SWOOSH!
Beberapa sosok ghoul berlarian maju dengan kecepatan penuh. Pada saat mereka melewati semak, beberapa dari mereka langsung tersandung tali yang tersembunyi. Meski tidak melukai mereka, tetapi masih memperlambat gerakan makhluk-makhluk tersebut.
Pada saat itu juga, para ghoul menginjak jebakan yang Alexander siapkan. Hanya dalam beberapa saat, ujung tombak dengan kilau dingin melesat. Membuat tebasan horizontal dan memotong leher mereka.
“Cih! Kurang dalam.”
Saat itu, suara dingin dan tak acuh terdengar. Sosok Alexander muncul dengan ekspresi datar, tampak sedikit kecewa karena dia tidak bisa memenggal leher para ghoul dengan kekuatannya sekarang.
Pemuda itu langsung maju dan memenggal kepala ghoul terdekat dengan pedang di tangan kirinya. Kedua tangannya bergerak dengan cepat dan kejam.
Pada saat para ghoul menyerangnya dengan ceroboh seperti binatang buas, Alexander menggunakan tombak di tangan kanannya untuk menikam dan mendorong mereka mundur. Memastikan jarak aman dimana dia tidak perlu khawatir terkena serangan.
Pemuda itu juga menggunakan tangan kirinya untuk menebas ghoul terdekat. Gerakannya sangat terampil. Jelas bukan hanya karena latihan, tetapi dia juga telah mengasah keterampilannya berkali-kali dalam memburu para ghoul dalam enam bulan terakhir.
Swoosh! BANG!
Saat itu sosok hitam melesat ke arah Alexander. Cakar tajam langsung berayun ke kepalanya. Melihat itu, pemuda tersebut langsung mengangkat tombaknya untuk bertahan tetapi masih terhempas mundur beberapa meter. Merasakan tangannya sedikit mati rasa, mata Alexander menyempit.
‘Benar-benar menyebalkan. Meski hanya level 1, tetapi sudah sekuat ini.’
Melihat ghoul hitam yang menggeram seperti binatang kelaparan, Alexander mengingat ghoul yang dia lawan bersama Claude sebelumnya.
‘Menurut penjelasan orang itu, seharusnya ghoul hitam memiliki kemampuan khusus, tapi kenapa-‘
BANG!
Sosok Alexander terlempar mundur beberapa meter. Pemuda itu langsung melemparkan tombaknya tepat ke wajah ghoul hitam. Saat itu juga, dia langsung mengeluarkan pedang lain dan bergegas ke depan.
Swoosh! Klang!
Melihat ghoul hitam yang mengabaikan luka di bahunya dan menangkis serangannya, Alexander bergumam.
“Bukankah seharusnya kamu memiliki kemampuan khusus? Bagaimana kamu mirip dengan ghoul tipe kecepatan?”
Pada saat itu, ghoul hitam tiba-tiba membuka mulutnya.
“RROOAARRR!!!”
Mendengar raungan tersebut, Alexander merasa sedikit pusing. Ekspresi pemuda itu tiba-tiba berubah.
Di depan mata terkejut Alexander, para ghoul lain yang terluka dan terkena racun tiba-tiba melihat ke arahnya. sebelumnya mereka tampak sedikit ragu karena dilukai secara parah. Namun sekarang penampilan mereka benar-benar berbeda. Rasanya ... mereka tiba-tiba meminum obat terlarang dan gila.
Makhluk-makhluk itu bergegas ke arahnya denga cepat, membuat lolongan sambil menyerang seperti binatang buas yang gila! Sama sekali tidak mempedulikan kondisi tubuh mereka.
Slash! Slash! Slash!
Pedang di kedua tangan Alexander menari. Setiap gerakan membuat luka atau memotong bagian tubuh ghoul dengan kejam. Kedua tangannya memegang gagang pedang dengan erat. Ekspresinya menjadi semakin dingin dan semakin serius, jelas menjadi lebih fokus dan tenggelam dalam pertarungan.
Hanya saja, tiba-tiba sosok hitam melesat, menyelinap ke arah pemuda itu lalu membuat serangan kritis.
BRUAK!
Sosok Alexander terhempas dengan keras ke pohon lalu jatuh ke tanah. Pada saat bangkit, dia batuk beberapa suap darah. Terlihat bekas luka cakaran yang mengerikan di bagian dada pemuda tersebut. Namun dia sama sekali tidak melepaskan kedua pedangnya.
Pada saat bangkit, Alexander menatap ke arah ghoul hitam di kejauhan dan para ghoul biasa yang mengelilinginya.
“Pfft! HAHAHAHAHA!!!”
