Mama Ida yang awalnya mengenal Aisha saat itu tentu saja menerima dengan baik. Bahkan sangat antusias sebab calon menantunya ini sebentar lagi naik jabatan menjadi seorang manager di bank ternama. Parasnya juga sangat cantik.
Terlebih setiap kali Aisha berkunjung ke rumah utama selalu membawakan buah tangan untuknya yang cukup banyak dan mahal. Bahkan saat ulang tahun Mama Ida di rumah utama, Aisha memberikan kado sebuah kalung emas dengan nilai taksiran sekitar sepuluh juta rupiah.
Mama Ida begitu senang mendapatkan calon menantu yang ia anggap begitu loyal padanya. Bahkan saat ia sedang kesusahan dalam hal uang, Aisha yang saat itu belum sah menjadi menantunya bersedia memberikan dana secara cuma-cuma padanya sebesar lima puluh juta rupiah.
Aisha tidak banyak bertanya ataupun menaruh curiga sebab Mama Ida sebagai calon mertuanya mengatakan memiliki hutang pada teman arisannya. Sebab dahulu digunakan untuk berobat suaminya saat sakit. Padahal faktanya tidak seperti itu.
Hal itu hanya sebuah kebohongan belaka yang dilakukan Mama Ida agar mendapatkan uang dari calon menantunya secara cuma-cuma. Sebab ia melihat Aisha adalah sosok calon menantu yang loyal dan lemah lembut sehingga mudah dimanfaatkan olehnya.
Menjelang satu bulan sebelum pernikahan mereka pun, Mama Ida meminta kembali bantuan pada Aisha dengan dalih alasan untuk menambah biaya pernikahan namun jangan sampai Handika tahu. Saat itu ia meminta dana sebesar seratus juta rupiah.
Tentu saja Aisha tidak punya tabungan sebanyak itu sebab sebagian tabungannya juga sudah ia gelontorkan untuk urusan syukuran pernikahan di Sleman dan biaya keluarganya selama di Jakarta nanti saat pernikahannya.
Mama Ida awalnya memelas hingga sedikit memohon pada Aisha. Namun karena Aisha masih sibuk memikirkan uang darimana dan lainnya. Akhirnya Mama Ida sempat mengatakan bahwa dia adalah calon menantu yang pelit pada calon mertuanya sendiri.
Akhirnya mau tak mau Aisha dengan terpaksa memasukkan sertifikat rumah kedua orang tuanya di Sleman ke bank tempatnya bekerja sebagai jaminan. Aisha tidak mau bertengkar terlalu panjang dengan Mama Ida. Sebab sebentar lagi dirinya akan menikah dengan Handika, pria yang ia cintai.
Calon ibu mertuanya itu begitu senang ketika uang senilai seratus juta rupiah tersebut masuk dengan mulus tanpa hambatan ke rekening pribadinya. Tanpa ia tahu dan dirinya juga tidak ingin tahu sama sekali dari mana Aisha mendapatkan uang sebanyak itu.
Sejak bertemu Aisha, perkembangan bisnis Handika semakin naik daun dan beberapa tender besar berhasil ia peroleh. Sungguh Aisha membawa banyak keberkahan untuknya dan perusahaan.
Atmajaya Corp memang perusahan cukup bersinar ketika masih berada di tangan Budi Atmajaya. Namun sejak kepergiannya dan dilepas ke tangan Handika yang saat itu masih minim pengalaman bisnis, kondisinya mendadak menurun. Dan beberapa aset terpaksa dijual untuk menstabilkan keuangan perusahaan agar tetap beroperasi.
Pesta pernikahan cukup megah akhirnya berlangsung. Namun pesta tersebut bersifat privat. Hanya untuk keluarga, teman dan beberapa kolega bisnis kedua belah pihak saja yang hadir di acara pernikahan Handika dan Aisha yang dihelat di salah satu hotel ternama di Jakarta.
