Ghoul

Ghoul, begitulah orang-orang menyebutnya.

Makhluk itu adalah sosok humanoid. Mirip dengan manusia, tetapi tampak kurus, memiliki kulit pucat berkerut, tubuh bungkuk, dan tidak memiliki bulu di sekujur tubuhnya. Mereka juga memiliki cakar dan taring tajam, mata merah yang selalu melihat semuanya sebagai mangsa.

Diceritakan bahwa ghoul adalah keturunan zombie yang sekarang sudah punah. Zombie itu sendiri berasal dari manusia, jadi bisa dibilang mereka adalah kerabat jauh dari manusia. Bahkan orang-orang yang memiliki pemikiran bengkok berkata kalau ghoul adalah evolusi manusia yang sebenarnya. Diberkahi oleh dunia, tidak seperti mereka yang sekarang bisa musnah kapan saja.

Ghoul juga memiliki kekuatan, kecepatan, dan kemampuan melebihi manusia biasa. Selain itu, jumlah mereka juga lebih banyak. Memiliki level lanjutan yang lebih banyak.

Bagi kebanyakan manusia, mereka sama sekali tidak ada apa-apanya dibandingkan para ghoul.

Di antara para ghoul, ada juga beberapa sosok ghoul yang dianggap unik. Mereka memiliki kemampuan tertentu berdasarkan warna kulit mereka. Entah itu kemampuan berserk, akselerasi, regenerasi, dan beberapa kemampuan unik.

Miracle root yang didapatkan dari makhluk itu pun lebih berharga dibandingkan dengan jenis normal. Itu juga menjadi salah satu alasan kenapa Claude sangat menghargai Alexander. Walau miracle root pertama tidak sepenuhnya berpengaruh pada masa depan, tetapi itu bisa menjadi fondasi baik. Setidaknya membuat jalan ke depan lebih mudah.

“Jika kamu memiliki informasi yang aku butuhkan. Selama itu terbukti benar, aku pasti akan membalasmu.” Alexander berkata dengan ekspresi serius.

“Ah! Anggap saja itu balas budi.”

Melihat bagaimana Alexander bersikap serius, Claude merasa agak malu. Lagipula, informasi yang dia dapatkan sama sekali tidak dilakukan dengan sengaja.

“Ceritakan semuanya. Bahkan jika akhirnya aku gagal, aku tidak akan berhutang. Masih ada beberapa benda berharga di ruanganku. Jika aku mati, semuanya akan menjadi milikmu.”

Penjelasan dari Alexander membuat Claude merasa tidak nyaman. Pemuda itu menggelengkan kepalanya lalu menjelaskan.

“Sebenarnya itu tidak perlu. Lagipula, aku menemukan informasi itu secara tidak sengaja. Semuanya bermula dari ...”

Alexander duduk dengan tenang sambil mendengarkan penjelasan Claude. Namun, semakin lama mendengar, pemuda itu semakin heran.

‘Apakah orang bodoh selalu lebih beruntung?’

Pertanyaan itu langsung terlintas dalam benak Alexander. Lagipula, dari penjelasan pemuda itu, kata bodoh atau konyol lebih cocok untuk menggambarkan apa yang terjadi pada Claude.

Setelah menjadi Hunter asli di usia begitu muda, Claude mengalami hidup yang mudah dan serba berkelimpahan. Dia dihormati banyak orang di tempat perlindungan. Dengan kekuatannya sekarang, pemuda itu juga bisa lebih mudah mencari makanan. Meski tidak bisa pilih-pilih, setidaknya cukup untuk dimakan.

Hanya saja, Claude berperilaku begitu boros. Bisa dibilang, dalam tiga bulan ini dia menghabiskan semua kekayaannya. Bukan hanya untuk mengumpulkan antek, tetapi juga melakukan permainan menegangkan dengan para wanita di tempat perlindungan 101. Bahkan berganti wanita setiap hari, lebih sering daripada berganti pakaian.

Itu sebabnya Alexander berkata kalau Claude itu bodoh!

