Riku berada di kamarnya, dia tengah berjalan mondar-mandir ke sana kemari memikirkan cara untuk rencana keduanya, setelah rencana pertama di rasa gagal dia harus bisa mencari cara kembali untuk membebaskan teman wanita Hito itu.
"Astaga kenapa aku bisa berurusan dengan para hantu seperti ini, dimana kehidupanku yang bebas dulu?" batin Riku sambil menghela napas panjang.
Krieet
Suara jendela kamar Riku terbuka, nampak jelas satu kuntilanak sedang berayun di pohon samping jendela kamar Riku, pemandangan seperti itu membuat Riku menjadi terbiasa, Riku kemudian mencoba menutup jendela itu, namun tiba-tiba tanpa ada tanda apapun Hito muncul di belakang Riku saat wanita itu berbalik badan.
"Astaga!" ucapnya terkejut.
"Eh kenapa sama mbak kunti gak takut, sama aku takut gitu?" ucap Hito tanpa merasa bersalah.
"Siapa yang takut, aku cuma terkejut tiba-tiba kamu muncul di sini," ucap Riku sambil mengalihkan wajahnya dari Hito.
"Apa kamu sudah menemui Evril?" tanya Hito kemudian.
"Sudah tapi sia-sia dia benar-benar sudah di kuasai oleh iblis itu, sepertinya akan sangat sulit membantunya terlepas," ucap Riku membuat Hito terlihat sangat sedih.
Riku menjadi sangat curiga kenapa Hito rela memintanya untuk menolong gadis itu, rasa penasaran kini menyelimuti hati Riku.
"Em Hito," panggil Riku, Hito menoleh ke arah Riku.
"Kenapa?" tanyanya.
"Bolehkan aku bertanya sesuatu?" tanya Riku.
"Tentang apa? jika aku bisa menjawabnya pasti akan ku jawab," ucap Hito mantap.
"Apa kamu menyukai Evril?" tanya Riku, membuat Hito sedikit terkejut, namun seketika dia tersenyum kecut. Riku tak bisa membaca pikiran Hito, dan juga perubahan raut wajahnya.
"Ya memang aku menyukainya sejak kecil namun dia lebih memilih Fero sebagai kekasihnya,aku selalu menjaganya dimanapun,namun kali ini aku tak bisa melindunginya, aku merasa tak berguna," ucap Hito, Riku merasakan sesuatu menggelitik hatinya, entah perasaan seperti apa itu.
Riku terdiam sejenak, dia tahu bahwa Hito begitu mencintai Evril tapi karena ada orang ketiga mereka tak bisa bersama.
Braak!
Tiba-tiba suara pintu di gebrak membuat Riku dan Hito terkejut, mereka segera melihat apa yang terjadi, Riku perlahan membawa tongkat kasti untuk berjaga-jaga siapa tahu itu adalah perbuatan pencuri.
Namun Hito menghentikan gerakan Riku, dia kemudian membisikkan sesuatu ke telinga wanita itu.
"Itu bukan pencuri tapi Evril yang sedang dirasuki oleh Avril," bisik Hito membuat Riku sedikit menelan ludah, dia sendiri menghadapi iblis itu, kemungkinan dia menginginkan nyawa Riku karena wanita itu memiliki darah segar karena bisa berhubungan langsung dengan dunia lain ini.
Jantung Riku berdegup kencang, dia perlahan memundurkan langkahnya, Hito meminta Riku untuk segera menjauh dari rumahnya, karena yang mereka hadapi kali ini benar-benar iblis yang sedang murka.
"Aku harus bagaimana?" tanya Riku.
"Sebaiknya kamu pergi dahulu dari rumah ini," ucap Hito.
Riku menuruti ucapan Hito, sepertinya mereka belum siap jika harus melawan iblis itu sekarang, Riku berjalan pelan ke arah pintu belakang, namun gerakannya terhenti karena Evril telah menarik lengannya, dia terlambat untuk menghindar.
"Lepaskan aku!" teriak Riku sambil berusaha menghempaskan lengannya dari Evril.
Hito membantu Riku untuk menjauh dari Evril mereka berlari keluar rumah, Evril dengan kuku-kuku tangannya yang tajam mengarahkan ke arah Riku dan Hito, jiwanya bukan lagi milik Evril, tak lain adalah milik Avril.
Riku sekuat tenaga berlari namun akhirnya dia terjatuh di sebuah jurang, Hito menyusuri jurang itu dan menemukan Riku tak sadarkan diri dengan beberapa luka karena tergores dahan dan ranting pohon, tapi mereka terbebas sementara dari Evril.
Hito mengangkat tubuh Riku dan membaringkannya di sebuah pondok yang tak di tempati pemiliknya.
"Hei Riku bangunlah!" ucap Hito sambil menepuk-nepuk kedua pipi Riku.
Merasakan sesuatu menepuk pipinya Riku perlahan mulai membuka matanya, dia terkejut saat wajah Hito hanya beberapa senti saja darinya.
Hito tersenyum melihat Riku sudah sadarkan diri, dia membantu wanita itu untuk bersandar pada papan dari bambu.
"Ini dimana?" tanya Riku yang merasa heran akan tempat itu, dia baru pertama kalinya melihat tempat yang saat ini dia tinggali.
"Kamu sekarang di hutan, tadi kamu terperosok ke dalam jurang dan kamu pingsan," ucap Hito pada Riku.
"Terus kita gimana sekarang?" tanya Riku yabg sebenarnya takut bila harus berada di hutan.
"Mau gimana lagi kita gak mungkin bisa kembali malam ini,sebaiknya kamu tidur aja di sini," ucap Hito.
Riku hanya menghela napas dalam, kenapa dia mengalami hal-hal seperti ini sekarang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 29 Episodes
Comments
KOwKen
Hai hai kk
semangt berkarya, aku mampir ni bawa like dan rate bintang 5
jan lupa feedback ya..
suka ceritanya, bca nya nyicil ya
2020-11-25
0