Alexander tiba-tiba mendongak dan tertawa. Seringai kejam muncul di wajah tampan pemuda itu. Dengan tatapan membara, dia menatap ke arah ghoul seolah sedang melihat harta yang sangat berharga.
“KETEMU ...”
Meludahkan sesuap darah, sosok Alexander bergegas ke arah ghoul hitam dengan gila sambil berteriak lantang.
“SETELAH MENUNGGU LEBIH DARI ENAM BULAN, AKHIRNYA AKU MENEMUKANMU!!”
Melihat Alexander yang berlari dengan sekuat tenaga seperti binatang kelaparan yang akhirnya menemukan makanan, ghoul hitam tersebut langsung membuat raungan keras. Bersamaan dengan rangan tersebut, sisa ghoul di sekitar langsung bergegas ke arah Alexander.
Slash! Slash! Slash!
Leher demi leher ghoul dipenggal oleh Alexander dengan kecepatan luar biasa. Pemuda itu semakin mendekat. Ketika jarak mereka kurang dari tiga meter, dia langsung melompat ke depan. Dia memutar pinggangnya sambil menebas 360°. Memotong ghoul di sekelilingnya lalu mendarat tepat di depan ghoul hitam.
Crash!
Kedua pedang menebas dengan cepat ke arah leher ghoul hitam, tetapi sepuluh cakar tajam bersilang menghalangi pedang tersebut. Dentingan logam yang menabrak benda keras langsung menggema di sekitar.
BRUAK!
Dengan kekuatan fisik yang lebih kuat, ghoul hitam membenturkan tubuhnya ke arah Alexander di depannya. Membuat pemuda itu mundur dan berguling beberapa kali.
Baru saja akan menyerang Alexander, ghoul hitam tersebut tiba-tiba jatuh ke tanah. Makhluk itu menatap ke arah pemuda tersebut dengan bingung.
Sementara itu, Alexander yang baru saja bangkit tiba-tiba berkata, “Apakah racun akhirnya bekerja?”
Pemuda itu kemudian menancapkan pedang di tangan kiri ke tanah. Dia berjalan agak goyah sambil memegangi potongan pakaian untuk menekan luka di dadanya.
“Tidak seperti orang-orang bodoh itu, aku mempersiapkan semuanya dengan jelas. Entah itu peralatan, ramuan, racun, dan hal-hal lain ... aku menghabiskan poin yang kuterima dalam misi untuk itu. Bahkan banyak orang yang menganggapku bodoh karena menukar banyak poin untuk sesuatu yang tidak bisa dimakan dan juga merepotkan.
Apakah kamu sempat berpikir kalau bisa mengalahkanku dengan jumlah yang lebih banyak? Melihatku panik dan mengira itu adalah kesempatan?
Maaf, semua itu hanya acting. Sebuah acting yang membuat kalian berpikir kalau aku bisa disingkirkan dengan mudah. Memang, luka ini mengerikan dan bodoh untuk menanggungnya. Namun, lebih merepotkan jika kamu melarikan diri dan aku harus mencari jenis yang sama dalam waktu yang tidak diketahui.
Strategi melukai diri untuk mendapatkan yang aku inginkan ... masih layak dilakukan!”
Berdiri di depan ghoul hitam yang tampak tak berdaya, Alexander mengangkat pedang di tangan kenannya tinggi-tinggi.
“Sungguh, bodohnya aku yang banyak bicara meski kamu tidak mengerti apa yang aku katakan. Hanya saja, miracle root milikmu ...”
“Aku dengan senang hati menerimanya!”
SLASH!
Pedang berayun dengan cepat dan leher ghoul hitam pun terpenggal. Melihat kepala yang berguling di tanah serta tubuh penuh darah yang berkedut beberapa kali, Alexander tiba-tiba jatuh berlutut.
“Ugh! Bahkan jika telah menyerap banyak ramuan, racunnya masih berpengaruh dengan cepat.”
Alexander menggertakkan gigi. Ekspresinya sedikit terdistorsi ketika menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya. Pemuda itu mengeluarkan pisau lalu mulai menggali jantung ghoul hitam. Ketika mendapatkannya, dia tampak lega.
Setelah itu, Alexander segera pergi dari tempat itu. Sembari mencari tempat untuk menyerap miracle root, pemuda itu diam-diam berpikir.
‘Dengan begini, langkah pertama akhirnya terselesaikan.’
>> Bersambung.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 169 Episodes
Comments
Iqbal Novran
waw
2023-12-14
0
Sie Gung
mantap,dapat juga
2023-12-01
0
Anonymous
hi
2023-06-01
0