dan bikin onar.... Dia mecahin alat makan gue dan dia kira gue kerja disini jadi Waitress, sumpah tuh mulut pengen banget gue lelepinn cabe jablay....... Kaya kelakuannya yang kaya jablay"

"Ikh dasar tuh orang otaknya kurang se ons kali ya, tapi dia emang gak tau kan kalau restoran ini punya lu Nis?" ucap Arsy.

"Ia dan dia kaget banget pas tau kalau ini restoran gue, dan lu tau gak sugar Daddy nya si Fina siapa," ucapku.

"Siapa?" tanya Sera.

"Itu pak beni Client kantor kita suami Bu Laila, yang orangnya bawel banget setengah mati, dan kalo dia tau suaminya selingkuh sama si Fina, pasti abis tuh si Fina di unyeng-unyeng, ia gak?" jelasku.

"Ia lu bener Nis, lu kasih tau aja sama Bu Laila dia kan juga deket sama lu," ucap Sera lagi.

"Ia entar gue kasih tau, ya sudah balik yu sudah malam" kalian pada naik taksi kan?"

"Ia gue sama Sera satu taksi, lu gimana Diana? tanya Sera.

"Saya naik taksi online juga Bu, arah kita pulang kan beda-beda Bu," ucap Diana.

"Yudah yuk cabut,"

"Ok." ucap mereka bertiga serentak.

Kami pun meninggalkan restoran dan berpisah di halaman restoran yang cukup luas untuk parkir, aku tidak kembali lagi ke dalam untuk mengurus restoran ku karena aku sudah mempercayakan semua kepada Angel, karena dia sudah bekerja denganku dari awal Restoran ini di bangun. Aku pun masuk ke dalam mobilku lalu melajukan mobilku membelah jalanan yang tidak terlalu macet untuk pulang ke rumah Mamah.

"Hmmmmm....... Herman, Herman..... Saat bersamaku, dia selingkuh dengan Fina, tapi setelah berpisah denganku, dia malah di selingkuhi oleh Fina juga, hidup itu selucu itu ya mas, wanita yang kamu bela kamu ajak buat senang-senang ternyata yang buat kamu hancur.......... Kita tunggu saja mas bagaimana kamu akan merasakan rasa sakit yang aku rasakan karena perbuatan kamu dulu mas!" ucapku sambil memegang erat setir mobil dan sedikit menambah kecepatan mobilku.

Setelah sampai rumah aku langsung saja menuju kamarku, tapi saat aku masuk ke dalam ruang keluarga, ku lihat rumah terasa sepi, apa Mamah sama Papah sudah pada tidur ya? batinku. Langsung saja aku naik ke atas ke kamarku untuk membersihkan diri.

Ku rebahkan badanku sambil memikirkan rencana yang akan aku lakukan untuk Fina. aku bukan tuhan yang bisa memaafkan orang begitu saja, aku juga ingin agar hidup Herman menderita, lalu ku ambil kembali HP ku dan kulihat ada notifikasi dari chat Fina, aku pun membukanya dan membaca isinya.

[ Mba Nissa apakah benar yang tadi itu restoran mu mba? boleh lah mba terima aku kerja disana sebagai Manager mu, walau Bagaimanapun kita ini kan keluarga mba ]

[ Mba Nis, jawab chat ku mba, balas ke mba, jangan di anggurin kaya gini ]

[ Mba Nis..... Aku tau kalo mba Nis itu masih cinta sama mas Herman, silahkan mba ambil lagi mba aku ikhlas, tapi masukin aku kerja di restoran mba Nis ya ]

Aku membaca beberapa isi chat Fina hanya bisa menggelengkan kepalaku, apakah dia tidak punya rasa malu sedikit pun. Padahal dia sudah menjadi duri dalam rumah tanggaku dan sekarang dia minta kerjaan dengan gampangannya seolah tidak ada masalah di antara kami, dasar orang gila!

Aku pun hanya membaca chat itu tanpa berniat membalasnya, untuk menghindari urat menegang malam-malam.

