Bab 16 ~ Aku Sangat Mencintaimu

Beberapa hari berlalu, Gill menjalankan tugasnya sebagai bellboy dengan baik. Perubahan itu tentu saja membuat Zee tenang dan Dison senang. Hanya saja Zee merasa ada yang aneh dengan sikap putra tirinya itu. Bagaimana tidak? Gill yang biasa mengganggunya, kini selalu menghilang setiap pulang kerja. Meski penasaran ke mana perginya, tapi Zee sama sekali tidak peduli.

Yang ia pedulikan saat ini adalah kesibukannya yang harus mengurus hotel sekaligus sebagai DJ. Apalagi tawaran manggung di beberapa stasiun tv terus mengundangnya, tapi selalu Zee tolak. Ia masih ingin bekerja di Grebek Club yang membuatnya merasa nyaman

"Kalau aku jadi kamu, aku juga dilema mau pilih siapa? Tuan Dison udah tua, tapi banyak uangnya. Sementara tuan Gill sangat tampan, pintar, tinggi, kekar, dan yang pasti dia cinta sama kamu," ujar Risha turut bingung memikirkan posisi sang sahabat.

"Cinta?" Zee memangku kedua tangan dengan malas.

"Yaiyalah cinta, aku sangat yakin cinta satu malam tujuh tahun lalu tidak bisa dia lupakan, itulah sebabnya dia terus mendekatimu," sahut Risha menggebu-gebu, ia sangat yakin atas ucapannya.

"Kamu itu tidak bisa membedakan mana cinta dan yang mana nafsu."

"Risha!" panggil Marko dari ruangannya yang berada tepat di sebelah ruang istirahat Zee.

"Iya, Pak. Sebentar!" balas Risha juga berteriak.

"Ada apa lagi dengan si tua bangka itu," ejek Risha mendengus kesal. Meski kesal, tapi ia tetap bangkit dan berjalan cepat menuju ruangan Marko.

Tak lama setelah kepergian Risha, tiba-tiba pintu ruangan diketuk oleh seseorang.

"Masuk!" sahut Zee yang sudah tahu siapa yang datang hanya dari nada ketukannya yang bahkan terdengar sopan melewati telinganya.

"Kamu sedang apa?" tanya seorang duda tampan yang terlihat dewasa dengan pakaian formalnya.

"Kak Axel," sambut Zee dengan senyuman samar yang terukir indah di bibirnya.

Axel adalah sosok duren sawit (duda keren sarang duit) yang selalu berada di sisi Zee selama 7 tahun terakhir. Bahkan Axel rela datang ke club setiap malam hanya untuk bertemu dengan wanita pujaannya, siapa lagi kalau bukan Zee.

"Bukannya kak Axel keluar negeri untuk perjalanan bisnis?" tanya Zee ketika Axel telah duduk tepat di hadapannya.

"Tidak jadi, papa yang pergi, tapi seharusnya kamu yang pergi," Axel menatap Zee dengan sedih, semacam ada perasaan bersalah sekaligus penyesalan yang tidak bisa ia lupakan seumur hidup.

"Sudah, tidak perlu dibahas lagi. Aku juga bahagia dengan jalan hidupku yang sekarang," balas Zee tersenyum hangat, sehangat hatinya yang akhir-akhir ini begitu tenang dan damai.

"Zee," panggil Axel dengan suara lembut namun bergetar.

"Iya?" sahut Zee mengerut dahi heran.

Axel tak langsung menjawab, duda sempurna tanpa anak itu tampak gugup hingga menghela napas berat beberapa kali. Axel seakan berusaha meyakinkan hati serta menyiapkan diri untuk mengungkapkan sesuatu yang selama ini mengganjal di hatinya.

"Aku hanya ingin jujur padamu tenteng isi hatiku karena aku sudah tidak lagi sanggup memendamnya terlalu lama. Terserah kamu mau jawab apa, tapi yang terpenting aku sudah mengatakannya," kalimat yang lumayan panjang itu Axel katakan dengan lugas dan lancar, meski nada suaranya semakin bergetar.

Zee menundukkan wajah, kemudian kembali mengangkatnya dengan iringan senyum kecil yang mampu menenangkan siapa pun yang melihatnya.

"Katakan saja, Kak. Apa pun itu, aku pastikan sikapku terhadap kakak tidak akan berubah dan aku tidak akan pernah melupakan kebaikan demi kebaikan yang selama ini kakak berikan," tutur Zee mampu mengubah ekspresi wajah Axel. Bagaimana tidak? Ucapan Zee membuat semakin jatuh sejatuh-jatuhnya.

"Terima kasih, Zee. Sekarang aku tahu kenapa kamu tetap mau menerimaku sebagai kakak sekaligus sahabat, walau kamu tahu seperti apa perasaanku padamu yang lebih dari sekadar kakak yang menyayangi serta berusaha melindungi adiknya. Meski kamu sudah tahu, aku akan tetap mengatakan bahwa aku sangat mencintaimu. Maaf, perasaan ini timbul tidak pada tempatnya, tidak seharusnya aku mencintaimu," ungkap Axel panjang kali lebar.

Zee sama sekali tidak kaget karena memang ia mengerti bagaimana perasaan Axel padanya.

"Kakak tahu aku bukan wanita sempurna yang suci, ada sesuatu yang telah hilang dalam diriku sebagai seorang wanita. Meski aku sudah bahagia sekarang, tapi aku belum siap, kak. Aku masih merasa hina dan menjijikkan. Lagipula aku sudah menikah," Zee mengalihkan pandangan, tak sanggup melihat raut wajah Axel yang pasti sangat kecewa padanya.

"Bukan fisikmu yang membuatku jatuh cinta, melainkan kepribadian dan juga kebaikan hatimu, kamu adalah wanita sempurna dan terbaik yang pernah aku temui di dunia ini. Aku mohon, izinkan pria tak sempurna ini memilikimu. Aku berjanji akan membantumu membebaskan diri dari pernikahanmu," Axel masih berharap Zee mau menerima cintanya. Bahkan ia tak peduli apa status Zee saat ini, tapi yang pasti ia tahu rahasia serta tujuan Zee memilih untuk menikah dengan lansia yang tidak ia cintai.

"Aku menerima cinta kak Axel, tapi....

***

Selain ingin menjadi CEO ewe hotel, kira-kira apalagi, ya, tujuan Zee menikahi Dison? Ada yang bisa nebak nggak, nih?

Zee

Gill

Axel

Terpopuler

Comments

Intan IbunyaAzam

Intan IbunyaAzam

wah... bnyk tujuanmu EA zee

2023-10-06

0

Sandisalbiah

Sandisalbiah

demi Vinson... masadepan ank nya dan kalau gak salah si awal bab Risha perna mengatakan utk perobatan Vinson..?

2023-07-27

0

Anggi Susanti

Anggi Susanti

ingin menjadikan anak ya menjadi pewaris hotel ewe

2023-05-21

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 01 ~ Batu Loncatan
2 Bab 02 ~ Married With CEO Lansia
3 Bab 03 ~ Putra Tiri
4 Bab 04 ~ Ibu Tiriku, Mantan Partner Ranjangku
5 Bab 05 ~ Dasar Mesum!
6 Bab 06 ~ Dasar Wanita Murahan!
7 Bab 07 ~ Warisan
8 Bab 08 ~ Kursi CEO
9 Bab 09 ~ Bellboy Lulusan S3
10 Bab 10 ~ Segera Nikahi Dia!
11 Bab 11 ~ Bekas Jahitan Horizontal
12 Bab 12 ~ Menghindar
13 Bab 13 ~ Pemakaman
14 Bab 14 ~ Kau mencintai papaku?
15 Bab 15 ~ Gill akan menikah setelah papa mati!
16 Bab 16 ~ Aku Sangat Mencintaimu
17 Bab 17 ~ Mau Kamu!
18 Bab 18 ~ Putra Tiri Laknat
19 Bab 19 ~ Ketahuan
20 Bab 20 ~ Merger Verz Group
21 Bab 21 ~ Malaikat Kecil
22 Bab 22 ~ Mengobati Luka
23 Bab 23 ~ Bertemu Axel
24 Bab 24 ~ Balas Budi
25 Bab 25 ~ Om Bintang Lima
26 Bab 26 ~ Om mau jadi papa Vinson?
27 Bab 27 ~ Test DNA
28 Bab 28 ~ Dia Adalah....
29 Bab 29 ~ Mobil Bergoyang
30 Bab 30 ~ Tubuhmu Membuatku Gila!
31 Bab 31 ~ Aku tidak pernah tidur dengan papamu!
32 Bab 32 ~ Aku tak akan mengasihanimu!
33 Bab 33 ~ Kau akan menyesal, Gill!
34 Bab 34 ~ R.I.P Maddison Pharverz
35 Bab 35 ~ Apa kamu akan menikahi ibu tirimu
36 Bab 36 ~ Surat wasiat
37 Bab 37 ~ Kau pasti dalang meninggalnya papaku!
38 Bab 38 ~ Aku akan menikahi Risha!
39 Bab 39 ~ Vinson dalam bahaya....
40 Bab 40 ~ Hasil Test DNA
41 Bab 41 ~ Vinson Putramu
42 Bab 42 ~ Nyawa harus dibayar nyawa!
43 Bab 43 ~ Flashback
44 Bab 44 ~ Kau sudah jadi janda, bagaimana kalau kita menikah?
45 Bab 45 ~ Mengundurkan Diri
46 Bab 46 ~ Kebenaran
47 Bab 47 ~ Terungkap
48 Bab 48 ~ Vinson
49 Bab 49 ~ Pengakuan Risha
50 Bab 50 ~ TAMAT!
51 Duren Dokter (Calvin & Nana)
Episodes

