Sumadi mempercepat speed video yang sedang kami tonton, hingga menit ke sekian belas, dia menormalkan lagi speed video player yang ada di komputernya.
“Lihat dengan teliti apa yang kita dapatkan No, akan aku melambatkan speed video ini”
Pertama yang terlihat adalah punggungku..
Kemudian di depanku ada sebuah bayangan yang bergerak dari kiri ke arah kanan, ke arah gundukan tanah yang di atasnya ada setranya.
Bayangan itu terlalu cepat apabila dilihat dengan mata biasa. Tetapi kemudian Sumadi melambatkan hingga ke posisi speed yang paling lambat.
Ternyata yang aku lihat pertama adalah bayangan putih seperti tubuh manusia, hanya saja tidak jelas apakah itu tubuh manusia atau apa, karena banyak distorsi yang kelihatan di sekitar bayangan putih itu.
“Hmm tapi itu yang diatas pasti kepala ya DI?” aku menunjuk di bagian atas dari bentuk yang menyerupai tubuh manusia
“Yah menurutku itu kepala No, karena letaknya kan di atas hehehe”
“Tapi gak ada wajahnya, eh kepala itu cuma rata aja … atau bisa saja kamera kita yang tidak bisa merekam wajah dia, karena dia terlalu cepat bergerak dari kiri ke kanan”
“Biar bagaimanapun kamera kita masih bisa merekam bayangan putih itu… ayo lanjutkan lagi Di”
Video dilanjutkan, tidak ada yang aneh di sekitar halaman rumah, hingga kemudian handycam yang dibawa Sumadi menyorot ke pohon beringin.
Dan ketika itu senterku juga sempat menyorot ke arah pohon beringin yang daunnya bergerak gerak.
Ketika handycam sedang menyorot di pohon beringin yang ada di sebelah kanan rumah, memang dengan mata telanjang aku hanya lihat daun dan sulur dari pohon beringin yang bergerak gerak dengan sendirinya.
Tetapi ketika terkena kamera video beresolusi tinggi…dan pada saat itu kebetulan sinar senter cahayanya tidak mengarah ke arah pohon beringin, maka ada sesuatu yang tertangkap oleh video si Sumadi.
“Sekarang perhatikan yang ada di pohon beringin itu No, di bagian yang daunnya bergerak gerak sendiri”
Aku perhatikan apa yang Sumadi katakan…
Allahuakbar….! Daun-daun dan sulur itu…
“Perhatikan bayangan samar yang sedang dengan sengaja menggoyang goyangkan daun dan sulur pohon beringin itu No”
Astaga… benar apa yang dikatakan Sumadi, ada bayangan yang tidak jelas bentuknya, hanya putih dan sangat samar, tetapi perbedaan antara bayangan itu dengan keadaan sekeliling pohon beringin itu sangat jelas.
Bayangan putih samar itu memang sedang bergerak-gerak bersamaan dengan gerakan dari daun dan sulur pohon beringin.
Bukan hanya satu, ada sekitar empat bayangan yang bergerak gerak seirama dengan gerakan daun.
Sumadi mempause video yang sedang diputar ketika sedang mengetengahkan bayangan samar yang ada di pohon beringin itu, kemudian dia screenshot gambar itu.
Kemudian dia pindahkan screenshot itu ke aplikasi paint, di aplikasi paint dia melakukan sesuatu hingga gambar yang tadi semakin nampak jelas…
Setelah nampak jelas Sumadi melakukan zoom….. Sekarang bayangan putih itu semakin nampak jelas.
“Coba katakan apa yang sedang kamu lihat itu No”
Aku masih tercengang dengan yang ada di layar komputer, baru kali ini kami mendapatkan gambar yang begitu jelas tentang makhluk tak kasat mata.
Sesuatu yang menyerupai bayangan itu bentuknya tidak beraturan, tetapi aku bisa melihat ada wajah yang mengerikan, wajah yang tidak begitu kentara.
Tetapi bagiku itu adalah bentuk sebuah wajah dengan dua lubang mata besar yang hitam,
Dua lubang mata hitam, hitam yang penuh misteri, tanpa ada hidung, dan dibawahnya ada lubang yang bisa aku simpulkan itu adalah mulut…
Mulut itu seperti sedang tersenyum, dan disamping kiri kanan mulut ada semacam gigi taring yang samar.
“Eh itu apa gigi taring Di?”
“Menurutku begitu No, itu gigi taring yang ada di kiri kanan yang kayak mulut itu”
Bagian tubuh tidak terlihat dengan jelas, hanya bayangan putih saja yang nampak…tapi yang pasti bagian kepala dengan lubang hitam di bagian mata dan taring terlihat menyeringai dan mengerikan.
Bayangan putih itu seolah sedang mengejek kami, dia tertawa dengan bagian mata hitam yang sangat lebar, dan mulut yang agak ternganga, dan di kiri kanan mulut ada sesuatu yang menyerupai taring.
“Hanya itu saja yang nampak jelas di beringin itu No, yang lainya hanya berupa asap putih atau kayak kabut gitu”
“Di, yang kita hadapi ini adalah ghaib dengan energi yang luar biasa, dia bisa menampakan wujudnya meskipun hanya samar samar saja”
“Tenang No, video ini masih panjang, dan yang selanjutnya akan lebih mengerikan daripada yang ini”
Sumadi melanjutkan lagi pemutaran video yang tadi sempat dihentikan karena dia ingin memamerkan sesuatu yang mengerikan itu.
Sekarang kami sudah ada di dalam ruang tamu, Sumadi mengarahkan kamera handycamnya ke arah meja kursi yang ada di ruang tamu itu.
Tiba-tiba ada ada suara BRAK..pintu ruang tamu tertutup dengan keras. Setelah itu video tidak menyorot kemanapun, hanya ke dinding sebelah pintu saja hingga beberapa waktu.
“Waktu itu kamu kenapa kok tiba-tiba diam saja Di, apa kamu lihat sesuatu yang mengerikan disana?”
“Iya No, ada yang sempat aku lihat di daun pintu itu, hanya sekejap saja. Tetapi lihat saja di video ini”
Di layar komputer, hasil dari handycam yang itu terus menyorot ke sebagian pintu dan sebagian dinding ruang tamu, tidak ada yang aneh hingga kemudian Sumadi memperlambat speed videonya.
“Perhatikan yang terekam, perhatikan baik-baik No, di antara pintu, kusen dan tembok itu” tunjuk Sumadi
Ketika speed video diperlambat, memang ada bayangan hitam di antara daun pintu yang berukir, kusen dan tembok ruang tamu.
Hanya bayangan sekitar dua detik dan kemudian hilang.
“Sebentar aku akan screenshot dulu dan kemudian aku zoom…”
Sumadi melakukan tugasnya dengan memperbesar bayangan hitam yang ada di daun pintu, kusen, dan tembok, sekarang bayangan hitam itu semakin jelas terlihat.
“Ini adalah kepala orang tua yang memakai udeng, dari raut wajahnya dia kayaknya sedang marah, atau tidak senang Di”
“Iya No, itu yang aku sempat lihat ketika aku terdiam No… wajah orang tua yang sedang marah yang mungkin tidak suka dengan kehadiran kita disana”
“Ya sudah DI, eh tadi yang ada aneh-aneh itu apa sudah kamu save. Kita tunjukan kepada lolokcicing”
“Sudah No, sudah semua hingga selesai jam satu malam. Tapi sekarang aku kan pengen tunjukin ke kamu aja dimana saja letak sesuatu yang mengerikan itu”
“Aku cepatkan ya videonya, karena ruang tamu ini sudah tidak ada apa-apa lagi, kayaknya penghuni ruang tamu itu adalah bapak tua yang memakai ikat kepala udeng itu No”
“Oh iya Di, kamu perhatikan tidak, salah satu kursi yang ada di ruang tamu itu kan menghadap ke pintu yang tertutup, apakah ada yang aneh dengan kursi itu atau tidak?”
“Kayaknya gak ada No, tidak ada yang aneh dengan kursi yang menghadap pintu yang tertutup tadi, sekarang aku lanjutkan yang ada di kamar ya”
“Sebentar Di, aku kok merasa aneh ya ketika aku lihat wajah orang tua dengan udeng di di kepala itu”
“Kenapa No?”
“Ah nanti saja…, kita lanjut ke rekaman yang ada di dalam kamar saja dulu Di. aku penasaran dengan apa yang kamu rekam ketika kita dalam keadaan kesakitan”
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 118 Episodes
Comments
Bunda Titin
berasa ikutan sama mereka berdua sampe nderedeg mba'e.......😱🤦🥴🤪
2024-08-06
1
Anik New
haduhhh kayak nonton filemm
2023-06-19
0
SITI WINDASARI
penjelasanya detail
2023-05-29
0