#6 Lady Rainhart (Wanita Misterius)

Kutukan Hell punya tiga aturan penting.

Satu. Pemegang kutukan adalah keluarga keturunan Kaisar Zagc.

Dua. Obat penawar hanya keturunan Kaisar Zagc yang tahu.

Ketiga. Munculnya Rose Attlier membuat kutukan Hell melemah.

Dikisahkan dulu kala saat pembentukan Kekaisaran Zagc, negara-negara kecil di sekitar benua bagian Barat sepakat untuk bersatu. Mereka memilih pemimpin mereka. Wilayah itu adalah Soveil di Selatan, Zavilion di Utara, Rowvata di Barat dan Vexia di Timur.

Kekaisaran terbentuk dengan meleburkan empat wilayah ini menjadi satu. Mereka akhirnya memilih pemimpin tanpa memandang dari keluarga mana. Bukan dari salah satu pemimpin empat wilayah tapi mereka sepakat untuk memilih pemimpin dari wilayah netral Zagc, maka negara baru ini disebut Kekaisaran Zagc.

Zagc adalah wilayah netral di tengah empat wilayah ini. Zagc digunakan sebagai wilayah penghubung empat negara. Bebas dan aman. Jalur strategis untuk perdagangan.

Dari empat wilayah yang kini menjadi sebuah kekaisaran, Soveil cenderung menunjukkan dominasinya. Diantara empat ini Soveil satu-satunya yang menyandang gelar Duke, dimana kedudukan ini berada tepat di bawah kaisar.

Soveil kaya, makmur dan sejahtera. Wilayahnya luas. Kekuataan militernya kuat. Hal ini menurur kaisar pertama, Abell Zagc adalah sebuah ancaman bagi keberlangsungan kekaisaran.

Secara sepihak kaisar memanggil semua ahli sihir dan alkemis di penjuru dunia untuk merancang sesuatu yang bisa digunakan untuk mengendalikan Soveil.

Dari situlah kutukan Hell lahir.

Kutukan yang membuat orang yang terkena kutukan tunduk dengam buta pada pemegang kutukan. Alih-alih membuat cara mengangkat kutukan, kaisar membantai semua orang yang terlibat dalam membuat kutukan.

Kaisar Zagc hanya tahu cara meredakannya, bukan mengangkatnya. Maka dari itu kepala keluarga Soveil sangat tergantung pada obat penawar itu.

Dengan begitu, Soveil sepenuhnya tunduk pada Zagc. Dengan cara itulah Kaisar Zagc mematahkan satu kekuatan Soveil yang besar.

Yanneta termenung di depan cermin riasnya. Masih memikirkan kejadian kemarin di mansion Soveil. Dia pulang dengan selamat akhirnya. Setelah itu dia tidur hingga pagi saking lelahnya.

Mendapatkan ancaman pembunuhan membuatnya cukup terkejut. Harapannya terlalu besar saat datang ke mansion Soveil. Dia lupa jika keluarga itu bisa dengan mudah menginjak-injak seseorang.

"Hah..." Yanneta mendesah panjang.

"Marta."

"Ya nona."

"Untuk sementara waktu aku hanya ingin tetap di rumah. Tolak semua undangan."

"Baik nona." Marta mengangguk paham.

"Kamu bisa keluar. Aku ingin beristirahat."

Marta menunduk kemudian mengundutkan diri.

Dengan cara inilah Yanneta mengurung diri di kamar. Dia sama sekali tidak beranjak. Bahkan makanpun di kamar. Dia hanya ingin meninggalkan kesan bahwa Yanneta Rainhart adalah wanita yang tertutup. Secara otomatis dia bukan orang yang bermulut besar dan suka menikmati pesta.

Jadi dia bisa dipercaya.

Untuk siapa Yanneta seperti ini, tentu saja unguk meyakinkan Lionel. Duka Soveil pasti saat ini sedang memeriksa latar belakangnya. Mengingat satu sifat yang tidak Yanneta sukai dalam novel Red Rose Tragedy, Duke Soveil adalah orang yang sangat tidak percaya pada orang lain. Pedangnya akan maju lebih dulu dibanding hati nuraninya.

