diam ya sayangku

"sudah ya Bu ne, cukup tau jangan di omongin ya.."lirih Mbah Tejo.

Mak Ijah yang mengerti pun hanya bisa mengangguk saja karena tak mau tekena masalah nantinya.

"tapi bukankah biasanya kematian ini akdn berhenti jika sudah ada tujuh orang yang meninggal dunia," kata Mak Ijah.

"harusnya seperti itu, tapi umur manusia tidak ada yang tau Bu ne, sudah besok kita ke sawah saja dari pada kita memikirkan hal yang aneh-aneh," kata Mbah Tejo.

di rumah Zaka dan Sekar, kedua orang ini sebenarnya masih canggung.

tapi saat pertama kali melakukan hubungan suami istri, membuat Zaka mulai mencintai istrinya yang cantik.

"duduklah di sini dek, kenapa kamu begitu sibuk hingga seperti sedang menjauhi ku?" tanya Zaka yang menarik istrinya hingga jatuh ke pelukannya.

"mas aku malu... aku ini cuma gadis yang masih buta agama," kata Sekar.

"kalau begitu izinkan suamimu ini mengajari mu dengan baik, oh ya besok ada acara di kampusku, yaitu acara temu kangen, ikut ya dek bagaimana pun kamu adalah istriku, jadi pantas jika aku di temani oleh istriku," kata Zaka memohon sambil mencium tangan Sekar.

"iya mas, dan tolong jangan meninggalkan aku sendirian nantinya, karena aku sering panik saat sendirian di tempat baru," kata Sekar.

"tentu dek," jawab Zaka.

malam ini pun Zaka begitu manis, bahkan pria itu mengendong istrinya menuju ke kamar dan kemudian mereka melakukan hubungan suami istri selayaknya.

Zaka tak mengira jika menikah bisa menjadi ibadah seindah ini dengan orang yang tepat.

bahkan dia tak menyangka kecantikan istrinya yang tak mengenakan hijab hanya di tunjukkan padanya.

keesokan harinya, kebetulan memang hari Minggu jadi mereka tak ada kegiatan mengajar.

kebetulan mobil modifikasi yang sudah sangat tangguh juga selesai, dan kini mereka berangkat ke kampus Zaka.

saat pria itu turun, tak lupa Zaka membukakan pintu untuk istrinya, "hati-hati dek,"

Sekar terlihat sangat cantik dengan gamis lebar dan jilbab lebar yang dia kenakan, bahkan tadi Zaka ingin istrinya itu menutup wajahnya dengan cadar.

tapi tidak di ikuti oleh Sekar karena dia belum siap, dan Zaka tak memaksanya.

"assalamualaikum ustadz Zakaria," sapa seseorang

"wa'alaikumussalam mas Bahar, bagaimana pengusahaan sukses kita ini," kata zaka dengan senang hati.

"Alhamdulillah baik ddn maju berkat dirimu, ini siapa kok sepertinya tak pernah melihatnya," kata Bahar.

"perkenalkan, dia Sekar ayu Zakaria, istri ku yang tercinta," kata Zaka dengan bangga memperkenalkan wanita itu.

"salam kenal," kata Sekar dengan menangkupkan tangannya di depan dada

"iya mbak, tapi apa ini kamu menikah tapi tak undang-undang, tak baik loh ustadz kamu ini kan pangeran kampus,"kata Bahar.

"sudah nanti juga dapat undangan, kami menikah awalnya memang cuma di hadiri keluarga inti itu cukup,tapi insyaallah nanti akan ada pesta," jawab Zaka yang mengandeng tangan istrinya itu untuk masuk ke tempat acara.

semua orang melihat kedatangan dari pasangan Zakaria dan Sekar, tentu saja Sekar tak minder karena dia sendiri juga bukan lulusan yang rendah.

seorang wanita melihat pasangan baru itu merasa sedih, pasalnya demi wanita itu.

dia di Campakkan bahkan Zaka yang selama ini mau berjuang untuk bisa meminangnya.

akhirnya memilih mundur dan menikah dengan wanita yang berasal dari antah berantah itu.

