Berita hiburan

Keesokan harinya Mila sudah di perbolehkan pulang tetapi karena luka yang ada di kepalanya Mila tidak langsung bekerja, dia harus beristirahat dulu selama beberapa hari di rumah.

Mila tinggal di sebuah apartemen berukuran empat puluh persegi, walau kecil tapi tempat tinggal Mila ini sangat nyaman dan lengkap.

Mila membersihkan tempat tinggalnya hingga keadaannya benar benar bersih, Mila juga menanam bunga di balkon kamarnya.

Sinar matahari masuk melalui celah cendela kamar, Mila berjalan ke arah balkon dan duduk santai di sebuah kursi yang ada di sana.

Mila yang merasa jenuh dan memutuskan untuk menyusuri website hiburan.

Mila membuka sebuah berita hiburan. Di sana dia melihat sebuah artikel yang menayangkan berita tentang seorang Pianis muda bernama Raisya yang di lamar setelah acara konsernya.

Dalam berita itu tertulis Pianis muda berbakat sedang melakukan konser tunggal dan penonton yang datang sangat banyak, hingga acara konser selesai Raisya di lamar kekasihnya yang sudah berpacaran bertahun tahun.

Ardan melamar Raisya dengan membawa 999 bunga warna yang di bentuk hati dan melamar sang kekasih di depan khalayak ramai.

Di sana terdapat foto Raisya dan Ardan yang saling memandang penuh cinta. Pasangan yang sangat serasi yang laki laki tampan dan yang perempuan cantik.

Mila tersenyum sinis, " Di dunia ini pasangan pria tampan pasti wanita cantik, tidak mungkin pria tampan memilih wanita jelek untuk menjadi pasangannya." ucap Mila dalam hati.

Suara bel apartemen membuat aktivitas Mila terhenti, Mila berjalan menuju pintu dan melihat dari lubang kunci siapa yang datang berkunjung ke apartemennya.

Dari lubang pintu Mila melihat Fera yang datang membawa kantong plastik di tangannya.

Mila membuka pintu dan mempersilakan Fera masuk.

"Bagaimana keadaanmu, Mil ?" tanya Fera.

"Aku sudah mendingan Kak, mengapa Kakak datang kemari apa Kakak tidak bekerja?" Mila bertanya pada Fera.

"Aku sedang libur hari ini, aku datang kemari ingin melihat keadaanmu dan membawakan mu buah makanlah !" ucap Fera dan menaruh sekantong plastik buah-buahan.

"Terima kasih Kak ... Kakak baik sekali," ucap Mila.

"Beristirahatlah dulu sampai lukamu sembuh jangan lupa minum obatmu," Fera menasehati Mila.

"Kalau terlalu lama tidak masuk kerja bisa bisa aku di pejat Kak, apa si Madam tidak mencariku," ucap Mila.

"Sudahlah jangan kamu pikirkan soal pekerjaan, biarkan lukamu sembuh dulu biar aku yang menggantikan pekerjaanmu. Masuklah kembali saat Daniel dan Jimmy William sudah tidak berada di kota ini," ucap Fera.

"Kapan mereka akan pergi dari kota ini, Kak?" tanya Mila.

"Secepatnya karena biasanya kedua orang itu tidak pernah singgah di kota ini, aku dengar dari Alex kedua orang itu datang ke kota ini hanya untuk menghukum para penghianat dan mencari seorang gadis yang bernama Smiley," ujar Fera.

Mila yang mendengarnya pun menegang, dia tidak bisa menceritakan semuanya pada orang lain termasuk Fera.

Dia khawatir kalau ada seseorang yang mendengarnya dan itu bisa membahayakan nyawa Mila juga Fera karena orang yang mengejar Daniel saat itu adalah para mafia bayaran. Kalau sampai ada yang mengetahui kalau dia yang menyelamatkan pria itu maka dia bisa saja meninggal tanpa memiliki makam.

"Apa kamu pernah bertemu dengan Daniel William sebelumnya, Mila?" tanya Fera.

"Tidak Kak, mengapa Kakak bertanya seperti itu?" tanya Mila.

"Aku merasa heran saja, Daniel dan Jimmy itu sama sama tidak bisa di buat kecewa oleh seseorang, pernah dulu ada seorang pelayan yang tanpa sengaja menumpahkan wine ke baju Daniel dan tangannya langsung di patahkan oleh pengawalnya, tapi aku heran kamu yang menumpahkan anggur ke baju Daniel malah di tolongnya dan di bawah ke rumah sakit, itu sungguh mengherankan, manusia yang tidak punya hati dan tak tersentuh mau menolongmu padahal kamu melakukan kesalahan terhadapnya," ucap Fera.

Mila yang mendengarnya pun baru menyadari mengapa Daniel membisikkan kata impas di telinganya.

Daniel memaafkan dia dan tidak mempermasalahkan soal Mila yang menumpahkan anggur di bajunya dan mau menolong membawa Mila ke rumah sakit karena dia ingin membalas kebaikan Mila yang telah menyelamatkan dia malam itu.

Fera yang melihat sikap Mila pun menghela nafas panjang dan berujar.

"Kamu sangat beruntung malam itu Mila sehingga Daniel tidak menghukum mu, makanya aku meminta kamu bekerja setelah mereka meninggalkan kota ini jadi kemungkinan mereka kembali dan menghukum mu tidak akan terjadi," ucap Fera.

"Iya Kak, aku akan masuk kerja setelah mereka pergi dari kota ini, Kakak tenang saja," ucap Mila sambil tersenyum.

"Bagus aku lega mendengarnya, aku pulang dulu dan beristirahatlah jaga dirimu," ucap Fera berpamitan.

"Iya Kakak, aku akan menjaga diriku hati hati di jalan, Kak," ucap Mila.

"Iya Mil, aku pulang dulu sampai jumpa lagi," ujar Mila dan berjalan keluar apartemen Mila.

Setelah kepergian Fera, Mila kembali duduk di balkon kamarnya.

Dia mengingat apa yang di katakan Fera tadi, Mila mengerti mengapa Daniel tidak menghukumnya malam itu ternyata Daniel telah mengetahui kebenaran kalau dia adalah Smiley.

Mila berpikir apa benar selama ini orang orang suruhan Daniel mencari sosok Smiley.

Tanpa sengaja mata Mila kembali memandang layar ponselnya dan di sana samar samar dia masih bisa melihat foto Ardan dan Raisya.

Mila mengambil handphonenya dan melihat kembali foto itu.

Dia tersenyum sinis seakan-akan dia mengenal mereka berdua.

Mila memandang foto kedua anak manusia itu dengan rasa aneh yang merasuki relung hatinya, tapi sebisa mungkin Mila menepis rasa itu.

Mila berdiri dan berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan agar segar badannya.

Setelah menyelesaikan rutinitas mandi Mila pergi ke dapur membuat teh dan mengupas buah yang tadi di bawa Fera.

Mila duduk di depan televisi dan menonton tayangan yang di siarkan di salah satu stasiun televisi.

Terpopuler

Comments

Di hapus

Di hapus

lanjut thor

salam dari Empat cewek absurd

2020-07-15

0

baesalis

baesalis

semangat

2020-07-11

0

Asni J Kasim

Asni J Kasim

Semangat kak

2020-07-09

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!