Hal Unik Lainnya*

Mereka bicara dalam bahasa Inggris. Terjemahan.

Vesper dan lainnya bergegas mengikuti roh Gina entah akan membawa mereka ke mana. Vesper dan para roh melihat sekitar di mana pemukiman itu sepi tak berpenghuni. Jalanan menanjak dan berliku dengan rumah-rumah berderet di sepanjang gang. Para roh menduga jika tempat itu hanya dikunjungi saat pagi saja, tidak untuk malam hari. Akan tetapi, dugaan itu salah.

"Gina!" panggil seseorang yang tiba-tiba muncul dari sebuah pintu rumah.

Vesper terkejut karena tak menyangka akan kemunculan pria itu. Gina tersenyum di mana Vesper kali ini merasa beruntung karena Gina bisu.

"Kau mau ke mana larut malam begini? Kau sendirian? Di mana Brego?" tanya pria itu yang tak dikenali oleh Vesper.

Beruntung, roh Gina masih berada di sisinya. Vesper membaca gerakan isyarat tangan wanita itu dan mengangguk paham. Hanya saja, Vesper sedikit lupa bagaimana melakukan gerakan isyarat untuk memberitahukan pria di depannya. Vesper gugup seketika.

"Gina, kau baik-baik saja?" tanya pria itu mengerutkan kening.

Vesper lalu berinisiatif membuat gerakan dengan menelengkupkan kedua tangan dan bergaya seperti orang tidur. Pria itu mengangguk paham dengan senyuman.

"Aku datang ingin memastikan persiapan untuk acara besok pagi. Sebaiknya kau juga beristirahat dan ... pakailah kostum abad pertengahanmu. Nanti tamu kita protes karena petugas tak ikut memeriahkan acaranya. Baiklah, sisanya aku serahkan kepada petugas patroli robot Old Village. Selamat malam," ucap pria itu seraya melambaikan tangan lalu pergi.

Vesper tersenyum dengan balas melambai. Kini, semua roh tahu kenapa Gina dan pria yang membunuh wanita cantik itu mengenakan pakaian abad pertengahan. Ternyata di Old Village akan diadakan sebuah acara. Roh Gina kembali mengajak mereka pergi ke suatu tempat yang berada di atas bukit dekat dengan patung ciri khas negara Brazil. Mereka berdiri di depan sebuah pintu. Roh Gina memberikan suatu gerakan kepada Vesper seraya menunjuk pintu kaca di depannya.

"Ah, aku mengerti," jawab Vesper lalu meletakkan dua telapak tangannya ke pintu kaca tersebut.

Seketika, PIP!

"Selamat datang Georgina Rovales. Silakan masuk," ucap sistem.

Vesper melangkah masuk diikuti roh di sekelilingnya. Mata Vesper melebar saat melihat satu per satu lampu di ruangan itu menyala dan menerangi ruangan yang tampak sangat berbeda dari luar.

"Woah! Ini masa depan!" pekik Axton kagum sampai wajahnya berbinar.

Vesper tampak takjub karena tempat itu berkesan seperti sebuah ruangan pusat kendali. Terdapat banyak peralatan canggih yang semuanya terkomputerisasi dan cukup dijalankan dengan pengenal suara serta barcode dari user. Saat Vesper dan para roh mengamati satu per satu benda-benda dalam ruangan itu, roh Gina mendekati raganya. Vesper tertegun dan berkerut kening saat roh Gina menunjuk perutnya.

"Kenapa? Lukaku? Bukankah ... kau sudah mati? Seharusnya darahmu ... oh, shitt! Darahnya masih keluar!" pekik Vesper saat menyadari jika kemeja yang digunakannya basah terkena rembesan darah dari luka tusukan.

Para roh ikut panik. Vesper lalu diajak ke sebuah ruangan di mana terdapat tabung dengan banyak tangan-tangan robot di dalamnya. Vesper diminta berbaring saat tangan-tangan robot itu mulai bekerja secara otomatis ketika barcode di tengkuk Gina terdeteksi. Mata Vesper terbelalak saat melihat sebuah alat seperti laser ingin menyinari luka sayatan.

