Bab 19 ~ Ketahuan

"OH TUHAN!" teriak seorang pelayan paruh baya yang tak sengaja memergoki adegan panas antara nyonya dan tuan mudanya.

"Bik Tim!" panggil Gill sembari bangkit dan bergegas mengejar pelayan yang telah pergi melarikan diri karena ketakutan.

"Tunggu, Bik!" tahan Gill berhasil menahan pergelangan tangan keriput Bik Tim yang bergetar hebat. Tampak wanita paruh baya itu benar-benar ketakutan karena tak sengaja melihat tuan muda dan nyonya'nya yang tengah bergulat di atas ranjang dalam posisi yang sangat intim.

Apalagi Bik Tim melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana Gill memperlakukan Zee. Perlakuan yang seharusnya tidak dilakukan oleh seorang ibu dan anak.

"Tu-tuan muda, sa-saya..." Bik Tim tak sanggup melanjutkan kalimatnya, ia bingung apa yang harus ia katakan kepada tuan mudanya.

"Lupakan! Anggap saya dan Zee tidak melakukan apa pun, atau—"

"Saya berjanji, tuan! Saya berjanji tidak akan mengatakannya pada siapa pun, tapi tolong jangan pecat saya," mohon Bik Tim tak ingin kehilangan pekerjaan yang selama ini menghidupinya dan juga anak-anaknya.

"Lupakan! Saya minta lupakan!" ralat Gill dengan rahang berkedut dan raut wajah mengeras membuat Bik Tim mati ketakutan.

"Iya, tuan muda. Saya berjanji akan melupakannya."

"Melupakan apa, Bik Tim?" tanya Dison yang tiba-tiba muncul.

"Papa!" panggil Gill kaget.

"Jawab saya Bik! Melupakan apa?" tanya Dison dengan nada suara membentak.

"Papa bisa jantungan kalau Giil beritahu," balas Gill dengan gaya songongnya, ia tersenyum miring kemudian melangkah pergi meninggalkan Bik Tim dan papanya.

"Ada apa dengan Gill, Bik? Katakan saja kepada saya, saya lebih berkuasa di rumah ini, yang menentukan nasib bibik adalah saya, bukan putra saya," ujar Dison sedikit mengancam agar sang pelayan mau berkata jujur kepadanya.

"Ta-tapi saya takut, tuan," balasnya dengan suara yang bergetar ketakutan. Dua ancaman dia dapatkan dari orang yang berbeda dalam waktu yang hampir sama.

"Jadi kau lebih takut pada Gill daripada denganku?" tanya Dison dengan raut wajah yang menyeramkan.

"Tuan muda Gill menjual mobilnya dan membawa wanita malam ke kamarnya secara diam-diam," ungkap Bik Tim berbohong, tentu saja ia mengambil jalan aman. Entah keributan sebesar apa yang akan terjadi bila ia mengatakan apa yang terjadi sesungguhnya? Tidak hanya keributan, tapi nyawa tuan besarnya sendiri yang akan terancam.

"Laknat!" umpat Dison sambil dan langsung pergi ke kamarnya untuk segera mengkonsumsi obat sebelum sakitnya bertambah parah.

"Baguslah dia tidak mengatakannya kepada papa," ucap Gill yang rupanya bersembunyi di balik tiang beton rumah.

***

"Sial! Kenapa harus Bibik Tim?" Zee mengacak-acak rambutnya frustasi. Bibik Tim adalah pelayan yang paling dekat dengannya dan sudah ia anggap sebagai ibu sendiri. Dan sekarang entah apa yang harus ia lakukan saat berpapasan langsung dengan Bibik Tim. Jangan sampai Bik Tim mengecapnya sebagai wanita tidak benar. Zee tidak mau hal itu terjadi.

"Semua ini terjadi gara-gara Gill, si laknat sialan itu! Andai dia tidak masuk ke kamarku dan mengangguku, semua ini pasti tidak akan terjadi. Ya Tuhan, semoga Bik Tim mengerti bagaimana posisiku saat ini," sambung Zee lagi sambil menyatukan kedua tangannya. Berharap Gill dapat menyelesaikan masalah yang ia buat sendiri.

"Masih saja menyalahkanku!" sahut Gill yang tiba-tiba sudah berdiri tepat di belakang pintu yang tertutup.

"Apa kau setan! Kenapa datang lagi?!" bentak Zee langsung bangkit saking kagetnya.

"Tentu saja untuk melanjutkan yang tadi."

"Apa!"

***

Terpopuler

Comments

Intan IbunyaAzam

Intan IbunyaAzam

dsar Gill laknat

2023-10-06

0

Salsabila Rosali

Salsabila Rosali

🤣🤣🤣🤣sengng bnget nggoda Zee

2023-05-28

0

Pujiastuti

Pujiastuti

benar² anak tiri yang laknat, kasihan si bibi jadi berbohong demi kemanan dirinya dan semoga Zee bisa menjelaskan sama si bibi biar ngak salah paham sama Zee

