Shelter 13

“OMONG KOSONG!”

Di dalam kamarnya, Claude menggebrak meja dengan ekspresi penuh kemarahan dan kekecewaan.

Pemuda itu sama sekali tidak menyangka kalau Alexander pergi dari Shelter 101. Belum lagi, sama sekali tidak ada gejolak atau masalah apapun yang terjadi di tempat ini. Rasanya orang itu pergi begitu saja tanpa merasakan sedikitpun keengganan.

Claude merasa marah dan kecewa karena Alexander bahkan tidak berpamitan dengannya sebelum pergi. Dia merasa kalau mereka berdua adalah teman dan rival. Namun sikap yang Alexander temukan membuatnya mulai mempertanyakan apakah semua itu benar atau salah.

“H-Harap bersabar, Bos!”

Mendengar ucapan itu, Claude menoleh. Tidak jauh dari pintu, tampak tiga orang berdiri dengan ekspresi gugup. Salah satunya adalah Kid. Sedangkan dua lainnya adalah bawahan Claude yang lain, Ronn dan Jimmy.

Jimmy adalah pemuda pendek dan kurus. Berkulit putih agak kusam dan tidak terawat dengan wajah pucat.

Ronn sendiri adalah pemuda seusia Claude, tetapi lebih tinggi. Dia berkulit hitam dan botak, tetapi memiliki tubuh kekar karena sering melakukan pekerjaan berat. Hanya saja, dia tidak bisa berkomunikasi dengan baik, seringkali hanya mengangguk atau menggelengkan kepala ketika membalas pertanyaan.

Walaupun tidak tampak kuat dan terlihat tidak meyakinkan, Claude memilih mereka karena ketiganya adalah temannya sejak kecil. Mereka cukup dekat, bahkan saling membantu ketika dalam masalah. Berteman sejak masih berada di posisi paling bawah.

Kid, Ronn, dan Jimmy awalnya menganggap keputusan Claude ceroboh dan terburu-buru. Siapa sangka, teman yang mereka pikir bunuh diri sekarang malah menjadi Hunter level 1. Itu membuat mereka bertiga malu dan tidak berani mendekati Claude.

Entah itu fisik, kecerdasan, dan keterampilan ... tidak ada yang mencolok dari Claude. Itulah kenapa ketiganya berpikir pemuda itu bunuh diri karena mencoba mengikuti Alexander yang pendiam dan sering melakukan hal-hal tidak masuk akal.

Hanya saja, entah itu kerja keras atau sekadar keberuntungan, Claude membuktikan diri setelah menjadi Hunter nyata. Bukan hanya orang yang mengonsumsi beberapa ramuan evolusi level 1, tetapi Hunter nyata yang telah menyerap miracle root. Belum lagi, jenis spesial yang sangat langka!

Awalnya, mereka bertiga berpikir kalau Claude sudah melupakan mereka. Namun mereka tidak mempermasalahkannya karena kehidupan mereka sudah berubah, tidak lagi berada di tempat yang sama.

Kid, Ronn, dan Jimmy terkejut ketika Claude merekrut mereka. Setelah mengetahui tujuannya, mereka bertiga pun setuju. Begitulah kelompok kecil Claude terbentuk.

“Tolong tenang, Kak Claude. Kak Al telah meninggalkan surat untukmu,” ucap Kid.

“APA?!” Claude langsung merebut surat di tangan Kid dengan kecepatan penuh.

Pemuda itu duduk di atas ranjang dengan ekspresi serius. Setelah beberapa saat membaca, tubuh Claude gemetar. Dia meremas kertas itu dengan ekspresi penuh tekad dan semangat juang.

“BENAR! Shelter tingkat menengah memang baik, tetapi tidak cukup. Meski tidak akan segera meninggalkan tempat ini, tetapi aku yakin ...”

Sudut bibir Claude terangkat tinggi.

“Aku pasti bertemu denganmu di panggung yang lebih tinggi!”

...----------------...

Tanggal 11, bulan 04, tahun 398 kalender bulan hitam.

“Perlu waktu seminggu untuk sampai di tempat ini.”

Alexander bergumam pelan sambil melihat pintu gerbang besar dan tembok batu setinggi lima meter di kejauhan.

Walau disebut sebagai tempat berlindung, Shelter 13 adalah sebuah kota kecil yang dikelilingi oleh dinding batu setinggi lima meter. Dinding itu cukup tebal dan kokoh, cukup untuk mencegah beberapa monster tingkat rendah.

