Sean mengerutkan dahinya, merasa ucapan Freya itu sangatlah konyol. Setiap hari ia selalu dibayar untuk meniduri wanita, tapi sekarang Freya jutsru memintanya membayar agar bisa tidur dengan wanita itu? Sungguh lucu sekali pikirnya.
"Hei Nona, aku tahu kau wanita baik-baik. Jangan mudah memberikan tubuhmu hanya karena uang, suatu saat nanti kau akan menikah dan suamimu pasti tidak mau jika kau bekas pria lain. Lagipula obat itu bukan kebutuhan, kau harus menghentikannya mulai sekarang," kata Sean lebih bijak mengatakannya.
"Astaga, kita berpikir realistis Sean. Kau cukup memberiku uang dan aku akan menyerahkan semuanya. Apakah itu belum cukup untukmu? Kau juga tidak akan rugi, karena kau akan menjadi yang pertama untukku," ujar Freya.
Sean terdiam, memang tidak ada ruginya juga jika ia memberikan Freya yang sebagai ganti kesucian wanita itu. Lagipula selama ini ia belum pernah merasakan gadis yang masih tersegel. Para wanita yang bersamanya memiliki ukuran yang bervariasi, terkadang terasa sempit, terkadang juga los kontrol.
"Sudahlah, jangan terlalu banyak berpikir. Aku tidak akan menawarkan hal itu dua kali padamu. Tiduri aku dan berikan uangnya," kata Freya benar-benar sudah kehilangan akalnya, dengan sangat sadar meminta pria yang baru dikenalnya selama seminggu untuk menidurinya.
Mata Sean terbelalak lebar, selain ceroboh, mulut Freya juga sangat tidak bisa dikondisikan sama sekali. Baru pertama kali ini ada anak gadis orang yang minta untuk ditiduri.
"Memangnya berapa yang kau butuhkan?" tanya Sean.
"Entah, berapapun tidak akan cukup karena obat itu adalah hidupku. Untuk sekarang berikan saja DP-nya, jika kurang aku akan memintanya lagi padamu," sahut Freya begitu enteng seolah tanpa beban sama sekali.
"Semudah itu? Lalu bagaimana jika aku bosan dan sudah tidak menginginkanmu lagi?" tanya Sean lagi.
"Ya tidak masalah, aku bisa mencari pria lain yang mau memberikanku uang dan tidak banyak pertanyaan menyebalkan sepertimu. Atau ... sekarang saja aku cari pria itu?" kata Freya dengan wajah berbinar cerah, ia juga langsung bangkit dari duduknya karena merasa sudah mendapatkan jalan keluar dari masalahnya.
"Hei, hei, siapa yang mengizinkanmu pergi?" Sean begitu terkejut dengan moving tak terduga yang dilakukan Freya, ia segera menahan wanita itu agar tidak pergi.
"Bukannya tadi kau yang ingin aku pergi? Kau juga sepertinya tidak berminat dengan tawaranku, aku akan mencari pria lain agar bisa segera membeli obatku," kata Freya begitu enteng.
"Jangan coba-coba melakukannya!" bentak Sean tampak begitu kesal.
"Why? Kau tidak berhak mengaturku, lepaskan aku sekarang!" Freya balas membentak, ia juga kesal karena sikap Sean ini.
"Kau bilang, kau adalah pacarku. Jadi, sebagai pacarku, kau harus menuruti apa kataku. Kau tidak boleh pergi," ujar Sean mencari alasan yang cocok agar Freya tidak jadi pergi.
"Aku tidak mau punya pacar yang tidak bisa diandalkan. Lepaskan aku cepat!" seru Freya semakin jengkel tentunya.
"Aku bilang kau tidak boleh pergi. Kau ingin uang 'kan? Aku akan memberikannya, tapi kau tidak boleh meninggalkan rumah ini," ujar Sean menatap Freya sangat serius.
Membayangkan Freya akan menyerahkan tubuhnya kepada pria lain, entah kenapa membuat hati Sean tidak rela. Sehingga ia nekat melakukan hal ini agar Freya tetap berada didalam jangkauannya.
"Ha? Kau serius? Mana uangnya!? Cepat berikan, aku harus pergi membeli obatnya." Freya seketika langsung syok, wajahnya yang sejak tadi seperti orang yang tidak punya semangat hidup seketika berbinar sangat cerah.
Sean mendengus kecil, memang sangat susah jika harus menghentikan orang yang kecanduan narkoba seperti Freya. Sekarang Sean mungkin bisa memberikannya yang, tapi bagaimana nanti?
"Hei, mana uangnya? Aku butuh obat itu sekarang juga Sean," ujar Freya menarik-narik tangan Sean dengan sangat tidak sabar, tubuhnya sudah mulai bereaksi di jam-jam seperti saat ini. Sudah benar-benar dibuat kecanduan dengan obat yang menurutnya seperti nyawanya sendiri itu.
"Ck, apa kau lupa janjimu padaku? Berikan tubuhmu, maka aku berikan uangnya."
Happy Reading.
TBC.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
Marsiana Lodovika
lanjut kak
2023-05-18
2