BAB 17. ANAK KEMBAR PEDAGANG NASI BUNGKUS

“Jadi ketika kita sedang kesakitan, suasana di sekitar kita hening, bahkan nafasmu dan detak jantungmu juga gak kedengaran Di”

“Ya mungkin itu yang terjadi” jawab Sumadi

“Nggak Di, bukan itu yang terjadi menurutku…..”

“Menurutku ada yang membungkam mic dari alat perekammu, jadi ketika kita dalam keadaan tersiksa, alat perekam itu tetap merekam, tetap ada yang membungkam, entah dengan apa dan bagaimana cara membungkamnya”

“Atau bisa saja alat perekam itu tetap berfungsi dengan baik, tetapi kita bukan ada di alam yang sebenarnya No”

“Ah apa saja bisa terjadi Di, namanya juga ghaib, semua bisa terjadi dengan tanpa bisa dinalar dan tidak bisa dipikir dengan akal sehat”

“Eh gini aja No, biar aku selesaikan dulu ngeditnya, setelah itu aku akan kirim ke lolokcicing@....com” kata sumadi kemudian sibuk dengan alatnya lagi

Kepalaku masih terasa berat, aku rasa aku saat ini memang butuh seorang dokter, karena obat yang aku beli dari rumah sakit kemarin malam itu kurang jozz kasiatnya.

“Oh iya No… kamu belum cerita tentang mimpimu semalam. Ayo cerita dulu, sambil aku edit yang akan kita kirim ke lolok cicing”

Aku masih ingat seluruh mimpiku, kebetulan aku diberi Tuhan daya pikir yang lumayan, sehingga aku masih ingat mimpiku beberapa jam lalu.

Ketika aku cerita bahwa aku juga mimpi tentang Sumadi yang sudah menjadi mayat, dia sempat terdiam beberapa saat, tetapi setelah itu dia meneruskan dengan kesibukannya.

“Sekarang apa pendapatmu dengan mimpiku itu Di?”

“Video yang semalam itu kamu hanya bisa menangkap gambar samar tubuh yang ada di kamar utama kan Di, tetapi di dalam mimpiku aku bisa melihat secara keseluruhan, bahkan wajahnya pun aku bisa lihat”

“Namanya juga mimpi No, semua bisa saja terekam, kamu mimpi seperti itu karena sebelumnya kita kan sempat mengalami kejadian yang mengerikan di dalam rumah itu”

“Dan kejadian itu kemudian kebawa ke dalam mimpimu No….  dahlah kita berdoa saja, semoga tidak terjadi sesuatu dengan kita yang sedang dalam upaya untuk mengetahui apa saja yang ada disana dan kenapa ada disana” kata Sumadi

Apa yang dikatakan Sumadi ada benarnya, mungkin aku kebawa kejadian yang sempat aku dan Sumadi alami di rumah mengerikan itu.

Tapi kembali lagi yang namanya ghaib itu bisa saja terjadi tanpa bisa dinalar dengan akal sehat, bahkan bisa dikatakan tidak masuk akal sama sekali.

Ah sudahlah… pagi ini lebih baik cari sarapan dulu, tadi sih sudah diantar roti dan telur dari pihak hotel. Disini sarapan tidak prasmanan, jadi diantar ke tiap tiap kamar.

Sebenarnya ini sudah bukan jam sarapan, karena sudah jam sembilan lebih.

“Di, ayo cari sarapan dulu, kamu apa gak lapar ta Di?”

“Iyo c*k sik sebentar lagi c*k”

“Husssh… kita bukan ada di daerah jawa, disini kita harus jaga sopan santun rek, ojok mesah mesuh ae Di heheheh”

“Iya No, sampek lupa aku nek kita ada di pulau B…. sik lima menit lagi selesai ngedit, setelah itu kita cari sarapan”

Ternyata benar kata Sumadi, setelah lima menit kemudian dia selesai dengan kesibukannya, sekarang kami akan pergi mencari sarapan di sekitar hotel atau paling tidak agak jauhlah dari hotel.

