Alasan Untuk Berhati-hati

“Ini ... apakah ini benar-benar nyata?”

Melihat tempat yang rimbun dipenuhi dengan semak dan pepohonan membuat Paul bertanya-tanya dengan ekspresi heran. Dari sekali lihat, tempat di sekitar mereka saja telah menghasilkan puluhan kilogram berry merah.

Penampilannya mirip dengan raspberry, tetapi ukurannya lebih besar. Ada yang sebesar bola pingpong. Bahkan sebagian besar seukuran kepalan tangan gadis remaja.

Bukan hanya berry merah, ada juga berry hitam (blackberry bermutasi). Ukurannya hampir sama dengan berry merah.

Jumlahnya membuat Paul berpikir kalau istri dan kedua anaknya tidak akan kelaparan. Merasakan dorongan hati, dia langsung maju ke depan untuk memetik beberapa berry sebesar kepalan tangan.

“Jangan memakannya jika tidak ingin mati.”

Saat itu suara Aurora terdengar. Mendengar itu, semua orang langsung menghentikan gerakan mereka. Orang-orang itu langsung mengalihkan pandangan mereka ke arah wanita bertopeng itu.

“Apakah ada yang salah?” tanya Clayton.

“Kamu seharusnya juga mengetahuinya, Mr Paul. Tidak semua berry di sini bisa di makan. Meski penampilannya mirip berry merah dan hitam, tetapi ada dua jenis lain.

Pernah tercatat kalau kedua tanaman itu dulunya milik jenis yang sama, tetapi mengalami evolusi (mutasi) berbeda. Berry merah besar itu mengandung asam yang sangat kuat. Jika dikonsumsi, asam lambung akan naik dan usus juga terganggu. Sementara berry hitam besar malah beracun.

Jika ingin aman, ambil berry berukuran kecil. Lihat pohonnya dan ambil dari pohon itu.”

Penjelasan dari Aurora langsung membuat orang-orang menatap Paul dengan ekspresi tidak puas. Bukan hanya terlambat, sikapnya yang teledor membuat banyak orang semakin curiga kepadanya.

“Apa maksud dari semua ini, Paul?!” teriak Clayton dengan ekspresi suram di wajahnya.

Clayton langsung mencengkeram erat pedangnya dan berjalan ke arah Paul. Di belakangnya, ada Rocky dan Muddy yang siap bertarung dengan pria paruh baya itu.

Melihat pemandangan semacam itu, Aurora tampak dingin. Sam terlihat sedikit bingung. Alexander sendiri tampak tidak begitu peduli, malah mengawasi sekitar dengan ekspresi penasaran. Terlihat ceria seperti biasa.

“Cukup. Jangan bertengkar. Sekarang bukan waktunya untuk bertengkar,” ucap Sam yang mendekat dan mencoba melerai Clayton dan Paul.

“Aku tidak akan menerimanya begitu saja! Jika dia tidak memberi jawaban, aku tidak akan berhenti!” teriak Clayton.

“Ugh!”

Melihat Clayton memelototinya dengan ekspresi garang, Paul tertegun di tempatnya sejenak. Setelah beberapa saat, dia menggertakkan gigi dan mulai menjelaskan.

“Meski pernah mendengarnya, tetapi pohon-pohon berry berbahaya di area aman tidak jauh dari Shelter 13 biasanya sudah dimusnahkan, jadi aku melupakannya.

Mungkin beberapa dari kalian sudah menebak kalau aku sudah berkeluarga. Melihat banyak buah-buahan segar, apa yang aku pikirkan adalah istri dan kedua anakku yang kelaparan di rumah. Maafkan aku benar-benar melupakan hal penting seperti itu!”

Paul membungkuk kepada Clayton dan rekan-rekan satu tim lainnya. Meski paling tua di antara mereka semua, dia sama sekali tidak ragu untuk membungkuk karena menyadari kalau dirinya memang bersalah.

Pada saat Clayton ragu, suara Aurora kembali terdengar.

“Apa yang dikatakan Mr Paul sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Memang sudah beberapa tahun sejak dimusnahkannya sub-spesies berry yang memang beracun itu dari sekitar Shelter 13. Aku juga telah mendengar informasinya dengan cukup jelas.”

