Chapter 06 : Kelemahan Dan Kelebihan

Resepsionis tampak terkejut saat aku mengambil pekerjaan di luar dari yang seharusnya aku selalu lakukan, terlebih aku juga mendaftarkan diri sebagai kelompok.

"Ada apa ini tiba-tiba?"

"Kami ingin mengambil pekerjaan yang bisa menaikan rank kami."

"Tapi melawan golem tanah itu sangat berbahaya untuk kalian."

Noel memotong.

"Barang kali kamu tidak melihat tapi aku ini terlihat kuat loh."

"Aku juga nyan."

Yue menegaskan dengan anggukan membuat resepsionis mundur.

"Aku mengerti, tolong berhati-hatilah jangan melakukan hal gegabah."

"Hal itu tidak akan terjadi."

Aku tadinya berharap dengan mereka namun kenyataanya tidak juga.

"Di mana aku harus membuat jebakan nyan, aku sudah membawa skop untuk melakukannya?"

Golem yang akan kami lawan setinggi 20 meter kau ingin menggali berapa lama untuk membuatnya jatuh, dan juga bagaimana pun dia itu batu tidak akan mudah dikalahkan seperti itu.

Noel memiliki pemikiran berbeda.

"Kita tidak perlu melakukan hal curang, kita bisa langsung menyerangnya dari depan."

Lupakan saja itu namanya bunuh diri.

Dan untuk Yue.

"Aku tidak yakin bisa menang tapi kurasa jika kita bekerja sama kita bisa melewatinya."

Orang ini pesimis dan optimis di waktu yang bersamaan. Aku membuka mulutku.

"Yah anggap saja ini sebagai halangan pertama untuk mencapai kesuksesan."

"Kamu mengatakan hal keren di sana."

"Aku juga bersependapat nyan."

Kalian berdua diamlah.

Aku beralih ke arah Yue.

"Mari pikirkan sesuatu yang mudah untuk dilakukan."

"Aku tidak menyangka kamu pandai berfikir, aku kira kamu pria mesum yang akan senang menggerayangi tubuh kami bertiga."

"Sejak kapan kau memikirkan aku pria seperti itu."

Terhadap perkataan aku dan Yue, Kila tertawa.

"Kalian sangat dekat nyan, nah Noel bukannya kelompok ini jadi semakin menarik."

"Aku juga berfikir demikian."

Aku memutar otak dan hasilnya aku dan Yue yang akan mengambil serangan di depan, Kila dan Noel akan melakukan tugasnya sebagai serangan akhir, setelah diputuskan kami menempati posisi masing-masing.

Golem itu tidak melakukan apapun tapi jika seseorang melintas dia akan menyerang secara membabi buta, dia adalah monster tanpa pikiran dan konon diciptakan secara tidak sengaja oleh seseorang yang sedang mencoba sihir.

Aku mengambil krikil lalu melemparkannya dengan sihir percepatan dan itu meledakan bahunya, golem hanya membalikan badannya melirik ke arahku, di saat yang sama Yue menggunakan sihir petir yang langsung menabrak tubuh golem berikutnya.

Itu luar biasa bagaimana dia bisa menciptakan sihir sebesar itu.

"Ayahku seorang penyihir ia mengajariku semua pengetahuannya, lalu apa sekarang kita harus lari?"

Aku kembali pada kesadaranku lalu mengangguk mengiyakan, golem mulai bangkit dan sesuai yang aku duga dia langsung mengejar kami.

Aku merasa bahwa Yue bisa menghadapi golem ini seorang diri namun dia malah lebih memilih untuk bekerja sama, ia gadis yang sulit dimengerti.

Kami melewati deretan hutan dan di saat yang tepat, Kila yang sudah menyiapkan jebakan, menarik tali yang dia bentangkan sendiri hingga golem itu mulai kehilangan keseimbangan dan jatuh tergerus tanah lalu berhenti tepat di hadapan Noel yang sudah menarik pedangnya lalu menjatuhkannya membelah tubuh golem jadi dua bagian.

