Aku melakukan tugasku dengan baik, sekarang perkarangan rumah sepenuhnya memiliki panjang rumput yang sama.
Marie muncul di belakangku dengan membawa gelas berisi air dingin di nampan.
"Silahkan, Okta pasti haus."
"Terima kasih."
Aku meminumnya dan itu terasa melegakan saat melewati tenggorakanku.
"Bagaimana dengan pekerjaan yang lainnya?"
"Sebentar lagi selesai, aku pikir semua orang sangat bersemangat mendekorasi... aku bahkan kehilangan bagianku menata."
Aku tersenyum masam setelah mendengarnya, untuk menjadi seorang maid profesional Marie harus pandai melakukannya sayangnya ia tidak memiliki kesempatan.
Ia kemudian menatapku dengan pandangan bersinar.
"Tugas maid yang tersisa untukku adalah menggosok punggung tuannya saat mandi, karena itu Okta aku."
Aku memilih berjalan meninggalkannya.
"Tunggu, aku belum selesai mengatakannya."
Keseharian seperti ini kurasa akan terus berlanjut mulai sekarang, tiga hari kami gunakan untuk menyulap seluruh rumah untuk nyaman ditinggali dan di hari berikutnya hanya ada pekerjaan yang harus kami selesaikan.
Kami memburu banyak Goblin, Orc dan juga beberapa serigala liar sampai akhirnya resepsionis memberikan misi khusus.
"Okta, nona Cosetta ingin menemuimu di kediamannya aku harap kamu pergi ke sana."
"Apa aku boleh menolak?" tanyaku memastikan.
"Jelas tidak, nona Cosetta orang yang berpengaruh di kota ini, ia bahkan bisa menarik lisensi petualangmu kalau mau."
"Ugh."
Mendengarnya membuatku mual, lagipula dia orang yang jahat, dia pasti akan melakukannya.
Kila, Noel, Yue dan Marie jelas tidak keberatan untuk ini juga.
Kami menekan bel pintu dan beberapa pelayan menyambut kami masuk, mereka mengenakan gaun gothic yang membuatnya menjadi pelayan yang sama sekali berbeda dari seharusnya.
Dengan sopan mereka menunjukkan kami jalan ke belakang perkarangan yang merupakan area khusus untuk minum teh.
Aku bisa melihat bagaimana seseorang duduk selagi menarik cangkirnya ke bibir.
"Ara, kalian datang terlambat."
Yue membalas dengan santai.
"Pagi Bibi Cosetta."
"Selamat pagi... bagaimana petualanganmu?"
"Menyenangkan."
"Syukurlah, duduklah aku akan mulai menjelaskan misi yang akan aku berikan pada kalian."
Kami duduk seperti apa yang dia minta dengan teh yang diseduh oleh Yue untuk kami semua.
"Aromanya harum nyan."
"Ras kucing tidak terlalu suka minuman panas, apa harus menunggunya dingin dulu."
"Tidak usah nyan, aku sudah terbiasa dengan minuman seperti ini nyan..aku sudah berevolusi."
"Begitu."
Evolusi apanya? Dia hanya berlatih saja.
"Misi yang aku ingin berikan pada kalian adalah untuk mengawalku ke kerajaan demi-human."
"Kerajaan yang sama yang bibi Fel kunjungi."
"Benar, ada isu bahwa kerajaan itu berada diambang kehancuran dan aku perlu ke sana untuk membantu."
"Jangan bilang bahwa Anda juga yang meminta Fel untuk pergi ke sana?" tanyaku demikian dan nona Cosetta mengangguk mengiyakan.
"Aku ingin ia menyelidiki wilayah itu lebih dulu, ini memang sulit dipercayai tapi ada yang bilang bahwa tujuh dosa mematikan yang baru telah muncul di wilayah tersebut... setelah peperangan Hermione dan Astrea selesai, kami membuat sebuah aliansi untuk menjaga perdamaian dan di saat itu wilayah demi-human turut bergabung, jika terjadi masalah kami satu sama lain akan saling membantu, kebetulan saja aku yang diminta melakukannya."
"Pasti mereka sangat kuat."
Aku akan senang jika Noel tidak mengatakannya seolah dia menantikan sebuah pertarungan.
"Tapi bibi Cosetta, setelah Pride dikalahkan seharusnya tujuh dosa memastikan sudah menghilang."
"Seharusnya seperti itu, namun sayangnya seseorang sengaja menciptakan kembali mereka."
"Apa bibi tahu siapa yang melakukannya?"
Cosetta mengambil waktu sejenak selagi menggelengkan kepalanya.
"Tidak, tidak ada yang tahu...karena itulah kitalah yang harus menyelidikinya, kedamaian sudah terjaga sejak lama bahkan kita sudah mengalahkan semua iblis seutuhnya, jika seperti ini maka dunia akan kembali pada kekacauan."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments