Bab 10 ~ Segera Nikahi Dia!

Selama di perjalanan, keduanya tak henti memperdebatkan segala hal. Seakan menemukan hobi baru, Gill begitu senang membuat kesal sang ibu tiri. Sampai di apartemen, Zee panik saat Gill memaksa ikut masuk hanya untuk memastikan apakah bener dirinya menemui dan menemani sahabatnya yang sedang sakit?

"Tapi sahabatku melarang laki-laki masuk ke apartemennya," Zee membuat alasan dengan ekspresi panik yang tergambar jelas di wajahnya. Gill dibuat penasaran, ia semakin yakin bahwa ada sesuatu yang Zee sembunyikan darinya.

"Tapi aku anakmu," balas Gill tetap keukeuh ingin masuk.

"Berhenti bersikap kekanak-kanakan, Gill, kau adalah pria dewasa, berhenti ikut campur dengan kehidupanku. Aku mohon lupakan masa lalu, cobalah untuk bersikap layaknya seorang anak karena bagaimana pun aku adalah ibumu," pinta Zee memohon karena sudah terlalu lelah menghadapi Gill yang terus ikut campur apa pun yang ia lakukan.

"Aku dan kamu, ibu dan anak? Haha ... Apa kita berdua masih pantas disebut ibu dan anak? Apa kau lupa kita pernah menghabiskan malam panjang bersama?" ungkap Gill membuat Zee mengangkat tangan siap melayangkan tamparan.

"Kenapa? Apa aku baru saja menamparmu dengan ucapanku? Dan sekarang kau ingin membalasku, ayo tampar aku," Gill siap menerima tamparan tersebut, tapi sayangnya Zee mengurungkan niatnya.

Saat akan berkata, tiba-tiba pintu apartemen terbuka sendiri dan muncullah Risha dengan wajah pucat, rambut yang berantakan, serta syal yang melingkar di lehernya.

"Ada apa ini? Kenapa ribut sekali?" tanyanya dengan suara lemah.

"Risha," panggil Zee langsung mendekat dan menuntun sang sahabat. Gill menatap keduanya dengan ekspresi percaya, tidak lagi ragu seperti sebelumnya. Namun, entah kenapa ia masih penasaran saat melihat apartemen. Semacam ada magnet bertetangga tinggi yang seakan menariknya untuk masuk ke dalam sana. Gill merasa tidak tenang bila keinginannya tidak terwujud.

"Zee, siapa pria ini? Tunggu ... Apa dia putramu?" Risha ingat Zee pernah bercerita tentang Gill yang menjadi penghalang tujuannya untuk menjadi pemilik ewe hotel.

"Iya, kamu benar dia adalah Gill putraku. Gill kenalkan ini adalah sahabatku Risha," Zebel memperkenalkan Risha kepada Gill. Gill hanya menatap dalam diam.

Sementara Risha yang terpesona akan ketampanan Gill langsung mengulurkan tangan dan bertanya "Jomblo?"

"Risha!" tekan Zee menyadarkan. Cassanova jomblo? Tamatlah dunia.

"Haha ... Maksudnya namaku Risha, sedangkan jomblo adalah nama panggungku," Risha berhasil mengarang alasan.

"Aku Gill," balas Gill menyalami Risha tak peduli.

"Risha maaf, barusan Gill memaksa ingin masuk ke apartemenmu. Aku sedang mencoba memberinya pengertian."

"Oh, kamu mau mampir dulu? Ya sudah, silahkan masuk," ucap Risha mempersilahkan, Gill pun masuk lebih dulu untuk meredam rasa penasarannya.

Saat akan masuk, Zee menahan pergelangan tangan sang sahabat, "Kau gila? Bagaimana kalau—"

"Ssstt, diamlah. Semaunya sudah aman, dia tidak akan puas bila tidak masuk. Jika tidak masuk sekarang, maka dia akan datang lagi lain kali disaat kita tidak siap. Apa kamu mau dia datang tiba-tiba?" Zee langsung menggelengkan kepala dengan cepat.

"Kalau begitu ya sudah, biarkan dia masuk sekarang," Risha menyeret pergelangan tangan Zee, tapi Zee langsung menjauhkan diri.

"Kamu masih harus berakting," ucap Zee mengingatkan.

"Oh iya, hampir lupa." keduanya pun masuk menyusul Gill yang sudah masuk lebih dulu.