Terpopuler

Comments

Ria Lita

Ria Lita

si Fina gak ada urat malu minta kerjaan make milih segala

2025-03-15

0

Sukliang

Sukliang

udah gila ya fina

2023-07-08

1

Uthie

Uthie

dasar gak punya muka dia 😂

2023-07-02

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 KETAHUAN
2 BAB 2 PLANNING PEMBALASAN 1
3 Bab 3 PLANNING PEMBALASAN 2
4 BAB 4 POV HERMAN
5 BAB 5 POV NISSA
6 BAB 6 PECAH PERANG DUNIA KE 3
7 BAB 7 FINA PEMBANTU GRATISAN
8 BAB 8 SEMAKIN NGELUNJAK
9 BAB 9 FINA ON THE WAY
10 BAB 10 HEALING HATI
11 BAB 11 PEMECATAN
12 BAB 12 ULAT KEKET BIKIN RICUH
13 BAB 13 PELAKOR PANAS
14 BAB 14 LABUAN BAJO
15 BAB 15 MERTUA VS MENANTU
16 BAB 16 BERSYUKUR
17 BAB 17 RENCANA
18 BAB 18 BENALU YANG TAK TAHU MALU
19 BAB 19 LICIK
20 BAB 20 HAMIL
21 BAB 21 KEBAHAGIAAN NISSA
22 BAB 22 PINDAH RUMAH
23 BAB 23 PEMBANTU GRATISAN LAGI
24 BAB 24 RESIGN
25 BAB 25 SALAH PILIH LAWAN
26 BAB 26 DERITA LU
27 BAB 27 TERGODA
28 BAB 28 DUO BENALU MENGGANGGU
29 BAB 29 PERNIKAHAN SAUDARA
30 BAB 30 PENANGKAPAN
31 BAB 31 HOTEL PRODEO
32 BAB 32 KESEMPATAN
33 BAB 33 DERITA FINA DIMULAI
34 BAB 34 RENCANA LICIK HERMAN
35 BAB 35 BENIH-BENIH CINTA
36 BAB 36 MENDERITA
37 BAB 37 SAPI PERAH
38 BAB 38 CURHATAN ANAK DAN IBU
39 BAB 39 MERTUA YANG JAHAT
40 BAB 40 NERAKA FINA
41 BAB 41 EXTRA HATI-HATI DAN WASPADA
42 BAB 42 ANNIVERSARY PERUSAHAAN
43 BAB 43 FITNAH HERMAN
44 BAB 44 HASUTAN HERMAN
45 BAB 45 MELAWAN FITNAH
46 BAB 46 EKSEKUSI
47 BAB 47 DIPECAT TIDAK HORMAT
48 BAB 48 TIDAK TERIMA
49 BAB 49 KOK LEMAH
50 BAB 50 BERITA BURUK
51 BAB 51 IMPOTEN
52 BAB 52 DOUBLE ULTI
53 BAB 53 PENDERITAAN POPI
54 BAB 54 AWAL YANG INDAH
55 BAB 55 CINTA PERTAMA DI MASA KECIL
56 BAB 56 PERUSUH
57 BAB 57 CHAT TANPA NAMA
58 BAB 58 DENDAM FINA
59 BAB 59 SATU MUSUH
60 BAB 60 DI ARAK
61 BAB 61 PENGANTIN BARU YANG DI USIR
62 BAB 62 BAWA PERASAAN (BAPER)
63 BAB 63 MELAHIRKAN
64 BAB 64 LAMARAN DADAKAN
65 BAB 65 PERNIKAHAN NISSA DAN AGAM
66 BAB 66 KEMBALI KE JAKARTA
67 BAB 67 BIBIT PELAKOR
68 BAB 68 HERMAN MENGETAHUI ANAKNYA
69 BAB 69 TIARA MENJADI MISKIN
70 BAB 70 MEMBERI PELAJARAN
71 BAB 71 SEPERTI LINTAH
72 BAB 72 RSJ
73 BAB 73 HERMAN MENGAMUK
74 BAB 74 KASIH SAYANG IBU KE ANAKNYA
75 BAB 75 NASIHAT BERULANG YANG SIA-SIA
76 BAB 76 PERNIKAHAN SERA
77 BAB 77 TKW
78 BAB 78 BAR-BAR
79 BAB 79 RENCANA LICIK TINA
80 BAB 80 EKSEKUSI TINA TINTA TINTANAK