2023-05-22

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 01 ~ Batu Loncatan
2 Bab 02 ~ Married With CEO Lansia
3 Bab 03 ~ Putra Tiri
4 Bab 04 ~ Ibu Tiriku, Mantan Partner Ranjangku
5 Bab 05 ~ Dasar Mesum!
6 Bab 06 ~ Dasar Wanita Murahan!
7 Bab 07 ~ Warisan
8 Bab 08 ~ Kursi CEO
9 Bab 09 ~ Bellboy Lulusan S3
10 Bab 10 ~ Segera Nikahi Dia!
11 Bab 11 ~ Bekas Jahitan Horizontal
12 Bab 12 ~ Menghindar
13 Bab 13 ~ Pemakaman
14 Bab 14 ~ Kau mencintai papaku?
15 Bab 15 ~ Gill akan menikah setelah papa mati!
16 Bab 16 ~ Aku Sangat Mencintaimu
17 Bab 17 ~ Mau Kamu!
18 Bab 18 ~ Putra Tiri Laknat
19 Bab 19 ~ Ketahuan
20 Bab 20 ~ Merger Verz Group
21 Bab 21 ~ Malaikat Kecil
22 Bab 22 ~ Mengobati Luka
23 Bab 23 ~ Bertemu Axel
24 Bab 24 ~ Balas Budi
25 Bab 25 ~ Om Bintang Lima
26 Bab 26 ~ Om mau jadi papa Vinson?
27 Bab 27 ~ Test DNA
28 Bab 28 ~ Dia Adalah....
29 Bab 29 ~ Mobil Bergoyang
30 Bab 30 ~ Tubuhmu Membuatku Gila!
31 Bab 31 ~ Aku tidak pernah tidur dengan papamu!
32 Bab 32 ~ Aku tak akan mengasihanimu!
33 Bab 33 ~ Kau akan menyesal, Gill!
34 Bab 34 ~ R.I.P Maddison Pharverz
35 Bab 35 ~ Apa kamu akan menikahi ibu tirimu
36 Bab 36 ~ Surat wasiat
37 Bab 37 ~ Kau pasti dalang meninggalnya papaku!
38 Bab 38 ~ Aku akan menikahi Risha!
39 Bab 39 ~ Vinson dalam bahaya....
40 Bab 40 ~ Hasil Test DNA
41 Bab 41 ~ Vinson Putramu
42 Bab 42 ~ Nyawa harus dibayar nyawa!
43 Bab 43 ~ Flashback
44 Bab 44 ~ Kau sudah jadi janda, bagaimana kalau kita menikah?
45 Bab 45 ~ Mengundurkan Diri
46 Bab 46 ~ Kebenaran
47 Bab 47 ~ Terungkap
48 Bab 48 ~ Vinson
49 Bab 49 ~ Pengakuan Risha
50 Bab 50 ~ TAMAT!
51 Duren Dokter (Calvin & Nana)
Episodes

Updated 51 Episodes

1
Bab 01 ~ Batu Loncatan
2
Bab 02 ~ Married With CEO Lansia
3
Bab 03 ~ Putra Tiri
4
Bab 04 ~ Ibu Tiriku, Mantan Partner Ranjangku
5
Bab 05 ~ Dasar Mesum!
6
Bab 06 ~ Dasar Wanita Murahan!
7
Bab 07 ~ Warisan
8
Bab 08 ~ Kursi CEO
9
Bab 09 ~ Bellboy Lulusan S3
10
Bab 10 ~ Segera Nikahi Dia!
11
Bab 11 ~ Bekas Jahitan Horizontal
12
Bab 12 ~ Menghindar
13
Bab 13 ~ Pemakaman
14
Bab 14 ~ Kau mencintai papaku?
15
Bab 15 ~ Gill akan menikah setelah papa mati!
16
Bab 16 ~ Aku Sangat Mencintaimu
17
Bab 17 ~ Mau Kamu!
18
Bab 18 ~ Putra Tiri Laknat
19
Bab 19 ~ Ketahuan
20
Bab 20 ~ Merger Verz Group
21
Bab 21 ~ Malaikat Kecil
22
Bab 22 ~ Mengobati Luka
23
Bab 23 ~ Bertemu Axel
24
Bab 24 ~ Balas Budi
25
Bab 25 ~ Om Bintang Lima
26
Bab 26 ~ Om mau jadi papa Vinson?
27
Bab 27 ~ Test DNA
28
Bab 28 ~ Dia Adalah....
29
Bab 29 ~ Mobil Bergoyang
30
Bab 30 ~ Tubuhmu Membuatku Gila!
31
Bab 31 ~ Aku tidak pernah tidur dengan papamu!
32
Bab 32 ~ Aku tak akan mengasihanimu!
33
Bab 33 ~ Kau akan menyesal, Gill!
34
Bab 34 ~ R.I.P Maddison Pharverz
35
Bab 35 ~ Apa kamu akan menikahi ibu tirimu
36
Bab 36 ~ Surat wasiat
37
Bab 37 ~ Kau pasti dalang meninggalnya papaku!
38
Bab 38 ~ Aku akan menikahi Risha!
39
Bab 39 ~ Vinson dalam bahaya....
40
Bab 40 ~ Hasil Test DNA
41
Bab 41 ~ Vinson Putramu
42
Bab 42 ~ Nyawa harus dibayar nyawa!
43
Bab 43 ~ Flashback
44
Bab 44 ~ Kau sudah jadi janda, bagaimana kalau kita menikah?
45
Bab 45 ~ Mengundurkan Diri
46
Bab 46 ~ Kebenaran
47
Bab 47 ~ Terungkap
48
Bab 48 ~ Vinson
49
Bab 49 ~ Pengakuan Risha
50
Bab 50 ~ TAMAT!
51
Duren Dokter (Calvin & Nana)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!