Bab 15 ~ Gill akan menikah setelah papa mati!

"Kau mencintai papaku?"

Diamnya sang ibu tiri, Gill anggap sebagai jawaban bahwa Zee memang mempunyai rasa terhadap ayahnya. Adegan di mana Zee keluar dari kamar bersama papanya dengan mengenakan pakaian papanya membuat Gill mengepalkan tangan.

"Kamu pilih aku atau papaku?" tanya Gill berharap Zee lebih memilih dirinya, daripada ayahnya.

"Jika disuruh memilih, tentu aku lebih memilih suamiku," balas Zee membuat Gill langsung menerkamnya dengan buas, ciuman brutal membuat Zee kewalahan.

Pukulan sekuat tenaga di dada kekar tak membuat Gill melepasnya. Gill justru mengangkat dan menaikkan Zee ke atas meja dengan tetap memperdalam ciuman panasnya. Melihat Zee yang hampir kehabisan oksigen, barulah Gill melepaskannya.

Zee sibuk memburu oksigen, sementara Gill tak peduli sama sekali. Dengan tak sabaran ia melucuti satu persatu kancing baju ibu tirinya. Dirasa sulit, tanpa ragu ia merobeknya hingga beberapa kancing berjatuhan di lantai.

"Cukup Gill! Aku mohon hentikan!" tekan Zee memohon agar Gill menghentikan aksi bejatnya.

"Aku tidak akan pernah melepaskanmu, selamanya kamu adalah milikku!" tegas Gill kembali melu mat bibir Zee dengan kedua tangan laknat yang bermain pada kedua gundukan ibu tirinya yang masih terbungkus oleh bra. Kali ini Zee hanya pasrah, karena percuma bila melawan Gill yang tengah diburu emosi dan juga nafsu.

Saat salah satu tangan Gill merayap masuk ke dalam celana yang saat itu zee kenakan, saat itu pula pintu ruangan diketuk oleh seseorang. Zee terpaksa mengigit bibir bawah Gill hingga berdarah demi melepaskan diri dari ciuman brutal itu. Bukannya menyingkir dari tubuh Zee, Gill justru tersenyum miring sambil menyeka darah yang mengalir dari bibirnya.

"Ini perusahaan bukan kamarmu, kumohon menyingkirlah, ada orang di depan," pinta Zee kembali memohon sambil menutup dada dengan kedua telapak tangan.

"Aku akan menyingkir, tapi dengan satu syarat," ucap Gill mengelap salivanya di bibir Zee yang membengkak.

"Berhenti bermain-main, Gill!" Zee panik ketika pintu ruangan kembali diketuk sebanyak tiga kali.

"Aku tidak sedang bermain-main, aku sangat serius," balas Gill dengan ekspresi seriusnya.

"Baiklah, sekarang katakan apa persyaratannya?" geram Zee yang pada akhirnya menyerah.

"Jangan pernah tidur di kamar papaku lagi, dan hubungan terlarang antara kita berdua akan tetap berlanjut sampai papaku siap mendengar semua yang terjadi tentang kita," Gill mengatakan kalimatnya dengan lugas. Zee menggelengkan kepala tak habis pikir, tapi ia tak punya jalan lain. Walau ia tidak setuju sekalipun, Gill tidak akan menyerah dan akan tetap mengganggunya.

"Baiklah, aku setuju," balas Zee tak punya pilihan lain.

"Pilihan yang bagus," sahut Gill kemudian membuat tanda kepemilikan di leher Zee.

"Pria gila ini!" batin Zee frustasi.

Sebelum melepaskan Zee, Gill lebih dulu melepas jaketnya, kemudian ia kenakan pada Zee yang kedua gundukannya terekspos. Setelah itu, barulah ia keluar dari ruangan. Seorang wanita berpakaian formal yang berdiri di ambang pintu terlihat bergetar ketakutan kala Gill tetap dengan tajam.

***

Sore harinya.

"Sean bilang kau tidak bekerja hari ini, ke mana saja kamu?" Dison mengintrogasi sang putra.

"Papa bisa jantungan kalau sampai Gill ceritakan ke mana saja Gill hari ini," balas Gill tersenyum smirk.

"Tagihan hotel, kau bermain dengan wanita lagi?" Dison kembali bertanya sambil memperlihatkan tagihan hotel di ponselnya. Siapa lagi pelakunya, kalau bukan sang putra.

"Papa seperti tidak mengenalku saja," jawab Gill asal.

"Kapan kamu akan berubah, Gill? Papa ingin melihatmu menikah sebelum papa mati."

"Gill akan menikah setelah papa mati."

***

Terpopuler

Comments

Kenzi Kenzi

Kenzi Kenzi

iya,....nunggu janda nya mama tiri....hehhehe...

2023-11-02

0

Intan IbunyaAzam

Intan IbunyaAzam

istri papa ditikung ank haaaa

2023-10-06

0

Sandisalbiah

Sandisalbiah

Gill kalah di tikungan.. dan yg nikung papa nya sendiri... kebanyak berlayar sih.. jd kalah cepat Gill.. nyesel kan lo..