Vesper mengamati pergerakan benda itu yang membuat jantungnya seolah kembali berdetak. Namun, ia yang tak lagi bisa merasakan sakit, diam saja ketika alat itu menutup luka tusukan dan membersihkan area sekitar agar tak terinfeksi. Tubuhnya juga diberikan banyak suntikan yang tak diketahui fungsinya karena informasi tersebut berada di layar luar tabung. Ketika tabung yang mengobati luka di raga Gina terbuka, sebuah informasi unik muncul dibacakan oleh sistem.

"Georgina Rovales. Tubuhmu telah kehilangan fungsi utama. Detak jantungmu tak terdeteksi termasuk kinerja organ dalam lainnya. Kau seharusnya telah mati."

Praktis, hal itu membuat Vesper dan roh lainnya terkejut. Mata Vesper terbelalak saat melihat sistem mengirimkan laporan kematian Georgina Rovales ke data pusat.

"Bahaya! Kita harus segera pergi dari sini!" pekik Axton panik dan diangguki semua roh lainnya.

Vesper segera melompat keluar tabung seraya menggendong tasnya. Ia berlari keluar dengan panik meninggalkan ruangan tanpa menunggu lainnya. Vesper menyadari di balik kecanggihan teknologi dan sistem di masa depan, terdapat banyak ancaman untuknya di mana dulu ia adalah mantan penjahat.

"Gila! Jantungku hampir meledak. Sistem robot dokter itu sungguh hebat!" pekik Vesper seraya melihat sekitar.

Beruntung, luka tusukan di perutnya telah selesai diobati meski meninggalkan bekas. Tak lama, roh Gina datang bersama roh lainnya karena mengejar Vesper. Roh Gina mengajak Vesper untuk masuk lagi ke ruangan, tetapi Vesper menolak. Roh Gina melakukan bahasa isyarat yang membuat Vesper akhirnya menuruti permintaannya.

"Ada apa, Vesper?" tanya Boleslav bingung.

"Gina mengatakan jika di ruangan itu, kita akan mengetahui banyak informasi karena terhubung ke pusat. Jadi, ayo, kita kembali ke dalam," ajak Vesper malas.

"Sebaiknya cepat. Aku merasa jika sistem tadi memberikan laporan ke pihak kepolisian. Hal ini bisa membahayakan kita," ucap Erik serius.

"Kalau begitu, biar aku dan si jelek ini menjaga luar. Kalian masuklah ke dalam," ucap Joel dan diangguki Erik serta Antony.

Kali ini, para roh tak bersiteru. Mereka seperti mulai memahami karakter kawan lainnya. Vesper bergegas mengikuti roh Gina ketika wanita itu menunjukkan layar besar di hadapan. Gina memberikan banyak instruksi melalui gerakan isyarat. Vesper diam mengamati lalu mengangguk pelan.

"Oke, aku paham. Biar kucoba," ucap Vesper lalu mendatangi sebuah alat pemindai dengan lampu biru menyala terang dengan menunjukkan barcode di tengkuknya.

"Selamat datang Georgina Rovales," ucap sistem.

Seketika, layar besar di depan Vesper bersinar putih kosong. Vesper menggerakkan jarinya membentuk sebuah tulisan. Ternyata, sensor di sekitar layar itu menangkap pergerakan jari Gina. Mata Erik dan Antony menyipit melihat yang Vesper lakukan.

"Perintah diterima," ucap sistem.

"Hem, dia mengingatkanku akan GIGA," ujar Antony.

"GIGA? Apa itu?" tanya Erik berkerut kening.

"Ya, seperti yang sistem itu lakukan. Dia melakukan hal-hal yang diperintahkan oleh orang tertentu. Theresia dulu pencetusnya yang kemudian dikembangkan oleh Vigo. Setelah mereka meninggal, istriku Manda meneruskan dan membuat GIGA semakin canggih dibantu beberapa orang. GIGA tak terkalahkan," ucap Antony mengenang masa lalu.

"Wow!" kagum Erik dengan kepala mengangguk-angguk.

Vesper menunggu hasil pencarian sistem tersebut. Hingga tiba-tiba, Vesper membalik tubuh dan menatap dua arwah di depannya saksama.

"Ada yang aneh di sini," ucap Vesper bertolak pinggang.

"Apa itu, Sayang?"

"Bukankah Gina bisu? Lalu ... kenapa aku bisa bicara?"

