Bab 08 ~ Kursi CEO

"Zee!" teriak Dison, sang suami yang tiba-tiba muncul.

Baik Zee maupun Gill sama-sama panik saat Dison tiba-tiba muncul memergoki. Bahkan, Zee hampir terluka karena Gill langsung menghempas tubuhnya hingga terjungkal, beruntung kepalanya tak mengenai sudut meja. Meski begitu, Zee tetap merasakan sakit yang amat sangat pada pinggulnya yang terhentak. Zee berusaha bangkit sendiri, sementara sang pelaku mematung melihat sang ayah yang berjalan mendekat tanpa kursi roda.

"Zeel, apa itu kamu?" tanya Dison sambil meraba-raba dengan kedua tangannya. Gill menghela napas lega saat menyadari bahwa sang ayah sedang tidak mengenakan kacamata. Itu artinya, Dison tak melihat apa yang barusan terjadi. Kali ini Gill dan Zee masih selamat.

"Ah iya, ini saya," sahut Zee berhasil bangkit. Bukannya membantu, Gill Justru melesat pergi melarikan diri.

"Pria sialan itu!" batin Zee kesal dengan tangan kanan mengusap bibir bengkaknya, dan tangan sebelah kiri mengusap pinggul yang terhentak. Dua rasa sakit Zee nikmati dalam waktu yang bersamaan.

"Kamu kenapa?" Dison sudah berdiri tepat di hadapan Zee yang masih meringis kesakitan.

"Hanya terjatuh karena berjalan sambil mengetik pesan, tapi saya baik-baik saja, tidak terluka ataupun sakit sama sekali," terang Zee tentu saja berbohong. Jelas ia kesakitan akibat ulah si anak tirinya yang menyebalkan.

"Syukurlah kamu tidak terluka, lain kali hati-hati, berhenti saat ingin memainkan ponsel."

"Baiklah, tapi kenapa tuan tidak istirahat? Di mana kursi rodanya?" pertanyaan beruntun Zee layangkan kepada pria lansia yang tak lain adalah suami sahnya.

"Seperti yang kamu lihat, kondisiku sudah mulai membaik berkat kehadiran Gill. Aku sudah tidak membutuhkan kursi roda," jawab Dison tersenyum senang.

"Baguslah kalau begitu, tuan mau ke mana sekarang? Akan saya bantu antarkan."

"Kamu memang harus membantu karena aku menginginkan nasi goreng buatanmu. Namun, bila merasa lelah sebaiknya pergi istirahat, aku akan minta pelayan memasaknya sesuai resep darimu," ujarnya tak memaksa.

"Akan saya buatkan nasi goreng spesial untuk tuan, kebetulan saya juga lapar," balas Zee langsung menuntun Dison menuju dapur.

***

Pagi-pagi sekali, Zee dan Gill sama-sama telah siap dengan outfit masing-masing. Zee dengan dress seksi yang mempertontonkan tubuh aduhainya.

Sementara Gill tampil seperti badboy pada umumnya, pakaian santai serba hitam, tak ketinggalan headset yang mengalung di leher dan jaket hitam yang ia tenteng. Karena pada dasarnya memang sudah tampan, maka mau didandani seperti apa pun, aura tampan dan machonya selalu melekat.

"Hei kalian! Apa yang kalian lihat? Cepat singkirkan mobil butut ini! Menghalangi saja," protes Gill pada mobil milik Zee yang menghalangi motor sportnya untuk lewat.

"Woy! Apa kalian punya telinga?!" bentak Gill murka karena para boddyguard seakan mengabaikannya.

"Maaf, tuan. Kunci mobilnya ada pada nyonya," ucapnya sembari menunjuk pada Zee yang berdiri bertolak pinggang menonton aksi Gill yang menghina mobil kesayangannya. Ya, mobil jenis civic itu adalah mobil pilihannya sendiri, yang ia beli dengan uang sang suami pastinya. Gajinya sebagai DJ mana mungkin cukup walau membeli mobil bekas sekalipun.

