#20 Tea Party (Her Trap)

Pesta teh umum diadakan oleh wanita bangsawan untuk mengundang teman sebaya yang dianggap dekat. Pesta ini bersifat privat dan jumlah peserta yang diundang terbatas. Skalanya kecil. Maka pesta ini dianggap pesta rumahan biasa.

Pesta teh Gwinia bertempat di taman istana. Tidak seperti biasanya, pesta ini diadakan sore menjelang malam.

Total ada sepuluh orang yang diundang termasuk Yanneta. Tidak ada satupun wanita yang dia kenal. Karena dia cenderung tertutup setelah merasuki Yanneta asli. Mungkin ada yang mengenalinya namun Yanneta tidak peduli. Yang dia pedulikan hanya satu, apa motif Gwinia mengundanganya. Mereka bahkan tidak sebaya. Yanneta lebih tua dua tahun darinya. Singkatnya Yanneta telah melakukan upacara kedewasaannya.

Umur dewasa Zagc adalah 20 tahun. Berarti umur Yanneta 22 tahun sekarang. Sedangkan Lionel dan Verdian tahun ini genap 25 tahun.

"Terima kasih atas kedatangan anda Lady Rainhart."

Pesta teh dimulai.

Gwinia memberi sambutan singkat.

"Saya merasa terhormat diundang acara Putri. Terima kasih atas perhatian anda." Yanneta basa-basi.

Teh disajikan begitu basa-basi selesai. Secara mengejutkan jenis teh yang disajikan adalah teh kesukaan Lionel. Earl Grey. Karena Yanneta lebih suka kopi dibanding teh, dia mengikuti selera Lionel ketika minum teh di mansion Soveil.

Rasa aneh menyebar. Earl Grey memang populer dikalangan bangsawan, tapi di pesta teh seorang putri kaisar rasanya tidak pantas menyajikan jenis teh yang umum.

Rasa rindu segera merayapi hati Yanneta. Melihat cangkir teh mengingatkannya pada Lionel.

"Kapan dia pulang."

Matanya nanar memandang teh yang mengepul uapnya. Biasanya dia akan minuk teh dengan camilan super enak buatan koki Soveil. Memandang ke luar jendela atau di taman melihat bunga-bunga mekar.

Baru satu bulan. Tapi Yanneta merasa terikat dengan mansion Soveil. Dia bahkan hafal setiap sudut bangunan mansion. Mengingat semua pelayan dan ksatria.

Rasanya seperti ada yang menghantam kepalanya. Kenyataan. Getirnya kenyataan menyadarkannya. Hal ini hanyalah sementara. Sebentar lagi semua akan kembali pada tempatnya.

"Lady Rainhart."

"Ya Putri."

Sontak lamunan Yanneta buyar.

"Apakah tehnya tidak sesuai selera anda?" Ucap Gwinia seraya meletakkan cangkir tehnya.

"Tidak. Saya suka apapun jenis teh."

Disela-sela pembicaraan mereka, camilan dibawa keluar. Hal ini lebih mengejutkan Yanneta.

Lionel tidak secara terang-terangan menunjukkan camilan apa yang dia suka, tapi setiap minum teh bersama koki selalu menyajikan satu jenis kue yang sama. Kue kering rasa jahe. Bentuknya bulat, pipih, dan tipis. Warnanya kecoklatan dan harum jahe menyeruak saat baru saja di angkat dari pemanggang.

Diantara kue lain, mata Yanneta terfokus pada kue jahe. Tidak banyak jenis yang disajikan. Hanya terdiri dari tiga kue. Chesse cake, muffin coklat dan kue jahe.

Kepala Yanneta dipenuhi oleh teror. Ada yang tidak benar di mansion Soveil. Pasti ada mata-mata di dalam mansion. Hingga detail ini pun Gwinia tahu.

"Silahkan dinikmati hidangannya. Saya secara khusus memilih teh dan camilan kali ini."

Ucapan terimakasih dan kekaguman segera terdengar riuh rendah. Yanneta yang tidak mendengarkan sibuk dengan pikirannya sendiri.

"Saya selalu penasaran dengan Lady Yanneta."

"Ya? Saya?"

"Bagaimana Lady bisa menjadi kekasih Duke?"