Clayton yang awalnya agak marah menatap pria paruh baya itu dengan ekspresi rumit di wajahnya. Dia sebenarnya ingin marah, tetapi akhirnya tidak bisa melakukannya. Walau terlihat sombong dan ceroboh, tampaknya pria itu benar-benar masih memiliki apa yang disebut sebagai nurani.

“Terserah! Angkat kepalamu! Sebagai gantinya, kamu harus membantu kami semua dalam perburuan ini. Lagipula, kamu lebih senior dan bisa dianggap sebagai veteran.” Clayton mendengus dingin sebelum berbalik pergi dengan kedua anteknya.

Melihat pemandangan semacam itu membuat Sam lega. Aurora sendiri tidak banyak merubah ekspresinya. Sedangkan Alexander tampaknya bosan.

Pada saat itu juga, Aurora tiba-tiba melihat ke arah tertentu dengan ekspresi serius di balik topengnya.

“Kalian terlalu santai,” ucap Alexander dengan nada ramah.

Swoosh!

Beberapa bayangan hitam melesat melewati semak-semak yang begitu rimbun.

Slash!

Dengan ayunan ringan, Alexander memotong beberapa makhluk itu menjadi beberapa bagian. Saat itu juga, semua orang bisa melihat penampilan makhluk tersebut.

Bentuknya mirip dengan kutu daun, tetapi kerapasnya sangat keras dan berwarna coklat seperti kulit pohon. Ukurannya sebesar kepala manusia. Jelas bukan makhluk tingkat atas, tetapi juga bukan sesuatu yang bisa dianggap remeh.

‘Jelas tidak terlalu banyak daun di tanah, tetapi tumbuhan bisa menjadi subur. Itu berarti ada sesuatu yang menjadikan tanah subur. Ada dua kemungkinan. Yang pertama adalah harta (jenis mineral atau herbal khusus) di dalam tanah, tetapi kemungkinannya sangat kecil.

Sebaliknya, nomor dua lebih masuk akal, yaitu rantai makanan yang relatif lengkap. Di bagian atas pepohonan tinggi atau dinding bebatuan adalah sarang burung pipit. Di bagian bawah ada tempat subur dimana banyak berry tumbuh.

Tanaman ini merupakan makanan dari kutu daun. Kutu daun itu sendiri bisa menjadi makanan dari burung pipit. Sisa dari tubuh kutu daun yang tidak dimakan dan kotoran burung akan diuraikan menjadi pupuk alami. Itu juga alasan kenapa tempat ini bisa subur.

Terlihat indah? Seperti surga dunia? Benar-benar lelucon yang tidak lucu.’

Melihat sangat puluhan kutu terbang ke arah mereka, ekspresi Alexander menjadi lebih serius. Pemuda itu terus memenggal makhluk-makhluk yang terbang ke arahnya. Walau membunuh makhluk-makhluk itu dengan ganas, tetapi senyum ramah tidak terlepas dari wajahnya. Sama sekali tidak merubah ekspresinya.

“ARGH!”

Saat itu teriakan Muddy tiba-tiba terdengar.

Mereka semua memang bisa bertarung, tetapi jumlah musuh terlalu banyak dan muncul dengan cara yang begitu tiba-tiba. Hal tersebut membuat kebanyakan orang tidak siap, khususnya Rocky dan Muddy yang belum sepenuhnya menjadi Hunter level 1.

Pada saat itu, luka muncul di bahu Muddy. Seolah meminum obat berlebihan, kutu-kutu daun itu langsung terbang ke arahnya dengan gila karena mencium aroma darah.

Gigit! Satu demi satu menyerang Muddy dan menggigit di bagian yang terluka. Bukan hanya ukurannya yang besar, jumlah makhluk itu juga mencapai ratusan.

Puluhan yang lewat membuat bahu Muddy yang awalnya hanya sedikit tergores menjadi terkoyak. Benar-benar kehilangan banyak daging dan darah. Bahkan tangan kirinya tidak lagi berfungsi, menggantung karena telah lumpuh dan tidak bisa digerakkan.

“Muddy!” teriak Clayton dengan ekspresi marah dan tertekan.

“AAARRGGHH!!”

