Suara riuh tepukan tangan terdengar sangat nyaring ketika Mario menyelesaikan nyanyiannya. Laki-laki itu pun turun dari panggung. Kemudian, acara berlanjut ke peserta selanjutnya.
Ashilla lalu menghampiri Mario dan memuji suara Mario yang merdu, indah, lembut juga membuatnya berdebar-debar. Ia bahkan sangat tidak menyangka Mario akan melakukan hal seromantis itu untuknya.
"Makasih ya Rio. Aku sama sekali nggak nyangka kamu bakalan nyanyiin lagu tadi buat aku. Aku merasa jadi wanita paling beruntung hari ini," ucap Ashilla sambil terus tersenyum saking bahagianya.
Mario yang mendengar itu hanya mengangguk saja. Ia tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya kalau lagu itu ia persembahkan untuk Alyssa. Makna lagu kesempurnaan cinta yang luas bukan hanya untuk pasangan, tetapi keluarga, sahabat maupun orang yang kita sayangi di sekitar kita. Ia hanya berharap, kalau Alyssa tahu, lagi itu Mario nyanyikan untuknya.
Sesekali Mario menatap ke sekeliling, mencari-cari keberadaan Alyssa. Tapi tak ia temukan. Untungnya, Ashilla tidak terlalu memperhatikan gerak-gerik Mario jadinya ia tidak dicurigai.
Setelahnya mereka menonton acara itu bersama dengan berdiri saling bersampingan.
Rangkaian demi rangkaian acara sudah terlewati dengan baik dan lancar hingga pengumuman pemenang lomba pun siap diumumkan.
Semua orang menunggu-nunggu siapa pemenangnya. Baik itu yang pemenang untuk juara perorangan maupun yang kelompok.
"Pemenang pertama dalam lomba perorangan adalah Mario Keano Haling. Silahkan untuk naik ke atas panggung karena akan diberikan hadiah oleh kepala sekolah kita tercinta."
Tepukan tangan terdengar sangat riuh dibarengi dengan naiknya Mario ke atas panggung dengan senyum tipisnya.
Pemberian hadiah pun diberikan oleh kepala sekolah ke Mario. Setelahnya, Mario mengangkat piala yang ia dapatkan ke atas sambil berteriak. Kemudian ia turun dari sana dan dihampiri oleh Alfonso yang mengucapkan selamat untuk Mario.
"Wah, nggak salah sih lo dipilih jadi juaranya. Suara lo emang bagus banget. Yang lain mah masih di bawah lo semua. Tapi, gue ngerasa heran aja, lo yang suka lagu jaz malah pilih lagi pop mellow gitu."
Mario tak menanggapinya, ia malah bertanya dimana keberadaan Alyssa karena ia belum melihat Alyssa sejak datang ke aula.
"Alyssa lagi sama Abram nggak tau kemana," jawab Alfonso.
Mendengar nama Abram membuat raut wajah Mario yang awalnya bahagia jadi agak kesal.
"Sejak kapan Alyssa sama Abram jadi dekat begini?" tanya Mario ke Alfonso.
Alfonso hanya mengangkat bahunya tidak tahu. Karena memang ia benar-benar tidak tahu. Seharunya Mario kan yang lebih tahu? Karena mereka adalah sahabat bahkan rumah aja sebelahan.
Mario menghela napas lalu pergi dari hadapan Alfonso untuk menaruh piala dan uang pembinaan ke dalam lokernya.
Tiba-tiba sebuah tangan menarik Mario dengan tergesa-gesa. Rupanya itu adalah Ashilla.
"Ada apa sih Shil?" tanya Mario yang kebingungan.
"Ayo balik lagi ke Aula. Acara soulmate udah mau dimulai, kita jadi pasangan pertama yang akan diuji."
Mendengar ucapan Ashilla itu membuatnya jadi malas, tapi mau bagaimana lagi. Lebih susah lagi membujuk wanita yang sudah ngambek dan marah. Ia pun jadi pasrah dan menurut saja.
Keduanya berjalan ke aula bersamaan. Benar saja, MC sudah memulai acaranya dengan banyolan-banyolan yang membuat gelak tawa bagi para penontonnya.
Pasangan pertama sudah dipanggil untuk naik ke atas panggung yaitu Mario dan Ashilla.
"Hai, hai, apa kabar kalian berdua?" tanya si MC yang sok kenal.
Ashilla menjawab pertanyaan itu dengan ucapan disertai senyuman.
"Uh, senyum si cantik ini sangat manis. Pantas saja punya pacarnya juga ganteng. Iya kan teman-teman?"
"IYA," jawab semua penonton bersamaan.
"Wah, sepertinya pasangan pertama kita ini tidak kompak ya, pakaiannya saja warnanya sangat berlawanan. Yang satu pakai warna cerah, yang satunya pakai warna gelap. Apa benar mereka ini pasangan?"
Ucapan si MC membuat Ashilla menatap ke arah Mario dan melihat pakaian yang dipakai Mario bukanlah pakaian yang dibelikannya kemarin. Ingin sekali Ashilla marah dan kesal, tapi tentu saja itu tidak bisa ia lakukan di atas panggung yang ditonton oleh banyak orang. Ia hanya bisa menahannya dan akan menanyakan itu nanti.
"Huuuuu," sorak-sorak penonton yang tidak setuju dengan ucapan si MC. Walau pakaian mereka tidak senada, tapi mereka tetap jadi pasangan serasi dan terkenal di segala penjuru sekolah.