Updated 51 Episodes

1
Bab 01 ~ Batu Loncatan
2
Bab 02 ~ Married With CEO Lansia
3
Bab 03 ~ Putra Tiri
4
Bab 04 ~ Ibu Tiriku, Mantan Partner Ranjangku
5
Bab 05 ~ Dasar Mesum!
6
Bab 06 ~ Dasar Wanita Murahan!
7
Bab 07 ~ Warisan
8
Bab 08 ~ Kursi CEO
9
Bab 09 ~ Bellboy Lulusan S3
10
Bab 10 ~ Segera Nikahi Dia!
11
Bab 11 ~ Bekas Jahitan Horizontal
12
Bab 12 ~ Menghindar
13
Bab 13 ~ Pemakaman
14
Bab 14 ~ Kau mencintai papaku?
15
Bab 15 ~ Gill akan menikah setelah papa mati!
16
Bab 16 ~ Aku Sangat Mencintaimu
17
Bab 17 ~ Mau Kamu!
18
Bab 18 ~ Putra Tiri Laknat
19
Bab 19 ~ Ketahuan
20
Bab 20 ~ Merger Verz Group
21
Bab 21 ~ Malaikat Kecil
22
Bab 22 ~ Mengobati Luka
23
Bab 23 ~ Bertemu Axel
24
Bab 24 ~ Balas Budi
25
Bab 25 ~ Om Bintang Lima
26
Bab 26 ~ Om mau jadi papa Vinson?
27
Bab 27 ~ Test DNA
28
Bab 28 ~ Dia Adalah....
29
Bab 29 ~ Mobil Bergoyang
30
Bab 30 ~ Tubuhmu Membuatku Gila!
31
Bab 31 ~ Aku tidak pernah tidur dengan papamu!
32
Bab 32 ~ Aku tak akan mengasihanimu!
33
Bab 33 ~ Kau akan menyesal, Gill!
34
Bab 34 ~ R.I.P Maddison Pharverz
35
Bab 35 ~ Apa kamu akan menikahi ibu tirimu
36
Bab 36 ~ Surat wasiat
37
Bab 37 ~ Kau pasti dalang meninggalnya papaku!
38
Bab 38 ~ Aku akan menikahi Risha!
39
Bab 39 ~ Vinson dalam bahaya....
40
Bab 40 ~ Hasil Test DNA
41
Bab 41 ~ Vinson Putramu
42
Bab 42 ~ Nyawa harus dibayar nyawa!
43
Bab 43 ~ Flashback
44
Bab 44 ~ Kau sudah jadi janda, bagaimana kalau kita menikah?
45
Bab 45 ~ Mengundurkan Diri
46
Bab 46 ~ Kebenaran
47
Bab 47 ~ Terungkap
48
Bab 48 ~ Vinson
49
Bab 49 ~ Pengakuan Risha
50
Bab 50 ~ TAMAT!
51
Duren Dokter (Calvin & Nana)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!