Inti golem yang merupakan bola berwarna merah retak dan hancur sehingga tubuhnya tidak bisa pulih lagi.

Apa-apaan dengan mereka, Kila hanya menggunakan tali tapi kekuatannya bisa menahan golem, dan serangan Noel begitu kuat.

Apa sebenarnya aku berada di kelompok terkuat atau mungkin saja golem bagi mereka hanya sebatas slime.

Yue menepuk punggungku dan berkata.

"Kejar bagus Okta, kami bisa melakukannya karenamu, biasanya Kila hanya menjebak teman sendiri, Noel tidak bisa mengenai musuh yang bergerak karena dia harus memusatkan kekuatannya dulu dan aku sendiri tidak pandai membuat rencana, kami menemukan seorang yang bisa menutupi kekurangan kami."

Aku menjatuhkan bahuku lemas, jadi begitu.

Episodes
1 Chapter 01 : Petualang Dengan Kekuatan Lemah
2 Chapter 02 : Pertemuan Dengan Elf
3 Chapter 03 : Pahlawan Melawan Petualang
4 Chapter 04 : Lawan Tanding
5 Chapter 05 : Kelompok Baru
6 Chapter 06 : Kelemahan Dan Kelebihan
7 Chapter 07 : Permintaan Khusus
8 Chapter 08 : Empat Kereta
9 Chapter 09 : Penyergapan
10 Chapter 10 : Pemukiman Elf
11 Chapter 11 : Elf Dan Sebuah Impian
12 Chapter 12 : Harem
13 Chapter 13 : Kehidupan Baru
14 Chapter 14 : Rumah Berhantu Bukan Apa-Apa
15 Chapter 15 : Menetap
16 Chapter 16 : Misi Khusus
17 Chapter 17 : Keberangkatan
18 Chapter 18 : Memasuki Hutan
19 Chapter 19 : Bertemu Kembali
20 Chapter 20 : Benteng Timur
21 Chapter 21 : Dosa Nafsu
22 Chapter 22 : Boneka Terkutuk
23 Chapter 23 : Benteng Utara
24 Chapter 24 : Benteng Barat
25 Chapter 25 : Benteng Selatan
26 Chapter 26 : Musuh Yang Harus Dihadapi
27 Chapter 27 : Masa Tenang
28 Chapter 28 : Desa Di Atas Bukit
29 Chapter 29 : Sebuah Latihan
30 Chapter 30 : Tingkat Berikutnya
31 Chapter 31 : Martial Art
32 Chapter 32 : Perjalanan Baru
33 Chapter 33 : Latih Tanding
34 Chapter 34 : Serangan Wyvern
35 Chapter 35 : Informasi Tambahan
36 Chapter 36 : Melangkah Ke Wilayah Selatan
37 Chapter 37 : Penduduk Desa
38 Chapter 38 : Kepungan Para Serigala
39 Chapter 39 : Fenrir
40 Chapter 40 : Dungeon Abyss
41 Chapter 41 : Jalan Keluar
42 Chapter 42 : Naga Kristal
43 Chapter 43 : Menuju Lantai Terdalam
44 Chapter 44 : Lantai Terakhir
45 Chapter 45 : Pedang Suci
46 Chapter 46 : En Dan Kota Suci
47 Chapter 47 : Lampion Pengendali
48 Chapter 48 : Pertemuan Kembali
49 Chapter 49 : Kekacauan Di Ibukota Hermione
50 Chapter 50 : Gelombang
51 Chapter 51 : Pertarungan Pelayan
52 Chapter 52 : Akhir Kekacauan
53 Chapter 53 : Setelahnya
54 Chapter 54 : Undangan Dari Kota Arles
55 Chapter 55 : Perjalanan
56 Chapter 56 : Kota Arles
57 Chapter 57 : Ruangan Tersembunyi
58 Chapter 58 : Melawan Lich
59 Chapter 59 : Menuju Benua Lain
60 Chapter 60 : Pohon Dunia
61 Chapter 61 : Roh Burung Fresisca
62 Chapter 62 : Naga legendaris
63 Chapter 63 : Melawan Guild Kegelapan
64 Chapter 64 : Melawan Pengguna Petir
65 Chapter 65 : Pengguna Sihir
66 Chapter 66 : Satu Tebasan
67 Chapter 67 : Petualangan Masih Berlanjut (End)
Episodes