Sedangkan makhluk di level 3 sudah bisa dianggap sebagai bencana. Walau bukan bencana nyata, tetapi membawa banyak kekacauan dan kehancuran. Belum lagi makhluk di level lebih tinggi. Mereka benar-benar sangat ditakuti. Tidak ada yang berani menantang tanpa alasan yang jelas.

“Berhenti di sana!”

Baru saja mendekati gerbang, suara keras dan tegas terdengar. Beberapa orang yang menjaga gerbang menatap ke arah Alexander dengan ekspresi waspada di wajah mereka.

“Apakah ada yang salah?” tanya Alexander sambil memiringkan kepalanya.

“Sebutkan nama, identitas, dan tujuanmu datang ke Shelter 13.”

“Perkenalkan, namaku Alexander. Sebelumnya aku adalah pengembara, tetapi kelompok itu dimusnahkan dan aku beruntung bisa selamat. Aku sempat tinggal di Shelter 101 dan memiliki surat pengantar. Kalian bisa memeriksanya,” balas Alexander dengan senyum ramah di wajahnya.

Para penjaga gerbang saling memandang lalu memeriksa surat pengantar yang Alexander bawa. Melihat kalau pemuda itu tinggal di Shelter 101 selama tiga tahun dan sekarang menjadi Hunter di usia yang begitu muda, mereka semua terkejut. Benar-benar tidak menyangka kalau pemuda itu adalah Hunter asli, bukan ‘magang’ yang baru saja mencoba menempuh jalan Hunter.

Hanya saja, alih-alih menganggap tinggi kemampuan Alexander, mereka berpikir kalau pemuda itu memiliki keberuntungan yang baik. Lagipula, di shelter tingkat atas seperti Shelter 13, banyak pemuda yang ingin menjadi Hunter. Namun kebanyakan dari mereka belum berhasil melakukannya, bahkan kehilangan nyawa di tengah jalan.

“Kamu bisa melapor ke kantor penjaga dekat gerbang. Di sana kamu bisa memilih tinggal di mana. Tentu saja masih dengan aturan lama. Jika bukan anggota Blood Cross, biayanya berlipat.”

“Dimengerti.”

Alexander melihat penjaga lalu mengangguk ringan. Keempat orang itu adalah Hunter level 1, tetapi dia masih memiliki kepercayaan diri untuk menghadapi mereka. Hanya saja, pemuda itu tidak akan sengaja membuat masalah hanya karena ingin tampil mencolok. Membaur dengan kerumunan adalah pilihan paling baik.

Setelah memasuki area Shelter 13, Alexander mendaftar. Dia memberikan semua buruan yang ditemukan hari ini untuk ditukar sebagai poin. Dengan begitu, pemuda tersebut bisa memilih tempat tinggal yang relatif baik. Dengan bantuan petugas, dia pun pergi ke distrik 4.

Shelter 13 terdiri dari lima distrik. Distrik 1 adalah berada di tengah, tempat dimana para petinggi tinggal. Distrik 2 ada di timur, tempat para Hunter yang bergabung dengan Blood Cross tinggal. Distrik 3 ada di utara, tempat dimana hiburan dan perdagangan dilakukan. Distrik 4 ada di barat, tempat para ‘orang luar’ yang menyewa tinggal. Distrik 5 ada di selatan, tempat para pengungsi tinggal, biasa disebut distrik kumuh.

Distrik 1 adalah yang paling kecil tetapi paling indah. Distrik 2 dan Distrik 4 tidak terlalu luas tetapi ada cukup banyak rumah yang layak ditinggali. Lagipula, itu tempat para Hunter berada. Distrik 3 lebih luas karena banyak hal ada di sana. Entah itu toko senjata, ramuan, hiburan, bahkan beberapa hal gelap lain. Sedangkan Distrik 5 paling luas, tetapi juga sangat padat dimana para pengungsi berhimpitan. Hampir tidak bisa ditinggali.

Banyak orang bilang kalau penempatan Shelter 13 mirip dengan Shelter 1, hanya berbeda lokasi dan luasnya.

“Tidak buruk,” gumam Alexander.

Melihat rumah kayu satu lantai dengan atap cukup pendek dan halaman kecil, Alexander mengangguk puas. Pada saat petugas pergi, dia mengeluarkan kunci lalu masuk ke dalamnya. Di dalamnya, ada tiga ruangan. Satu ruang lebih luas dan dua ruang lebih kecil.

Rumah yang ditinggali Alexander sebenarnya jarang dipesan oleh para Hunter. Kecuali Hunter level 2 ke atas, atau Hunter yang berkeluarga, mereka enggan membuang poin untuk tinggal di rumah yang tergolong cukup bagus seperti itu. Lagipula, orang-orang itu menganggap itu pemborosan ruangan, membuang poin untuk sesuatu yang tidak perlu.

Alexander sendiri memilihnya karena sudah memiliki ide sendiri. Ruang besar untuk dia tidur, makan, dan bersantai. Satu ruang kecil untuk menaruk pakaian, alat, dan bahan untuk membuat senjata atau jebakan. Ruang kecil lain untuk menyimpan makanan dan bahan baku pembuatan berbagai ramuan. Dengan begitu, semua ruangan digunakan dengan baik.

Pemuda itu kemudian mulai bersih-bersih rumah kecil itu, menata barang-barangnya sesuai dengan jenisnya. Baru kemudian beristirahat.

Berbaring di lantai beralaskan bulu binatang buas level 1, Alexander menatap langit-langit sambil berpikir keras. Beberapa saat kemudian, dia bergumam, “Perlu mengumpulkan lebih banyak informasi tentang DIstrik 13.”

Meski ekspresi di wajahnya kembali datar, mata pemuda itu berbinar.

“Pergi ke distrik hiburan malam ini.”

>> Bersambung.

Terpopuler

Comments

Iqbal Novran

Iqbal Novran

tap

2023-12-14

0

Sie Gung

Sie Gung

masih muda dah ada rumah sendiri jadi iri...