"Singkirkan mobil bututmu ini, atau aku tabrak!" ancam Gill. Tak mau meladeni sang putra tiri, Zee langsung masuk ke dalam mobilnya. Ia maju sedikit hingga Gill bisa keluar dari bagasi. Saat akan tancap gas menuju perusahaan, Gill justru menahan jendela mobilnya dengan tangan.

Dengan malas Zee bertanya, "Sekarang apa lagi?"

"Siapa yang lebih dulu tiba di hotel, maka berhak duduk di kursi CEO. Bagaimana menurutmu?" tantang Gill menyeringai merendahkan mobil milik Zee. Ya, dari segi merk dan fakta, motor sport super mahal yang Gill naiki memang lebih cepat daripada mobil miliknya.

"Kamu bercanda?" tanya Zee.

"Ck! Kau takut, kan?"

"Baiklah, kalau kamu sampai duluan, maka kamu berhak duduk di kursi CEO. Tapi ...."

"Tapi apa?" tanya Gill penasaran.

"Tapi kalau aku yang sampai duluan, maka kamu harus bekerja sebagai bellboy. Bagaimana? Jangan bilang kamu takut," tantang Zee menatap rendah Gill.

"Setuju!" balas Gill langsung tancap gas lebih dulu.

"Dasar curang!" umpat Zee kesal.

Hanya dalam waktu kurang dari lima menit, Gill berhasil sampai lebih dulu di hotel yang seharusnya memakan waktu tempuh sekitar 10-15 menit perjalanan. Dengan penuh percaya diri Gill pun melenggang memasuki hotel milik sang ayah.

"Selamat pagi, tuan muda Gill," sambut Sekretaris Sean, Gill tak peduli dan tetap masuk ke dalam ruangan yang tidak dikunci. Saat sampai di dalam ruangan, ia dibuat tercengang dengan kehadiran seorang wanita seksi yang sudah duduk dengan santai di kursi CEO.

"Pakaian Bellboy-nya ada di atas meja."

***

Terpopuler

Comments

Dyah Oktina

Dyah Oktina

kok anaknya zee.. ngak ada ceritanya???

2024-03-07

0

Ismu Srifah

Ismu Srifah

pingsan gak itu gill tau zee sdh d dlm

2023-11-18

0

Kenzi Kenzi

Kenzi Kenzi

kaget kamu bang...kedisik an....hehehehe....

2023-11-02

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 01 ~ Batu Loncatan
2 Bab 02 ~ Married With CEO Lansia
3 Bab 03 ~ Putra Tiri
4 Bab 04 ~ Ibu Tiriku, Mantan Partner Ranjangku
5 Bab 05 ~ Dasar Mesum!
6 Bab 06 ~ Dasar Wanita Murahan!
7 Bab 07 ~ Warisan
8 Bab 08 ~ Kursi CEO
9 Bab 09 ~ Bellboy Lulusan S3
10 Bab 10 ~ Segera Nikahi Dia!
11 Bab 11 ~ Bekas Jahitan Horizontal
12 Bab 12 ~ Menghindar
13 Bab 13 ~ Pemakaman
14 Bab 14 ~ Kau mencintai papaku?
15 Bab 15 ~ Gill akan menikah setelah papa mati!
16 Bab 16 ~ Aku Sangat Mencintaimu
17 Bab 17 ~ Mau Kamu!
18 Bab 18 ~ Putra Tiri Laknat
19 Bab 19 ~ Ketahuan
20 Bab 20 ~ Merger Verz Group
21 Bab 21 ~ Malaikat Kecil
22 Bab 22 ~ Mengobati Luka
23 Bab 23 ~ Bertemu Axel
24 Bab 24 ~ Balas Budi
25 Bab 25 ~ Om Bintang Lima
26 Bab 26 ~ Om mau jadi papa Vinson?
27 Bab 27 ~ Test DNA
28 Bab 28 ~ Dia Adalah....
29 Bab 29 ~ Mobil Bergoyang
30 Bab 30 ~ Tubuhmu Membuatku Gila!
31 Bab 31 ~ Aku tidak pernah tidur dengan papamu!
32 Bab 32 ~ Aku tak akan mengasihanimu!
33 Bab 33 ~ Kau akan menyesal, Gill!
34 Bab 34 ~ R.I.P Maddison Pharverz
35 Bab 35 ~ Apa kamu akan menikahi ibu tirimu
36 Bab 36 ~ Surat wasiat
37 Bab 37 ~ Kau pasti dalang meninggalnya papaku!
38 Bab 38 ~ Aku akan menikahi Risha!
39 Bab 39 ~ Vinson dalam bahaya....
40 Bab 40 ~ Hasil Test DNA
41 Bab 41 ~ Vinson Putramu
42 Bab 42 ~ Nyawa harus dibayar nyawa!
43 Bab 43 ~ Flashback
44 Bab 44 ~ Kau sudah jadi janda, bagaimana kalau kita menikah?
45 Bab 45 ~ Mengundurkan Diri
46 Bab 46 ~ Kebenaran
47 Bab 47 ~ Terungkap
48 Bab 48 ~ Vinson
49 Bab 49 ~ Pengakuan Risha
50 Bab 50 ~ TAMAT!
51 Duren Dokter (Calvin & Nana)
Episodes