Erik dan Antony saling memandang lalu menggeleng bersama tanda tak tahu. Tiba-tiba, roh Gina kembali melakukan bahasa isyarat. Vesper, Erik dan Boleslav menatap roh wanita itu saksama.

"Apa katanya?" tanya Antony.

"Katanya, itu karena kita sesama roh jadi bisa bicara walaupun raga yang kugunakan bisu. Akan tetapi, saat aku bertemu manusia, meskipun mulutku bergerak, suaraku tetap tak bisa keluar. Wah, ini hebat! Jika aku menggunakan tubuh orang buta, aku masih bisa melihat. Keren," kagum Vesper.

Antony dan Erik mengangguk-angguk karena bagi mereka hal tersebut memang unik.

"Vesper, lihat!" ucap Boleslav seraya menunjuk layar besar.

"Oh, kau mencari tahu tentang zaman ini berikut keturunan kita yang tersisa?" tanya Erik menduga dari hasil laporan pada layar. Vesper mengangguk.

"Pintar," puji Boleslav yang membuat senyum Vesper terkembang.

***

ILUSTRASI. SOURCE : GOOGLE

kuy kuy semangat crazy up walaupun gak tau sanggup berapa eps penutupan akhir bulan. kwkwkw😆 si embul lagi bisa diajak kompromi nih 😍

Terpopuler

Comments

🏕️👑🐒 𖣤​᭄Kyo≛ᔆᣖᣔᣘᐪᣔ💣

🏕️👑🐒 𖣤​᭄Kyo≛ᔆᣖᣔᣘᐪᣔ💣

penasaran siapa yang masih hidup jaman ini apakah si tinta printer masih hidup ya😝😝😝

semangat terus aju aku padamu wis ju jangan lupakan aku 😝 jangan bosan sama komen gilaku ju