2023-12-01

0

Kang_Wah_Yoe

Kang_Wah_Yoe

👍👍👍👍👍👍

2023-06-21

0

lihat semua
Episodes
1 After Apocalypse
2 Sahabat dan Rival
3 Ghoul
4 Berburu
5 Memulai Serangan
6 Langkah Pertama!
7 Bukan Milikku Sendiri
8 Terbangun
9 Undangan Claude
10 Jalan Masing-Masing
11 Melanjutkan Perjalanan
12 Shelter 13
13 Distrik Hiburan
14 Pejalan Kaki Biasa
15 Jenis Yang Sama
16 Menetapkan Target dan Berangkat
17 Bodoh Juga Merupakan Kelebihan
18 Alasan Untuk Berhati-hati
19 Tidak Ada Jalan
20 Sepakat atau Tidak?
21 Keberuntungan Pemula?
22 Terlalu Berlebihan
23 Saling Menjaga
24 Kilat dan Angin
25 Gejolak Arus Bawah
26 Musim Dingin Tiba
27 Berantakan
28 Wajib Militer
29 Mengatur Batasan
30 Tugas Pertama
31 Tidak Lebih Baik Dari Binatang
32 Hari-hari Meresahkan
33 Daisy dan Aster
34 Sebuah Kepercayaan
35 Misi Darurat
36 Gelombang Binatang Buas
37 Mengukur Batas
38 Nine Gates
39 Menjadi Kaya
40 Prestise Tinggi
41 Tujuan Jangka Pendek
42 Langkah Selanjutnya
43 Ide Gila
44 Tersamar Dalam Bayangan
45 Bukan Takdirku
46 Misi Penyelamatan
47 Tangis Kesedihan dan Kebencian
48 Perangkap Monster
49 Menginginkannya
50 Berbahagia atau Berduka?
51 Duet Berakhir
52 Tidak Bisa Berlanjut
53 Buronan
54 Mengambil Keputusan
55 Meninggalkan Shelter 13
56 Shelter 11
57 Grey Jackal
58 Tempat Ayam dan Elang Berkumpul
59 Berita Kenalan Lama
60 Juru Bicara
61 Orang Yang Diharapkan
62 Transaksi Pertama
63 Negosiasi
64 Merpati vs Gagak
65 Bertemu Teman Lama
66 Melihat Hantu
67 Kekhawatiran Alexander
68 Membuat Kegemparan
69 Terseret Pusaran Badai
70 Tenggat Waktu
71 Tamu Tak Terduga
72 Keluarga Rosewald
73 Benih Kebencian
74 Profesionalitas
75 Sepadan
76 Mad Boris
77 Cara Membaur
78 Membuat Ketagihan
79 Bisnis Menguntungkan
80 Rapat Keluarga
81 Teman atau Lawan?
82 Mengasah Senjata
83 Ksatria dan Putri
84 Orang Lain dan Diri Sendiri
85 Orang Lain dan Diri Sendiri
86 Ksatria dan Putri
87 Badai Akan Datang
88 Bergantung Pada Keberuntungan
89 Lonceng Pertanda
90 Hitung Mundur
91 Diberi Bantal Ketika Mengantuk
92 Sumber Masalah
93 Merah Di Hamparan Salju Putih
94 Misi Sampingan Selesai
95 Melunasi Hutang
96 Tugas Belum Selesai
97 Kualitas Di Atas Kuantitas
98 Sangat Disayangkan
99 Kekalahan Dua Sisi
100 Pemenang Sebenarnya
101 Semakin Gelap
102 Memulai Perjalanan Baru
103 Sebuah Kebebasan?
104 Memberikan Bantuan
105 Misi Gagal
106 'Benda Itu'
107 Kejanggalan
108 Tanah Kematian
109 Hadiah atau Ujian?
110 Temani Aku Menari
111 Waktu Membawa Perubahan
112 Shelter 1
113 Common Merchant
114 Tidak Layak Untukmu
115 Selama Cukup Menguntungkan
116 Membicarakan Bisnis
117 Vermillion Shop
118 Ancaman
119 Membuat Riak
120 Bermuka Dua
121 Interogasi
122 Bersembunyi Dalam Bayang
123 Mencoba Peruntungan
124 Annie Rosewald
125 Teratai Di Kolam Lumpur
126 Kunjungan Ramah
127 Membicarakan Banyak Hal
128 Senang Berbisnis Denganmu
129 Menempa Senjata
130 Hari Yang Melelahkan
131 Tiga Kategori
132 Undangan Pesta
133 Pesta Yang Ditunggu
134 Pertemuan Tiga Pemimpin
135 Lelang Akan Dimulai
136 Lelang Meriah
137 Sukses Besar
138 Respon Berbagai Pihak
139 Rencana Pengembangan
140 Sebuah Rencana Besar
141 Tujuan Aliansi
142 Di Balik Gemerlap
143 Cupid Tears
144 Melissa dan Faust
145 Gejolak Arus Bawah
146 Kembali Bertemu Merpati
147 Untuk Kembali Bersama
148 Membayar Hutang
149 Persiapan Selesai
150 Assassin Alami
151 Perubahan Yona
152 Grey Triangle Pavilion
153 Semakin Berani
154 BERISIK
155 Pengakuan
156 Keluarga Trolley
157 Tanggapan Para Bangsawan
158 Nine Gates Gathering
159 Rapat
160 Ujian Perekrutan
161 Si Pemabuk, Clara
162 Undangan Nine Gates
163 Rencana Alvonso
164 Rencana Masing-masing
165 Keinginan dan Kenyataan
166 Penyergapan
167 Rencana Sir Gareth
168 Empat Jenderal Iblis
169 Biarkan Bunga Bermekaran
Episodes