Sampai sini paham bukan bagaimana perasaan Yanneta. Dia sudah bersyukur berkali-kali bisa keluar hidup-hidup dari mansion Soveil dengan menggertak. Mulai hari ini Yanneta bertekad tidak akan berhubungan lagi dengan Soveil atau tokoh lain di novel. Dia ada hanya untuk melihat secara langsung jalannya cerita. Tidak kurang tidak lebih.

Namun tekad itu runtuh saat sebuah surat datang.

Sudah tiga hari Yanneta mengurung diri.

Marta datang dengan sepucuk surat. Tanda Duke Soveil. Cap merah dengan motif kepala singa terlihat jelas.

"Nona undangan baru saja datang."

"Bukankah aku sudah menyuruhmu untuk menolaknya."

"Maaf nona ini sudah hari ketiga surat ini terus datang. Sepertinya anda harua memeriksanya sendiri."

Yanneta turun dari tempat tidur dan meletakkan buku yang dia baca ke meja di samping tempat tidurnya.

"Dua surat sebelumnya sudah saya tolak. Tapi hari ini datang lagi."

Yanneta mengagguk kemudian merusak segel dan membuka isinya. Hanya satu baris kalimat.

Saya Lionel Soveil secara pribadi mengundang Lady Rainhart untuk menghadiri acara Sabtu Emas di mansion Soveil.

Yanneta memutar otaknya. Mengingat apa itu Sabtu Emas. Dia ingat. Sabtu Emas adalah acara rutin bulanan Soveil untuk menggalang dana. Di acara inilah nanti Rose Attlier melakukan debut sebagai kekasih Lionel Soveil.

Tapi seingatnya, Sabtu Emas hanya dihadiri oleh pengikut Soveil dan bangsawan tinggi. Secara kasar mereka yang mendapat undangan adalah mereka yang dekat dan punya koneksi luar di kalangan bangsawan.

Yanneta tidak pernah mendengar jika Count Rainhart pernah mendapat undangan ini. Meskipun statusnya bangsawan, Raihart bukanlah apa-apa jika dibandingkan dengan keluarga lain yang punya sejarah tinggi bagi kekaisaran.

Apakah ini ujian?

"Marta.." Ucap lirih Yanneta.

"Ya nona?"

"Tulis penolakan secara lebih halus. Sampaikan bahwa aku sedang tidak enak badan dan harus istirahat di mansion. Sampaikan juga rasa terima kasih atas undangan yang diberikan."

"Baik nona."

*

"Surat balasan baru saja datang Yang Mulia."

Fabian meletakkan sebuah surat dengan warna putih bersih tanpa tanda apapun.

"Apakah dia menolaknya lagi?"

Fabian mengangguk.

Lionel menggaruk dagunya yang tidak gatal. Tiba-tiba teringat banyak hal yang disampaikan Fabian beberapa hari lalu.

"Yanneta Rainhart, putri satu-satunya Count Rainhart. Rainhart adalah keluarga pedagang. Count Rainhart lebih banyak tinggal di luar negeri. Itu artinya Lady Rainhart tinggal sendirian di Zagc. Istri Count meninggal saat melahirkan putrinya dan beliau tidak menikah lagi."

Lionel mengangguk.

"Kepribadiannya tertutup dan tidak memiliki teman. Berdasarkan apa yang saya dapatkan dari asosiasi kehidupan sosial bangsawan, Lady Yanneta Rainhart tidak sering menghadiri acara sosial. Dia cenderung tertutup. Ada yang mengatakan jika dia tidak bisa berkomunikasi dengan baik. Mudah panik dan tidak beretiket."

Lionel mengangkat pandangannya. Pada kata 'tidak bereriket' sangat ambigu ditelinganya.

"Mungkin karena Lady Rainhart tidak banyam mengobrol dengan para bangsawan wanita Yang Mulia. Hanya diam dan tidak berbaur di sebuah pesta dianggap tidak beretiket." Jelas Fabian.