Memang, di masa sulit dan tertekan ini banyak wanita yang mau menghabiskan malam bersama hanya untuk sepotong makanan. Hanya saja, bagi Alexander itu buang-buang makanan, energi, dan waktu. Namun Claude melakukan itu setiap hari. Bahkan jika belum mencapai seratus, pasti lebih dari tujuh puluh kali dalam tiga bulan ini!

Bukan hanya lebih aktif daripada ayam di peternakan, Alexander heran bagaimana pemuda konyol itu masih hidup sampai sekarang! Orang itu benar-benar ‘bekerja’ terlalu keras!

Singkat cerita, Claude kehilangan banyak kekayaan, jadi akhirnya memilih untuk melakukan perburuan. Dalam prosesnya, dia mengalami luka. Dia cukup beruntung bertemu dengan ghoul berwarna unik dan bisa melarikan diri hidup-hidup.

Bisa dibilang, memang tidak ada hubungannya dengan Alexander.

“Aku terlalu bodoh karena mengkhawatirkan orang sepertimu.”

Alexander berkata sambil menggelengkan kepalanya. Pemuda itu sama sekali tidak menyangka kalau ada kebetulan semacam itu di dunia ini. Benar-benar membuatnya bingung bagaimana harus menanggapinya.

“Sudah aku bilang, tidak perlu terlalu memikirkannya.” Claude mengangkat bahu, jelas tidak merasa bersalah.

Alexander mengerutkan kening. Setelah beberapa saat, dia kembali membuka mulutnya.

“Meski itu tidak sengaja, tetapi informasi ini memang berguna bagiku. Jadi aku akan mengaturnya sesuai dengan kesepakatan. Jika menemukan lalu berhasil memburunya, aku akan membayarmu langsung setelah kembali. Jika aku gagal dan terbunuh, maka semua hartaku akan menjadi milikmu.”

“Itu-“

“Tidak perlu dibicarakan lagi. Keputusan itu sudah final. Kalau begitu jaga dirimu, aku pergi terlebih dahulu.”

Alexander langsung menyela ucapan Claude. Pemuda itu bangkit lalu berbalik pergi setelah mengangguk ringan ke arah pemuda yang berbaring di atas ranjang.

“Apakah kamu akan melakukannya dengan terburu-buru? Bagaimana kalau menunggu lukaku membaik? Kali ini aku akan membantumu.”

Mendengar ucapan Claude membuat gerakan Alexander sedikit melambat. Namun, pada akhirnya dia menggelengkan kepalanya lalu pergi meninggalkan ruangan. Tidak lupa untuk menutup pintunya. Memiliki ekspresi agak suram, pemuda itu kembali ke ruangannya.

‘Bagaimana bisa aku menunggu? Sudah setengah tahun aku menunggu. Jika kali ini menghilang, aku tidak tahu kapan bisa menemukannya.’

...----------------...

Beberapa jam kemudian.

Setelah mempersiapkan segalanya, Alexander keluar dari ruangannya. Pemuda itu membawa dua pedang di sisi kiri pinggangnya, sebuah pisau di belakang pinggang, dan membawa tombak di tangan kanannya. Dia juga membawa ransel kulit berisi perbekalan dan tali yang begitu panjang.

Sosok pemuda tampan berambut hitam legam, kulit agak pucat, dan mata bak safir nan indah. Ditambah dengan peralatan yang dibawa dan perasaan agak dingin di sekitarnya, Alexander langsung menjadi pusat perhatian. Membuat banyak orang yang dilewati menatap ke arahnya sambil membisikkan sesuatu.

Semua orang jelas sudah terbiasa dengan penampilan Alexander. Dalam pikiran mereka, pemuda itu pasti pergi untuk mencari makanan dan air. Bukan hanya untuk menyelesaikan biaya sewa, tetapi juga menimbun makanan untuk digunakan beberapa hari kemudian.

Mengabaikan orang-orang, Alexander berjalan melewati jalan utama, dan akhirnya keluar dari gua.

Pada saat itu juga pemandangan gua yang agak suram digantikan dengan pemandangan hamparan hutan yang begitu hijau. Hanya saja, mereka tidak bisa salah menilai. Meski di sekitar gua memang ada hutan, tetapi tanahnya sangat keras.