Melihat sosok Muddy yang dikerumuni kutu daun sampai tidak terlihat lagi penampilannya, kepala orang-orang agak mati rasa. Jeritan sebelum kematian itu membuat mereka semakin gugup dan khawatir.

Sibuk menghadapi kutu daun bermutasi dengan jumlah yang luar biasa banyak, Aurora tiba-tiba memasang ekspresi terkejut.

“Ada yang datang!” teriak wanita itu.

Pada saat itu, Alexander dan rekan-rekan lainnya melihat ke arah tertentu. Pemandangan yang muncul di mata mereka membuat beberapa orang itu merasa agak putus asa. Di sana, tampak puluhan burung pipit hampir setinggi manusia, belum lagi setelah merentangkan sayapnya.

Melihat pemandangan itu, Alexander berkata dengan nada setengh bercanda.

“Bukankah seharusnya hanya belasan? Aku rasa itu hampir tiga puluh, kan?”

“Tampaknya banyak tamu yang tertarik untuk datang ke pesta menyedihkan ini.”

>> Bersambung.

Terpopuler

Comments

Iqbal Novran

Iqbal Novran

mencengangkan

2023-12-14

0

Sie Gung

Sie Gung

memengangkan

2023-12-01

0

Kang_Wah_Yoe

Kang_Wah_Yoe

👍👍👍👍👍🐬

2023-06-21

0

lihat semua
Episodes
1 After Apocalypse
2 Sahabat dan Rival
3 Ghoul
4 Berburu
5 Memulai Serangan
6 Langkah Pertama!
7 Bukan Milikku Sendiri
8 Terbangun
9 Undangan Claude
10 Jalan Masing-Masing
11 Melanjutkan Perjalanan
12 Shelter 13
13 Distrik Hiburan
14 Pejalan Kaki Biasa
15 Jenis Yang Sama
16 Menetapkan Target dan Berangkat
17 Bodoh Juga Merupakan Kelebihan
18 Alasan Untuk Berhati-hati
19 Tidak Ada Jalan
20 Sepakat atau Tidak?
21 Keberuntungan Pemula?
22 Terlalu Berlebihan
23 Saling Menjaga
24 Kilat dan Angin
25 Gejolak Arus Bawah
26 Musim Dingin Tiba
27 Berantakan
28 Wajib Militer
29 Mengatur Batasan
30 Tugas Pertama
31 Tidak Lebih Baik Dari Binatang
32 Hari-hari Meresahkan
33 Daisy dan Aster
34 Sebuah Kepercayaan
35 Misi Darurat
36 Gelombang Binatang Buas
37 Mengukur Batas
38 Nine Gates
39 Menjadi Kaya
40 Prestise Tinggi
41 Tujuan Jangka Pendek
42 Langkah Selanjutnya
43 Ide Gila
44 Tersamar Dalam Bayangan
45 Bukan Takdirku
46 Misi Penyelamatan
47 Tangis Kesedihan dan Kebencian
48 Perangkap Monster
49 Menginginkannya
50 Berbahagia atau Berduka?
51 Duet Berakhir
52 Tidak Bisa Berlanjut
53 Buronan
54 Mengambil Keputusan
55 Meninggalkan Shelter 13
56 Shelter 11
57 Grey Jackal
58 Tempat Ayam dan Elang Berkumpul
59 Berita Kenalan Lama
60 Juru Bicara
61 Orang Yang Diharapkan