Di depan hotel sudah panas, lalu lintas ramai sekali, di seberang hotel ada toko swalayan circle K, toko yang adanya hanya di pulau ini saja. Tetapi di kotaku kota S tidak ada toko itu.

Dua orang bule baru saja melewati kami, di tangan mereka membawa satu kaleng minuman ringan, yah memang disini udaranya agak panas.

“Kita mau kemana No?”

“Ke arah kiri aja Di, siapa tau ada penjual makanan diantara toko-toko itu”

Ternyata tidak jauh dari hotel ada penjual nasi bungkus, dengan menggunakan sebuah meja yang diatasnya bertumpuk tumpuk nasi yang sudah dalam keadaan bungkusan.

Penjualnya adalah sepasang remaja yang wajahnya sangat mirip identik, mereka berteduh di bawah payung besar yang juga melindungi barang dagangan nasi bungkus mereka.

“Wah ini nasi bungkus apa aja dek?” tanyaku kepada penjualnya yang aku rasa kembar itu

“Macam-macam pak, itu ada namanya kok pak” jawab yang laki-laki

“Hhmmm kalian ini kembar ya?”

“Iya pak… kami bersaudara, eh bapak  ini dari Jawa ya? Kok logatnya sama seperti ibu dan bapak saya” tanya yang laki-laki

“Iya dek, kami dari kota S, kami sedang berlibur disini”

“Bapak nginep di hotel C itu?” tanya yang laki-laki sambil menunjuk ke arah hotel C

“Iya kami nginep di hotel C, kalian bukan orang sini emangnya?”

“Kata ibu saya, kami dilahirkan di kota P pak… tapi sejak  bayi kami sudah pindah ke sini”

“Oh gitu, tiap hari kalian jualan disini atau  gimana?”

“Hanya pagi sampai siang aja pak, biasanya dagangan kami siang hari sudah habis” sekarang yang jawab yang perempuan

“Nama kalian siapa dek?” tanya Sumadi

“Saya Gusta pak, sedangkan adik perempuan saya itu Gustin” jawab anak yang laki-laki

“Okelah dik, tolong dihitung dulu empat bungkus nasinya. Kalau begitu selama kami ada disini, kami akan beli nasi bungkus kalian untuk sarapan ya dek” kata Sumadi

“Kok kalian pagi ini tidak sekolah dek?”

“Nggak pak, kan kami sedang jualan pak”jawab yang laki laki lagi

Kedua anak kembar itu kemungkinan tidak sekolah, karena ketika aku tanya kok  nggak sekolah, yang perempuan tertunduk malu, dari tadi yang menjawab kan yang laki-laki saja.

Padahal mereka dari segi wajah sama sekali tidak jelek, yang laki ngganteng, sedangkan yang perempuan juga cantik, pasti ada alasan sehingga mereka tidak sekolah

Di hotel setelah sarapan enak….

Sumadi kembali sibuk dengan laptopnya, dia sedang mengirim email kepada lolokcicing tentang apa yang kami alam, sekalian kami minta tambah menginap disini, karena jatah kami hanya sampai besok hari.

“Sudah aku kirim email beserta video dan suara yang berhasil terekam di alat perekam kita No, sekalian kita minta extend kamar”

“Ya sudah Di, sekarang kita istirahat dulu aja, kalau kita sehat, nanti malam jam sebelas malam kita berangkat lagi ke rumah hantu  itu”

“Aku punya rencana Di….”

“Aku punya rencana untuk memvideo aktifitas ghaib yang ada disana, tetapi kita tidak ikut ada disana, kita hanya taruh handycam dan alat perekam disana saja, kemudian kita ambil besok paginya Di”

“Mmm aku tidak setuju No, kita ini punya kualitas No, kualitas kita itu kita selalu ada di tempat yang menjadi tempat eksplorasi kita, kalau macam itu siapa saja bisa lakukan No hehehe”

“Iya sih, benar juga apa yang kamu katakan Di, ooh ya, kamu sudah lihat balasan email dari lolokcicing?”