"Apa kamu menemukan yang dicari?" tanya Zee seraya membantu Risha duduk di sofa.

"Aku pulang sekarang," balas Gill melesat pergi.

"Apa tidak mau minum teh dulu?" tanya Risha. Tak terdengar balasan, itu artinya Gill sudah keluar dari apartemen. Risha dan Zee langsung melakukan high five untuk merayakan kemenangan.

***

Zee menepati janjinya untuk pulang di pagi hari, dan benar saja pagi-pagi sekali ia sudah ada di rumah. Dison memintanya untuk bergabung sarapan bersama.

"Bagaimana kondisi sahabatmu? Apa sudah membaik?" tanya Dison yang kesehatannya terus meningkat karena kehadiran Gill.

"Iya, Risha sudah membaik," jawab Zee membenarkan.

"Baguslah kalau begitu," perbincangan berakhir disitu, Dison kembali menikmati sarapan. Sementara Gill dan Zee saling bertukar pandang.

"Gill, kamu sudah berubah atau masih sama seperti dahulu tidak ingin menikah?" tanya Dison tanpa menoleh.

"Sepertinya aku sudah berubah pikiran, Pa. Sekarang aku ingin menikah dengan seseorang yang berhasil menarik perhatianku," balas Gill tak melepas pandangan pada Zee.

"Kau serius, nak? Siapa gadis itu? Siapa pun dia, segera nikahi dia! Kalau perlu kita lamar dia sekarang juga!" balas Dison cepat seakan takut putranya berubah pikiran. Ia terlihat begitu antusias, bagaimana tidak? Gill yang pernah bersumpah tidak akan menikah seumuran hidup, kini justru berkata bahwa ia menyukai seorang gadis.

Bahkan Dison tak peduli bebet maupun bobot gadis itu. Mampu menarik perhatian putranya, tentu bukan gadis biasa. Dison akan memberikan apresiasi setinggi-tingginya pada gadis langka tersebut.

Tak salah aku memilih Zee sebagai ibu tiri untuk Gill," batinnya bangga.

"Entahlah, Pa. Tapi sepertinya akan sangat sulit untuk menikah dengannya."

"Kenapa, nak? Apa gadismu belum siap menikah? Atau cinta kalian berdua terhalang restu orangtuanya? Gill, percayalah pada papa, apa pun masalahnya biar papa yang selesaikan. Sekarang cepat bawa papa menemui keluarganya!" desak Dison tak sabaran.

"Bukan itu masalahnya, Pa."

"Lalu apa masalahnya?"

"Masalahnya, gadis yang aku sukai itu adalah...."

***

Terpopuler

Comments

Kenzi Kenzi

Kenzi Kenzi

ini genre nya jdi kocak...hahaha

2023-11-02

0

Intan IbunyaAzam

Intan IbunyaAzam

Zee UD spot jntung haaa

2023-10-06

0

Sandisalbiah

Sandisalbiah

Zee takut kalau Gill bertemu dgn ank nya... krn wajah nya mirip Gill mungkin.. 🤔🤔