Bisa dibilang, hanya ada pohon-pohon tertentu dan semak belukar yang tumbuh. Tanaman itu sama sekali tidak bisa menghasilkan buah dan tidak bisa dimakan. Jadi untuk mencari makanan dan air, orang-orang dari tempat perlindungan 101 harus pergi cukup jauh. Pergi ke area yang agak subur, dengan sungai yang mengalir di sana.

“Keputusan untuk pergi agak siang memang kurang tepat. Jika seperti ini, mungkin lebih cepat lelah dan haus. Dengan bekal tipis, aku harap bisa sampai ke tempat tujuan tanpa masalah.”

Alexander bergumam pelan. Ekspresinya berangsur-angsur menjadi lebih serius dan dingin dibandingkan sebelumnya.

'Kali ini aku harus berhasil sehingga bisa segera pergi ke langkah berikutnya.'

'Tidak ada waktu untuk disia-siakan ... karena waktu tidak menunggu siapapun.'

>> Bersambung.

Terpopuler

Comments

◌⑅⃝AnglaWPutri♡◌

◌⑅⃝AnglaWPutri♡◌

sepertinya aku tergila gila pada ark

2024-04-23

1

◌⑅⃝AnglaWPutri♡◌

◌⑅⃝AnglaWPutri♡◌

mengingatkan ku pada ark

2024-04-23

0

Iqbal Novran

Iqbal Novran

p

2023-12-13

0

lihat semua
Episodes
1 After Apocalypse
2 Sahabat dan Rival
3 Ghoul
4 Berburu
5 Memulai Serangan
6 Langkah Pertama!
7 Bukan Milikku Sendiri
8 Terbangun
9 Undangan Claude
10 Jalan Masing-Masing
11 Melanjutkan Perjalanan
12 Shelter 13
13 Distrik Hiburan
14 Pejalan Kaki Biasa
15 Jenis Yang Sama
16 Menetapkan Target dan Berangkat
17 Bodoh Juga Merupakan Kelebihan
18 Alasan Untuk Berhati-hati
19 Tidak Ada Jalan
20 Sepakat atau Tidak?
21 Keberuntungan Pemula?
22 Terlalu Berlebihan
23 Saling Menjaga
24 Kilat dan Angin
25 Gejolak Arus Bawah
26 Musim Dingin Tiba
27 Berantakan
28 Wajib Militer
29 Mengatur Batasan
30 Tugas Pertama
31 Tidak Lebih Baik Dari Binatang
32 Hari-hari Meresahkan
33 Daisy dan Aster
34 Sebuah Kepercayaan
35 Misi Darurat
36 Gelombang Binatang Buas
37 Mengukur Batas
38 Nine Gates
39 Menjadi Kaya
40 Prestise Tinggi
41 Tujuan Jangka Pendek
42 Langkah Selanjutnya
43 Ide Gila
44 Tersamar Dalam Bayangan
45 Bukan Takdirku
46 Misi Penyelamatan
47 Tangis Kesedihan dan Kebencian
48 Perangkap Monster
49 Menginginkannya
50 Berbahagia atau Berduka?
51 Duet Berakhir
52 Tidak Bisa Berlanjut
53 Buronan
54 Mengambil Keputusan
55 Meninggalkan Shelter 13
56 Shelter 11
57 Grey Jackal
58 Tempat Ayam dan Elang Berkumpul
59 Berita Kenalan Lama
60 Juru Bicara
61 Orang Yang Diharapkan
62 Transaksi Pertama