"Lalu?"

"Tidak ada lagi Yang Mulia. Karena dia tertutup tidak banyak informasi yang bisa diperoleh."

Lionel terdiam.

"Baru-baru saya mendengar dari salah satu pelayan dari mansion Rainhart, Lady sedang mengurung diri di kamar dan menolak semua undangan."

"Kapan Soveil memiliki agenda terdekat untuk mengadakan pesta?"

"Sabtu Emas Yang Mulia."

"Ah acara itu. Sudah akan diadakan lagi?"

Fabian mengangguk. Itu artinya sudah hampir satu bulan sejak Sabtu Emas terakhir.

"Undang Lady Rainhart."

"Ya Yang Mulia?"

"Tulis di dalam surat bahwa aku mengundangnya secara langsung."

Fabian membeku. Duke Soveil yang tidak pernah sekalipun memberi perhatian khusus pada tamu acara Sabtu Emas sejak dia menduduki posisi kepala keluarga hingga sekarang, kini menetaskan rasa tertarik. Fabian bingung.

"Wanita itu tahu tentang belati Hell." Ucap singkat Lionel.

Fabian mati di tempat. Jikat tahu tentang belati Hell, itu artinya dia tahu tentang kutukan Hell.

"Apakah wanita yang menolong Yang Mulia adalah Lady Rainhart?"

"Ya. Maka dari itu dia datang dan mengembalikkannya padaku."

"Apakah Lady tahu tentang kutukan Hell?"

"Entahlah." Lionel menggeleng ragu.

"Maka dari itu aku mencoba mengawasinya." Lanjutnya.

Kini Fabian paham. Jika wanita itu tahu, kedudukan Duke Soveil bisa terancam.

"Katakan pada Dyos untuk tidak mencari tahu lebih lanjut. Aku sendiri yang akan mencari tahu." Titah Lionel.

"Baik Yang Mulia."

"Mulai hari ini aku yang akan menulis surat undagan sendiri ke Lady Rainhart. Pastikan kamu mengantarkannya sendiri."

Fabian mengangguk kemudian mengundurkan diri.

Bersambung...

Noted.

Empat wialayah Zagc : Soveil di Selatan, Zavilion di Utara, Rowvata di Barat, dan Vexia di Timur.

Terpopuler

Comments

Narimah Ahmad

Narimah Ahmad

seru 👍

2023-06-18

1

chrysan the mom

chrysan the mom

salfok sm nama zagc, bacanya gmna sih kak? 😁

2023-05-15

1

lihat semua
Episodes
1 #1 Dunia Novel (Masuk ke Dunia Lain)
2 #2 Pesta Bangsawan (Pesta Putra Mahkota)
3 #3 Duke Soveil (Serangan Kutukan)
4 #4 Belati Hell (Rahasia Duke Soveil)
5 #5 Kutukan (Tentang Hell)
6 #6 Lady Rainhart (Wanita Misterius)
7 #7 Sebuah Undangan (Surat yang Ditolak)
8 #8 Ceroboh (Lidah yang Tergelincir)
9 #9 Sabtu Emas (Sebuah Paksaan)
10 #10 Zagc (Tamu Tak Diundang)
11 #11 Mantra Hell (Siapa yang Mengucapnya?)
12 #12 Apa yang Terjadi? (Setelah Serangan Kutukan)
13 #13 Menyatakan Perasaan (Pernyataan Balasan)
14 #14 Ibu Kota Nachtion (Kencan Pertama)
15 #15 Gwinia (Princess of Zagc)
16 #16 Pesta (Teman Tak Terduga)
17 #17 Serangan Lagi? (Love Potion)
18 #18 Sihir Hitam (Fakta Mengejutkan)
19 #19 Peninjauan Wilayah (Undangan Gwinia)
20 #20 Tea Party (Her Trap)
21 #21 Dimana? (Help Me!)
22 Pengumuman
23 #22 Perasaan (Tak Mampu Melepaskan)
24 #23 Merasa Dicintai (Kesalahan Manis)
25 #24 Menguak Misteri (Penyihir Hitam Gwinia)
26 #25 Ceritanya Mulai Salah (Verdian Zagc)
27 #26 Mencari Kebenaran (Dunia Paralel)
28 #27 Melihat Masa Depan (Tentang Verdian)
29 #28 Illusion (Berharap Selamanya)
30 #29 Badai (Count Rainhart)
31 #30 Bday Party (Pertemuan Tokoh Utama)
32 #31 Kekacauan (Tragedi Sihir Hitam)
33 #32 Memulai Kembali (Setelah Tragedi)
34 #33 Mencarimu (Yanneta Rainhart)
35 #34 Tiba di Ibu Kota (Mengunjungi Nachtion)
36 #35 Apakah Itu Kamu? (Tertampar Kenyataan)
37 #36 Finally (Menemukanmu)
38 #37 Jangan Pergi Lagi (Isi Hati Lionel)
39 #38 Mengakhiri Kesalahpahaman (END)
40 #1 Masa Depan Zagc (Extra Story)
41 #2 Balada Menara Zonix (Extra Story)
42 #3 The Greatest Soveil (Extra Story) (Fin)
43 EPILOG
Episodes

