Akhirnya keluarga Atmajaya pagi itu duduk di ruang tamu bersama pengacara dan karyawan penting di Atmajaya Corp. Faizan tidak terlalu kaget sebab ia sudah dikabari sebelumnya.
Sedangkan Aisha dan Mama Ida tentu yang terkejut sebab tidak tahu menahu mengenai kedatangan para tamu tersebut ke rumah utama.
"Ada apa Pak Gilang sepagi ini sudah datang kemari? Apa ada hal urgent mengenai perusahaan?" tanya Mama Ida dengan nada cemas yang cukup kentara.
"Benar Nyonya Ida, ada beberapa hal penting yang perlu kita sampaikan dan saya ke sini bersama Santi, manajer keuangan, dan Pak Malik, sekretaris Pak Handika."
"Hal ini berkaitan dengan wasiat Pak Handika sekaligus beberapa laporan penting perusahaan," ucap Gilang.
"Silahkan Pak," respon Faizan.
"Ada apa ini? Wasiat Mas Handika apa lagi?" batin Aisha.
Beberapa poin wasiat Handika :
Menyerahkan penuh kursi Presdir Atmajaya Corp pada adikku, Faizan Atmajaya.
Segala pengeluaran di luar urusan perusahaan yang ditanggung oleh dana perusahaan maka harus atas persetujuan Faizan Atmajaya.
Delapan puluh persen (80%) saham Atmajaya Corp milik Faizan Atmajaya.
Dua puluh persen (20%) saham Atmajaya Corp milik Aisha Permata Jingga, istriku.
Setiap bulan, perusahaan hanya akan mengeluarkan uang sebesar lima puluh juta rupiah dengan pembagian dua puluh lima juta rupiah masing-masing untuk sang Mama dan Aisha.
Rumah utama tetap milik Mama sesuai sertifikat hak milik yang memang rumah tersebut pemberian mendiang Papa untuk Mama.
Aset-aset lainnya seperti rumah, tanah dan kendaraan sepenuhnya jatuh hak milik pada Faizan Atmajaya.
"Demikian tadi poin wasiat Pak Handika yang dibuat satu bulan lalu pada kami sebelum terjadi kecelakaan,"
"Dan kemarin saya mendapat juga mandat baru yaitu wasiat Pak Handika untuk menikahkan Tuan Faizan dengan Nyonya Aisha selepas masa iddah," ucap Gilang.
"Apa?" pekik Mama Ida.
"Pak Gilang apa gak salah bicara? Faizan akan menikah dengan Aisha. Kapan Handika memberi wasiat itu dan kenapa tidak mendiskusikan dahulu pada saya, ibunya?" tanya Mama Ida dengan ketus dan bernada tinggi.
Akhirnya Gilang menyodorkan bukti video di rumah sakit saat Handika memberikan wasiat terakhirnya. Faizan lah yang mengirim video tersebut dan sudah berbicara via telepon sebelumnya dengan pengacara keluarga.
Faizan sudah mengantisipasi hal ini sebab jika dirinya yang langsung berbicara, pasti ibu tirinya ini akan berusaha untuk tidak setuju atau menggunakan cara lain untuk menggagalkan.
Faizan bukanlah anak kecil yang bisa dibodohi. Jika sikap ibu tirinya kepadanya memang sudah cukup lama kurang baik dan tentu ia paham karena Mama Ida adalah istri pertama Papanya dan mendiang ibunya adalah istri kedua yang sangat dicintai oleh Papanya.
Tentu saja ibu tirinya itu lebih menyayangi dan memanjakan abangnya daripada dirinya. Hal itu masih dinilai wajar oleh Faizan sebab sangat jarang ibu tiri yang akan memberikan kasih sayang yang sama seperti porsi pada anak kandung sendiri.
Pasti ada perbedaaan kasih sayang antara anak tiri dengan anak kandung. Walaupun di luar sana ada ibu tiri yang mencintai dengan porsi sama pada semua anaknya baik anak tiri maupun anak kandung. Namun hal itu tidak berlaku pada Mama Ida.
Faizan bisa menerima sikap ibu tirinya itu padanya tetapi ia tidak bisa menerima sikap Mama Ida pada Aisha, belahan jiwanya. Ia tahu bahwa ibu tirinya itu mulai berubah sikap di enam bulan terakhir ini pada Aisha. Tentu saja sikapnya tersebut bukan sesuatu yang baik.
Padahal dahulu, ibu tirinya ini ketika abangnya dengan Aisha berpacaran begitu senang dan seakan bahagia punya menantu Aisha. Tetapi di enam bulan terakhir sebelum abangnya meninggal, mulai berubah sikap.
Apa hanya karena Aisha belum memberikan keturunan untuknya? Atau ada penyebab lainnya?
🍁🍁🍁
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
yanti mansyur
ibu mertua kyk Bu Ida itu mmg enaknya dirujuk rame² deh
2023-11-23
3
LENY
HANDIKA TAHU ADIK TIRIN6A FAIZAN ORANG YG BAIK JUJUR MK NYA DISERAHIN TANGGUNG JAWAB DAN HARTA.
2023-10-28
0
❤️⃟Wᵃfនӈᷭɜͧiͤււͤaᷠᶫᵌᵌ✨
hmm sepertinya Handika udah punya firasat kalau mau pergi makanya dia bikin surat wasiat
2023-05-02
1