2023-07-27

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 01 ~ Batu Loncatan
2 Bab 02 ~ Married With CEO Lansia
3 Bab 03 ~ Putra Tiri
4 Bab 04 ~ Ibu Tiriku, Mantan Partner Ranjangku
5 Bab 05 ~ Dasar Mesum!
6 Bab 06 ~ Dasar Wanita Murahan!
7 Bab 07 ~ Warisan
8 Bab 08 ~ Kursi CEO
9 Bab 09 ~ Bellboy Lulusan S3
10 Bab 10 ~ Segera Nikahi Dia!
11 Bab 11 ~ Bekas Jahitan Horizontal
12 Bab 12 ~ Menghindar
13 Bab 13 ~ Pemakaman
14 Bab 14 ~ Kau mencintai papaku?
15 Bab 15 ~ Gill akan menikah setelah papa mati!
16 Bab 16 ~ Aku Sangat Mencintaimu
17 Bab 17 ~ Mau Kamu!
18 Bab 18 ~ Putra Tiri Laknat
19 Bab 19 ~ Ketahuan
20 Bab 20 ~ Merger Verz Group
21 Bab 21 ~ Malaikat Kecil
22 Bab 22 ~ Mengobati Luka
23 Bab 23 ~ Bertemu Axel
24 Bab 24 ~ Balas Budi
25 Bab 25 ~ Om Bintang Lima
26 Bab 26 ~ Om mau jadi papa Vinson?
27 Bab 27 ~ Test DNA
28 Bab 28 ~ Dia Adalah....
29 Bab 29 ~ Mobil Bergoyang
30 Bab 30 ~ Tubuhmu Membuatku Gila!
31 Bab 31 ~ Aku tidak pernah tidur dengan papamu!
32 Bab 32 ~ Aku tak akan mengasihanimu!
33 Bab 33 ~ Kau akan menyesal, Gill!
34 Bab 34 ~ R.I.P Maddison Pharverz
35 Bab 35 ~ Apa kamu akan menikahi ibu tirimu
36 Bab 36 ~ Surat wasiat
37 Bab 37 ~ Kau pasti dalang meninggalnya papaku!
38 Bab 38 ~ Aku akan menikahi Risha!
39 Bab 39 ~ Vinson dalam bahaya....
40 Bab 40 ~ Hasil Test DNA
41 Bab 41 ~ Vinson Putramu
42 Bab 42 ~ Nyawa harus dibayar nyawa!
43 Bab 43 ~ Flashback
44 Bab 44 ~ Kau sudah jadi janda, bagaimana kalau kita menikah?
45 Bab 45 ~ Mengundurkan Diri
46 Bab 46 ~ Kebenaran
47 Bab 47 ~ Terungkap
48 Bab 48 ~ Vinson
49 Bab 49 ~ Pengakuan Risha
50 Bab 50 ~ TAMAT!
51 Duren Dokter (Calvin & Nana)
Episodes

Updated 51 Episodes

1
Bab 01 ~ Batu Loncatan
2
Bab 02 ~ Married With CEO Lansia
3
Bab 03 ~ Putra Tiri
4
Bab 04 ~ Ibu Tiriku, Mantan Partner Ranjangku
5
Bab 05 ~ Dasar Mesum!
6
Bab 06 ~ Dasar Wanita Murahan!
7
Bab 07 ~ Warisan
8
Bab 08 ~ Kursi CEO
9
Bab 09 ~ Bellboy Lulusan S3
10
Bab 10 ~ Segera Nikahi Dia!
11
Bab 11 ~ Bekas Jahitan Horizontal
12
Bab 12 ~ Menghindar
13
Bab 13 ~ Pemakaman
14
Bab 14 ~ Kau mencintai papaku?
15
Bab 15 ~ Gill akan menikah setelah papa mati!
16
Bab 16 ~ Aku Sangat Mencintaimu
17
Bab 17 ~ Mau Kamu!
18
Bab 18 ~ Putra Tiri Laknat
19
Bab 19 ~ Ketahuan
20
Bab 20 ~ Merger Verz Group
21
Bab 21 ~ Malaikat Kecil
22
Bab 22 ~ Mengobati Luka
23
Bab 23 ~ Bertemu Axel
24
Bab 24 ~ Balas Budi
25
Bab 25 ~ Om Bintang Lima
26
Bab 26 ~ Om mau jadi papa Vinson?
27
Bab 27 ~ Test DNA
28
Bab 28 ~ Dia Adalah....
29
Bab 29 ~ Mobil Bergoyang
30
Bab 30 ~ Tubuhmu Membuatku Gila!
31
Bab 31 ~ Aku tidak pernah tidur dengan papamu!
32
Bab 32 ~ Aku tak akan mengasihanimu!
33
Bab 33 ~ Kau akan menyesal, Gill!
34
Bab 34 ~ R.I.P Maddison Pharverz
35
Bab 35 ~ Apa kamu akan menikahi ibu tirimu
36
Bab 36 ~ Surat wasiat
37
Bab 37 ~ Kau pasti dalang meninggalnya papaku!
38
Bab 38 ~ Aku akan menikahi Risha!
39
Bab 39 ~ Vinson dalam bahaya....
40
Bab 40 ~ Hasil Test DNA
41
Bab 41 ~ Vinson Putramu
42
Bab 42 ~ Nyawa harus dibayar nyawa!
43
Bab 43 ~ Flashback
44
Bab 44 ~ Kau sudah jadi janda, bagaimana kalau kita menikah?
45
Bab 45 ~ Mengundurkan Diri
46
Bab 46 ~ Kebenaran
47
Bab 47 ~ Terungkap
48
Bab 48 ~ Vinson
49
Bab 49 ~ Pengakuan Risha
50
Bab 50 ~ TAMAT!
51
Duren Dokter (Calvin & Nana)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!