Updated 43 Episodes

1
#1 Dunia Novel (Masuk ke Dunia Lain)
2
#2 Pesta Bangsawan (Pesta Putra Mahkota)
3
#3 Duke Soveil (Serangan Kutukan)
4
#4 Belati Hell (Rahasia Duke Soveil)
5
#5 Kutukan (Tentang Hell)
6
#6 Lady Rainhart (Wanita Misterius)
7
#7 Sebuah Undangan (Surat yang Ditolak)
8
#8 Ceroboh (Lidah yang Tergelincir)
9
#9 Sabtu Emas (Sebuah Paksaan)
10
#10 Zagc (Tamu Tak Diundang)
11
#11 Mantra Hell (Siapa yang Mengucapnya?)
12
#12 Apa yang Terjadi? (Setelah Serangan Kutukan)
13
#13 Menyatakan Perasaan (Pernyataan Balasan)
14
#14 Ibu Kota Nachtion (Kencan Pertama)
15
#15 Gwinia (Princess of Zagc)
16
#16 Pesta (Teman Tak Terduga)
17
#17 Serangan Lagi? (Love Potion)
18
#18 Sihir Hitam (Fakta Mengejutkan)
19
#19 Peninjauan Wilayah (Undangan Gwinia)
20
#20 Tea Party (Her Trap)
21
#21 Dimana? (Help Me!)
22
Pengumuman
23
#22 Perasaan (Tak Mampu Melepaskan)
24
#23 Merasa Dicintai (Kesalahan Manis)
25
#24 Menguak Misteri (Penyihir Hitam Gwinia)
26
#25 Ceritanya Mulai Salah (Verdian Zagc)
27
#26 Mencari Kebenaran (Dunia Paralel)
28
#27 Melihat Masa Depan (Tentang Verdian)
29
#28 Illusion (Berharap Selamanya)
30
#29 Badai (Count Rainhart)
31
#30 Bday Party (Pertemuan Tokoh Utama)
32
#31 Kekacauan (Tragedi Sihir Hitam)
33
#32 Memulai Kembali (Setelah Tragedi)
34
#33 Mencarimu (Yanneta Rainhart)
35
#34 Tiba di Ibu Kota (Mengunjungi Nachtion)
36
#35 Apakah Itu Kamu? (Tertampar Kenyataan)
37
#36 Finally (Menemukanmu)
38
#37 Jangan Pergi Lagi (Isi Hati Lionel)
39
#38 Mengakhiri Kesalahpahaman (END)
40
#1 Masa Depan Zagc (Extra Story)
41
#2 Balada Menara Zonix (Extra Story)
42
#3 The Greatest Soveil (Extra Story) (Fin)
43
EPILOG

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!