“Bentar aku lihatnya No”

Terpopuler

Comments

Siti Mushlikah

Siti Mushlikah

kangen sama mas agus dan mba tina,,

2023-06-08

0

Naida Iko

Naida Iko

rumah penggergajian lama tdk baca jd tdk tau kelanjutan tina & agus

2023-05-12

2

@ ubaydah_*😄

@ ubaydah_*😄

weew

2023-05-11

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 01. PERKENALKAN KAMI ADALAH PAINO DAN SUMADI
2 BAB 02. EMAIL MISTERIUS
3 BAB 03. BERANGKAT
4 BAB 04. KECELAKAAN YANG JANGGAL
5 BAB 05. BERTEMU GUNGDE
6 BAB 06. RUMAH YANG DIMAKSUD
7 BAB 07. SAPAAN DI SIANG HARI
8 BAB 08. PERSIAPAN MALAM INI
9 BAB 09. GANGGUAN ATAU PERKENALAN
10 BAB 10. KAMI MULAI KESAKITAN
11 BAB 11. MENCOBA UNTUK BERINTERAKSI
12 BAB 12. KENAPA AKU?
13 BAB 13. HASIL KAMERA VIDEO
14 BAB 14.WAJAH ORANG TUA DENGAN UDENG
15 BAB 15.HASIL DARI ALAT PEREKAM
16 BAB 16. MENDENGARKAN APA SAJA YANG TEREKAM
17 BAB 17. ANAK KEMBAR PEDAGANG NASI BUNGKUS
18 BAB 18. SEDIKIT INFO DARI LOLOKCICING
19 BAB 19. SIANG HARI DI RUMAH ITU
20 BAB 20. PANTULAN DI CERMIN
21 BAB 21. BERTEMU SI KEMBAR LAGI
22 BAB 22. KAMAR MANDI INI…..
23 BAB 23. WAJAH PUCAT
24 BAB 24. KEJADIAN YANG LUAR BIASA
25 BAB 25. DALAM KEADAAN BAHAYA
26 BAB 26. SUMADI KEMBALI
27 BAB 27. AKHIRNYA ADA YANG MENOLONG
28 BAB 28. PENJELASAN GUSTA DAN GUSTIN
29 BAB 29. YANG TERJADI DENGAN SUMADI
30 BAB 30. AAAAHHHH…GANGGUAN LAGI
31 BAB 31. KASIHAN SUMADI
32 BAB 32. PERUBAHAN DI DIRI SUMADI
33 BAB 33. SAYA HERA, ASAL SAYA DARI MEDAN
34 BAB 34. ENERGI APA MASUK KE TUBUH KAMI?
35 BAB 35. PERUBAHAN GUSTA
36 BAB 36. KEDATANGAN HERA
37 BAB 37. HASIL VIDEO KEMARIN MALAM
38 BAB 38. BU TINA
39 BAB 39. SORE HARI DI RUMAH BELAKANG SETRA
40 BAB 40. RUANG BAWAH TANAH
41 BAB 41. HIPNOTIS RUANG BAWAH TANAH
42 BAB 42. DIJEBAK DAN DIPAKSA UNTUK TIDUR
43 BAB 43. RUANGAN YANG ISINYA SAMA PERSIS
44 BAB 44. JANGAN MASUK KE SANA!
45 BAB 45. TERJEBAK…KITA HARUS PERGI DARI SINI
46 BAB 46. IKUTI SAYA!
47 BAB 47. PANGGIL SAYA PAK WAYAN
48 BAB 48. KALIAN DALAM BAHAYA
49 BAB 49. INFORMASI PETUGAS SPBU
50 BAB 50. LUKA DI TUBUH SUMADI
51 BAB 51. DUA ANAK ITU MEMPERHATIKAN AKU
52 BAB 52. BU TINA YANG GUGUP LAGI
53 BAB 53. PERMINTAAN TOLONG YANG TIDAK JELAS
