Liburan Yang Panas.

Memilih liburan di kapal pesiar memang sangatlah cocok menurut Andriana, ia bisa bercinta sepuasnya dengan Sean tanpa takut suaminya akan mengganggunya. Lagipula suaminya itu masih bekerja di luar kota, jadi Andriana bisa bebas mau pulang kapan saja.

"Ahhhhh ... terus .. aku suka Sean, ehmmhhh ..."

Seperti janjinya saat berangkat, Andriana mengajak gigolo sewaannya itu untuk bercinta sampai dirinya lelah. Saat ini ia sedang berada di kamar mandi privat yang menunjukkan pemandangan laut yang indah. Andriana membuka kakinya lebar-lebar dengan Sean yang menjilati lubang miliknya yang sudah mekar.

"Oughhhh ..." Tubuh Andriana bergetar saat Sean tiba-tiba memasukkan dua jarinya kedalam lubang miliknya dengan bibir yang menyesap dadanya yang begitu menggoda.

"Sean ... sekarang Sayang, aku sudah tidak tahan," pinta Andriana sudah tidak tahan lagi rasanya, miliknya sudah berkedut-kedut manja meminta dipuaskan.

"Berbalik baby," ujar Sean menarik lengan Andriana agar membelakanginya lalu ia duduk di kloset dan meminta Andriana untuk duduk dipangkuannya.

Andriana menurut, ia berbalik dan langsung memasukkan milik Sean yang berdiri kokoh layaknya Monas itu.

"Aouhhhhh ... Sean ..." Andriana langsung men de sah penuh kenikmatan begitu miliknya terasa penuh saat benda itu masuk.

"Ayo baby, puaskan dirimu," bisik Sean mengusap milik Andriana seraya meminta Andriana untuk bergerak.

Andriana langsung saja melakukan tugasnya, bergerak liar naik turun mencari kepuasannya sendiri. Hampir setiap hari ia merengkuh kenikmatan dunia itu, tapi rasanya tidak ada puasnya sama sekali. Padahal ini sudah hari ke lima mereka berjalan-jalan di kapal pesiar.

"Ahhh ... Sean ahhhh ..." Andriana menjerit penuh kenikmatan saat Sean menusukkan miliknya dari bawah, ia menjambak rambut pria itu sangat kuat lalu mencium bibirnya sembari menikmati tusukan demi tusukan yang diberikan Sean.

Hingga beberapa saat kemudian, gerakan keduanya semakin cepat dan Andriana melepaskan pelepasannya lalu mengulum rudal milik Sean dengan penuh hasrat.

"Arghhh, Baby lebih cepat." Sean pun ikut men de sah keasikan, ia mendorong kepala Andriana agar lebih cepat melakukan servicenya.

Andriana justru semakin senang, ia tidak peduli saat harus tersedak beberapa kali. Ia sangat suka memuja bagian diri pria yang menurutnya memiliki harum yang memuaskan. Setelah dirasa Sean akan keluar, Andriana segera melepaskan rudalnya dan Sean langsung meletakkan cairan kental itu ke seluruh wajah Andriana.

"Ahhhhh ... aku suka, ehmmmh ..." Andriana memejamkan mata seraya menikmati cairan kenikmatan itu layaknya orang yang begitu bernafsu.

Seolah belum puas dibuat lemas oleh Sean, Andriana menungging dihadapan pria itu dan kembali meminta Sean menusukkan rudalnya.

"Oughhhhhh ... Sean, kau memang sangat nikmat Baby, lebih cepat, kasar ... pukuli saja aku ahhhh ..." pinta Andriana merintih-rintih keenakan saat Sean memperlakukannya dengan kasar, ia sangat suka seperti ini dan merasa ingi melakukanya lagi dan lagi.

Andriana baru puas setelah kakinya gemetar, ia tidak sanggup bersuara lagi dan hanya bisa memejamkan matanya meresapi kenikmatan dunia yang baru saja digalinya. Ia kini sudah terbaring lemah saat Sean mengeluarkan jurus andalannya yang membuat Andriana tidak henti men de sah.