"wah ustadz Zakaria sudah datang, siapa itu di sampingnya, bukankah ustadz Zakaria ini terkenal dekat dengan Salwa ya, kenapa menikah dengan wanita lain," kata Hanifah seorang alumni yang juga teman baik Salwa.

"aku hanya menganggapnya sebagai kenalan tak lebih, toh aku juga harus menikah dengan orang yang bisa menerima dirimu dan keluarga ku," jawab Zaka merangkul bahu Sekar.

"ternyata semua pria otu sama ya, padahal istri mu ini pasti cuma lulusan SMP, lihatlah bagaimana dia begitu terlihat kampungan," ejek wanita itu.

"Hanifah, jaga bicara mu!" suara Zaka yang meninggi dan mengejutkan semua orang.

pasalnya selama ini pria itu di kenal begitu sopan dan begitu sabar, tapi kenapa sekarang dia tak bisa menahan dirinya.

"mas sabar," bisik Sekar.

"saya memang tak lahir dari keluarga kaya, tapi apa Saya tak pantas menjadi istri dari seorang mas Zakaria, saya tau saya cuma gadis kampung yang sederhana, saya tau anda itu orang kota dan berpendidikan, tapi apa pantas orang yang seperti anda merendahkan orang lain, bukankah itu sama saja anda menunjukkan betapa buruk akhlak anda, jadi saya harap kita cukup saling kenal saja ya, karena saya lebih suka berteman dengan orang kampung dari pada berteman dengan orang yang merasa pintar, berwawasan luas, dan memahami agama tapi nyatanya nol dalam hal menghargai orang lain," jawab Sekar yang membuat Hanifah terdiam.

prok... prok... prok...

"tak ku sangka, aku akan bertemu mahasiswi terbaik di universitas swasta yang terkenal dengan ucapannya yang tegas itu, selamat datang nona Sekar Ayu, dan Zakaria kamu beruntung mendapatkan istri yang begitu hebat seperti ini," kata seorang dosen yang memang di undang ke acara itu.

"terima kasih pak Yusman, saya juga tak menyangka akan bertemu dosen pembimbing yang selalu beda pendapat dengan saya, terima kasih berkat bimbingan anda, sekarang semua berjalan lancar," kata Sekar dengan sopan.

"dek?" tanya Zakaria dengan wajah bingung.

"kan mas yang tak tanya, aku lulusan universitas xxx, dan beliau ini dosen pembimbing ku, dan jangan di kira hanya karena aku masih berusia dua puluh tahun aku belum lulus kuliah ya," kata Sekar tersenyum.

"itu benar, dia adalah mahasiswi yang membuat ku terpukau, karena semua bisnis yang dia kembangkan semuanya berjalan baik dan bisa membantu banyak orang, dan tak ku sangka kalian akan menikah, pasangan yang sangat hebat," kata pria itu terus memuji.

semua teman Zakaria terdiam,ternyata gadis yang selama ini di banggakan oleh dosennya itu adalah Sekar.

"jangan marah ya, nanti aku akan menjelaskan semuanya, di tambah kan mas gak pernah tanya,"

"ya ku kira kamu lulusan SMA, melihat kamu yang begitu sederhana," kata Zaka tak percaya

Sekar tersenyum, dan Hanifah merasa malu karena dia kini menjadi bahan ejekan.

"sudah Hanifah kita harus menyapa teman yang lain juga," kata Salwa mengajak temannya itu pergi.

"tunggu sebentar mbak, bukankah anda berhutang maaf pada saya, ayolah saya itu pendendam loh, dan jika memang anda tak suka pada saya, bisa bilang saja kenapa harus mempengaruhi orang lain untuk mengejek saya, toh saya tidak merebut suami anda, jadi jangan merasa orang yang saya nikahi itu milik anda, toh keluarga mu sendiri yang tak menerimanya," kata Sekar.