Semua mata tertuju padanya.

Inilah alasan utama Gwinia mengundangnya. Dia tidak bisa mendatangi Yanneta karena posisinya. Maka dia yang memanggil Yanneta. Dia ingin tahu, wanita seperti apa yang berhasil merebut hati Duke Soveil yang dingin.

"Terjadi begitu saja Putri." Jawab Yanneta singkat.

"Sungguh?"

Yanneta mengangguk kecil.

"Saya akan jujur pada Lady." Suara Gwinia meninggi.

"Saya menyukai Duke."

Semua orang menahan nafas. Ini sudah menjadi rahasia umum tapi ketika diutarakan secara terbuka orang-orang menjadi terkejut.

"Suatu kehormatan bagi Duke, Putri." Yanneta berusaha setenang mungkin.

Gwinia menyunggingkan senyum. Yang entah kenapa kelihatan menyeramkan.

"Bagaimana caranya Lady menggoda Duke?" Pertanyaan Gwinia terlalu berani.

"Duke yang menggoda saya Putri. Saya memang menyukai Duke, ya semua orang mengagumi Duke. Tapi saya cukup dengan menyukainya diam-diam." Jelas Yanneta tak gentar.

"Duke yang meminta saya untuk menjadi kekasihnya." Penjelasan ditutup dengan senyum paling indah Yanneta.

Mata Gwinia bergetar. Ada perubahan halus dimimik wajahnya. Senyumnya yang indah telah hilang.

"Bagaimana jika saya ingin Lady menjauh dari Duke?"

Inilah yang Yanneta tunggu. Dia memang diundang untuk dipermalukan. Sama seperti saat pesta kedewasaan Gwinia. Kaisar yang tidak bisa menyentuh Lionel menargetkannya.

Like father like daughter.

Yanneta nyinyir dalam hati.

"Bagaimana kalau saya tidak mau Putri?"

Udara di sekitar tiba-tiba hampa. Tatapan para tamu saling bergantian antara Gwinia dan Yanneta. Mereka berada di tengah-tengah. Tidak berada dipihak siapapun.

"Maka saya tidak punya cara lain."

"Selain?" Tanya Yanneta pura-pura bodoh. Dia hanya ingin mencari pembenaran atas dugaannya selama ini.

"Apapun. Saya pasti akan memisahkan anda dengan Duke."

"Seperti apa?" Tantang Yanneta. Matanya mengunci Gwinia.

Kobaran terlihat jelas di matanya. Orang biasa yang tidak tahu siapa Gwinia mungkin tidak sadar. Tapi Yanneta tahu siapa lawannya saat ini. Hipotesis-hipotesis yang dia curigai selama ini meruncing. Sumber masalah selama ini adalah Gwinia Zagc.

Sayang Yanneta belum punya bukti yany kuat.

"Apapun." Mata Gwinia berkilat penuh bahaya.

Yanneta tidak takut. Dia membalasnya dengan senyum lembut. Kemudian mengalihkan pembicaraan. Dia sadar siapa yang sedang dia hadapi saat ini. Bukan orangnya yang ditakuti tapi kekuasaan yang dia miliki.

"Ya Tuhan Putri! Saya akan menantikannya. Duke sangat menyayangi saya. Rasanya tidak mungkin Duke bisa melirik wanita lain. Haha." Suara Yanneta sedikit sumbang di akhir.

Untuk menutupi rasa gemetarnya, Yanneta mengangkat cangkir tehnya yang sudah dingin. Dia menyesap sedikit. Karena dia tidak begitu suka teh, Yanneta segera meludahkannya lagi namun diam-diam. Rasa teh sangat hambar di lidahnya.

Jika teh ini dia minum bersama Lionel, dia bisa menaham rasa pahitnya. Meskipun cangkir itu racun, jika bersama Lionel dia tidak menolak. Sayang hari ini dia harus menikmati Earl Grey kesukaan Lionel bersama orang yang tidak tahu malu.

"Bagaimana kalau kita berjalan-jalan sejenak di taman? Bunga-bunga di rumah kaca sudah bermekaran."

Gwinia segera bangkit dan menuntun para Lady ke arah rumah kaca. Taman di dalam ruangan milik kekaisaran. Disebut-sebut bahwa taman ini sangat indah. Rose Attlier pernah mengatakan jika tempat itu adalah Eden, surga.