Yang lebih gilanya lagi, setiap mereka bercinta diam-diam Andriana selalu merekam tanpa sepengetahuan Sean. Wanita itu memang sering mengkoleksi adegan percintaannya dengan banyak pria, ia akan memutarnya sebagai fantasinya yang liar.

"Sean, tolong pesankan makan malam untuk kita. Aku sangat lelah hari ini," ucap Andriana dari kasurnya.

"Baiklah, aku akan memesankanmu," sahut Sean menyetujui saja, ia segera mengambil bajunya didalam lemari dan memakainya.

Sesaat Sean melihat lehernya sudah penuh dengan gigitan yang diberikan Andriana, bahkan dada dan lengannya juga penuh dengan tanda merah.

"Dia benar-benar sangat agresif, untung saja tinggal dua hari aku bisa pulang," gumam Sean mengambil salep miliknya lalu memakaikannya disekitar lehernya yang penuh tanda merah itu.

"Sean, jangan pergi kemana-kemana ya, aku tidak mau tidur sendirian," ujar Andriana

"Iya," sahut Sean cuek saja, memangnya kenapa lagi ia akan pergi, toh saat ini semua ada dibawah kendali Andriana.

Sean keluar dari kamarnya, menyusuri lorong-lorong sepi yang ada di kapal itu, ia hanya sesekali keluar untuk makan atau tidak untuk jalan-jalan sebentar. Andriana memang sering mengajaknya bercinta, tapi wanita itu juga memberikan variasi dengan berjalan-jalan disekitar kapal.

Di Jam makan malam seperti ini, orang-orang sangat ramai sekali di luar. Sean sampai harus menerobos beberapa kerumunan orang agar bisa masuk ke tempat makan. Namun , saat ia menerobos, tidak sengaja ia menabrak seseorang sampai wanita itu hampir terjatuh.

"Sorry, sorry ..." ucap Sean meminta maaf, untung saja ia sempat menahan pinggang wanita itu sehingga tidak sampai terjatuh.

"Tidak masalah Tuan, saya yang harusnya minta maaf, karena berjalan tidak melihat-lihat," tutur wanita itu mengulas senyum tipisnya, mata wanita ia mengawasi Sean yang menurutnya memiliki penampilan sangat mempesona itu.

"Ya, tidak apa-apa, aku juga salah, Nona." Sean mengangguk singkat, meminta maaf juga dan segera beranjak dari sana. Namun, wanita itu tiba-tiba mencegah dirinya membuat langkah Sean terhenti.

"Maaf, ada apa ya?" tanya Sean dengan wajah bingungnya.

"Temui aku di kamar 2077. Aku menunggumu," bisik wanita itu seraya menyerahkan selembar kartu nama miliknya. Ternyata kamar wanita itu bersebelahan dengan kamar tempat Sean menginap, membuat ia sering melihat saat Andriana dan Sean sempat ber cum bu di lorong kamar mereka.

Sean mengerutkan keningnya, ia menatap wanita itu sekilas lalu mengulas senyum tipisnya. "Aku sedang bersamanya, jadi tidak bisa menemuimu. Kecuali ...," ucap Sean mendekat lalu membisikkan kata-kata yang membuat mata wanita itu terbelalak lebar.

Sean tersenyum tipis, setelah itu ia segera meninggalkan wanita itu dan pergi untuk memesan makan malamnya.

Sembari menunggu makan malam datang, Sean membuka ponselnya, ingin mengabari keluarganya yang ada dirumah. Namun, ia tiba-tiba teringat akan sesuatu.

"Wanita itu, apa kabarnya? Apa kakinya sudah sembuh?" gumam Sean teringat akan Freya. Waktu ia berangkat lima hari yang lalu, ia tidak sempat mengabari Freya karena ia berkejaran dengan waktu. Tapi ia sudah menuliskan pesan di kulkas dapur, entah dibaca atau tidak oleh Freya.

"Apa dia kelaparan? Bagaimana kalau dia merusak rumahku? Atau ... mungkin dia sudah pergi?" Sean kembali bergumam lagi, ia malah tidak tenang setelah teringat akan Freya. Seharusnya ia tidak memikirkannya tadi.