"baiklah, aku minta maaf pada anda, dan semoga pernikahan kalian berjalan bahagia, selamat!" bentak Salwa yang mendorong Sekar.

Zaka menahan tubuh istrinya agar tak jatuh, "tak ku sangka ternyata kamu itu begitu kasar, maaf telah salah menilai mu, ayo sayang," kata Zaka.

saat semua sedang saling bertukar kabar, tiba-tiba semua di kejutkan oleh berita yang muncul di televisi.

"hei kalian ini gimana sih, masak reuni malah nonton tv," tegur para dosen yang datang sebagai tamu undangan.

"tunggu dulu pak, lihatlah ada berita besar yang menggemparkan, bukankah begitu Salwa," kata salah seorang wanita yang memang begitu membenci gadis sok suci itu.

Terpopuler

Comments

Rahma ifha

Rahma ifha

☺️👍

2023-05-11

2

lihat semua
Episodes
1 Mak Ijah
2 hujan deras
3 desas desus
4 panas banget
5 repot sekali
6 sebenarnya apa yang salah
7 tak suka panas
8 kiriman datang
9 kiriman datang 2
10 bingungnya
11 perjodohan
12 persetujuan dan merestui
13 pernikahan
14 harus kuat
15 ada yang masih ditunggu
16 diam ya sayangku
17 mangkat
18 makin aneh saja
19 jangan gila ya
20 pria misterius
21 sebenarnya desa ini kenapa?
22 tak wajar ya
23 wanita yang baik
24 niat jahat
25 aliran sesat
26 kesedihan mendalam
27 kehilangan kebahagiaan
28 mencoba bertahan
29 penyakit aneh
30 kejujuran Zaka
31 mulai bekerja lagi
32 tidak akan sedih.
33 lurah Sigit
34 gadis tumbal atau istri lain?
35 kehilangan terbesar
36 malam keramat
37 kecemburuan lina
38 harus ikhlas dan memaafkan
39 orang hilang
40 malam satu suro
41 malam satu suro 2
42 makam satu suro 3
43 menemukan dan gagal
44 gagal deh
45 siapa pria itu
46 wanita malam
47 wanita malam 2
48 masa lalu lurah Sigit
49 mencoba melawan
50 mati dan berakhir
51 membersihkan
52 pilihan lurah
53 kampanye di mulai
54 bersaing dengan sehat
55 melepaskan
56 sang pewaris
57 mencoba ikhlas
58 sadarlah mbak
59 jangan berlebihan
60 kematian aneh
61 kebencian mak sup.
62 kemarahan Mak sup 2
63 sosok Lina
64 kedatangan Davin
65 teror di mulai
66 teror Lina
67 terima kasih atas bantuannya
68 tabuhan sampai ketemu
69 lah siapa?
70 bertemu lagi
71 ronda
72 Bu Tejo
73 Bu Tejo 2
74 Bu Tejo 3
75 sosok misterius
76 desas-desus
77 membantu Sekar.
78 bertemu om wowo
79 saingan berat
80 ternyata seorang jagal
81 caranya?
82 lamaran? terima dong.
83 kenapa harus doa bersama
84 ucapan membawa petaka
85 menikahlah denganku
86 tinggal bersama
87 jangan sembarangan
88 jangan sembarangan 2
89 jangan sembarangan 3
90 ke pabrik
91 Maruk anda
92 hanya bisa di lisan saja
93 main ke rumah mbah
94 korban lagi
95 butuh bantuan
96 cerita nak
97 muncul kembali
98 nyebelin banget
99 pernikahan pak Junaidi
100 pernikahan tertunda
101 pernikahan kedua
102 tata cara ruwet memang
103 sehat ya sayang
104 emang agak-agak
105 jaga sikap mu
106 mau mangga muda
107 gak minat
108 hanya manusia
109 kabar bahagia
110 kematian tak wajar lagi
111 mati tak wajar lagi 2
112 gara-gara jemblem
113 keranda terbang lagi
114 keranda terbang lagi 2
115 owalah....
116 itu siapa?
117 tak ada yang peduli
118 kisah Mak nah
119 kerangka siapa
120 isi hati Lia
121 melepaskan mu
122 pria kasar? ha-ha-ha
123 Mak Tunah
124 Mak Tunah 2
125 Mak Tunah 3
126 periksa yuk
127 wanita aneh
128 wanita aneh 2
129 tak sengaja ketemu.
130 Bu Murti
131 kehilangan terbesar
132 selesai
Episodes