2023-07-22

0

𝐋α²¹ℓ◦𝐒єησяιтꙷαᷜ 🇵🇸🇮🇩

𝐋α²¹ℓ◦𝐒єησяιтꙷαᷜ 🇵🇸🇮🇩

sbnrnya aku tuh pngn bca trs tapi kumaha wehhh hrs lnjt gawe

aku lnjt ntar nte bcanya yakk

2023-06-12

0

𝐋α²¹ℓ◦𝐒єησяιтꙷαᷜ 🇵🇸🇮🇩

𝐋α²¹ℓ◦𝐒єησяιтꙷαᷜ 🇵🇸🇮🇩

iyaa hebat betul sistem nya, spt itukah kelak 2200🤧

2023-06-12

0

lihat semua
Episodes
1 Sang Kematian
2 Karena Doa
3 Tugas yang Sulit
4 Tentang Masa Lalu*
5 Ide Joel
6 Pertolongan Diluar Rencana
7 5 Detik
8 Rosemary*
9 Selamat Tinggal, Rosemary-Hose
10 Dunia Masa Depan*
11 Asal Mula Roh Jahat
12 Adaptasi*
13 Risiko
14 Roh Jahat Misterius*
15 Salah Bicara?*
16 Hadiah Sang Kematian
17 Hal Unik Lainnya*
18 Mencari Sisa Masa Lalu*
19 Terpisah
20 Menunggu*
21 Mengantarkan Pulang*
22 Sentra Hijau-Lumia*
23 Ucapan yang Dikabulkan*
24 Sosok Pengganti
25 Menegangkan
26 Doa Hashirama*
27 Misi Menyebalkan Hashirama*
28 Mafia-mafia Bodoh*
29 Siksaan yang Pedih*
30 Momen Terakhir
31 Ilmu yang Diturunkan
32 Sebuah Perubahan*
33 Hukuman Baru
34 Sang Pemimpin
35 Adaptasi dengan Masa Depan*
36 Indra Keenam
37 Keturunan Terakhir*
38 Embun*
39 Bumi Kacau*
40 Dia!
41 Gatot Sukoco?
42 Roh-roh Iblis*
43 Tak Bisa Diselamatkan*
44 Mayat Asep*
45 Malaikat?*
46 Kok Bisa?
47 Mencari King D
48 Kekuatan Eko
49 Musuh Bebuyutan
50 Beralih Pihak
51 Bergabungnya Tobias*
52 Pulau Terapung*
53 Panjang Umur*
54 Manusia Setengah Dewa*
55 Kisah King D*
56 Dipermainkan*
57 Salah Jalan
58 Misi Mencari Doa*
59 Keturunan Giamoco*
60 Semakin Banyak
61 Diperkenalkan*
62 Pertemuan dan Selamat Tinggal
63 Seragam Hitam*
64 Bisikan Setan
65 Kehilangan dan Kedatangan
66 Si Pucat*
67 Kisah Jonathan*
68 Berkumpulnya Para Keturunan*
69 Terbongkar*
70 Membayar Hukuman
71 Mengejar Waktu*
72 Inisiatif Junior
73 Suara Junior*
74 Mengagumkan
75 Tentang Kematian
76 Mereka Berkumpul
77 Panik!
78 Permintaan Mereka
79 Bergabungnya Lucifer Flame
80 Menyelesaikan Hukuman
81 Mengejar Kekurangan
82 Dia Lupa
83 Abu-abu
84 Hampa
85 Pamit
86 Tersulut Amarah
87 Kegelapan Datang
88 Bagaimana Menyelamatkannya?
89 Dentang Jam
90 59 Menit
91 Maaf, Toby
92 Habis Masa Tugas
93 Kebahagiaan Sempurna
94 Sampai Jumpa
95 Thank You LAP
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Sang Kematian
2
Karena Doa
3
Tugas yang Sulit
4
Tentang Masa Lalu*
5
Ide Joel
6
Pertolongan Diluar Rencana
7
5 Detik
8
Rosemary*
9
Selamat Tinggal, Rosemary-Hose
10
Dunia Masa Depan*
11
Asal Mula Roh Jahat
12
Adaptasi*
13
Risiko
14
Roh Jahat Misterius*
15
Salah Bicara?*
16
Hadiah Sang Kematian
17
Hal Unik Lainnya*
18
Mencari Sisa Masa Lalu*
19
Terpisah
20
Menunggu*
21
Mengantarkan Pulang*
22
Sentra Hijau-Lumia*
23
Ucapan yang Dikabulkan*
24
Sosok Pengganti
25
Menegangkan
26
Doa Hashirama*
27
Misi Menyebalkan Hashirama*
28
Mafia-mafia Bodoh*
29
Siksaan yang Pedih*
30
Momen Terakhir
31
Ilmu yang Diturunkan
32
Sebuah Perubahan*
33
Hukuman Baru
34
Sang Pemimpin
35
Adaptasi dengan Masa Depan*
36
Indra Keenam
37
Keturunan Terakhir*
38
Embun*
39
Bumi Kacau*
40
Dia!
41
Gatot Sukoco?
42
Roh-roh Iblis*
43
Tak Bisa Diselamatkan*
44
Mayat Asep*
45
Malaikat?*
46
Kok Bisa?
47
Mencari King D
48
Kekuatan Eko
49
Musuh Bebuyutan
50
Beralih Pihak
51
Bergabungnya Tobias*
52
Pulau Terapung*
53
Panjang Umur*
54
Manusia Setengah Dewa*
55
Kisah King D*
56
Dipermainkan*
57
Salah Jalan
58
Misi Mencari Doa*
59
Keturunan Giamoco*
60
Semakin Banyak
61
Diperkenalkan*
62
Pertemuan dan Selamat Tinggal
63
Seragam Hitam*
64
Bisikan Setan
65
Kehilangan dan Kedatangan
66
Si Pucat*
67
Kisah Jonathan*
68
Berkumpulnya Para Keturunan*
69
Terbongkar*
70
Membayar Hukuman
71
Mengejar Waktu*
72
Inisiatif Junior
73
Suara Junior*
74
Mengagumkan
75
Tentang Kematian
76
Mereka Berkumpul
77
Panik!
78
Permintaan Mereka
79
Bergabungnya Lucifer Flame
80
Menyelesaikan Hukuman
81
Mengejar Kekurangan
82
Dia Lupa
83
Abu-abu
84
Hampa
85
Pamit
86
Tersulut Amarah
87
Kegelapan Datang
88
Bagaimana Menyelamatkannya?
89
Dentang Jam
90
59 Menit
91
Maaf, Toby
92
Habis Masa Tugas
93
Kebahagiaan Sempurna
94
Sampai Jumpa
95
Thank You LAP

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!