62 Transaksi Pertama
63 Negosiasi
64 Merpati vs Gagak
65 Bertemu Teman Lama
66 Melihat Hantu
67 Kekhawatiran Alexander
68 Membuat Kegemparan
69 Terseret Pusaran Badai
70 Tenggat Waktu
71 Tamu Tak Terduga
72 Keluarga Rosewald
73 Benih Kebencian
74 Profesionalitas
75 Sepadan
76 Mad Boris
77 Cara Membaur
78 Membuat Ketagihan
79 Bisnis Menguntungkan
80 Rapat Keluarga
81 Teman atau Lawan?
82 Mengasah Senjata
83 Ksatria dan Putri
84 Orang Lain dan Diri Sendiri
85 Orang Lain dan Diri Sendiri
86 Ksatria dan Putri
87 Badai Akan Datang
88 Bergantung Pada Keberuntungan
89 Lonceng Pertanda
90 Hitung Mundur
91 Diberi Bantal Ketika Mengantuk
92 Sumber Masalah
93 Merah Di Hamparan Salju Putih
94 Misi Sampingan Selesai
95 Melunasi Hutang
96 Tugas Belum Selesai
97 Kualitas Di Atas Kuantitas
98 Sangat Disayangkan
99 Kekalahan Dua Sisi
100 Pemenang Sebenarnya
101 Semakin Gelap
102 Memulai Perjalanan Baru
103 Sebuah Kebebasan?
104 Memberikan Bantuan
105 Misi Gagal
106 'Benda Itu'
107 Kejanggalan
108 Tanah Kematian
109 Hadiah atau Ujian?
110 Temani Aku Menari
111 Waktu Membawa Perubahan
112 Shelter 1
113 Common Merchant
114 Tidak Layak Untukmu
115 Selama Cukup Menguntungkan
116 Membicarakan Bisnis
117 Vermillion Shop
118 Ancaman
119 Membuat Riak
120 Bermuka Dua
121 Interogasi
122 Bersembunyi Dalam Bayang
123 Mencoba Peruntungan
124 Annie Rosewald
125 Teratai Di Kolam Lumpur
126 Kunjungan Ramah
127 Membicarakan Banyak Hal
128 Senang Berbisnis Denganmu
129 Menempa Senjata
130 Hari Yang Melelahkan
131 Tiga Kategori
132 Undangan Pesta
133 Pesta Yang Ditunggu
134 Pertemuan Tiga Pemimpin
135 Lelang Akan Dimulai
136 Lelang Meriah
137 Sukses Besar
138 Respon Berbagai Pihak
139 Rencana Pengembangan
140 Sebuah Rencana Besar
141 Tujuan Aliansi
142 Di Balik Gemerlap
143 Cupid Tears
144 Melissa dan Faust
145 Gejolak Arus Bawah
146 Kembali Bertemu Merpati
147 Untuk Kembali Bersama
148 Membayar Hutang
149 Persiapan Selesai
150 Assassin Alami
151 Perubahan Yona
152 Grey Triangle Pavilion
153 Semakin Berani
154 BERISIK
155 Pengakuan
156 Keluarga Trolley
157 Tanggapan Para Bangsawan
158 Nine Gates Gathering
159 Rapat
160 Ujian Perekrutan
161 Si Pemabuk, Clara
162 Undangan Nine Gates
163 Rencana Alvonso
164 Rencana Masing-masing
165 Keinginan dan Kenyataan
166 Penyergapan
167 Rencana Sir Gareth
168 Empat Jenderal Iblis
169 Biarkan Bunga Bermekaran
Episodes

