Ingin Dekat

Sesuai janjinya tadi dengan Mario, saat ini Zayn sudah berada di futsal center. Disana sudah ada Mario dan teman-temannya satu grup futsal. Zayn memang bukan pertama kali ikut dengan Mario, tapi teman-temannya yang sekarang kebanyakan dari seniornya di kampus.

Stefan pun juga ada disana. Zayn tentu tau kalau Stefan adalah Kakak Anya, karena dulu mereka pernah sekolah di SMA yang sama.

Stefan adalah kakak tingkat Zayn. Sepertinya satu sekolah tidak ada yang mengenal Stefan karena orangnya yang bossy tapi juga royal.

Zayn tidak tau apakah Stefan tau kalau Anya dari dulu suka mendekati Zayn karena saat Anya mulai menginjak kelas 10, Stefan sudah lulus SMA.

Tapi melihat tatapan menilai dari Stefan saat Zayn memasuki gedung membuat Zayn yakin kalau Stefan memang mengetahuinya.

"Kenalin bro, ini teman aku Zayn. Dia akan sering gabung sama kita" ucap Mario memperkenalkan Zayn pada teman-temannya.

Setelah saling berkenalan, mereka pun memulai permainan. Zayn yang pikirannya akhir-akhir ini hanya tertuju pada Flora setidaknya bisa sedikit teralihkan dengan permainan futsal ini.

"Gimana? Seru kan?" tanya Mario saat mereka sudah beristirahat.

Zayn pun menganggukkan kepalanya. Pikirannya lebih fresh setelah berolahraga.

"Stef, adikmu sekarang berubah ya" celetuk Dion salah satu teman Stefan.

Stefan meneguk minumannya hingga tandas sebelum menjawab celetukan temannya.

"Iya, berubah banget. Jadi sopan, baik, ramah. Idaman banget" jawab Stefan sesuai kata hatinya.

Zayn pun setia mendengarkan. Ternyata bukan hanya dia yang menganggap kalau Anya berubah, tapi kakaknya sendiri pun beranggapan demikian.

"Bagus berarti, semoga nanti saat ingatannya kembali, adikmu tetap seperti sekarang" ucap Dion pula.

Stefan pun menganggukkan kepalanya.

"Tapi kangen juga berantem dengan dia" ucap Stefan yang sudah tidak pernah lagi adu mulut dengan adiknya.

"Iya memang begitu, kalau sudah berantem kesal, tidak pernah berantem lagi akan rindu dengan momen itu" ucap Dion menimpali.

"Iya kamu benar, tapi aku bersyukur Anya sekarang seperti ini. Dia anak rumahan, pakaiannya sopan dan tidak pernah membantah lagi".

"Auranya juga berbeda, Anya terlihat berseri-seri" Mario ikut angkat bicara.

"Kamu kenal dengan adikku?" tanya Stefan.

Mario menganggukkan kepala.

"Dia adik kelasku di SMA, dulu setiap hari dia datang ke kelasku untuk mencari seseorang"jawab Mario dengan terkekeh. Zayn memelototkan matanya pada Mario agar tidak menceritakan lebih lanjut. Tapi bukan Mario namanya jika tidak jahil.

Senyum Mario sudah begitu nakal dan jahat, siap-siap dia akan menggoda sahabatnya itu. Tapi ternyata malah Zayn yang lebih dulu angkat bicara.

"Kamu ya yang dulu adikku taksir?" tanya Stefan pada Zayn.

Zayn tentu terkejut mendengar pertanyaan tiba-tiba dari Stefan.

"Apa sekarang dia masih seperti dulu?" lanjut Stefan pula.

Bukan Zayn yang menjawab tetapi Mario.

"Tidak sama sekali, dia seperti bukan Anya." jawab Mario.

Stefan menganggukkan kepala.

"Baguslah, dia tidak lagi mempermalukan keluarga dengan mengejar-ngejar pria yang tidak mencintainya. Kamu juga jadi terbebas dari keganjenan adikku" ucap Stefan lega.

Zayn hanya tersenyum canggung. Dia tidak tau harus menjawab apa.

...

Pulang dari futsal, Zayn ke toko buku untuk membeli beberapa buku untuk bahan presentasinya minggu depan. Dia berkeliling seorang diri mencari judul-judul buku yang rasanya sesuai untuk tugas kuliahnya.

Zayn terlalu fokus mencari buku itu hingga tidak sengaja dia berebut buku dengan seseorang. Tangan mereka bersentuhan layaknya adegan romantis di film-film.

"Maaf" ucap Zayn yang langsung mengangkat tangannya. Dia kemudian menoleh ke arah lawan bicaranya.

Deg.

Zayn rasanya seperti tersengat aliran listrik. Dia tidak menyangka kalau dirinya berebut buku dengan Flora.

"Kak Zayn.." sapa Flora ramah.

Zayn membeku di tempatnya. Dia masih belum bisa percaya kalau gadis di depannya adalah Flora.

"Kakak mau cari buku ini juga?" tanya Flora pula.

Seperti orang linglung, Zayn pun menganggukkan kepalanya.

"Ya sudah untuk kakak saja" ucap Flora sambil menyerahkan buku itu pada Zayn. Zayn menerima buku itu lagi-lagi seperti orang linglung.

"Aku duluan ya kak" pamit Flora.

Zayn masih terdiam. Dia pun bingung kenapa dia jadi seperti ini ketika berhadapan dengan Flora.

Detak jantung menggila, keringat dingin, gugup dan wajah memerah. Itulah yang Zayn sekarang rasakan. Tanpa perlu peramal kita sudah bisa menebak kalau Zayn sudah jatuh cinta pada Flora.

Zayn memegang dadanya sendiri.