63 Negosiasi
64 Merpati vs Gagak
65 Bertemu Teman Lama
66 Melihat Hantu
67 Kekhawatiran Alexander
68 Membuat Kegemparan
69 Terseret Pusaran Badai
70 Tenggat Waktu
71 Tamu Tak Terduga
72 Keluarga Rosewald
73 Benih Kebencian
74 Profesionalitas
75 Sepadan
76 Mad Boris
77 Cara Membaur
78 Membuat Ketagihan
79 Bisnis Menguntungkan
80 Rapat Keluarga
81 Teman atau Lawan?
82 Mengasah Senjata
83 Ksatria dan Putri
84 Orang Lain dan Diri Sendiri
85 Orang Lain dan Diri Sendiri
86 Ksatria dan Putri
87 Badai Akan Datang
88 Bergantung Pada Keberuntungan
89 Lonceng Pertanda
90 Hitung Mundur
91 Diberi Bantal Ketika Mengantuk
92 Sumber Masalah
93 Merah Di Hamparan Salju Putih
94 Misi Sampingan Selesai
95 Melunasi Hutang
96 Tugas Belum Selesai
97 Kualitas Di Atas Kuantitas
98 Sangat Disayangkan
99 Kekalahan Dua Sisi
100 Pemenang Sebenarnya
101 Semakin Gelap
102 Memulai Perjalanan Baru
103 Sebuah Kebebasan?
104 Memberikan Bantuan
105 Misi Gagal
106 'Benda Itu'
107 Kejanggalan
108 Tanah Kematian
109 Hadiah atau Ujian?
110 Temani Aku Menari
111 Waktu Membawa Perubahan
112 Shelter 1
113 Common Merchant
114 Tidak Layak Untukmu
115 Selama Cukup Menguntungkan
116 Membicarakan Bisnis
117 Vermillion Shop
118 Ancaman
119 Membuat Riak
120 Bermuka Dua
121 Interogasi
122 Bersembunyi Dalam Bayang
123 Mencoba Peruntungan
124 Annie Rosewald
125 Teratai Di Kolam Lumpur
126 Kunjungan Ramah
127 Membicarakan Banyak Hal
128 Senang Berbisnis Denganmu
129 Menempa Senjata
130 Hari Yang Melelahkan
131 Tiga Kategori
132 Undangan Pesta
133 Pesta Yang Ditunggu
134 Pertemuan Tiga Pemimpin
135 Lelang Akan Dimulai
136 Lelang Meriah
137 Sukses Besar
138 Respon Berbagai Pihak
139 Rencana Pengembangan
140 Sebuah Rencana Besar
141 Tujuan Aliansi
142 Di Balik Gemerlap
143 Cupid Tears
144 Melissa dan Faust
145 Gejolak Arus Bawah
146 Kembali Bertemu Merpati
147 Untuk Kembali Bersama
148 Membayar Hutang
149 Persiapan Selesai
150 Assassin Alami
151 Perubahan Yona
152 Grey Triangle Pavilion
153 Semakin Berani
154 BERISIK
155 Pengakuan
156 Keluarga Trolley
157 Tanggapan Para Bangsawan
158 Nine Gates Gathering
159 Rapat
160 Ujian Perekrutan
161 Si Pemabuk, Clara
162 Undangan Nine Gates
163 Rencana Alvonso
164 Rencana Masing-masing
165 Keinginan dan Kenyataan
166 Penyergapan
167 Rencana Sir Gareth
168 Empat Jenderal Iblis
169 Biarkan Bunga Bermekaran
Episodes