Updated 51 Episodes

1
Bab 01 ~ Batu Loncatan
2
Bab 02 ~ Married With CEO Lansia
3
Bab 03 ~ Putra Tiri
4
Bab 04 ~ Ibu Tiriku, Mantan Partner Ranjangku
5
Bab 05 ~ Dasar Mesum!
6
Bab 06 ~ Dasar Wanita Murahan!
7
Bab 07 ~ Warisan
8
Bab 08 ~ Kursi CEO
9
Bab 09 ~ Bellboy Lulusan S3
10
Bab 10 ~ Segera Nikahi Dia!
11
Bab 11 ~ Bekas Jahitan Horizontal
12
Bab 12 ~ Menghindar
13
Bab 13 ~ Pemakaman
14
Bab 14 ~ Kau mencintai papaku?
15
Bab 15 ~ Gill akan menikah setelah papa mati!
16
Bab 16 ~ Aku Sangat Mencintaimu
17
Bab 17 ~ Mau Kamu!
18
Bab 18 ~ Putra Tiri Laknat
19
Bab 19 ~ Ketahuan
20
Bab 20 ~ Merger Verz Group
21
Bab 21 ~ Malaikat Kecil
22
Bab 22 ~ Mengobati Luka
23
Bab 23 ~ Bertemu Axel
24
Bab 24 ~ Balas Budi
25
Bab 25 ~ Om Bintang Lima
26
Bab 26 ~ Om mau jadi papa Vinson?
27
Bab 27 ~ Test DNA
28
Bab 28 ~ Dia Adalah....
29
Bab 29 ~ Mobil Bergoyang
30
Bab 30 ~ Tubuhmu Membuatku Gila!
31
Bab 31 ~ Aku tidak pernah tidur dengan papamu!
32
Bab 32 ~ Aku tak akan mengasihanimu!
33
Bab 33 ~ Kau akan menyesal, Gill!
34
Bab 34 ~ R.I.P Maddison Pharverz
35
Bab 35 ~ Apa kamu akan menikahi ibu tirimu
36
Bab 36 ~ Surat wasiat
37
Bab 37 ~ Kau pasti dalang meninggalnya papaku!
38
Bab 38 ~ Aku akan menikahi Risha!
39
Bab 39 ~ Vinson dalam bahaya....
40
Bab 40 ~ Hasil Test DNA
41
Bab 41 ~ Vinson Putramu
42
Bab 42 ~ Nyawa harus dibayar nyawa!
43
Bab 43 ~ Flashback
44
Bab 44 ~ Kau sudah jadi janda, bagaimana kalau kita menikah?
45
Bab 45 ~ Mengundurkan Diri
46
Bab 46 ~ Kebenaran
47
Bab 47 ~ Terungkap
48
Bab 48 ~ Vinson
49
Bab 49 ~ Pengakuan Risha
50
Bab 50 ~ TAMAT!
51
Duren Dokter (Calvin & Nana)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!