81 OBSESI RIKI MEMBAHAYAKAN
82 IKATAN CINTA
83 PSIKOPAT
84 MATA-MATA
85 MENCARI JALAN KELUAR
86 SENJATA MAKAN TUAN
87 TERBONGKARNYA IDENTITAS AGAM
88 JULIDNYA MULUT ARSEN
89 NGIDAM KE PADANG
90 RUSUH DI KANTOR
91 LAHIRNYA SI KEMBAR
92 SUDAH JATUH TERTIMPA TANGGA (SINTIA)
93 JANDA TUA BERULAH
94 INI AYAH NAK....!
95 RENCANA ABSURD KELUARGA SULTAN
96 SELAMAT DATANG DI PAPUA
97 KASIHAN IBUNYA HERMAN
98 ANAK-ANAK NISSA BERANJAK DEWASA
99 PURA-PURA JADI CALON ISTRI
100 KORBAN ALKOHOL
101 BELUM KEPIKIRAN UNTUK MENIKAH
102 BENALU ITU SEPERTI VIRUS YANG MENEMPEL
103 GARIS DUA
104 CURHAT RAYYAN KE ABANGNYA
105 NISSA DAN AGAM TAU ALISHA HAMIL
106 PELAJARAN UNTUK MARIO
107 USAHA MARIO
108 SERTIFIKAT OH SERTIFIKAT
109 KEBOHONGAN ALISHA
110 CURHATAN HERMAN
111 CURHATAN HERMAN JILID 2
112 CURHATAN HERMAN JILID 3
113 KEMARAHAN HERMAN
114 GODAAN ITU INDAH
115 BAKAR BAJU
116 PROYEK ARKA
117 PERTENGKARAN HEBAT
118 OBSESI PUTRI
119 HEALING DI CAFE
120 ALISHA NGIDAM
121 PENEMUAN HARTA KARUN
122 SINDROM KEHAMILAN SIMPATI
123 EKSEKUSI ABANG ADEK
124 BICARA ENAM MATA
125 TANDA TANYA MARIO
126 KEJADIAN DI PROYEK
127 NGIDAM ALISHA TERPENUHI
128 KEKECEWAAN HERMAN
129 JUAL HARTA KARUN
130 MISI MARIO
131 PENGAKUAN MARIO KE AYAHNYA
132 PENGUSIRAN DAN TALAK
133 DRAMA RUTH SI PEMBANTU BARU
134 INI BARU AWAL RUTH!
135 GATAL YA? MAKANYA JANGAN GATEL
136 PENGUNDURAN DIRI MARIO
137 ALISHA I'M COMING...
138 PERTEMUAN YANG BELUM SESUAI HARAPAN
139 PEMECATAN
140 KEMALANGAN RUTH BERTAMBAH
141 MASIH GAGAL KETEMU ALISHA
142 KOKOM NGEMIS BALIKAN
143 LAMPU HIJAU...
144 SIDANG PERCERAIAN
145 KESEMPATAN EMAS
146 DEBAT SENGIT
147 USAHA KERAS MARIO
148 PERKARA MELAMAR PEKERJAAN
149 DI KASIH HATI MINTA JANTUNG
150 RINDU ITU BERAT
151 LAMARAN MARIO PUN DITERIMA
152 CLBK... DUDA DAN JANDA
153 AYAH DAN ANAK MULAI AKRAB
154 HERMAN SI SUPER KEPO
155 PERSIAPAN LAMARAN
156 WEJANGAN SEBELUM MENIKAH
157 JANDA VS JANDA
158 NGELABRAK YANG GAGAL
159 ACARA LAMARAN
160 KEKONYOLAN HERMAN
161 PUTRI CALON ISTRI KE 5
162 DEBAT MANTAN
163 MANTAN DATANG NGERUSUH
164 AKSI MALING DI RUMAH HERMAN
165 DUO MALING BERHASIL
166 GAYANYA SEPERTI ORANG KAYA SAJA
167 PENGACAU DI MALL
168 PENYIDIKAN DI RUMAH HERMAN
169 KARMA DI BAYAR TUNAI
170 SALING MENYALAHKAN
171 KEMARAHAN ARKA
172 ANCAMAN ARKA UNTUK KOKOM DAN NITA
173 PERNIKAHAN SIRI KOKOM
174 PERNIKAHAN MARIO DAN ALISHA
Episodes