Updated 132 Episodes

1
Mak Ijah
2
hujan deras
3
desas desus
4
panas banget
5
repot sekali
6
sebenarnya apa yang salah
7
tak suka panas
8
kiriman datang
9
kiriman datang 2
10
bingungnya
11
perjodohan
12
persetujuan dan merestui
13
pernikahan
14
harus kuat
15
ada yang masih ditunggu
16
diam ya sayangku
17
mangkat
18
makin aneh saja
19
jangan gila ya
20
pria misterius
21
sebenarnya desa ini kenapa?
22
tak wajar ya
23
wanita yang baik
24
niat jahat
25
aliran sesat
26
kesedihan mendalam
27
kehilangan kebahagiaan
28
mencoba bertahan
29
penyakit aneh
30
kejujuran Zaka
31
mulai bekerja lagi
32
tidak akan sedih.
33
lurah Sigit
34
gadis tumbal atau istri lain?
35
kehilangan terbesar
36
malam keramat
37
kecemburuan lina
38
harus ikhlas dan memaafkan
39
orang hilang
40
malam satu suro
41
malam satu suro 2
42
makam satu suro 3
43
menemukan dan gagal
44
gagal deh
45
siapa pria itu
46
wanita malam
47
wanita malam 2
48
masa lalu lurah Sigit
49
mencoba melawan
50
mati dan berakhir
51
membersihkan
52
pilihan lurah
53
kampanye di mulai
54
bersaing dengan sehat
55
melepaskan
56
sang pewaris
57
mencoba ikhlas
58
sadarlah mbak
59
jangan berlebihan
60
kematian aneh
61
kebencian mak sup.
62
kemarahan Mak sup 2
63
sosok Lina
64
kedatangan Davin
65
teror di mulai
66
teror Lina
67
terima kasih atas bantuannya
68
tabuhan sampai ketemu
69
lah siapa?
70
bertemu lagi
71
ronda
72
Bu Tejo
73
Bu Tejo 2
74
Bu Tejo 3
75
sosok misterius
76
desas-desus
77
membantu Sekar.
78
bertemu om wowo
79
saingan berat
80
ternyata seorang jagal
81
caranya?
82
lamaran? terima dong.
83
kenapa harus doa bersama
84
ucapan membawa petaka
85
menikahlah denganku
86
tinggal bersama
87
jangan sembarangan
88
jangan sembarangan 2
89
jangan sembarangan 3
90
ke pabrik
91
Maruk anda
92
hanya bisa di lisan saja
93
main ke rumah mbah
94
korban lagi
95
butuh bantuan
96
cerita nak
97
muncul kembali
98
nyebelin banget
99
pernikahan pak Junaidi
100
pernikahan tertunda
101
pernikahan kedua
102
tata cara ruwet memang
103
sehat ya sayang
104
emang agak-agak
105
jaga sikap mu
106
mau mangga muda
107
gak minat
108
hanya manusia
109
kabar bahagia
110
kematian tak wajar lagi
111
mati tak wajar lagi 2
112
gara-gara jemblem
113
keranda terbang lagi
114
keranda terbang lagi 2
115
owalah....
116
itu siapa?
117
tak ada yang peduli
118
kisah Mak nah
119
kerangka siapa
120
isi hati Lia
121
melepaskan mu
122
pria kasar? ha-ha-ha
123
Mak Tunah
124
Mak Tunah 2
125
Mak Tunah 3
126
periksa yuk
127
wanita aneh
128
wanita aneh 2
129
tak sengaja ketemu.
130
Bu Murti
131
kehilangan terbesar
132
selesai

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!