Akhirnya Yanneta mendapatkan satu-satunya alasan dia datang ke pesta ini, melihat Eden.

Hari mendekati malam. Lampu-lampu taman otomatis menyala. Letak Eden tidak jauh dari tempat pesta.

Di pintu masuk ada beberapa orang yang sepertinya menunggu mereka. Semuanya adalah laki-laki. Jumlahnya setara dengan jumlah tamu yang hadir. Persis sepuluh orang.

Mereka menyambut Gwinia kemudian menyapa tamu pesta teh.

Gwinia memperkenalkan mereka sebagai ksatria pelindung. Nyatanya mereka memang memakai pakaian ksatria lengkap. Tapi acara sebesar apa hingga harus di jaga oleh para kstaria. Seragam mereka berbeda dengan Lionel. Ada beberapa bagian yang tidak sama. Karena Yanneta tidak mengerti dia tidak mempedulikannya.

Dia sudaj lelah. Kepalanya berdenyut dan detak jantungnya naik drastis. Walau tidak sampai jatuh, kaki Yanneta mulai lemas dan jalannya sempoyongan. Dia berjalan di urutan paling akhir.

Eden sangat indah. Sesuai dengan penggambaran di Red Rose Tragedy. Semua tamu berdecak kagum kecuali Yanneta. Keindahan Eden sama sekali tidak masuk ke matanya. Dia berusaha untuk menahan rasa sakit di kepalanya yang tiba-tiba.

Yanneta menyelinap keluar agar tidak membuat keributan.

Tubuhnya aneh, dia baik-baik saja tapi. Tapi kenapa saat dia mulai berjalan kepalanya terasa sakit. Tidak hanya itu, beberapa anggota tubuhnya juga mulai tidak bisa digetakkan.

Rasa takut langsung menyebar.

Saat masuk ke istana para tamu tidak diperbolehkan membawa pelayan pribadi. Jadi kereta kuda dan Marta harus menunggu di luar.

Dengan tertatih-tatih Yanneta berusaha untuk pergi ke luar mencari bantuan. Marta pasti sedang menunggunya. Dia menyeret kakinya sekuat tenaga.

Yanneta jatug terjungkal karena kakinya mati rasa. Dia menarik nafas dalam-dalam. Tubuhnya kehilangan tenaga secara drastis.

Sekelebat dia melihat seseorang mendekat. Saat mata mereka bertemu, tengkuk leher Yanneta dipukul dan pandangannya menjadi gelap.

Yanneta kehilangan kesadarannya.

Bersambung...

Terpopuler

Comments

est

est

thor bikin yanetta cerdik jgn bego

2024-07-10

1

Di Elva

Di Elva

yanneta udah tau penjahat didepannya malah sok berani.. emang boleh sebodoh itu? 🤣

