Ternyata Aisha saat itu berpindah kerja di sebuah bank swasta ternama sebagai marketing. Aisha berstatus pegawai kontrak di stasiun Gambir. Selepas kontraknya berakhir dirinya langsung bekerja di bank tersebut.
Aisha adalah gadis yang pintar. Ia lulusan cumlaude jurusan manajemen di salah satu universitas negeri di Yogyakarta. Bahkan dirinya bisa masuk di perguruan tinggi negeri berkat beasiswa.
Setelah lulus kuliah, dirinya mencoba peruntungan bekerja di Jakarta. Beberapa kali terjadi kegagalan dalam usahanya mendapatkan pekerjaan. Begitu kerasnya kehidupan ibukota sempat membuat dirinya ingin pulang kampung saja.
Namun akhirnya Aisha mampu bangkit dan diterima bekerja sebagai pegawai kontrak di stasiun Gambir. Ketika dirinya mendapat informasi diterima di salah satu bank swasta ternama yang memang dambaannya, akhirnya ia menyelesaikan kontraknya yang tinggal dua minggu saja dan tak akan memperpanjangnya.
Sebab ia lebih memilih bekerja di bank tersebut tentu dengan gaji yang lebih tinggi. Dalam kurun waktu bekerja satu tahun, dirinya sudah naik level menjadi senior marketing officer. Bahkan digadang-gadang tidak lama lagi akan dipromosikan naik jabatan menjadi Sales Manager.
Yang akhirnya dari bank tersebutlah tidak lama kemudian membuatnya bertemu dengan Handika Atmajaya. Saat itu Handika genap berusia tiga puluh tahun (30 tahun) dan Aisha berusia dua puluh delapan tahun (28 tahun).
Setelah enam bulan berpacaran, Handika membawa Aisha bertemu Mama Ida dan Faizan, adik tirinya. Saat itu Faizan sangat terkejut bahwa calon kakak iparnya adalah Aisha, gadis yang ia cintai sejak lama namun dirinya kehilangan jejaknya.
Dari obrolan Handika tentang siapa Aisha dan bagaimana kenal serta pekerjaan Aisha, akhirnya Faizan tahu bahwa Aisha saat itu ternyata pindah kerja dari pegawai stasiun Gambir menjadi karyawati bank swasta.
Aisha saat bertemu kembali dengan Faizan, dirinya sama sekali tidak mengingat dengan jelas siapa Faizan. Hanya samar-samar seakan pernah bertemu namun lupa.
Tentu saja karena keduanya tidak pernah berbicara untuk kedua kalinya. Mereka hanya bertemu dan berbicara saat membantu Benny mengurus tiketnya kala itu saja.
Wajar jika Aisha tidak mengingatnya sebab ia tidak memiliki perasaan apapun pada Faizan. Terlebih setiap hari terjadi hiruk pikuk penumpang kereta api yang sangat padat. Tentu saja setiap hari Aisha bertemu orang yang berbeda-beda sehingga tidak bisa semuanya ia ingat dengan pasti.
Akan tetapi Faizan yang sudah menaruh hati sejak pertama kali bertemu Aisha tentu saja berbeda. Saat dipertemukan kembali setelah beberapa tahun hilang tanpa jejak, ia masih mengingat jelas wajah dan suara Aisha.
Ketika Handika dan Aisha menyatakan pada keluarganya bahwa mereka berpacaran serius dan berencana menikah maka sejak saat itu cinta Faizan terkubur di sanubarinya. Harapan ingin mengutarakan cinta bahkan meminang belahan jiwanya terlepas dari angan-angan begitu saja seakan takdir mempermainkan hatinya.
Patah hati yang ia alami cukup menyakitkan. Terlebih wanita yang ia cintai akan menjadi kakak iparnya sendiri. Ia melihat cinta itu untuk kakaknya bukan untuknya.
Akhirnya ia memutuskan berkumpul dengan Benny dan temannya yang lain di sebuah cafe ternama di Jakarta. Faizan menceritakan patah hatinya pada Benny dan ia meminta dicarikan pekerjaan yang jauh dari Jakarta. Lalu akhirnya Faizan bekerja di Batam di kantor milik Tantenya Benny. Demi melupakan cintanya pada Aisha.
Di sisi lain saat ia patah hati, anehnya Faizan melihat perubahan yang cukup nyata sejak kedatangan Aisha di keluarganya adalah respon sang ibu tiri atau calon mertua Aisha saat itu. Sebab ia sangat mengenal watak ibu tirinya itu yang mengukur segala hal dari segi materi.
Bagaimana respon Mama Ida pertama kali jumpa dengan Aisha hingga berubah menjadi ibu mertua kejam?
Simak terus ya sobat. Mungkin saja kalian atau orang di sekitar kalian pernah mendapatkan pengalaman yang hampir sama saat di dunia nyata yang mirip dengan karakter Mama Ida.
🍁🍁🍁
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Tuti Tyastuti
semangat zan
2024-07-15
0
Ety Nadhif
sekarang saya sudah tidak memikirkan sikap mertua saya terhadap saya,,,, bodoh amat tersera.
2024-01-12
2
LENY
MERTUA MATRE DURJANA MELIHAT ORANG DARI HARTANYA. BUKAN DARI AKHLAKNYA
2023-10-29
1