Updated 169 Episodes

1
After Apocalypse
2
Sahabat dan Rival
3
Ghoul
4
Berburu
5
Memulai Serangan
6
Langkah Pertama!
7
Bukan Milikku Sendiri
8
Terbangun
9
Undangan Claude
10
Jalan Masing-Masing
11
Melanjutkan Perjalanan
12
Shelter 13
13
Distrik Hiburan
14
Pejalan Kaki Biasa
15
Jenis Yang Sama
16
Menetapkan Target dan Berangkat
17
Bodoh Juga Merupakan Kelebihan
18
Alasan Untuk Berhati-hati
19
Tidak Ada Jalan
20
Sepakat atau Tidak?
21
Keberuntungan Pemula?
22
Terlalu Berlebihan
23
Saling Menjaga
24
Kilat dan Angin
25
Gejolak Arus Bawah
26
Musim Dingin Tiba
27
Berantakan
28
Wajib Militer
29
Mengatur Batasan
30
Tugas Pertama
31
Tidak Lebih Baik Dari Binatang
32
Hari-hari Meresahkan
33
Daisy dan Aster
34
Sebuah Kepercayaan
35
Misi Darurat
36
Gelombang Binatang Buas
37
Mengukur Batas
38
Nine Gates
39
Menjadi Kaya
40
Prestise Tinggi
41
Tujuan Jangka Pendek
42
Langkah Selanjutnya
43
Ide Gila
44
Tersamar Dalam Bayangan
45
Bukan Takdirku
46
Misi Penyelamatan
47
Tangis Kesedihan dan Kebencian
48
Perangkap Monster
49
Menginginkannya
50
Berbahagia atau Berduka?
51
Duet Berakhir
52
Tidak Bisa Berlanjut
53
Buronan
54
Mengambil Keputusan
55
Meninggalkan Shelter 13
56
Shelter 11
57
Grey Jackal
58
Tempat Ayam dan Elang Berkumpul
59
Berita Kenalan Lama
60
Juru Bicara
61
Orang Yang Diharapkan
62
Transaksi Pertama
63
Negosiasi
64
Merpati vs Gagak
65
Bertemu Teman Lama
66
Melihat Hantu
67
Kekhawatiran Alexander
68
Membuat Kegemparan
69
Terseret Pusaran Badai
70
Tenggat Waktu
71
Tamu Tak Terduga
72
Keluarga Rosewald
73
Benih Kebencian
74
Profesionalitas
75
Sepadan
76
Mad Boris
77
Cara Membaur
78
Membuat Ketagihan
79
Bisnis Menguntungkan
80
Rapat Keluarga
81
Teman atau Lawan?
82
Mengasah Senjata
83
Ksatria dan Putri
84
Orang Lain dan Diri Sendiri
85
Orang Lain dan Diri Sendiri
86
Ksatria dan Putri
87
Badai Akan Datang
88
Bergantung Pada Keberuntungan
89
Lonceng Pertanda
90
Hitung Mundur
91
Diberi Bantal Ketika Mengantuk
92
Sumber Masalah
93
Merah Di Hamparan Salju Putih
94
Misi Sampingan Selesai
95
Melunasi Hutang
96
Tugas Belum Selesai
97
Kualitas Di Atas Kuantitas
98
Sangat Disayangkan
99
Kekalahan Dua Sisi
100
Pemenang Sebenarnya
101
Semakin Gelap
102
Memulai Perjalanan Baru
103
Sebuah Kebebasan?
104
Memberikan Bantuan
105
Misi Gagal
106
'Benda Itu'
107
Kejanggalan
108
Tanah Kematian
109
Hadiah atau Ujian?
110
Temani Aku Menari
111
Waktu Membawa Perubahan
112
Shelter 1
113
Common Merchant
114
Tidak Layak Untukmu
115
Selama Cukup Menguntungkan
116
Membicarakan Bisnis
117
Vermillion Shop
118
Ancaman
119
Membuat Riak
120
Bermuka Dua
121
Interogasi
122
Bersembunyi Dalam Bayang
123
Mencoba Peruntungan
124
Annie Rosewald
125
Teratai Di Kolam Lumpur
126
Kunjungan Ramah
127
Membicarakan Banyak Hal
128
Senang Berbisnis Denganmu
129
Menempa Senjata
130
Hari Yang Melelahkan
131
Tiga Kategori
132
Undangan Pesta
133
Pesta Yang Ditunggu
134
Pertemuan Tiga Pemimpin
135
Lelang Akan Dimulai
136
Lelang Meriah
137
Sukses Besar
138
Respon Berbagai Pihak
139
Rencana Pengembangan
140
Sebuah Rencana Besar
141
Tujuan Aliansi
142
Di Balik Gemerlap
143
Cupid Tears
144
Melissa dan Faust
145
Gejolak Arus Bawah
146
Kembali Bertemu Merpati
147
Untuk Kembali Bersama
148
Membayar Hutang
149
Persiapan Selesai
150
Assassin Alami
151
Perubahan Yona
152
Grey Triangle Pavilion
153
Semakin Berani
154
BERISIK
155
Pengakuan
156
Keluarga Trolley
157
Tanggapan Para Bangsawan
158
Nine Gates Gathering
159
Rapat
160
Ujian Perekrutan
161
Si Pemabuk, Clara
162
Undangan Nine Gates
163
Rencana Alvonso
164
Rencana Masing-masing
165
Keinginan dan Kenyataan
166
Penyergapan
167
Rencana Sir Gareth
168
Empat Jenderal Iblis
169
Biarkan Bunga Bermekaran

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!