Updated 174 Episodes

1
Bab 1 KETAHUAN
2
BAB 2 PLANNING PEMBALASAN 1
3
Bab 3 PLANNING PEMBALASAN 2
4
BAB 4 POV HERMAN
5
BAB 5 POV NISSA
6
BAB 6 PECAH PERANG DUNIA KE 3
7
BAB 7 FINA PEMBANTU GRATISAN
8
BAB 8 SEMAKIN NGELUNJAK
9
BAB 9 FINA ON THE WAY
10
BAB 10 HEALING HATI
11
BAB 11 PEMECATAN
12
BAB 12 ULAT KEKET BIKIN RICUH
13
BAB 13 PELAKOR PANAS
14
BAB 14 LABUAN BAJO
15
BAB 15 MERTUA VS MENANTU
16
BAB 16 BERSYUKUR
17
BAB 17 RENCANA
18
BAB 18 BENALU YANG TAK TAHU MALU
19
BAB 19 LICIK
20
BAB 20 HAMIL
21
BAB 21 KEBAHAGIAAN NISSA
22
BAB 22 PINDAH RUMAH
23
BAB 23 PEMBANTU GRATISAN LAGI
24
BAB 24 RESIGN
25
BAB 25 SALAH PILIH LAWAN
26
BAB 26 DERITA LU
27
BAB 27 TERGODA
28
BAB 28 DUO BENALU MENGGANGGU
29
BAB 29 PERNIKAHAN SAUDARA
30
BAB 30 PENANGKAPAN
31
BAB 31 HOTEL PRODEO
32
BAB 32 KESEMPATAN
33
BAB 33 DERITA FINA DIMULAI
34
BAB 34 RENCANA LICIK HERMAN
35
BAB 35 BENIH-BENIH CINTA
36
BAB 36 MENDERITA
37
BAB 37 SAPI PERAH
38
BAB 38 CURHATAN ANAK DAN IBU
39
BAB 39 MERTUA YANG JAHAT
40
BAB 40 NERAKA FINA
41
BAB 41 EXTRA HATI-HATI DAN WASPADA
42
BAB 42 ANNIVERSARY PERUSAHAAN
43
BAB 43 FITNAH HERMAN
44
BAB 44 HASUTAN HERMAN
45
BAB 45 MELAWAN FITNAH
46
BAB 46 EKSEKUSI
47
BAB 47 DIPECAT TIDAK HORMAT
48
BAB 48 TIDAK TERIMA
49
BAB 49 KOK LEMAH
50
BAB 50 BERITA BURUK
51
BAB 51 IMPOTEN
52
BAB 52 DOUBLE ULTI
53
BAB 53 PENDERITAAN POPI
54
BAB 54 AWAL YANG INDAH
55
BAB 55 CINTA PERTAMA DI MASA KECIL
56
BAB 56 PERUSUH
57
BAB 57 CHAT TANPA NAMA
58
BAB 58 DENDAM FINA
59
BAB 59 SATU MUSUH
60
BAB 60 DI ARAK
61
BAB 61 PENGANTIN BARU YANG DI USIR
62
BAB 62 BAWA PERASAAN (BAPER)
63
BAB 63 MELAHIRKAN
64
BAB 64 LAMARAN DADAKAN
65
BAB 65 PERNIKAHAN NISSA DAN AGAM
66
BAB 66 KEMBALI KE JAKARTA
67
BAB 67 BIBIT PELAKOR
68
BAB 68 HERMAN MENGETAHUI ANAKNYA
69
BAB 69 TIARA MENJADI MISKIN
70
BAB 70 MEMBERI PELAJARAN
71
BAB 71 SEPERTI LINTAH
72
BAB 72 RSJ
73
BAB 73 HERMAN MENGAMUK
74
BAB 74 KASIH SAYANG IBU KE ANAKNYA
75
BAB 75 NASIHAT BERULANG YANG SIA-SIA
76
BAB 76 PERNIKAHAN SERA
77
BAB 77 TKW
78
BAB 78 BAR-BAR
79
BAB 79 RENCANA LICIK TINA
80
BAB 80 EKSEKUSI TINA TINTA TINTANAK
81
OBSESI RIKI MEMBAHAYAKAN
82
IKATAN CINTA
83
PSIKOPAT
84
MATA-MATA
85
MENCARI JALAN KELUAR
86
SENJATA MAKAN TUAN
87
TERBONGKARNYA IDENTITAS AGAM
88
