Ikhlas

Liam sudah rutin menemui psikiater. Keadaannya belum menunjukkan kemajuan yang signifikan. Tapi setidaknya dia sudah bisa makan dan mandi sendiri. Naina pun terus mengawasi kakaknya. Naina tidak ingin Liam mempunyai keinginan buruk seperti mengakhiri hidupnya.

Flora tentu saja selalu berada disisi suaminya. Dia tidak bisa melakukan apapun selain mendoakan suaminya agar bisa menjalani hidup seperti sedia kala.

Hari ini Naina mengajak Liam ke suatu tempat dengan Ray juga. Flora pun ikut walau ketiga orang itu tidak menyadarinya.

Kurang lebih 1 jam perjalanan akhirnya mereka tiba di suatu tempat. Flora sama sekali tidak tau ini tempat apa. Tidak ada petunjuk sama sekali. Tidak ada papan nama yang bisa menggambarkan tempat yang mereka kunjungi kali ini.

Flora berjalan beriringan dengan Liam memasuki gedung itu. Gedung yang cukup luas dengan tiga ruangan yang memiliki nuansa berbeda-beda.

“Tempat apa ini?” tanya Flora pada diri sendiri. Ini pertama kalinya Flora masuk ke tempat seperti ini.

Saat sudah disana, seorang wanita yang Flora sangat tau itu siapa menyambut mereka. Flora tidak mendengar apa yang wanita itu ucapkan. Dia hanya menerka lewat gerak bibirnya. Yang jelas dia berbicara dengan Liam dan mengelus-elus lengan Liam.

Deg

Deg

Deg

Entah kenapa Flora tidak suka melihat wanita itu. Wanita yang tidak lain adalah cinta pertama suaminya. Anya Dominica, wanita yang sudah berselingkuh dengan sahabat baik Liam sendiri.

“Apakah aku harus merelakanmu dengan dia? Apa Naina sengaja mengajakmu bertemu dengan dia agar bisa melupakan aku?”.

Harusnya Flora bahagia melihat Liam mau tersenyum dengan wanita itu, tapi ada bagian hatinya yang tidak suka melihat itu semua.

Sejak hari itu, setiap hari Liam diantar Naina bertemu dengan wanita itu. Di hari pertama Liam sudah bisa tersenyum walau belum berbicara. Di hari berikutnya dia sudah mulai berbicara, hingga akhirnya mereka berbincang akrab.

Orang yang melihat kedekatan Liam dengan wanita itu pasti akan beranggapan sama dengan Flora kalau mereka saling mencintai. Kini tinggal menghitung menit Flora akan meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya. Ini sudah hari ke 100 Flora meninggal dunia.

Flora menatap nanar pada Liam dan wanita itu yang sedang berpelukan.

“Bukan kamu yang salah, kamu sama sekali tidak salah. Yang salah adalah aku yang terlalu berharap lebih pada manusia. Kamu yang berkata tidak akan pernah berpaling dari ku nyatanya kini sudah bisa kembali mencintai cinta pertamamu”.

“Tapi aku senang Liam, aku senang kamu sudah bisa melupakanku. Aku harap kamu bahagia Liam, Kamu pria yang baik.”

“Aku pergi, Maaf kalau selama ini aku sudah mengecewakanmu” ucap Flora lirih.

Air mata Flora sudah berjatuhan. Ternyata dia belum bisa merelakan Liam yang berpaling pada wanita lain.

“Aku adalah wanita yang paling egois. Maafkan Aku Liam. Kamu adalah cinta pertamaku. Walau kita tidak ditakdirkan bersama tapi aku tidak menyesal pernah menjadi bagian hidupmu”.

“Kenapa aku harus sedih melihat kamu bersama dia?”.

Hick

Hick

Hick.

Tangisan yang mengantarkan kepergian Flora untuk selama-lamanya.

Flora berjalan menyusuri lorong berwarna putih sambil menangis.

“Jangan menangis Flora, harusnya kamu bahagia karena Liam sudah bisa move on darimu”.

Flora mengusap-usap wajahnya yang sudah dibanjiri air mata.

Flora menarik dan menghembuskan nafasnya berulang kali.

“Ikhlas, aku Ikhlas….Dia tidak salah… Liam tidak salah….”

Bersambung...