Kedua pengantin tampak bahagia begitu juga Mama Ida yang begitu membanggakan Aisha di depan teman-teman sosialitanya. Faizan juga hadir pada acara pernikahan kakaknya itu dengan Aisha dan ia hanya bisa mendoakan agar keduanya bahagia selalu.
Malam itu saat pesta belum usai, Faizan pamit pada Handika, Mama Ida dan juga Aisha bahwa ia harus segera ke Batam sebab dirinya sudah membeli tiket penerbangan terakhir malam itu dari Jakarta menuju Batam.
Faizan beralasan bahwa dirinya besok sudah masuk kerja karena ia masih karyawan baru. Sehingga belum bisa mendapatkan banyak cuti atau libur.
Pesta pun usai dan kedua pengantin telah berada di dalam kamar hotel yang sama dengan acara pesta pernikahan mereka tadi. Mama Ida sudah pulang ke rumah utama dengan kerabat lainnya.
Suasana kamar begitu romantis dengan banyak taburan bunga mawar berbagai warna. Aisha begitu deg-deg an ketika melihat suasana kamar pengantinnya.
Ia sudah merasakan gemetar dan merinding disco sebab kata orang malam pertama terasa sakit. Akhirnya Handika menyuruh istrinya untuk membersihkan diri terlebih dahulu agar tidak canggung.
Saat Aisha tengah sibuk membersihkan diri di kamar mandi, Handika mendadak mendapat telepon dari pihak pekerjanya di Bogor bahwa proyek pembangunan villa di sana terkena musibah longsor dan proyek terpaksa dihentikan sementara.
Kabarnya banyak pekerja yang menjadi korban karena tertimbun longsor. Handika langsung mengambil kunci mobil, dompet serta ponselnya.
Ia mengetuk pintu kamar mandi dan tak lama Aisha membukanya dalam kondisi hanya mengenakan handuk putih saja yang membalut setengah tubuhnya yang tampak basah.
Sontak hal itu membuat Handika tertegun sejenak. Sesungguhnya ia sangat bernafsu ingin melahap sang istri sekarang juga. Namun ia urungkan hasratnya sebab ada hal penting yang patut di dahulukan menyangkut nyawa orang banyak.
"Sayang, maaf aku menunda malam pertama kita. Sebab aku harus ke Bogor malam ini juga. Proyekku di sana terkena longsor dan memakan korban. Aku harus melihatnya. Kamu istirahat saja di sini. Selepas urusanku selesai, aku akan segera kembali. Tapi jika sampai besok siang aku belum bisa kembali ke Jakarta, kamu ke rumah Mama ya. Agar aku bisa tenang kalau kamu sama Mama di rumah," ucap Handika penuh sayang.
"Iya Mas, enggak apa-apa kok. Nanti kan malam pertama kita bisa dilakukan selepas Mas pulang ke Jakarta. Hati-hati di jalan ya Mas," ucap Aisha lembut seraya memberikan ciuman di pipi sang suami yang dibalas ciuman sekilas di bibir Aisha oleh Handika.
Selepas Handika keluar dari kamar hotelnya, Aisha sedikit termenung dan mendadak merasakan perasaan yang aneh seperti suatu firasat.
"Kenapa perasaanku aneh begini ya Tuhan? Semoga Mas Handika baik-baik saja. Lindungi suamiku ya Tuhan," batin Aisha berdoa.
🍁🍁🍁
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
karin Ke
terjadi sesuatu pd handika di bogor,, and till now aisha still virgin kh kk author😁😁😁😁
haissss,, sok iyess dirikoohhh😆😆😆😆😆
2024-10-25
0
Tuti Tyastuti
waduh mama ida
2024-07-15
0
⍣⃝ꉣꉣ ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔 hiat
pantas aja antusias bnget Aisha menjadi menantu mu krna Aisha naik jabatan
2023-05-02
2