Updated 169 Episodes

1
After Apocalypse
2
Sahabat dan Rival
3
Ghoul
4
Berburu
5
Memulai Serangan
6
Langkah Pertama!
7
Bukan Milikku Sendiri
8
Terbangun
9
Undangan Claude
10
Jalan Masing-Masing
11
Melanjutkan Perjalanan
12
Shelter 13
13
Distrik Hiburan
14
Pejalan Kaki Biasa
15
Jenis Yang Sama
16
Menetapkan Target dan Berangkat
17
Bodoh Juga Merupakan Kelebihan
18
Alasan Untuk Berhati-hati
19
Tidak Ada Jalan
20
Sepakat atau Tidak?
21
Keberuntungan Pemula?
22
Terlalu Berlebihan
23
Saling Menjaga
24
Kilat dan Angin
25
Gejolak Arus Bawah
26
Musim Dingin Tiba
27
Berantakan
28
Wajib Militer
29
Mengatur Batasan
30
Tugas Pertama
31
Tidak Lebih Baik Dari Binatang
32
Hari-hari Meresahkan
33
Daisy dan Aster
34
Sebuah Kepercayaan
35
Misi Darurat
36
Gelombang Binatang Buas
37
Mengukur Batas
38
Nine Gates
39
Menjadi Kaya
40
Prestise Tinggi
41
Tujuan Jangka Pendek
42
Langkah Selanjutnya
43
Ide Gila
44
Tersamar Dalam Bayangan
45
Bukan Takdirku
46
Misi Penyelamatan
47
Tangis Kesedihan dan Kebencian
48
Perangkap Monster
49
Menginginkannya
50
Berbahagia atau Berduka?
51
Duet Berakhir
52
Tidak Bisa Berlanjut
53
Buronan
54
Mengambil Keputusan
55
Meninggalkan Shelter 13
56
Shelter 11
57
Grey Jackal
58
Tempat Ayam dan Elang Berkumpul
59
Berita Kenalan Lama
60
Juru Bicara
61
Orang Yang Diharapkan
62
Transaksi Pertama
63
Negosiasi
64
Merpati vs Gagak
65
Bertemu Teman Lama
66
Melihat Hantu
67
Kekhawatiran Alexander
68
Membuat Kegemparan
69
Terseret Pusaran Badai
70
Tenggat Waktu
71
Tamu Tak Terduga
72
Keluarga Rosewald
73
Benih Kebencian
74
Profesionalitas
75
Sepadan
76
Mad Boris
77
Cara Membaur
78
Membuat Ketagihan
79
Bisnis Menguntungkan
80
Rapat Keluarga
81
Teman atau Lawan?
82
Mengasah Senjata
83
Ksatria dan Putri
84
Orang Lain dan Diri Sendiri
85
Orang Lain dan Diri Sendiri
86
Ksatria dan Putri
87
Badai Akan Datang
88
Bergantung Pada Keberuntungan
89
Lonceng Pertanda
90
Hitung Mundur
91
Diberi Bantal Ketika Mengantuk
92
Sumber Masalah
93
Merah Di Hamparan Salju Putih
94
Misi Sampingan Selesai
95
Melunasi Hutang
96
Tugas Belum Selesai
97
Kualitas Di Atas Kuantitas
98
Sangat Disayangkan
99
Kekalahan Dua Sisi
100
Pemenang Sebenarnya
101
Semakin Gelap
102
Memulai Perjalanan Baru
103
Sebuah Kebebasan?
104
Memberikan Bantuan
105
Misi Gagal
106
'Benda Itu'
107
Kejanggalan
108
Tanah Kematian
109
Hadiah atau Ujian?
110
Temani Aku Menari
111
Waktu Membawa Perubahan
112
Shelter 1
113
Common Merchant
114
Tidak Layak Untukmu
115
Selama Cukup Menguntungkan
116
Membicarakan Bisnis
117
Vermillion Shop
118
Ancaman
119
Membuat Riak
120
Bermuka Dua
121
Interogasi
122
Bersembunyi Dalam Bayang
123
Mencoba Peruntungan
124
Annie Rosewald
125
Teratai Di Kolam Lumpur
126
Kunjungan Ramah
127
Membicarakan Banyak Hal
128
Senang Berbisnis Denganmu
129
Menempa Senjata
130
Hari Yang Melelahkan
131
Tiga Kategori
132
Undangan Pesta
133
Pesta Yang Ditunggu
134
Pertemuan Tiga Pemimpin
135
Lelang Akan Dimulai
136
Lelang Meriah
137
Sukses Besar
138
Respon Berbagai Pihak
139
Rencana Pengembangan
140
Sebuah Rencana Besar
141
Tujuan Aliansi
142
Di Balik Gemerlap
143
Cupid Tears
144
Melissa dan Faust
145
Gejolak Arus Bawah
146
Kembali Bertemu Merpati
147
Untuk Kembali Bersama
148
Membayar Hutang
149
Persiapan Selesai
150
Assassin Alami
151
Perubahan Yona
152
Grey Triangle Pavilion
153
Semakin Berani
154
BERISIK
155
Pengakuan
156
Keluarga Trolley
157
Tanggapan Para Bangsawan
158
Nine Gates Gathering
159
Rapat
160
Ujian Perekrutan
161
Si Pemabuk, Clara
162
Undangan Nine Gates
163
Rencana Alvonso
164
Rencana Masing-masing
165
Keinginan dan Kenyataan
166
Penyergapan
167
Rencana Sir Gareth
168
Empat Jenderal Iblis
169
Biarkan Bunga Bermekaran

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!