54 BAB 54. SUMADI PARAH
55 BAB 55. SUMADI JANGAN MATI DULU
56 BAB 56. SUMADI BERHASIL SIUMAN
57 BAB 57. HASIL VIDEO YANG SANGAT ANEH
58 BAB 58. OMONGAN PAK WAYAN
59 BAB 59. MENUJU RUMAH BU TINA
60 BAB 60. DUA ANAK ITU LAGI!
61 BAB 61. SUMADI SEMBUH?
62 BAB 62. TERNYATA RUMAH PAK WAYAN
63 BAB 63. BANTU SAYA UNTUK MASALAH RUMAH INI
64 BAB 64. ANEH….SUMADI SUDAH SEMBUH TOTAL
65 BAB 65. MENYUSUN RENCANA
66 BAB 66. INFO YANG DIDAPAT HERA DAN GEK AYU
67 BAB 67. DALAM BAHAYA
68 BAB 68. PINDAH KAMAR
69 BAB 69. TERCEKIK
70 BAB 70. LAKI-LAKI YANG MENCURIGAKAN
71 BAB 71. PERGI DARI SINI?
72 BAB 72. DI TEMPAT KELAHIRAN DUA ANAK KEMBAR
73 BAB 73. BU TINA YANG DATANG
74 BAB 74. BU TINA DATANG BERSAMA HERA DAN GEK AYU
75 BAB 75. TENTANG SIAPA MEREKA BERDUA ITU
76 BAB 76. LANJUTAN CERITA BU TINA
77 BAB 77. USUL PAK WAYAN
78 BAB 78. MALAM HARI YANG TEPAT
79 BAB 79. MELEPAS RAGA HALUS
80 BAB 80 . DI DALAM RUMAH BU TINA
81 BAB 81 . SUAMI BU TINA YANG MENGERIKAN
82 BAB 82 . BERTEMU PAK AGUS SUAMI BU TINA
83 BAB 83 . CERITA PAK AGUS
84 BAB 84 . HUB ORANG INI SAJA
85 BAB 85 . WARDIONO
86 BAB 86. SAYA WARDIONO
87 BAB 87. TUJUAN AGUS YANG SEBENARNYA
88 BAB 88. PEMBUKTIAN PAK WAYAN
89 BAB 89. RUANGAN BAWAH TANAH
90 BAB 90. INFORMASI DARI PAK WAR
91 BAB 91. DI MANA KAMI BERADA
92 BAB 92. PURI TENGAH HUTAN
93 BAB 93. I GUSTI WAYAN SUDARMA
94 BAB 94. TUGAS DARI PAK WAYAN
95 BAB 95. GUSTA, GUSTIN, DAN HASTO
96 BAB 96. KAMU TIDAK AKAN KEMBALI
97 BAB 97. BAGAIMANA INI
98 BAB 98. TENTANG DESA DAN PURI INI
99 BAB 99. MEREKA MERENCANAKAN SESUATU
100 BAB 100. KEDATANGAN AGUS
101 BAB 101. MUNGKIN INI YANG DICARI AGUS
102 BAB 102. GUSTIN
103 BAB 103. MENYELAMATKAN BU TINA, HERA, DAN GEK AYU
104 BAB 104. DIA BUKAN SUAMI SAYA
105 BAB 105. SELAMATKAN DIRI!
106 BAB 106. TIPU DAYA AGUS
107 BAB 107. SATU PERSATU
108 BAB 108. KERIS DAN MBAH SUTINAH
109 BAB 109. JADI ANEH GINI
110 BAB 110.MAKIN ANEH
111 BAB 111. ANDA SIAPA?
112 BAB 112. ADA SESUATU DISANA
113 BAB 113. SEBUAH TANDA
114 BAB 114. MAKIN NGGAK MASUK AKAL
115 BAB 115. BELUM WAKTUNYA!
116 BAB 116. BERTEMU BU TINA DAN ANAKNYA
117 BAB 117. SATU PERSATU DISELAMATKAN
118 BAB 118. PAK SUDIRAN
Episodes

Updated 118 Episodes

1
BAB 01. PERKENALKAN KAMI ADALAH PAINO DAN SUMADI
2
BAB 02. EMAIL MISTERIUS
3
BAB 03. BERANGKAT
4
BAB 04. KECELAKAAN YANG JANGGAL
5
BAB 05. BERTEMU GUNGDE
6
BAB 06. RUMAH YANG DIMAKSUD
7
BAB 07. SAPAAN DI SIANG HARI
8
BAB 08. PERSIAPAN MALAM INI
9
BAB 09. GANGGUAN ATAU PERKENALAN
10
BAB 10. KAMI MULAI KESAKITAN
11
BAB 11. MENCOBA UNTUK BERINTERAKSI
12
BAB 12. KENAPA AKU?
13
BAB 13. HASIL KAMERA VIDEO
14
BAB 14.WAJAH ORANG TUA DENGAN UDENG
15
BAB 15.HASIL DARI ALAT PEREKAM
16
BAB 16. MENDENGARKAN APA SAJA YANG TEREKAM
17
BAB 17. ANAK KEMBAR PEDAGANG NASI BUNGKUS
18
BAB 18. SEDIKIT INFO DARI LOLOKCICING
19
BAB 19. SIANG HARI DI RUMAH ITU
20
BAB 20. PANTULAN DI CERMIN
21
BAB 21. BERTEMU SI KEMBAR LAGI
22
BAB 22. KAMAR MANDI INI…..
23
BAB 23. WAJAH PUCAT
24
BAB 24. KEJADIAN YANG LUAR BIASA
25
BAB 25. DALAM KEADAAN BAHAYA
26
BAB 26. SUMADI KEMBALI
27
BAB 27. AKHIRNYA ADA YANG MENOLONG
28
BAB 28. PENJELASAN GUSTA DAN GUSTIN
29
BAB 29. YANG TERJADI DENGAN SUMADI
30
BAB 30. AAAAHHHH…GANGGUAN LAGI
31
BAB 31. KASIHAN SUMADI
32
BAB 32. PERUBAHAN DI DIRI SUMADI
33
BAB 33. SAYA HERA, ASAL SAYA DARI MEDAN
34
BAB 34. ENERGI APA MASUK KE TUBUH KAMI?
35
BAB 35. PERUBAHAN GUSTA
36
BAB 36. KEDATANGAN HERA
37
BAB 37. HASIL VIDEO KEMARIN MALAM
38
BAB 38. BU TINA
39
BAB 39. SORE HARI DI RUMAH BELAKANG SETRA
40
BAB 40. RUANG BAWAH TANAH
41
BAB 41. HIPNOTIS RUANG BAWAH TANAH
42
BAB 42. DIJEBAK DAN DIPAKSA UNTUK TIDUR
43
BAB 43. RUANGAN YANG ISINYA SAMA PERSIS
44
BAB 44. JANGAN MASUK KE SANA!
45
BAB 45. TERJEBAK…KITA HARUS PERGI DARI SINI
46
BAB 46. IKUTI SAYA!
47
BAB 47. PANGGIL SAYA PAK WAYAN
48
BAB 48. KALIAN DALAM BAHAYA
49
BAB 49. INFORMASI PETUGAS SPBU
50
BAB 50. LUKA DI TUBUH SUMADI
51
BAB 51. DUA ANAK ITU MEMPERHATIKAN AKU
52
BAB 52. BU TINA YANG GUGUP LAGI
53
BAB 53. PERMINTAAN TOLONG YANG TIDAK JELAS
54
BAB 54. SUMADI PARAH
55
BAB 55. SUMADI JANGAN MATI DULU
56
BAB 56. SUMADI BERHASIL SIUMAN
57
BAB 57. HASIL VIDEO YANG SANGAT ANEH
58
BAB 58. OMONGAN PAK WAYAN
59
BAB 59. MENUJU RUMAH BU TINA
60
BAB 60. DUA ANAK ITU LAGI!
61
BAB 61. SUMADI SEMBUH?
62
BAB 62. TERNYATA RUMAH PAK WAYAN
63
BAB 63. BANTU SAYA UNTUK MASALAH RUMAH INI
64
BAB 64. ANEH….SUMADI SUDAH SEMBUH TOTAL
65
BAB 65. MENYUSUN RENCANA
66
BAB 66. INFO YANG DIDAPAT HERA DAN GEK AYU
67
BAB 67. DALAM BAHAYA
68
BAB 68. PINDAH KAMAR
69
BAB 69. TERCEKIK
70
BAB 70. LAKI-LAKI YANG MENCURIGAKAN
71
BAB 71. PERGI DARI SINI?
72
BAB 72. DI TEMPAT KELAHIRAN DUA ANAK KEMBAR
73
BAB 73. BU TINA YANG DATANG
74
BAB 74. BU TINA DATANG BERSAMA HERA DAN GEK AYU
75
BAB 75. TENTANG SIAPA MEREKA BERDUA ITU
76
BAB 76. LANJUTAN CERITA BU TINA
77
BAB 77. USUL PAK WAYAN
78
BAB 78. MALAM HARI YANG TEPAT
79
BAB 79. MELEPAS RAGA HALUS
80
BAB 80 . DI DALAM RUMAH BU TINA
81
BAB 81 . SUAMI BU TINA YANG MENGERIKAN
82
BAB 82 . BERTEMU PAK AGUS SUAMI BU TINA
83
BAB 83 . CERITA PAK AGUS
84
BAB 84 . HUB ORANG INI SAJA
85
BAB 85 . WARDIONO
86
BAB 86. SAYA WARDIONO
87
BAB 87. TUJUAN AGUS YANG SEBENARNYA
88
BAB 88. PEMBUKTIAN PAK WAYAN
89
BAB 89. RUANGAN BAWAH TANAH
90
BAB 90. INFORMASI DARI PAK WAR
91
BAB 91. DI MANA KAMI BERADA
92
BAB 92. PURI TENGAH HUTAN
93
BAB 93. I GUSTI WAYAN SUDARMA
94
BAB 94. TUGAS DARI PAK WAYAN
95
BAB 95. GUSTA, GUSTIN, DAN HASTO
96
BAB 96. KAMU TIDAK AKAN KEMBALI
97
BAB 97. BAGAIMANA INI
98
BAB 98. TENTANG DESA DAN PURI INI
99
BAB 99. MEREKA MERENCANAKAN SESUATU
100
BAB 100. KEDATANGAN AGUS
101
BAB 101. MUNGKIN INI YANG DICARI AGUS
102
BAB 102. GUSTIN
103
BAB 103. MENYELAMATKAN BU TINA, HERA, DAN GEK AYU
104
BAB 104. DIA BUKAN SUAMI SAYA
105
BAB 105. SELAMATKAN DIRI!
106
BAB 106. TIPU DAYA AGUS
107
BAB 107. SATU PERSATU
108
BAB 108. KERIS DAN MBAH SUTINAH
109
BAB 109. JADI ANEH GINI
110
BAB 110.MAKIN ANEH
111
BAB 111. ANDA SIAPA?
112
BAB 112. ADA SESUATU DISANA
113
BAB 113. SEBUAH TANDA
114
BAB 114. MAKIN NGGAK MASUK AKAL
115
BAB 115. BELUM WAKTUNYA!
116
BAB 116. BERTEMU BU TINA DAN ANAKNYA
117
BAB 117. SATU PERSATU DISELAMATKAN
118
BAB 118. PAK SUDIRAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!