2023-12-31

0

Dian Isnu

Dian Isnu

seharus nya g makan atu minum pasti dikasih racun

2023-06-18

5

lihat semua
Episodes
1 #1 Dunia Novel (Masuk ke Dunia Lain)
2 #2 Pesta Bangsawan (Pesta Putra Mahkota)
3 #3 Duke Soveil (Serangan Kutukan)
4 #4 Belati Hell (Rahasia Duke Soveil)
5 #5 Kutukan (Tentang Hell)
6 #6 Lady Rainhart (Wanita Misterius)
7 #7 Sebuah Undangan (Surat yang Ditolak)
8 #8 Ceroboh (Lidah yang Tergelincir)
9 #9 Sabtu Emas (Sebuah Paksaan)
10 #10 Zagc (Tamu Tak Diundang)
11 #11 Mantra Hell (Siapa yang Mengucapnya?)
12 #12 Apa yang Terjadi? (Setelah Serangan Kutukan)
13 #13 Menyatakan Perasaan (Pernyataan Balasan)
14 #14 Ibu Kota Nachtion (Kencan Pertama)
15 #15 Gwinia (Princess of Zagc)
16 #16 Pesta (Teman Tak Terduga)
17 #17 Serangan Lagi? (Love Potion)
18 #18 Sihir Hitam (Fakta Mengejutkan)
19 #19 Peninjauan Wilayah (Undangan Gwinia)
20 #20 Tea Party (Her Trap)
21 #21 Dimana? (Help Me!)
22 Pengumuman
23 #22 Perasaan (Tak Mampu Melepaskan)
24 #23 Merasa Dicintai (Kesalahan Manis)
25 #24 Menguak Misteri (Penyihir Hitam Gwinia)
26 #25 Ceritanya Mulai Salah (Verdian Zagc)
27 #26 Mencari Kebenaran (Dunia Paralel)
28 #27 Melihat Masa Depan (Tentang Verdian)
29 #28 Illusion (Berharap Selamanya)
30 #29 Badai (Count Rainhart)
31 #30 Bday Party (Pertemuan Tokoh Utama)
32 #31 Kekacauan (Tragedi Sihir Hitam)
33 #32 Memulai Kembali (Setelah Tragedi)
34 #33 Mencarimu (Yanneta Rainhart)
35 #34 Tiba di Ibu Kota (Mengunjungi Nachtion)
36 #35 Apakah Itu Kamu? (Tertampar Kenyataan)
37 #36 Finally (Menemukanmu)
38 #37 Jangan Pergi Lagi (Isi Hati Lionel)
39 #38 Mengakhiri Kesalahpahaman (END)
40 #1 Masa Depan Zagc (Extra Story)
41 #2 Balada Menara Zonix (Extra Story)
42 #3 The Greatest Soveil (Extra Story) (Fin)
43 EPILOG
Episodes

Updated 43 Episodes

1
#1 Dunia Novel (Masuk ke Dunia Lain)
2
#2 Pesta Bangsawan (Pesta Putra Mahkota)
3
#3 Duke Soveil (Serangan Kutukan)
4
#4 Belati Hell (Rahasia Duke Soveil)
5
#5 Kutukan (Tentang Hell)
6
#6 Lady Rainhart (Wanita Misterius)
7
#7 Sebuah Undangan (Surat yang Ditolak)
8
#8 Ceroboh (Lidah yang Tergelincir)
9
#9 Sabtu Emas (Sebuah Paksaan)
10
#10 Zagc (Tamu Tak Diundang)
11
#11 Mantra Hell (Siapa yang Mengucapnya?)
12
#12 Apa yang Terjadi? (Setelah Serangan Kutukan)
13
#13 Menyatakan Perasaan (Pernyataan Balasan)
14
#14 Ibu Kota Nachtion (Kencan Pertama)
15
#15 Gwinia (Princess of Zagc)
16
#16 Pesta (Teman Tak Terduga)
17
#17 Serangan Lagi? (Love Potion)
18
#18 Sihir Hitam (Fakta Mengejutkan)
19
#19 Peninjauan Wilayah (Undangan Gwinia)
20
#20 Tea Party (Her Trap)
21
#21 Dimana? (Help Me!)
22
Pengumuman
23
#22 Perasaan (Tak Mampu Melepaskan)
24
#23 Merasa Dicintai (Kesalahan Manis)
25
#24 Menguak Misteri (Penyihir Hitam Gwinia)
26
#25 Ceritanya Mulai Salah (Verdian Zagc)
27
#26 Mencari Kebenaran (Dunia Paralel)
28
#27 Melihat Masa Depan (Tentang Verdian)
29
#28 Illusion (Berharap Selamanya)
30
#29 Badai (Count Rainhart)
31
#30 Bday Party (Pertemuan Tokoh Utama)
32
#31 Kekacauan (Tragedi Sihir Hitam)
33
#32 Memulai Kembali (Setelah Tragedi)
34
#33 Mencarimu (Yanneta Rainhart)
35
#34 Tiba di Ibu Kota (Mengunjungi Nachtion)
36
#35 Apakah Itu Kamu? (Tertampar Kenyataan)
37
#36 Finally (Menemukanmu)
38
#37 Jangan Pergi Lagi (Isi Hati Lionel)
39
#38 Mengakhiri Kesalahpahaman (END)
40
#1 Masa Depan Zagc (Extra Story)
41
#2 Balada Menara Zonix (Extra Story)
42
#3 The Greatest Soveil (Extra Story) (Fin)
43
EPILOG

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!