2023-07-27

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 01 ~ Batu Loncatan
2 Bab 02 ~ Married With CEO Lansia
3 Bab 03 ~ Putra Tiri
4 Bab 04 ~ Ibu Tiriku, Mantan Partner Ranjangku
5 Bab 05 ~ Dasar Mesum!
6 Bab 06 ~ Dasar Wanita Murahan!
7 Bab 07 ~ Warisan
8 Bab 08 ~ Kursi CEO
9 Bab 09 ~ Bellboy Lulusan S3
10 Bab 10 ~ Segera Nikahi Dia!
11 Bab 11 ~ Bekas Jahitan Horizontal
12 Bab 12 ~ Menghindar
13 Bab 13 ~ Pemakaman
14 Bab 14 ~ Kau mencintai papaku?
15 Bab 15 ~ Gill akan menikah setelah papa mati!
16 Bab 16 ~ Aku Sangat Mencintaimu
17 Bab 17 ~ Mau Kamu!
18 Bab 18 ~ Putra Tiri Laknat
19 Bab 19 ~ Ketahuan
20 Bab 20 ~ Merger Verz Group
21 Bab 21 ~ Malaikat Kecil
22 Bab 22 ~ Mengobati Luka
23 Bab 23 ~ Bertemu Axel
24 Bab 24 ~ Balas Budi
25 Bab 25 ~ Om Bintang Lima
26 Bab 26 ~ Om mau jadi papa Vinson?
27 Bab 27 ~ Test DNA
28 Bab 28 ~ Dia Adalah....
29 Bab 29 ~ Mobil Bergoyang
30 Bab 30 ~ Tubuhmu Membuatku Gila!
31 Bab 31 ~ Aku tidak pernah tidur dengan papamu!
32 Bab 32 ~ Aku tak akan mengasihanimu!
33 Bab 33 ~ Kau akan menyesal, Gill!
34 Bab 34 ~ R.I.P Maddison Pharverz
35 Bab 35 ~ Apa kamu akan menikahi ibu tirimu
36 Bab 36 ~ Surat wasiat
37 Bab 37 ~ Kau pasti dalang meninggalnya papaku!
38 Bab 38 ~ Aku akan menikahi Risha!
39 Bab 39 ~ Vinson dalam bahaya....
40 Bab 40 ~ Hasil Test DNA
41 Bab 41 ~ Vinson Putramu
42 Bab 42 ~ Nyawa harus dibayar nyawa!
43 Bab 43 ~ Flashback
44 Bab 44 ~ Kau sudah jadi janda, bagaimana kalau kita menikah?
45 Bab 45 ~ Mengundurkan Diri
46 Bab 46 ~ Kebenaran
47 Bab 47 ~ Terungkap
48 Bab 48 ~ Vinson
49 Bab 49 ~ Pengakuan Risha
50 Bab 50 ~ TAMAT!
51 Duren Dokter (Calvin & Nana)
Episodes

Updated 51 Episodes

1
Bab 01 ~ Batu Loncatan
2
Bab 02 ~ Married With CEO Lansia
3
Bab 03 ~ Putra Tiri
4
Bab 04 ~ Ibu Tiriku, Mantan Partner Ranjangku
5
Bab 05 ~ Dasar Mesum!
6
Bab 06 ~ Dasar Wanita Murahan!
7
Bab 07 ~ Warisan
8
Bab 08 ~ Kursi CEO
9
Bab 09 ~ Bellboy Lulusan S3
10
Bab 10 ~ Segera Nikahi Dia!
11
Bab 11 ~ Bekas Jahitan Horizontal
12
Bab 12 ~ Menghindar
13
Bab 13 ~ Pemakaman
14
Bab 14 ~ Kau mencintai papaku?
15
Bab 15 ~ Gill akan menikah setelah papa mati!
16
Bab 16 ~ Aku Sangat Mencintaimu
17
Bab 17 ~ Mau Kamu!
18
Bab 18 ~ Putra Tiri Laknat
19
Bab 19 ~ Ketahuan
20
Bab 20 ~ Merger Verz Group
21
Bab 21 ~ Malaikat Kecil
22
Bab 22 ~ Mengobati Luka
23
Bab 23 ~ Bertemu Axel
24
Bab 24 ~ Balas Budi
25
Bab 25 ~ Om Bintang Lima
26
Bab 26 ~ Om mau jadi papa Vinson?
27
Bab 27 ~ Test DNA
28
Bab 28 ~ Dia Adalah....
29
Bab 29 ~ Mobil Bergoyang
30
Bab 30 ~ Tubuhmu Membuatku Gila!
31
Bab 31 ~ Aku tidak pernah tidur dengan papamu!
32
Bab 32 ~ Aku tak akan mengasihanimu!
33
Bab 33 ~ Kau akan menyesal, Gill!
34
Bab 34 ~ R.I.P Maddison Pharverz
35
Bab 35 ~ Apa kamu akan menikahi ibu tirimu
36
Bab 36 ~ Surat wasiat
37
Bab 37 ~ Kau pasti dalang meninggalnya papaku!
38
Bab 38 ~ Aku akan menikahi Risha!
39
Bab 39 ~ Vinson dalam bahaya....
40
Bab 40 ~ Hasil Test DNA
41
Bab 41 ~ Vinson Putramu
42
Bab 42 ~ Nyawa harus dibayar nyawa!
43
Bab 43 ~ Flashback
44
Bab 44 ~ Kau sudah jadi janda, bagaimana kalau kita menikah?
45
Bab 45 ~ Mengundurkan Diri
46
Bab 46 ~ Kebenaran
47
Bab 47 ~ Terungkap
48
Bab 48 ~ Vinson
49
Bab 49 ~ Pengakuan Risha
50
Bab 50 ~ TAMAT!
51
Duren Dokter (Calvin & Nana)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!