Updated 67 Episodes

1
Chapter 01 : Petualang Dengan Kekuatan Lemah
2
Chapter 02 : Pertemuan Dengan Elf
3
Chapter 03 : Pahlawan Melawan Petualang
4
Chapter 04 : Lawan Tanding
5
Chapter 05 : Kelompok Baru
6
Chapter 06 : Kelemahan Dan Kelebihan
7
Chapter 07 : Permintaan Khusus
8
Chapter 08 : Empat Kereta
9
Chapter 09 : Penyergapan
10
Chapter 10 : Pemukiman Elf
11
Chapter 11 : Elf Dan Sebuah Impian
12
Chapter 12 : Harem
13
Chapter 13 : Kehidupan Baru
14
Chapter 14 : Rumah Berhantu Bukan Apa-Apa
15
Chapter 15 : Menetap
16
Chapter 16 : Misi Khusus
17
Chapter 17 : Keberangkatan
18
Chapter 18 : Memasuki Hutan
19
Chapter 19 : Bertemu Kembali
20
Chapter 20 : Benteng Timur
21
Chapter 21 : Dosa Nafsu
22
Chapter 22 : Boneka Terkutuk
23
Chapter 23 : Benteng Utara
24
Chapter 24 : Benteng Barat
25
Chapter 25 : Benteng Selatan
26
Chapter 26 : Musuh Yang Harus Dihadapi
27
Chapter 27 : Masa Tenang
28
Chapter 28 : Desa Di Atas Bukit
29
Chapter 29 : Sebuah Latihan
30
Chapter 30 : Tingkat Berikutnya
31
Chapter 31 : Martial Art
32
Chapter 32 : Perjalanan Baru
33
Chapter 33 : Latih Tanding
34
Chapter 34 : Serangan Wyvern
35
Chapter 35 : Informasi Tambahan
36
Chapter 36 : Melangkah Ke Wilayah Selatan
37
Chapter 37 : Penduduk Desa
38
Chapter 38 : Kepungan Para Serigala
39
Chapter 39 : Fenrir
40
Chapter 40 : Dungeon Abyss
41
Chapter 41 : Jalan Keluar
42
Chapter 42 : Naga Kristal
43
Chapter 43 : Menuju Lantai Terdalam
44
Chapter 44 : Lantai Terakhir
45
Chapter 45 : Pedang Suci
46
Chapter 46 : En Dan Kota Suci
47
Chapter 47 : Lampion Pengendali
48
Chapter 48 : Pertemuan Kembali
49
Chapter 49 : Kekacauan Di Ibukota Hermione
50
Chapter 50 : Gelombang
51
Chapter 51 : Pertarungan Pelayan
52
Chapter 52 : Akhir Kekacauan
53
Chapter 53 : Setelahnya
54
Chapter 54 : Undangan Dari Kota Arles
55
Chapter 55 : Perjalanan
56
Chapter 56 : Kota Arles
57
Chapter 57 : Ruangan Tersembunyi
58
Chapter 58 : Melawan Lich
59
Chapter 59 : Menuju Benua Lain
60
Chapter 60 : Pohon Dunia
61
Chapter 61 : Roh Burung Fresisca
62
Chapter 62 : Naga legendaris
63
Chapter 63 : Melawan Guild Kegelapan
64
Chapter 64 : Melawan Pengguna Petir
65
Chapter 65 : Pengguna Sihir
66
Chapter 66 : Satu Tebasan
67
Chapter 67 : Petualangan Masih Berlanjut (End)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!