Episodes
1 Pelabuhan Terakhir
2 Kabar Bahagia
3 Pindah
4 Kehilangan
5 Hambar
6 Mencari Tahu
7 Semakin Parah
8 Kehilangan
9 Bangkit Liam
10 Ikhlas
11 Lahir kembali
12 Dunia Baru
13 Shopping
14 Dia Bukan Anya
15 Bekal
16 Ada Yang Hilang
17 Ingin Dekat
18 Mendekati
19 Diluar Dugaan
20 Panti Asuhan
21 Tatapan Penuh Cinta
22 Gamang
23 Sejuta Cara
24 Menghindar
25 Bosan
26 Angel
27 Ikut
28 Curiga
29 Penasaran
30 Heran
31 Maya
32 Tidak Ada
33 Ancaman
34 Andai
35 Sampai Kapan?
36 Menyusun Rencana
37 Fitnah
38 Bukan Kami
39 Bersaing Sehat
40 Pergi
41 Munafik
42 Menyesal
43 Salah Didikan
44 Marvel
45 Dunia Kerja
46 Marah Besar
47 Lalu Siapa?
48 Di rumahkan
49 Bukti
50 Siapa dia?
51 Siapa ini Anya?
52 Berubah
53 Tak Lagi Sama
54 Asing
55 Alasan
56 Makanan Sampah
57 Itu Liam
58 Ternyata
59 Kembar
60 Aku Flo
61 Kamu Bukan Flo
62 Aku Mohon
63 Aku Kembali
64 Tidak Peduli
65 Kamu siapa ya?
66 Kenapa tidak asing?
67 Tidak Rela
68 Anugerah Terindah
69 Menyetujui
70 Senyum Penuh Arti
71 Aku Serius
72 Tak Saling Kenal
73 Tanda Tanya
74 Bingung
75 Cepatlah Lulus
76 Berburuk Sangka
77 Hanya Tersenyum
78 Harapan
79 Memendam Rasa Sakit
80 Bertemu
81 Sadar
82 Tunda
83 Tidak Ingin Egois
84 Ikhlas
85 Was Was
86 Pernikahan
87 Pindah
88 Lega
89 Pergi Bersama
90 Tega
91 Mungkin
92 Donatur
93 Penyesalan
94 Khawatir
95 Penyesalan
96 Stroke
97 Makan Malam
98 Sudah Terlalu Lama
99 Baru Ada Kesempatan
100 Kejutan
101 Penantian Panjang
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Pelabuhan Terakhir
2
Kabar Bahagia
3
Pindah
4
Kehilangan
5
Hambar
6
Mencari Tahu
7
Semakin Parah
8
Kehilangan
9
Bangkit Liam
10
Ikhlas
11
Lahir kembali
12
Dunia Baru
13
Shopping
14
Dia Bukan Anya
15
Bekal
16
Ada Yang Hilang
17
Ingin Dekat
18
Mendekati
19
Diluar Dugaan
20
Panti Asuhan
21
Tatapan Penuh Cinta
22
Gamang
23
Sejuta Cara
24
Menghindar
25
Bosan
26
Angel
27
Ikut
28
Curiga
29
Penasaran
30
Heran
31
Maya
32
Tidak Ada
33
Ancaman
34
Andai
35
Sampai Kapan?
36
Menyusun Rencana
37
Fitnah
38
Bukan Kami
39
Bersaing Sehat
40
Pergi
41
Munafik
42
Menyesal
43
Salah Didikan
44
Marvel
45
Dunia Kerja
46
Marah Besar
47
Lalu Siapa?
48
Di rumahkan
49
Bukti
50
Siapa dia?
51
Siapa ini Anya?
52
Berubah
53
Tak Lagi Sama
54
Asing
55
Alasan
56
Makanan Sampah
57
Itu Liam
58
Ternyata
59
Kembar
60
Aku Flo
61
Kamu Bukan Flo
62
Aku Mohon
63
Aku Kembali
64
Tidak Peduli
65
Kamu siapa ya?
66
Kenapa tidak asing?
67
Tidak Rela
68
Anugerah Terindah
69
Menyetujui
70
Senyum Penuh Arti
71
Aku Serius
72
Tak Saling Kenal
73
Tanda Tanya
74
Bingung
75
Cepatlah Lulus
76
Berburuk Sangka
77
Hanya Tersenyum
78
Harapan
79
Memendam Rasa Sakit
80
Bertemu
81
Sadar
82
Tunda
83
Tidak Ingin Egois
84
Ikhlas
85
Was Was
86
Pernikahan
87
Pindah
88
Lega
89
Pergi Bersama
90
Tega
91
Mungkin
92
Donatur
93
Penyesalan
94
Khawatir
95
Penyesalan
96
Stroke
97
Makan Malam
98
Sudah Terlalu Lama
99
Baru Ada Kesempatan
100
Kejutan
101
Penantian Panjang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!