"Mungkin dia juga sudah pergi," ucapnya lagi menenangkan hatinya sendiri sebenarnya, karena Sean pun tidak yakin kalau Freya akan pergi, mengingat wanita itu kemarin begitu kekeh tidak mau pergi dari rumahnya.

Happy Reading.

TBC.

Terpopuler

Comments

Shyfa Andira Rahmi

Shyfa Andira Rahmi

🤢🤢🤢🤮

2025-03-02

0

Setiaji Muhammad

Setiaji Muhammad

jangan lama lama ke enakan nya andriana capat kebongkar ke kebusukan nya dan cepet sadar ayahnya freya

2023-11-03

1

Rere Niae Cie'kecee

Rere Niae Cie'kecee

🔥🔥🔥🔥😘😘😘

2023-07-01

1

lihat semua
Episodes
1 Freya Arabella Nasution.
2 Sean Bagaskara.
3 Pertengkaran Di Pagi Hari.
4 Muka Dua Ibu Tiri.
5 Sean Bertemu Andriana.
6 Pulang Kerumah.
7 Kembali Bertemu.
8 Menyelamatkan Freya.
9 Bukannya Kau Pacarku?
10 Jalan Satu-satunya.
11 Wanita Menyebalkan.
12 Merasa Nyaman.
13 Trauma Sean.
14 Liburan Yang Panas.
15 Last Day.
16 Sakaw.
17 Hampir Saja.
18 Berikan Aku Uang.
19 Negosiasi.
20 Setuju.
21 Perasaan Itu.
22 Bukan Sebuah Pilihan.
23 Perjodohan.
24 Terus Kepikiran.
25 Terjebak Hasrat.
26 Mulai Tumbuh.
27 Membeli Kado Untuk Mayka.
28 Datang Ke Rumah Orang Tua Sean.
29 Malam Yang Dingin.
30 Semakin Dekat.
31 Dia Hanya Temanku.
32 Aku Rasa Kalian Saling Mengenal.
33 Ingin Menjadi Lebih Baik.
34 Belenggu Dosa.
35 Terjerumus Semakin Dalam.
36 Sisi Gelap.
37 Isi Hati.
38 Ajari Aku Cinta.
39 Beautiful Love, Beautiful Day.
40 Beautiful Love, Beautiful Day_ Part 2.
41 Cinta Diantara Kita.
42 Panas Karena Cemburu.
43 Ancaman.
44 Liburan Dadakan.
45 Kebahagiaan Yang Sederhana.
46 Pulau Bali.
47 Hanya Untuk Sean.
48 Kedatangan Morgan.
49 Menikah?
50 Tidak Akan Pernah Rela.
51 Fakta Menyakitkan.
52 Luka Dan Air Mata.
53 Ayah, Aku Ingin Pernikahan Ini Batal.
54 Aku Benci Pengkhianat.
55 Pertolongan Carrel.
56 Kematian Yang Menyakitkan.
57 Penyiksaan Selanjutnya.
58 Permohonan Freya.
59 Aku Senang Kau Datang.
60 Berbeda Tapi Sama.
61 Melamar Pekerjaan.
62 Tugas Pertama.
63 Rasa Yang Tak Pernah Pudar.
64 Hiduplah Dijalan Masing-masing.
65 Jalan Kita Terlalu Rumit.
66 Siapa Dia?
67 Salah Paham.
68 Semoga Mimpi Indah Bu Dokter.
69 Jatuh Cinta Berkali-kali.
70 Sikap Manis.
71 Sentuhan Yang Memabukkan.
72 Terbang Ke Neraka Bersamaku.
73 Sengaja Memanasi.
74 Aku Merindukanmu.
75 Malam Yang Syahdu.
76 Malam Yang Syahdu Part 2.
77 Terbakar Amarah.
78 Tugas Dadakan.
79 Siasat Musuh.
80 Rencana Licik.
81 Melawan Badai.
82 Melawan Badai Part 2.
83 Terjebak Di Hutan.
84 Keluar.
85 Situasi Menegangkan.
86 Bersiaplah Ke Neraka.