"Ya...Aku yakin sudah jatuh ke dalam pesonanya" ucap Zayn dalam hati.

Zayn lalu mencari-cari sosok Flora yang baru saja berpamitan padanya.

Tak perlu lama mencari akhirnya dia melihat Flora bersama Mamanya.

"Benar kata Stefan, Anya sangat berubah. Kini dia bahkan kemana-mana pergi dengan Mamanya" gumam Zayn dalam hati.

Dalam lubuk hati Zayn yang paling dalam dia ingin sekali dekat dengan Flora.

"Kamu bagaikan magnet yang terus menarikku untuk melihat ke arahmu" lanjutnya dalam hati.

Flora dan Mamanya nampak berjalan-jalan dengan sesekali bersenda gurau.

"Aku menyukai mu, aku sadar sekarang begitu menyukaimu" ucap Zayn dalam hati.

Bersambung...

Episodes
1 Pelabuhan Terakhir
2 Kabar Bahagia
3 Pindah
4 Kehilangan
5 Hambar
6 Mencari Tahu
7 Semakin Parah
8 Kehilangan
9 Bangkit Liam
10 Ikhlas
11 Lahir kembali
12 Dunia Baru
13 Shopping
14 Dia Bukan Anya
15 Bekal
16 Ada Yang Hilang
17 Ingin Dekat
18 Mendekati
19 Diluar Dugaan
20 Panti Asuhan
21 Tatapan Penuh Cinta
22 Gamang
23 Sejuta Cara
24 Menghindar
25 Bosan
26 Angel
27 Ikut
28 Curiga
29 Penasaran
30 Heran
31 Maya
32 Tidak Ada
33 Ancaman
34 Andai
35 Sampai Kapan?
36 Menyusun Rencana
37 Fitnah
38 Bukan Kami
39 Bersaing Sehat
40 Pergi
41 Munafik
42 Menyesal
43 Salah Didikan
44 Marvel
45 Dunia Kerja
46 Marah Besar
47 Lalu Siapa?
48 Di rumahkan
49 Bukti
50 Siapa dia?
51 Siapa ini Anya?
52 Berubah
53 Tak Lagi Sama
54 Asing
55 Alasan
56 Makanan Sampah
57 Itu Liam
58 Ternyata
59 Kembar
60 Aku Flo
61 Kamu Bukan Flo
62 Aku Mohon
63 Aku Kembali
64 Tidak Peduli
65 Kamu siapa ya?
66 Kenapa tidak asing?
67 Tidak Rela
68 Anugerah Terindah
69 Menyetujui
70 Senyum Penuh Arti
71 Aku Serius
72 Tak Saling Kenal
73 Tanda Tanya
74 Bingung
75 Cepatlah Lulus
76 Berburuk Sangka
77 Hanya Tersenyum
78 Harapan
79 Memendam Rasa Sakit
80 Bertemu
81 Sadar
82 Tunda
83 Tidak Ingin Egois
84 Ikhlas
85 Was Was
86 Pernikahan
87 Pindah
88 Lega
89 Pergi Bersama
90 Tega
91 Mungkin
92 Donatur
93 Penyesalan
94 Khawatir
95 Penyesalan
96 Stroke
97 Makan Malam
98 Sudah Terlalu Lama
99 Baru Ada Kesempatan
100 Kejutan
101 Penantian Panjang
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Pelabuhan Terakhir
2
Kabar Bahagia
3
Pindah
4
Kehilangan
5
Hambar
6
Mencari Tahu
7
Semakin Parah
8
Kehilangan
9
Bangkit Liam
10
Ikhlas
11
Lahir kembali
12
Dunia Baru
13
Shopping
14
Dia Bukan Anya
15
Bekal
16
Ada Yang Hilang
17
Ingin Dekat
18
Mendekati
19
Diluar Dugaan
20
Panti Asuhan
21
Tatapan Penuh Cinta
22
Gamang
23
Sejuta Cara
24
Menghindar
25
Bosan
26
Angel
27
Ikut
28
Curiga
29
Penasaran
30
Heran
31
Maya
32
Tidak Ada
33
Ancaman
34
Andai
35
Sampai Kapan?
36
Menyusun Rencana
37
Fitnah
38
Bukan Kami
39
Bersaing Sehat
40
Pergi
41
Munafik
42
Menyesal
43
Salah Didikan
44
Marvel
45
Dunia Kerja
46
Marah Besar
47
Lalu Siapa?
48
Di rumahkan
49
Bukti
50
Siapa dia?
51
Siapa ini Anya?
52
Berubah
53
Tak Lagi Sama
54
Asing
55
Alasan
56
Makanan Sampah
57
Itu Liam
58
Ternyata
59
Kembar
60
Aku Flo
61
Kamu Bukan Flo
62
Aku Mohon
63
Aku Kembali
64
Tidak Peduli
65
Kamu siapa ya?
66
Kenapa tidak asing?
67
Tidak Rela
68
Anugerah Terindah
69
Menyetujui
70
Senyum Penuh Arti
71
Aku Serius
72
Tak Saling Kenal
73
Tanda Tanya
74
Bingung
75
Cepatlah Lulus
76
Berburuk Sangka
77
Hanya Tersenyum
78
Harapan
79
Memendam Rasa Sakit
80
Bertemu
81
Sadar
82
Tunda
83
Tidak Ingin Egois
84
Ikhlas
85
Was Was
86
Pernikahan
87
Pindah
88
Lega
89
Pergi Bersama
90
Tega
91
Mungkin
92
Donatur
93
Penyesalan
94
Khawatir
95
Penyesalan
96
Stroke
97
Makan Malam
98
Sudah Terlalu Lama
99
Baru Ada Kesempatan
100
Kejutan
101
Penantian Panjang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!