Updated 169 Episodes

1
After Apocalypse
2
Sahabat dan Rival
3
Ghoul
4
Berburu
5
Memulai Serangan
6
Langkah Pertama!
7
Bukan Milikku Sendiri
8
Terbangun
9
Undangan Claude
10
Jalan Masing-Masing
11
Melanjutkan Perjalanan
12
Shelter 13
13
Distrik Hiburan
14
Pejalan Kaki Biasa
15
Jenis Yang Sama
16
Menetapkan Target dan Berangkat
17
Bodoh Juga Merupakan Kelebihan
18
Alasan Untuk Berhati-hati
19
Tidak Ada Jalan
20
Sepakat atau Tidak?
21
Keberuntungan Pemula?
22
Terlalu Berlebihan
23
Saling Menjaga
24
Kilat dan Angin
25
Gejolak Arus Bawah
26
Musim Dingin Tiba
27
Berantakan
28
Wajib Militer
29
Mengatur Batasan
30
Tugas Pertama
31
Tidak Lebih Baik Dari Binatang
32
Hari-hari Meresahkan
33
Daisy dan Aster
34
Sebuah Kepercayaan
35
Misi Darurat
36
Gelombang Binatang Buas
37
Mengukur Batas
38
Nine Gates
39
Menjadi Kaya
40
Prestise Tinggi
41
Tujuan Jangka Pendek
42
Langkah Selanjutnya
43
Ide Gila
44
Tersamar Dalam Bayangan
45
Bukan Takdirku
46
Misi Penyelamatan
47
Tangis Kesedihan dan Kebencian
48
Perangkap Monster
49
Menginginkannya
50
Berbahagia atau Berduka?
51
Duet Berakhir
52
Tidak Bisa Berlanjut
53
Buronan
54
Mengambil Keputusan
55
Meninggalkan Shelter 13
56
Shelter 11
57
Grey Jackal
58
Tempat Ayam dan Elang Berkumpul
59
Berita Kenalan Lama
60
Juru Bicara
61
Orang Yang Diharapkan
62
Transaksi Pertama
63
Negosiasi
64
Merpati vs Gagak
65
Bertemu Teman Lama
66
Melihat Hantu
67
Kekhawatiran Alexander
68
Membuat Kegemparan
69
Terseret Pusaran Badai
70
Tenggat Waktu
71
Tamu Tak Terduga
72
Keluarga Rosewald
73
Benih Kebencian
74
Profesionalitas
75
Sepadan
76
Mad Boris
77
Cara Membaur
78
Membuat Ketagihan
79
Bisnis Menguntungkan
80
Rapat Keluarga
81
Teman atau Lawan?
82
Mengasah Senjata
83
Ksatria dan Putri
84
Orang Lain dan Diri Sendiri
85
Orang Lain dan Diri Sendiri
86
Ksatria dan Putri
87
Badai Akan Datang
88
Bergantung Pada Keberuntungan
89
Lonceng Pertanda
90
Hitung Mundur
91
Diberi Bantal Ketika Mengantuk
92
Sumber Masalah
93
Merah Di Hamparan Salju Putih
94
Misi Sampingan Selesai
95
Melunasi Hutang
96
Tugas Belum Selesai
97
Kualitas Di Atas Kuantitas
98
Sangat Disayangkan
99
Kekalahan Dua Sisi
100
Pemenang Sebenarnya
101
Semakin Gelap
102
Memulai Perjalanan Baru
103
Sebuah Kebebasan?
104
Memberikan Bantuan
105
Misi Gagal
106
'Benda Itu'
107
Kejanggalan
108
Tanah Kematian
109
Hadiah atau Ujian?
110
Temani Aku Menari
111
Waktu Membawa Perubahan
112
Shelter 1
113
Common Merchant
114
Tidak Layak Untukmu
115
Selama Cukup Menguntungkan
116
Membicarakan Bisnis
117
Vermillion Shop
118
Ancaman
119
Membuat Riak
120
Bermuka Dua
121
Interogasi
122
Bersembunyi Dalam Bayang
123
Mencoba Peruntungan
124
Annie Rosewald
125
Teratai Di Kolam Lumpur
126
Kunjungan Ramah
127
Membicarakan Banyak Hal
128
Senang Berbisnis Denganmu
129
Menempa Senjata
130
Hari Yang Melelahkan
131
Tiga Kategori
132
Undangan Pesta
133
Pesta Yang Ditunggu
134
Pertemuan Tiga Pemimpin
135
Lelang Akan Dimulai
136
Lelang Meriah
137
Sukses Besar
138
Respon Berbagai Pihak
139
Rencana Pengembangan
140
Sebuah Rencana Besar
141
Tujuan Aliansi
142
Di Balik Gemerlap
143
Cupid Tears
144
Melissa dan Faust
145
Gejolak Arus Bawah
146
Kembali Bertemu Merpati
147
Untuk Kembali Bersama
148
Membayar Hutang
149
Persiapan Selesai
150
Assassin Alami
151
Perubahan Yona
152
Grey Triangle Pavilion
153
Semakin Berani
154
BERISIK
155
Pengakuan
156
Keluarga Trolley
157
Tanggapan Para Bangsawan
158
Nine Gates Gathering
159
Rapat
160
Ujian Perekrutan
161
Si Pemabuk, Clara
162
Undangan Nine Gates
163
Rencana Alvonso
164
Rencana Masing-masing
165
Keinginan dan Kenyataan
166
Penyergapan
167
Rencana Sir Gareth
168
Empat Jenderal Iblis
169
Biarkan Bunga Bermekaran

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!