87 24 Jam Penentu.
88 Sean, Kembalilah Padaku.
89 Sebuah Keajaiban.
90 At My Worst.
91 Perayaan Cinta.
92 Everything Is Love.
93 Alasan Kebahagiaanku Adalah Kau.
94 The End ~ Pelangi Setelah Hujan.
95 Promo Novel Baru.
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Freya Arabella Nasution.
2
Sean Bagaskara.
3
Pertengkaran Di Pagi Hari.
4
Muka Dua Ibu Tiri.
5
Sean Bertemu Andriana.
6
Pulang Kerumah.
7
Kembali Bertemu.
8
Menyelamatkan Freya.
9
Bukannya Kau Pacarku?
10
Jalan Satu-satunya.
11
Wanita Menyebalkan.
12
Merasa Nyaman.
13
Trauma Sean.
14
Liburan Yang Panas.
15
Last Day.
16
Sakaw.
17
Hampir Saja.
18
Berikan Aku Uang.
19
Negosiasi.
20
Setuju.
21
Perasaan Itu.
22
Bukan Sebuah Pilihan.
23
Perjodohan.
24
Terus Kepikiran.
25
Terjebak Hasrat.
26
Mulai Tumbuh.
27
Membeli Kado Untuk Mayka.
28
Datang Ke Rumah Orang Tua Sean.
29
Malam Yang Dingin.
30
Semakin Dekat.
31
Dia Hanya Temanku.
32
Aku Rasa Kalian Saling Mengenal.
33
Ingin Menjadi Lebih Baik.
34
Belenggu Dosa.
35
Terjerumus Semakin Dalam.
36
Sisi Gelap.
37
Isi Hati.
38
Ajari Aku Cinta.
39
Beautiful Love, Beautiful Day.
40
Beautiful Love, Beautiful Day_ Part 2.
41
Cinta Diantara Kita.
42
Panas Karena Cemburu.
43
Ancaman.
44
Liburan Dadakan.
45
Kebahagiaan Yang Sederhana.
46
Pulau Bali.
47
Hanya Untuk Sean.
48
Kedatangan Morgan.
49
Menikah?
50
Tidak Akan Pernah Rela.
51
Fakta Menyakitkan.
52
Luka Dan Air Mata.
53
Ayah, Aku Ingin Pernikahan Ini Batal.
54
Aku Benci Pengkhianat.
55
Pertolongan Carrel.
56
Kematian Yang Menyakitkan.
57
Penyiksaan Selanjutnya.
58
Permohonan Freya.
59
Aku Senang Kau Datang.
60
Berbeda Tapi Sama.
61
Melamar Pekerjaan.
62
Tugas Pertama.
63
Rasa Yang Tak Pernah Pudar.
64
Hiduplah Dijalan Masing-masing.
65
Jalan Kita Terlalu Rumit.
66
Siapa Dia?
67
Salah Paham.
68
Semoga Mimpi Indah Bu Dokter.
69
Jatuh Cinta Berkali-kali.
70
Sikap Manis.
71
Sentuhan Yang Memabukkan.
72
Terbang Ke Neraka Bersamaku.
73
Sengaja Memanasi.
74
Aku Merindukanmu.
75
Malam Yang Syahdu.
76
Malam Yang Syahdu Part 2.
77
Terbakar Amarah.
78
Tugas Dadakan.
79
Siasat Musuh.
80
Rencana Licik.
81
Melawan Badai.
82
Melawan Badai Part 2.
83
Terjebak Di Hutan.
84
Keluar.
85
Situasi Menegangkan.
86
Bersiaplah Ke Neraka.
87
24 Jam Penentu.
88
Sean, Kembalilah Padaku.
89
Sebuah Keajaiban.
90
At My Worst.
91
Perayaan Cinta.
92
Everything Is Love.
93
Alasan Kebahagiaanku Adalah Kau.
94
The End ~ Pelangi Setelah Hujan.
95
Promo Novel Baru.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!