Gill meraih kunci mobil dan bergegas pergi menyusul Zee yang berangkat ke Grebek Club bersama dengan Axel. Namun, panggilan masuk dari pengacara ayahnya membuat Gill terpaksa menghentikan langkah.
"Bagaimana?" desak Gill tak sabaran.
"Akan saya jelaskan, tapi tidak melalui panggilan," jawab sang pengacara di seberang sana.
"Kau di mana sekarang?"
"Apartemen," jawabnya singkat. Gill langsung memutuskan panggilan dan melesat pergi menuju apartemen pengacara pribadi ayahnya. Demi mendapatkan informasi mengenai warisan, Gill pun mengurungkan niat sebelumnya untuk menguntit Zee yang pergi dengan Axel, musuh bebuyutannya.
***
"Apa-apaan ini!?" bentak Gill tak terima akan penjelasan sang pengacara.
"Maaf, tuan muda. Saya hanya mengikuti apa yang diperintahkan oleh tuan besar," jelasnya membela diri.
Gill bangkit dari duduknya, mengusap rambut hingga wajah dengan frustasi. Gill masih tak percaya bahwa Dison benar-benar menepati ancaman tujuh tahun lalu. Gill tak menyangka bahwa ancaman ayahnya itu bukan hanya candaan semata, melainkan ancaman yang bahkan telah dibuktikan kebenarannya. Andai Gill menerima perjodohan tujuh tahun lalu, ia pasti tidak akan kehilangan semua harta kekayaan sang ayah yang seharusnya memang menjadi miliknya.
Ya, Gill syok mendengar ucapan pengacara yang mengatakan bahwa sang ayah sudah membuat surat wasiat yang isinya adalah pernyataan bahwa semua harta dan aset kekayaan bahkan hotel dan mansion akan diberikan kepada Zee, ibu tirinya. Bukankah seharusnya semua harta itu diberikan kepada dirinya sebagai seorang putra tunggal?
Sadar apa yang terjadi adalah kesalahannya sendiri, Gill tak dapat berbuat apa pun. Hanya mimpi bila Gill berharap pengacara pribadi sang ayah berpihak padanya, karena itu adalah perkara yang tidak mungkin terjadi. Memberi uang atau kekuasaan? Mustahil, jelas ayahnya lebih kaya dan berkuasa darinya.
***
Zee sampai di rumah sekitar pukul empat malam, boddyguard yang berjaga di pintu utama dengan sopan dan ramah menyambut kepulangannya. Namun, langkahnya yang semula lancar harus terhenti saat melihat Gill yang duduk di sofa. Gill memberi isyarat dengan tangannya, meminta Zee untuk mendekat. Tak mau membuat keributan dan membangunkan sang suami yang tengah istirahat, Zee terpaksa menghampiri pria menyebalkan yang sayangnya adalah anak tirinya.
"Ada apa? Katakan sekarang juga karena aku tidak punya waktu untuk berdebat denganmu," Zee berpangku tangan, berdiri dengan jarak sekitar dua meter dari tempat Gill duduk.
"Jauhi Axel!" Gill menekan kalimatnya, memberi peringatan kepada Zee untuk berhati-hati.
"Kenapa?" Zee bertanya singkat karena tidak peduli, tapi juga sedikit penasaran. Akan tetapi, ia butuh alasan yang jelas.
"Cukup dengar dan patuhi ucapanku!" Gill menatap Zee serius. Dari ekspresi wajahnya, sangat jelas terlihat bahwa Gill sedang tidak main-main dengan ucapannya.
"Dasar aneh! Aku tidak mengerti mengapa kamu memintaku untuk menjauhi Axel. Axel adalah pria baik-baik dan asal kamu tahu, aku mengenal Axel jauh sebelum bertemu dengan papamu!" tegas Zee membalikkan badan akan pergi, tapi seperti biasa Gill langsung menarik Zee.
"Lepaskan aku!" bentak Zee dengan suara tertahan, takut terdengar oleh sang suami. Bukannya melepaskan Zee yang terus berontak, Gill justru menarik sang ibu tiri hingga mendarat sempurna di atas pangkuannya.
"Kau gila! Papamu bisa kehilangan nyawa bila melihat kita seperti ini. Cepat lepaskan aku!" Zee berusaha melepaskan diri.
"Ck! Bukankah itu yang kau mau?" Gill menatap rendah Zee.
"Apa maksudmu?"
Gill tersenyum miring, kemudian berkata, "Jangan pura-pura tidak tahu apa-apa, bukankah memang itu tujuanmu menikahi papaku?"
"Aku tidak mengerti apa yang kau katakan, lepaskan atau aku teriak!"
"Jika papaku meninggal, bukankah kau akan menjadi CEO?"
Plak!
"Beraninya kau menamparku!" bentak Gill murka, dengan kasar ia menarik tengkuk Zee., kemudian melu mat bibir itu dengan rakus. Semakin Zee berontak, semakin dalam pula ciuman paksa itu.
"Zee!" teriak Dison, sang suami yang tiba-tiba muncul.
***
Zee
Gill
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 51 Episodes
Comments
Gustia Tia
brti papanya Gill dah tau kalo dia punya cucu mangkanya nikahi. Zee trus harta warisannya di kasihin Zee kan Zee punya anak sama Gill,aku rasa gitu crtanya
2023-11-01
0
Intan IbunyaAzam
waduhh kacau
2023-10-06
0
⏤͟͟͞͞RL𝖎𝖓𝖆 𝕯𝖆𝖓𝖎𝖊𝖑🧢
waaah kan ketahuan ayah nya😂😂😂😂
2023-09-13
0