"Baiklah, baiklah, sepertinya para penonton mulai membenci saya. Oke lah kalau begitu, kita langsung mulai saja ke acara soulmate-nya. Peraturannya adalah, setiap pasangan harus menjawab pertanyaan saya secara bersamaan. Total pertanyaan hanya ada 5, tapi kalau kalian berhasil menjawab 5 pertanyaan itu dengan jawaban yang sama maka kalian bisa mendapatkan gelar king dan queen dan soulmate tahun ini. Tapi harus diingat, jika pasangan lain pun memiliki skor yang sama, maka kalian akan ditandingkan lagi sampai menemukan soulmate yang sebenarnya. Oke, mari kita mulai dengan pertanyaan pertama."
Di antara para penonton, ada Alyssa dan Abram yang berdiri saling bersebelahan. Alyssa terus menghela napasnya karena kecewa Abram telah membohongi dirinya. Tapi, kalau ia tidak ikut acara itu, Abram lah yang akan menanggung malunya. Dan Alyssa tidak bisa melihat itu. Akhirnya walau dengan terpaksa Alyssa akan tetap mengikuti acara itu.
"Kapan tanggal jadian kalian berdua? Tahan dulu jangan langsung jawab. Dalam hitungan ketiga barulah kalian boleh jawab? Ngerti kan?"
Ashilla mengangguk dengan antusias. Berbeda sekali dengan Mario yang tampak tidak peduli.
"Satu, dua, tiga."
"12 November," jawab Ashilla.
"Ah, iya 12 November," jawab Mario yang sedikit telat.
Si MC malah tersenyum karena jawaban keduanya yang tidak bersamaan.
"Ada apa ini? Sepertinya si cowok malah lupa. Padahal tanggal jadian kan termasuk tanggal penting."
Si MC malah jadi kompor dan membuat Ashilla kesal. Tapi ia mencoba untuk menyembunyikan rasa kesal itu.
"Coba ke pertanyaan kedua, mungkin aja pasangan ini masih gugup karena jadi pasangan pertama yang naik ke atas panggung. Apa makanan kesukaan dari Mario?"
"Bakso," jawab keduanya bersamaan.
Ashilla akhirnya bisa tersenyum karena jawaban keduanya benar dan bersamaan.
"Sepertinya memang tadi mereka gugup ya. Baiklah lanjut ke pertanyaan ketiga. kegiatan apa yang biasanya Mario lakuin pada hari minggu?"
"Basket."
"Tidur seharian."
Keduanya menjawab berbeda.
"Kok kamu jawab tidur seharian sih? Bukannya suka main basket ya?" tanya Ashilla yang merasa sedikit kesal.
"Ya, tapi kalo hari minggu emang aku lebih suka tidur seharian. Balas dendam setelah 6 hari belajar terus di sekolah."
"Tolong, tolong, kendalikan emosi kalian ya, karena masih ada dua pertanyaan selanjutnya. Apa makanan kesukaan dari Ashilla?"
"Spaghetti."
"Soto?"
"Ih, kenapa kamu salah terus sih Rio? Aku kan udah pernah bilang kalau aku suka sama spaghetti."
"Maaf, maaf, aku kira kamu suka soto, soalnya pas kita makan bareng, kamu kelihatan lahap banget makannya."
"Wah, ada apa ini? Apa seperti ini yang disebut soulmate? Bahkan dari 4 pernyataan, baru ada satu jawaban yang sama. Wah, sepertinya si cewek lebih banyak tahu tenang si cowok dari pada cowoknya sendiri."
"Huuuu," lagi-lagi suara sorak penonton menguasai seluruh ruangan Aula.
"Mohon tetap tenang penonton. Kita akan lanjutkan ke pertanyaan terakhir, semoga aja pertanyaan ini nggak membuat mereka bertengkar setelah acara ini. Kalau di antara kalian ada masalah, kalian akan memilih cerita ke sahabat atau pacar?"
"Pacar."
"Sahabat."
"Oke, jawaban yang berbeda lagi-lagi pasangan ini berikan. Hal ini membuktikan bahwa mereka bukanlah soulmate di acara kita. Terima kasih sudah memperlihatkan betapa kalian tidak saling mengerti dan tahu tentang pasangan kalian masing-masing. Untuk pasangan selanjutkan silahkan naik ke atas panggung. Dan pasangan pertama silahkan turun dari panggung dan mohon jangan bertengkar apalagi sampai putus. Tapi kalau putus pun tidak apa-apa sih, saya jadi bisa jadi pacar si cantik itu."
"Huuuu."
Ketika Ashilla dan Mario turun dari panggung. Alyssa mulai bicara tentang Mario tanpa sadar.
"Mario emang gitu, kalau hari Minggu ya dia malas-malasan seharian. Bahkan kalau gue mau ajak main pun, gue harus bangunin dia dengan banyak effort. Sebenarnya Mario nggak suka sama acara-acara kaya gini. Tapi, sepertinya karena Ashilla dia jadi mau ikutan. Ashilla emang membawa banyak perubahan untuk Mario."
Abram terus menatap Alyssa. Sebenarnya ia tahu siapa yang ada di hati Alyssa, tapi ia akan terus berjuang karena Alyssa saat ini masih belum dimiliki oleh siapapun.
*
*
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 25 Episodes
Comments
L B
bagaimana dengan pasangan abram dan alyssa ya, semoga skornya lebih tinggi daripada pasangan mario dan ashilla, biar ada yang berasap 😄
2023-05-05
0