JULIDNYA MULUT ARSEN
89
NGIDAM KE PADANG
90
RUSUH DI KANTOR
91
LAHIRNYA SI KEMBAR
92
SUDAH JATUH TERTIMPA TANGGA (SINTIA)
93
JANDA TUA BERULAH
94
INI AYAH NAK....!
95
RENCANA ABSURD KELUARGA SULTAN
96
SELAMAT DATANG DI PAPUA
97
KASIHAN IBUNYA HERMAN
98
ANAK-ANAK NISSA BERANJAK DEWASA
99
PURA-PURA JADI CALON ISTRI
100
KORBAN ALKOHOL
101
BELUM KEPIKIRAN UNTUK MENIKAH
102
BENALU ITU SEPERTI VIRUS YANG MENEMPEL
103
GARIS DUA
104
CURHAT RAYYAN KE ABANGNYA
105
NISSA DAN AGAM TAU ALISHA HAMIL
106
PELAJARAN UNTUK MARIO
107
USAHA MARIO
108
SERTIFIKAT OH SERTIFIKAT
109
KEBOHONGAN ALISHA
110
CURHATAN HERMAN
111
CURHATAN HERMAN JILID 2
112
CURHATAN HERMAN JILID 3
113
KEMARAHAN HERMAN
114
GODAAN ITU INDAH
115
BAKAR BAJU
116
PROYEK ARKA
117
PERTENGKARAN HEBAT
118
OBSESI PUTRI
119
HEALING DI CAFE
120
ALISHA NGIDAM
121
PENEMUAN HARTA KARUN
122
SINDROM KEHAMILAN SIMPATI
123
EKSEKUSI ABANG ADEK
124
BICARA ENAM MATA
125
TANDA TANYA MARIO
126
KEJADIAN DI PROYEK
127
NGIDAM ALISHA TERPENUHI
128
KEKECEWAAN HERMAN
129
JUAL HARTA KARUN
130
MISI MARIO
131
PENGAKUAN MARIO KE AYAHNYA
132
PENGUSIRAN DAN TALAK
133
DRAMA RUTH SI PEMBANTU BARU
134
INI BARU AWAL RUTH!
135
GATAL YA? MAKANYA JANGAN GATEL
136
PENGUNDURAN DIRI MARIO
137
ALISHA I'M COMING...
138
PERTEMUAN YANG BELUM SESUAI HARAPAN
139
PEMECATAN
140
KEMALANGAN RUTH BERTAMBAH
141
MASIH GAGAL KETEMU ALISHA
142
KOKOM NGEMIS BALIKAN
143
LAMPU HIJAU...
144
SIDANG PERCERAIAN
145
KESEMPATAN EMAS
146
DEBAT SENGIT
147
USAHA KERAS MARIO
148
PERKARA MELAMAR PEKERJAAN
149
DI KASIH HATI MINTA JANTUNG
150
RINDU ITU BERAT
151
LAMARAN MARIO PUN DITERIMA
152
CLBK... DUDA DAN JANDA
153
AYAH DAN ANAK MULAI AKRAB
154
HERMAN SI SUPER KEPO
155
PERSIAPAN LAMARAN
156
WEJANGAN SEBELUM MENIKAH
157
JANDA VS JANDA
158
NGELABRAK YANG GAGAL
159
ACARA LAMARAN
160
KEKONYOLAN HERMAN
161
PUTRI CALON ISTRI KE 5
162
DEBAT MANTAN
163
MANTAN DATANG NGERUSUH
164
AKSI MALING DI RUMAH HERMAN
165
DUO MALING BERHASIL
166
GAYANYA SEPERTI ORANG KAYA SAJA
167
PENGACAU DI MALL
168
PENYIDIKAN DI RUMAH HERMAN
169
KARMA DI BAYAR TUNAI
170
SALING MENYALAHKAN
171
KEMARAHAN ARKA
172
ANCAMAN ARKA UNTUK KOKOM DAN NITA
173
PERNIKAHAN SIRI KOKOM
174
PERNIKAHAN MARIO DAN ALISHA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!