Setelah kepergian Fel setiap aku pergi kemanapun aku selalu merasa dibuntuti, ketika makan aku akan melihat bayangan di jendela dan ketika ke kamar mandi ada suara-suara aneh di belakangku.
Apa mungkin aku sedang dihantui seseorang?
Ketika aku berfikir demikian aku akhirnya mampu memergoki siapa pelakunya, dia adalah Yue yang telah menerobos rumahku selagi memakan ayam gorengku.
"Aku sedikit lapar," katanya.
Bukan itu? Seberapa mesum orang ini hingga menerobos rumah orang.
Rumah ini kecil meski demikian ini rumah yang aku beli dari tabunganku.
"Sebenarnya aku ingin bertanya apa aku bisa bergabung dengan anggota partymu karena malu jadi aku hanya bisa mengikutimu."
"Alasan yang konyol, dengar aku ini petualang rendah loh kamu akan cocok bersama orang kuat."
"Tidak kamulah orang kuat, bukannya sebelumnya kamu berhasil mengalahkanku."
Aku mendesah pelan, yang dikatakannya memang benar tapi aku menang karena sebuah trik, jika aku dan Yue benar-benar bertarung satu lawan satu secara adil aku juga tidak yakin bisa menang.
Sepertinya dia tidak akan menyerah meskipun aku menolaknya karena itulah aku menyetujui keinginannya untuk membentuk party.
"Kalau begitu maaf mengganggumu, aku punya dua teman lagi kurasa mereka akan bergabung juga dengan kita."
"Lakukan semaumu saja."
Aku hanya melihatnya pergi dari kejauhan, sejak aku ditolak oleh orang lain aku tidak pernah berfikir bahwa akan berpetualang secara kelompok namun kurasa semuanya terkadang bisa berubah.
Di dalam guild keesokan paginya Yue memperkenalkan kedua temannya. Yang satu adalah seorang gadis dengan armor serta perisai dan pedang di punggungnya, dia memiliki rambut pirang sebahu dengan jepit bunga sebagai hiasan.
"Sepertinya kamu terlihat sangat menjanjikan, apa kau kuat dalam menghukum seseorang?"
"Hah?"
Aku kebingungan dengan perkataan absur itu dan Yue berbisik.
"Noel sedikit masokis, tapi kemampuannya tidak bisa diremehkan dia juga mantan kesatria."
Aku bisa menebak bagaimana orang ini dikeluarkan, dia pasti menyerang sendirian ke garis depan kemudian terengah-engah hingga basah.
Dan satu lagi.
"Namaku Kila nyan, aku cukup ahli membuat jebakan nyan."
Kila adalah seorang gadis dengan telinga kucing, berpenampilan seperti pencuri dengan syal merah melilit lehernya sama seperti warna rambutnya yang panjang.
Ia memiliki kebiasaan buruk yaitu suka menjilati orang lain. Wajahku penuh air liur sekarang.
"Nyan, aku tiba-tiba menyukaimu nyan... rasamu sangat enak nyan."
Wajahku penuh air liur.
Dia gadis bodoh.
Ayolah apa ini anggota party Yue mereka semua telihat tidak ada harapan. Tapi, kurasa aku tidak boleh menilai dari penampilan.
"Terima kasih sudah mau menerima kami nyan, saat Yue bilang dia bukan lagi pemimpin, kami pikir kelompok kami akan dibubarkan nyan, tapi dia mengatakan hari ini kamu yang akan memimpin kami nyan, jadi kami sangat senang."
Aku baru tahu bahwa ekor Kila ada dua, itu sangat jarang selain fakta ia ada di sini juga jauh dari kerajaannya.
"Jadi kemana saja pekerjaan yang sudah kalian ambil?" kataku.
Yue, Kila dan juga Noel mengalihkan pandangan saat aku bertanya hal demikian.
"Soal itu, kami hanya mengambil quest memancing untuk menangkap ikan, selain itu kami belum mengambil pekerjaan lainnya."
Kami semua anggota baru jadi kurasa itu wajar-wajar saja jika seperti itu. Mulai dari sekarang entah mereka atau aku kami sebaiknya mengambil pekerjaan berbeda agar kontribusi pada guild bisa sedikit meningkat agar kami bisa naik rank.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments