Sebelum nya terima kasih untuk setiap dukungannya . Dan mohon maaf untuk update sedikit lama , karena memang saudara sedang ada acara sehingga othore mau update tapi sudah banyak kegiatan di dunia nyata .
Tapi jika othor ada waktu luang pasti sebisa mungkin untuk giat update .
terima kasih .. terus baca dan tinggalkan jejak untuk semangat othor ..
🥰🥰🥰🥰
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Embun dan Sekar kini sudah berada di sebuah pusat perbelanjaan di kota nya .
ting
" Siapa ?" tanya Sekar .
" Dokter Ryan . Dia sudah mengirim uangnya . Aku tinggal membayar uang ini kepada pria itu . Setelah itu aku ingin hidup sederhana " ucap Embun menerawang .
Sekar memeluk Embun untuk memberi semangat .
" Ternyata hidup berkecukupan belum tentu menjamin seseorang itu hidup bahagia ya " ucap Sekar .
" Justru kadang yang sederhana lebih bermakna " ucap Embun .
" Udah kuy belanja . Jangan melow " ucap Sekar dengan semangat .
Embun mendorong troli belanjaannya dan juga Sekar . Keduanya berbelanja untuk mengisi kekosongan kulkasnya .
" Semoga setelah mengisi kekosongan kulkas , kekosongan hati segera terisi " ucap Sekar .
" Amin " ucap keduanya bersamaan .
Gelak tawa terdengar nyaring sampai pengunjung lain melihat tingkah kedua gadis itu yang terlihat seperti remaja ABG .
Setelah selesai memilih , kini mereka sudah berada di depan kasir .
" Gue yang traktir " ucap Embun .
" Nggak gue bayar sendiri aja . Gue tau sekarang lo udah bangkrut " ledek Sekar
" Dari dulu sampai sekarang gue bangkrut .. Nggak ada duit , yang ada bokap sama nyokap gue . Udah jangan protes " ucap Embun .
" Belum sempat morotin lo eh tiba tiba udah dapat kabar aja miskin lagi " ucap Sekar bercanda .
Sekar memang baru tahu kalau Embun itu ternyata anak berkecukupan . Tapi tetap saja dia dari dulu berjuang sendiri .
Embun hanya tersenyum mendengar ucapan Sekar .
Mereka lalu keluar untuk mencari taksi . Tapi saat Embun keluar Embun melihat Allan yang juga baru saja tiba di mall yang di kunjungi Embun .
Embun hendak memanggil Allan tapi dia terhenti ketika melihat Allan keluar dengan wanita paruh baya namun masih terlihat modis dan anggun . Bahkan masih terlihat cantik .
Allan terlihat merangkul wanita paruh baya itu dengan sayang .
" Seperti pernah lihat tapi dimana ya " gumam Embun .
" Ada apa ?" tanya Sekar melihat Embun terlihat aneh .
" Hah .. Engg .. Enggak ... Enggak ada kok . Itu ada taksi ayo " ajak Embun .
Dasar lelaki , suka gonta ganti cewek . Muka tampan tapi sama emak emak juga suka . Pasti dia bisa kaya karena jadi sugar baby nya tante tante . batin Embun
" Lo kenapa sih dari tadi kok bengong aja " ucap Sekar .
" Nggak papa " ucap Embun .
" Perasaan gue nggak enak deh dari tadi " ucap Embun tiba tiba setelah keduanya sama sama terdiam .
" Cuma pikiran lo aja kali . Mungkin perasaan lo itu , emmm perasaan menyesal telah menjual aset berharga lo .
" Mungkin . Tapi aset berharga gue saat ini tinggal mobil gue " ucap Embun .
" Ya ampun " keduanya teriak bersamaan.
" Bukannya kuta tadi naik mobil ya " ucap mereka bersamaan .
" Aduh mbaknya ini gimana to ? Cantik cantik kok pelupa " tegur supir taksi tersebut .
" Pak puter balik ke mall ya . Maaf " ucap Embun .
" Hahaha ... Lucu juga ya " ucap Sekar .
" Lagian lo tadi main panggil taksi aja " tambah Sekar .
" Hehe .. Gue lupa " ucap Embun .
Mobil itu kini berbalik arah menuju mall yang di kunjungi oleh Embun . Supir taksi itu hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah dua perempuan itu . Aneh ya memang aneh .
" Lain kali hati hati ya nona cantik .. Jangan sampai lupa . Untung ini mobil yang kelupaan . Kalau lupa punya pacar kan nanti jadi perang dunia " ucap supir taksi .
" Ya elah pak . Nggak gitu juga konsepnya . Kalau pacar ma selalu di hati " ucap Sekar .
" Ya percaya deh .. Nona cantik ini sudah punya pacar ?" tanya supit itu lagi .
" Belum pak . Mungkin lagi otewe " hawab Sekar asal .
" Nona bisa aja "
" Makasih ya pak " ucap Embun .
Embun lalu mengambil mobilnya .
" Lo tunggu di sini . Jangan kemana mana " ucap Embun .
" Ya elah , gue bukan anak kecil woy " ucap Sekar ..
" Takut aja lo lupa lagi " ejek Embun .
Embun mengambil mobilnya . Tapi baru mau masuk tangan Embun sudah lebih dulu di tarik oleh orang .
" Apaan sih lo . Jangan kurang ...
" Sttt .. Hayy " sapa Allan .
" Lepasin nggak " ucap Embun .
" Oke . Tapi jangan kabur ya . Janji lo mau bayar ganti rugi " ucap Allan .
" Hem " jawab Embun .
" Hp gue hilang . Mana nomor ponsel lo " ucap Allan .
" Hp gue di rumah " ketus Embun .
drt drt drt .
Ponsel Embun berdering tanda panggilan masuk .
" Sialan " gumam Embun .
" Mana " ucap Allan dingin .
" Bentar gue angkat telpun gue dulu " ucap Embun .
" Oke " ucap Allan pasrah .
#
" *ya hallo " ucap Embun dalan sambungan ponselnya .
" Mama pingsan kak " ucap anak kecil dari seberang telpon yang tak lain adik Embun ,Kenzo .
" Di mana ? Mama sekarang bagaimana ?" ucap Embun panik .
" Di rumah sakit kakak " ucap Kenzo .
Embun untuk sesaat berpikir rumah sakit kakak . Karena panik Embun mendadak amnesia .
" *Maksud kamu rumah sakit tempat kakak bekerja ?" ucap Embun .
" Iya " jawab Kenzo .
" Oke . Kakak ke sana " jawab Embun* .
tut
" Sorry gue harus cabut . Nyokap gue sakit " ucap Embun .
" No ponsel lo . Ntar lo kabur " ucap Allan .
Tanpa babibu Embun lalu memberikan nomor ponselnya kepada Allan .
Allan tersenyum puas mendapat nomor ponsel Embun .
" Puas " ucap Embun ..
" Belum " ucap Allan lalu mendekat kearah Embun seperti mau mencium .
" Dasar gila " ucap Embun menginjak kaki Allan sekuat tenaga .
" Aiss .. Dasar . Tapi kenapa dia tidak tertarik kepada ku ? Apa ketampananku sudah sedikit memudar " gumam Allan
" Ngomong sendiri seperti orang nggak waras aja kamu Allan " ucap Mama Anna .
" Mama ? Dari kapan mama di sini ?" tanya Allan .
" Dari tadi . Dari kamu menggoda perempuan sampai kaki kamu di injak . Baru tahu hlo mama kalau ada wanita yang tidak melihat kamu " ucap Mama Anna .
" Matanya buta kali " kesal Allan .
" Hus , kamu itu asal bicara " ucap Mama Allan lalu menuju mobil Allan .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 119 Episodes
Comments
miyura
semaangat jangan kasih kendor..
2023-05-16
0